Mendaki gunung mungkin menjadi sarana pelepas penat bagi sebagian orang. Namun, ada kalanya rencana hiking berdekatan atau bertepatan dengan siklus haid. Lantas, apakah boleh naik gunung saat haid?
Artikel ini membahas tips mendaki saat haid agar aktivitas hiking-mu tetap nyaman dan aman. Yuk, simak informasinya berikut ini!
Apakah Boleh Naik Gunung Saat Haid?

Umumnya, siklus haid yang normal berlangsung sekitar 21–35 hari dengan durasi sekitar 3–7 hari per siklusnya. Meski begitu, setiap wanita mungkin memiliki siklus yang berbeda atau bahkan tidak menentu, tergantung kondisi tubuh yang memengaruhinya.
Ketika siklus haid Eigerian bertepatan dengan rencana mendaki, atau bahkan haid yang tiba-tiba datang saat di tengah pendakian, apa yang bisa dilakukan? Sebenarnya, Eigerian boleh melakukan pendakian saat haid.
Namun, kamu harus memerhatikan kondisi dan kebiasaan haid yang kamu alami. Beberapa wanita mungkin mengalami nyeri yang tidak nyaman selama haid atau flow haid yang banyak sehingga perlu terus mengganti pembalut.
Tak jarang Eigerian mungkin mengalami gejala-gejala lain, seperti sakit kepala, mood swing, mual, atau bahkan diare. Lebih lanjut, mendaki ketika haid mungkin memerlukan persiapan yang lebih matang dibandingkan mendaki ketika tidak haid.
Kamu perlu memilih produk higienitas yang tepat, menjaga kebersihan diri, serta menyiapkan obat-obatan yang mungkin diperlukan ketika gejala menyerang di tengah pendakian.
Kesimpulannya, kamu boleh mendaki saat haid, tetapi kamu juga perlu mempertimbangkan kondisi tubuh. Hindari memaksakan diri untuk mendaki ketika merasakan gejala-gejala haid yang membuatmu tidak nyaman.
Lalu, selau pantau siklus haid sebelum mendaki untuk menentukan waktu yang pas untuk mendaki. Kemudian, ketika kamu memilih untuk mendaki saat haid, pastikan kamu mempersiapkannya dengan matang, terlebih terkait produk kebersihan yang digunakan.
Baca juga: 7 Perlengkapan Hiking Wajib Dibawa, Petualangan Makin Aman!
Hal yang Perlu Dipersiapkan Ketika Naik Gunung Saat Haid
Apabila Eigerian memutuskan untuk mendaki saat haid, berikut ini adalah tips dan persiapan yang bisa kamu catat agar bisa mendaki dengan nyaman:
1. Memilih Produk Sanitasi yang Tepat
Ketika haid saat naik gunung, hal pertama yang harus kamu pertimbangkan adalah pilihan produk sanitasi yang tepat. Kamu perlu melihat kebiasaan, flow menstruasi, dan aspek kenyamanan untuk memilih produk yang pas.
Beberapa pilihan produk sanitasi yang bisa dipilih adalah menstrual cup, tampon, celana dalam khusus haid, dan pembalut.
- Menstrual cup adalah karet fleksibel yang bisa menampung darah haid dan bisa dicuci-pakai. Umumnya, menstrual cup bisa menampung darah hingga 12 jam. Untuk membersihkannya setelah dipakai, kamu perlu menggali lubang yang dalam di hutan, lalu mencucinya. Namun, kamu bisa membawa cup cadangan yang sudah disterilisasi jika kesulitan mencucinya.
- Pembalut bisa menampung darah sekitar 2–6 jam, tergantung banyaknya darah yang keluar. Menggunakan pembalut mungkin tidak terlalu disarankan karena tidak nyaman digunakan saat bergerak aktif (dan ketika berkeringat) serta perlu sering diganti.
- Tampon adalah kapas khusus yang menampung darah dari dalam. Kamu bisa menambahkan pembalut untuk mengantisipasi jumlah darah yang berlebihan. Umumnya, tampon bisa menampung darah 4–8 jam, tetapi risiko kebocorannya cukup tinggi.
- Celana dalam khusus haid bisa menampung darah 4–8 jam. Beberapa jenis celana dalam mungkin bisa dicuci kembali, tetapi kebanyakan produk ini hanya sekali pakai sehingga perlu dibuang ketika ingin menggantinya. Kamu pun perlu melepas celana dan sepatu hiking ketika hendak menggantinya.
2. Membawa Lebih Banyak Celana Dalam
Terkadang, kamu mungkin mengalami “kebocoran” ketika darah yang keluar sedang banyak. Oleh karena itu, kamu disarankan untuk membawa lebih banyak celana dalam untuk mengantisipasi hal ini.
3. Menyiapkan Produk Higienitas
Ketika mendaki dalam keadaan haid, kamu perlu membawa beberapa produk higienitas, seperti tisu basah, hand sanitizer, tisu kering, produk sanitasi, dan sabun. Lalu, kamu juga perlu membawa ziplock ukuran sedang untuk menyimpan produk sanitasi yang sudah terpakai.
Perlu dicatat bahwa sangat penting untuk menjaga kebersihan diri selama mendaki di saat haid untuk menghindari infeksi bakteri dan bau tidak sedap.
4. Membawa Obat-Obatan
Saat haid, kamu mungkin akan merasa nyeri atau ketidaknyamanan. Jika terjadi di tengah pendakian, segera konsumsi obat pereda nyeri yang sudah disarankan oleh dokter. Kamu juga bisa membawa minyak aromaterapi untuk menenangkan diri.
5. Menjaga Kebersihan dan Hindari Meninggalkan Jejak
Usahakan sebisa mungkin untuk tidak meninggalkan jejak, seperti membuang tampon dan pembalut di jalur pendakian. Kamu bisa membungkusnya dengan kresek atau kertas, lalu menyimpannya di ziplock untuk dibawa turun.
Kemudian, pastikan untuk sering mencuci tangan dengan sabun agar tetap bersih dan terhindar dari infeksi.
Baca juga: 9 Tips Memilih Hiking Trail & Rekomendasinya di Indonesia
Rekomendasi Perlengkapan Hiking untuk Wanita dari EIGER Adventure
Eigerian mungkin membutuhkan persiapan yang lebih matang ketika mendaki saat sedang haid. Nah, jangan sampai perlengkapan mendaki yang kamu gunakan menambah ketidaknyamananmu, ya! Simak rekomendasi hiking gear dari EIGER Adventure berikut ini!
1. X Women Scout Ranger Pants

