Field trip adalah metode belajar di luar kelas yang mengajak siswa melihat langsung objek atau proses di lapangan. Kegiatan outdoor ini membuat belajar menjadi lebih seru, nyata, dan mudah dipahami. Tidak hanya menambah wawasan, field trip juga membantu siswa lebih terhubung dengan materi pelajaran.
Meski mirip dengan study tour, field trip biasanya lebih sederhana dan sering dilakukan. Nah, lewat artikel ini, Eigerian akan mempelajari apa itu field trip, manfaatnya, dan ide kegiatan seru yang bisa dicoba bareng sekolah atau komunitas.
Apa Itu Field Trip?

Field trip adalah metode pembelajaran di luar kelas untuk mengajak siswa mengunjungi lokasi tertentu yang relevan dengan materi pembelajaran. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pengalaman belajar langsung yang tidak didapatkan di ruang kelas.
Melalui field trip, siswa bisa mengamati objek secara nyata, menganalisis permasalahan, serta mengasah kemampuan berpikir kritis. Selain itu, metode ini juga membantu meningkatkan minat belajar karena suasananya lebih menyenangkan dan tidak monoton.
Lantas, apa perbedaan field trip dan study tour? Field trip biasanya bersifat lebih praktis dan langsung dengan fokus pada observasi serta analisis di lokasi, seperti museum, kebun binatang, atau taman nasional.
Sementara itu, study tour cenderung lebih terstruktur dan mencakup kunjungan ke berbagai destinasi wisata atau situs budaya untuk pembelajaran yang lebih mendalam.
Manfaat Field Trip
Berikut adalah manfaat field trip yang bisa dirasakan para siswa saat belajar langsung di lapangan. Bukan cuma seru, kegiatan ini juga bermanfaat untuk pengembangan diri dan pengetahuan mereka:
- Belajar lewat pengalaman nyata: Para siswa bisa melihat, mendengar, dan merasakan langsung konsep yang dipelajari yang tidak hanya lewat buku, tetapi juga lewat pengalaman lapangan yang nyata.
- Meningkatkan motivasi dan minat belajar: Belajar di luar kelas membuat suasana menjadi lebih fresh, tidak monoton, dan jauh dari rasa jenuh. Kegiatan ini membuat siswa lebih semangat dan lebih terlibat aktif.
- Pembelajaran interaktif dan praktis: Field trip mendorong siswa untuk bertanya, berdiskusi, dan berinteraksi langsung dengan objek atau narasumber di lokasi, sekaligus memperdalam pemahaman materi dengan lebih praktis.
- Mengasah keterampilan sosial dan komunikasi: Berada di lingkungan baru menuntut siswa untuk berkolaborasi, berkomunikasi, dan membangun relasi, baik dengan teman, guru, maupun pihak luar.
- Memperluas wawasan dan sudut pandang: Mengunjungi tempat baru membantu siswa melihat berbagai perspektif dan mengenal dunia secara lebih luas, baik itu tentang budaya, sejarah, maupun isu sosial.
- Melatih observasi, analisis, dan riset: Siswa diajak untuk mengamati, mencatat, dan menganalisis data di lapangan yang bisa mengasah kemampuan berpikir kritis dan pemecahan masalah.
- Belajar secara interdisipliner: Satu kunjungan bisa mencakup berbagai bidang ilmu sekaligus, seperti sains, seni, sejarah, dan geografi sehingga membuat pemahaman menjadi lebih utuh dan menyeluruh.
- Meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan: Lewat pengamatan langsung, siswa jadi lebih peka terhadap isu lingkungan dan sosial di sekitar mereka.
Baca juga: Wisata Keluarga: Tempat Terbaik untuk Membuat Anak Bahagia
Inspirasi Kegiatan Field Trip
Apakah Eigerian membutuhkan ide field trip seru dan edukatif? Ini dia inspirasi kegiatannya yang bisa menjadi pilihan untuk pengalaman belajar langsung di lapangan.
1. Mengunjungi Desa Wisata atau Festival Budaya
Mengunjungi desa wisata atau festival budaya menjadi cara seru buat mengenal budaya lokal secara langsung. Di sini, siswa bisa belajar membuat batik, ikut kegiatan tradisional, hingga menyaksikan tari dan musik khas daerah. Aktivitas ini membuat mereka lebih memahami dan menghargai keberagaman budaya yang ada.
2. Mengunjungi Pusat Sains atau Planetarium
Melakukan kunjungan ke pusat sains atau planetarium bisa menjadi momen seru untuk belajar sains secara langsung. Para siswa bisa mengeksplor beragam topik, seperti fisika, kimia, biologi, hingga astronomi lewat eksperimen dan simulasi interaktif. Di planetarium, siswa juga bisa menyaksikan visualisasi tata surya yang membuat pembelajaran semakin seru dan berkesan.
3. Mengunjungi Pertanian atau Peternakan
Kunjungan ke pertanian atau peternakan menjadi cara asyik untuk mengenal proses bercocok tanam dan beternak secara langsung. Siswa bisa belajar soal teknik irigasi, rotasi tanaman, sampai manajemen kesehatan hewan. Aktivitas ini juga membuka wawasan tentang pentingnya ketahanan pangan dan ekologi pertanian.
4. Kunjungan ke Pabrik atau Industri
Kunjungan ke pabrik atau industri menjadi kesempatan untuk para siswa melihat langsung proses produksi dan teknologi yang digunakan. Mereka bisa memahami alur kerja, manajemen sumber daya, hingga standar kualitas produk. Pengalaman ini juga membantu siswa mengenal konsep ekonomi dan teknik industri secara nyata.
Baca juga: Terkenal Ekstrem, Berikut Beberapa Manfaat Climbing untuk Anak
5. Mengunjungi Taman Nasional atau Cagar Alam
Kunjungan ke taman nasional atau cagar alam jadi momen pas untuk para siswa belajar langsung soal ekosistem. Lewat beragam aktivitas, seperti pendakian atau pengamatan burung, mereka bisa mengenal flora fauna lokal, proses ekologi, hingga upaya konservasi. Pengalaman ini membentuk kepedulian siswa terhadap pentingnya menjaga kelestarian alam.
6. Mengunjungi Situs Bersejarah
Mengunjungi situs bersejarah, seperti candi, benteng, atau monumen nasional menjadi cara efektif bagi para siswa untuk memahami sejarah dan budaya secara langsung. Mereka bisa melihat bukti nyata peristiwa masa lalu sekaligus belajar tentang arsitektur, kepercayaan, dan kehidupan zaman dulu. Aktivitas ini membantu memperkaya pemahaman siswa di luar buku teks.
7. Kunjungan ke Museum
Kunjungan ke museum memberi kesempatan bagi para siswa untuk belajar langsung lewat artefak, karya seni, atau pameran interaktif. Baik itu museum sejarah, sains, seni, maupun teknologi, semuanya membantu siswa memahami materi secara visual dan nyata.
Rekomendasi Outfit untuk Field Trip dari Eiger
Sebelum berangkat field trip, penting untuk memilih outfit yang nyaman, fungsional, dan sesuai dengan aktivitas luar ruang. Berikut ini rekomendasi outfit field trip dari EIGER yang bisa jadi pilihan praktis untuk mendukung kegiatan belajar di alam terbuka:
1. JR Takian LS

