Bagi setiap pegiat alam bebas, mendirikan tenda adalah salah satu keahlian paling fundamental. Kemampuan untuk membangun tempat berlindung yang kokoh dengan cepat dan tepat tidak hanya menentukan kenyamanan, tetapi juga menjadi faktor krusial untuk keamanan selama berkegiatan di luar ruang, entah itu saat camping santai atau pendakian yang lebih serius.
Meskipun terlihat sederhana, setiap jenis tenda memiliki karakteristik dan langkah pemasangan yang sedikit berbeda.
Agar tidak salah langkah saat di lapangan, terutama bagi pemula, mari kita ulas tuntas cara mendirikan tenda yang benar, mulai dari persiapan lokasi hingga tenda siap untuk digunakan dalam panduan praktis di bawah ini.
Apa Fungsi dari Tenda Camping?

Fungsi utama tenda memang untuk melindungi tubuh dari paparan sinar matahari dan hujan, bahkan tenda bisa bertahan dalam cuaca yang ekstrem sekali pun. Lantas, apakah fungsi tenda hanya itu saja? Tentu saja tidak, karena masih ada banyak fungsi lain dari tenda camping yang akan dibawah di bawah ini:
1. Tenda sebagai Tempat untuk Beristirahat
Saat melakukan pendakian lebih dari 1 hari, Eigerian wajib membawa tenda untuk tempat beristirahat. Setelah melewati perjalanan yang cukup jauh, Eigerian bisa mengembalikan energi untuk perjalanan berikutnya dengan mendirikan tenda.
Tenda bisa dipasang di tempat yang datar dan tidak terlalu dekat dari sumber air, karena sumber air identik dengan keberadaan hewan buas. Sebaiknya tenda dipasang beberapa meter dari sumber air tersebut.
2. Tenda sebagai Tempat yang Nyaman untuk Berlindung
Saat ingin beristirahat selama perjalanan mendaki gunung, tenda bisa menjadi tempat yang nyaman untuk berlindung. Sebenarnya, bisa saja Eigerian tiduran di atas semak-semak yang tersedia di gunung, tapi cuaca bisa saja berubah, misalnya tiba-tiba turun hujan. Jadi, mendirikan tenda bisa menjadi solusi untuk berlindung dari air hujan.
3. Tenda sebagai Tempat untuk Memasak
Selain menjadi tempat untuk berteduh dan beristirahat, Eigerian juga bisa menggunakan tenda sebagai tempat untuk memasak. Terutama jika hembusan angin di gunung sangat besar, atau saat hujan turun. Eigerian tidak perlu khawatir hawa di dalam tenda menjadi panas, karena lapisan dalam tenda sudah dilengkapi dengan bahan non waterproof.
Bagaimana Cara Mendirikan Tenda yang Kokoh?

Cara memasang tenda yang kokoh memang tidak bisa sembarangan, apalagi jika Eigerian baru pertama kali mendirikan tenda. Tentunya, diperlukan cara-cara khusus supaya tenda bisa bediri dengan kokoh, nyaman, dan aman dari hembusan angin gunung yang sangat kencang.
Nah, berikut ini adalah cara pasang tenda yang kokoh dan benar yang bisa Eigerian ikuti:
1. Temukan Area yang Cukup Luas untuk Mendirikan Tenda
Lokasi akan menentukan kenyamanan dalam mendirikan tenda. Jadi, Eigerian perlu mencari tanah yang cukup luas agar lebih mudah dalam memasang pasak, tenda, dan peralatan masak. Tenda untuk dua orang, minimal membutuhkan luas tanah 2 x 2 meter, sedangkan tenda untuk empat orang minimal butuh tanah lapang seluas 3 x 3 meter. Selain itu, pilih juga lokasi tenda yang cukup jauh dari jalur pendakian, karena lalu lalang pendaki bisa mengganggu waktu istirahat.
2. Bentangkan Terpal di Atas Permukaan Tanah
Setelah menemukan tanah yang cukup luas untuk mendirikan tenda, langkah selanjutnya adalah membentangkan kain terpal di atas permukaan tanah agar tenda tidak lembap. Setelah itu, sambungkan frame rangka tenda lalu bentangkan tenda.
Letakkan frame rangka tenda yang telah tersambung di atas kain tenda dengan posisi menyilang, untuk memastikan masing-masing tiang rangka dapat dimasukkan ke dalam selubung luar yang sesuai.
3. Masukkan Frame Rangka Tenda ke Dalam Selubung Luar
Kalau sudah memastikan frame rangka tenda telah sesuai dengan selubungnya, masukkan frame rangka itu ke dalam selubung luar tenda. Kemudian, lakukan hal yang sama pada frame rangka tenda yang lainnya.
Setelah itu, silakan pasang pin pada setiap ujung frame rangka supaya tenda bisa berdiri dengan kokoh. Saat memasang ujung frame pada pin, frame rangka tenda bisa terangkat dan mulai membentuk tenda yang sempurna. Selanjutnya tinggal pasang pasak supaya tenda dapat berdiri kokoh dan tahan angin.
Baca juga: Apa Saja yang Harus Diperhatikan Saat Masak di Alam Bebas?
Jangan lupa untuk membuat parit di sekeliling tenda untuk mencegah air masuk ke dalam tenda saat hujan. Dengan begitu, Eigerian bisa tidur dengan tenang jika tiba-tiba turun hujan. Sebab jika tenda tidak memiliki parit, tenda akan menjadi jalur lintasan air yang mengalir dari atap tenda. Nah, parit di sini bisa berfungsi sebagai saluran selokan supaya tenda tidak kebanjiran.
Rekomendasi Tenda Terbaik dari EIGER
Berikut ini ada beberapa tenda dari EIGER yang bisa Eigerian pilih dan sesuaikan dengan kebutuhan:
1. EIGER STOVER 4P TENTS – Rp2.399.000

Stover 4P merupakan tenda untuk kapasitas empat orang yang sangat cocok digunakan untuk kegiatan berkemah dan hiking. Tenda ini punya tiang rangka berbahan duraluminium yang mudah dipasangkan, satu akses pintu masuk dan mesh sebagai ventilasi. Saat tidak dipakai, tenda ini bisa disimpan kembali di carry bag.
2. SHACK TENT 2P – Rp1.589.000

Shack Tent merupakan tenda kemah untuk kapasitas dua orang yang cocok digunakan untuk kegiatan berkemah di tempat perkemahan. Tenda yang satu ini punya tiang rangka berbahan aluminium yang mudah dipasangkan, satu akses pintu masuk dan mesh sebagai ventilasi. Saat tidak dipakai, Eigerian bisa menyimpannya kembali di carry bag.
Baca juga: Apakah Naik Gunung Bisa Menurunkan Berat Badan? Ini Faktanya
Segala macam perlengkapan mountaineering bisa Eigerian temukan di website Eiger Adventure Official. Di sana, Eigerian bisa belanja produk original dan berkualitas secara online.
Yuk, temukan berbagai produk EIGER favorit dengan harga terbaik dan promo menarik. Mulai dari potongan harga, voucher, hingga gratis ongkir ke seluruh Indonesia. Jangan sampai melewatkannya!