X Women Scout Ranger Pants adalah celana panjang wanita yang didesain untuk aktivitas luar ruangan. Terbuat dari kombinasi nilon dan spandeks, celana slim fit ini nyaman dan elastis saat dikenakan.
2. Women Spacious Toiletry 1.0

Women Spacious Toiletry 1.0 adalah tas untuk menyimpan alat mandi dan produk kebersihan lainnya. Tas ini juga memiliki tas kecil khusus untuk menyimpan pembalut bekas dan tas plastik untuk menyimpan perlengkapan kering.
3. Women Zenith Baselayer Top

Women Zenith Baselayer Top adalah baselayer yang terbuat dari bahan Polartec Power Stretch Pro yang mendukung kenyamanan dan pergerakan selama mendak. Baselayer ini juga memiliki konstruksi 4-way stretch yang fleksibel, mudah menyerap keringat, dan cepat kering.
4. Ariel 55 S21

Ariel 55 S21 adalah tas gunung wanita berkapasitas 55 liter yang dirancang agar pas ke beragam bentuk dan ukuran tubuh. Tas ini juga dilengkapi dengan rain cover, banyak saku, dan adjustable strap.
5. Lacerta Women

Lacerta Women adalah sandal outdoor yang terbuat dari bahan neoprene dan webbing nilon yang membuatmu bergerak dengan nyaman dan fleksibel. Sandal ini dilengkapi dengan sol yang responsif dan kuat serta pelindung ujung jari.
Itulah informasi tentang apakah boleh naik gunung saat haid dan hal yang perlu dipersiapkan. Mendaki saat haid memanglah diperbolehkan, tetapi Eigerian juga perlu memerhatikan kondisi tubuh. Lalu, pastikan kamu membawa dan menggunakan perlengkapan yang nyaman selama mendaki.
Untuk mendapatkan hiking gear wanita dari EIGER, kamu bisa mengunjungi EIGER Adventure Store terdekat dan mencoba produk pilihanmu secara langsung!
Tidak hanya itu, kamu bisa membelinya dengan praktis di situs resmi EIGER atau aplikasi resmi EIGER yang bisa diunduh di App Store atau Play Store. Kamu pun bisa menikmati berbagai promo di situs atau aplikasi EIGER yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, belanja di EIGER sekarang!
Baca juga: Bebas Gerah, Inilah Tips Hiking untuk Wanita Petualang