Kemeja lengan panjang ini pas untuk siswa yang ingin tetap rapi dan nyaman selama field trip. JR Takian LS dilengkapi kerah tegak dan saku dada, serta dibuat dari bahan yang adem dan ringan untuk mendukung aktivitas seharian.
2. JR Moorland Active Shorts

Celana pendek JR Moorland Active Shorts cocok dipakai saat field trip yang melibatkan aktivitas luar ruangan. Bahannya ringan dari nilon, dilengkapi teknologi Tropic Repellent yang tahan cipratan air, serta gusset di selangkangan agar lebih leluasa bergerak saat eksplorasi.
3. JR Finland Pre School

JR Finland Pre School merupakan sepatu yang cocok dipakai siswa aktif selama field trip karena dilengkapi bantalan EVA yang empuk dan outsole TPR antiselip. Anak bisa tetap nyaman bergerak, berlari, dan bermain seharian tanpa khawatir tergelincir.
4. JR Shoreside

Buat siswa yang butuh tas ringkas tapi fungsional untuk field trip, JR Shoreside 15L bisa jadi pilihan tepat. Ransel ini punya kompartemen utama yang luas serta saku dalam untuk menyimpan dokumen atau tablet.
Itu dia penjelasan seputar field trip, mulai dari pengertian, manfaat, hingga inspirasi kegiatannya. Buat Eigerian yang sedang merencanakan field trip seru bersama sekolah atau komunitas, pastikan perlengkapanmu sudah siap, ya!
EIGER memiliki banyak pilihan outfit yang cocok untuk kegiatan luar ruang seperti field trip. Kamu bisa langsung kunjungi store EIGER Adventure terdekat, unduh aplikasinya di Google Play atau App Store, atau jelajahi situs resmi EIGER untuk penawaran menarik. Yuk, persiapkan petualanganmu bareng Eigerian lainnya!
Baca juga: Manfaat Hiking untuk Anak, Apa Saja?


