Carabiner adalah salah satu perlengkapan outdoor esensial yang harus ada di setiap olahraga ketinggian. Meskipun berukuran kecil, fungsi carabiner sangat besar. Bahkan, alat ini tak hanya digunakan pada olahraga, tetapi juga beberapa pekerjaan konstruksi.
Carabiner terbuat dari material logam alloy sehingga relatif kuat, tetapi cukup ringan. Umumnya, carabiner digunakan bersama tali pengaman atau karmantel. Jika Eigerian penasaran dengan waktu penggunaan, fungsi carabiner, dan jenisnya, simak penjelasan selengkapnya berikut ini!
Fungsi Carabiner

Carabiner menjadi salah satu peralatan panjat tebing yang tidak boleh sampai ketinggalan. Secara umum, carabiner memiliki sejumlah fungsi berikut:
1. Menghubungkan Peralatan
Fungsi carabiner yang paling utama adalah menghubungkan peralatan, misalnya tali dengan harness. Bentuknya menyerupai cincin dan didesain dengan gate sehingga memudahkanmu untuk menghubungkan peralatan serta buka-tutup dengan satu tangan.
2. Mengamankan Kaitan Tali
Kegunaan carabiner tak hanya mengaitkan peralatan, tetapi juga memastikan kaitannya tidak bergeser. Agar koneksinya aman, gate carabiner terbuat dari logam yang kuat dan dilengkapi dengan mekanisme pegas agar otomatis menutup setelah dibuka.
3. Mengefisienkan Proses
Dengan kedua fungsi carabiner di atas, maka otomatis penggunaan carabiner juga mampu menurunkan risiko kesalahan pemasangan dan terjatuh. Alhasil, pemanjat bisa lebih fokus pada teknik, tanpa perlu khawatir dengan daya tahan alat.
Baca juga: 6 Outdoor Gear yang Perlu Kamu Bawa Saat Berkegiatan di Alam
Kapan Carabiner Harus Digunakan?
Berikut ini beberapa kondisi yang biasanya melibatkan penggunaan carabiner yang harus Eigerian ketahui:
- Saat belay: Carabiner panjat tebing menghubungkan perangkat belay ke harness belayer.
- Saat memanjat tali: Pemanjat mengaitkan tali ke carabiner yang terpasang pada quickdraw atau permadraw permanen.
- Pada jangkar, saat panjat tebing: Pemanjat mengaitkan tali ke anchor saat mencapai puncak jalur panjat.
- Pada pengaturan rute: Carabiner digunakan untuk menahan barang, membantu pengangkutan, atau memposisikan diri saat menambahkan atau melepas pegangan pada dinding.
Jenis-Jenis Carabiner
Jenis-jenis carabiner bisa dibedakan dari bentuk carabiner-nya sendiri dan bentuk penguncinya. Berikut ini adalah rinciannya:
1. Carabiner Asimetris
Carabiner ini disebut asimetris karena kedua lengkungannya berbeda. Lengkungan bagian atas jauh lebih kecil daripada bagian bawah. Jenis carabiner ini cocok digunakan dalam anchor point tunggal.
2. Carabiner Pear-Shape atau HMS
Seperti namanya, carabiner ini memiliki bentuk menyerupai buah pear dari samping, dengan salah satu ujung dibuat menyempit dan ujung lainnya melebar. Bagian yang lebar umumnya dihubungkan pada descender. Carabiner pear biasanya difungsikan sebagai penghubung untuk belay device atau membentuk sistem pulley yang kompleks.
3. Carabiner Tipe D
Faktanya, carabiner tipe D adalah jenis carabiner yang paling sering digunakan untuk panjat tebing. Sebab, jika dibandingkan dengan carabiner lain yang bahan dan ukurannya sama, carabiner ini terbilang paling kuat.
Dengan menggunakan jenis carabiner ini, beban akan dialirkan pada sisi lurus atau punggung sehingga titik lemah tidak menanggung beban secara penuh. Hal ini menjadikannya lebih kukuh dalam menopang beban. Eigerian juga bisa menggunakan carabiner tipe D untuk menopang beban berat, misalnya dalam pekerjaan konstruksi.
4. Carabiner Oval
Carabiner oval adalah bentuk asli sebelum munculnya berbagai modifikasi bentuk carabiner. Bentuknya yang oval simetris membuatnya mampu menjepit beberapa peralatan sekaligus dan mendistribusikan beban secara merata.
Jenis carabiner ini cocok digunakan dalam berbagai kebutuhan, terutama ketika melibatkan beragam alat dengan beban statis. Namun, Eigerian perlu mengetahui kalau carabiner oval berisiko terselip saat dihubungkan dengan webbing.
5. Bent Gate dan Straight Gate Carabiner
Bent gate dan straight gate carabiner merupakan jenis carabiner yang dibedakan berdasar bentuk gate. Bent carabiner mempunyai gate yang agak melengkung sehingga memudahkan proses keluar-masuknya tali ke carabiner.
Sementara itu, straight gate carabiner mempunyai gate lurus dari titik poros hingga ujung. Pada bagian poros terdapat pegas yang akan terbuka saat didorong dan tertutup saat dilepas.
Baca juga: Mengenal Jenis-Jenis Climbing dan Teknik yang Tepat untuk Pemula
Rekomendasi Perlengkapan Climbing dari EIGER Adventure
Dalam dunia panjat tebing, carabiner menjadi salah satu benda wajib yang harus dibawa. Oleh karena itu, Eigerian perlu menyiapkan carabiner dan perlengkapan climbing untuk aktivitas memanjat kasual atau kompetisi.
Berkaitan dengan kompetisi panjat tebing, EIGER tak hanya menyediakan beragam produk berkualitas tinggi, tetapi juga aktif menyelenggarakan event menarik, seperti EISCC (EIGER Independence Sport Climbing Competition).
EISCC merupakan kompetisi yang diselenggarakan oleh EIGER Adventure tiap tahunnya dan bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia. Kompetisi ini menjadi ajang pembuktian mental, teknik, dan dedikasi para pemanjat tebing. Pemenang EISCC tahun 2025 akan memperoleh total hadiah 150 juta rupiah.
Nah, kalau Eigerian ingin menambah koleksi carabiner untuk kompetisi maupun hobi panjat tebing, berikut ini beberapa rekomendasi carabiner dan perlengkapan climbing dari EIGER Adventure:
1. Vision Straight Carabiner

Vision Straight Carabiner adalah carabiner tipe D dari EIGER yang ringan dan berdesain ergonomis. Gerbang carabiner panjat tebing ini didesain lurus dan nyaman saat proses buka-tutup. Apabila terjadi benturan, gate tidak akan terbuka karena terbuat dari kawat kuat.
2. Singing Rock Hector Screw Cara

Singing Rock Hector Screw Cara merupakan carabiner pear yang berukuran besar dan cocok digunakan untuk berbagai kebutuhan, terutama pengamanan dan anchoring saat beraktivitas di ketinggian.
Dengan kekuatan mencapai 10 kN, bukaan gerbang besar, dan fitur pengunci pada bagian pen, fungsi carabiner ini akan sangat optimal untuk dijadikan sebagai carabiner utama.
3. Colt Wire Straight Car Carabin

Colt Wire Straight Car Carabin dari EIGER ini cocok untuk dipakai dalam sport climbing, trad climbing, dan ice climbing. Dengan teknik pembuatan hot forging dan gerbang dari kawat baja tipis, carabiner ini tergolong ringan dan tidak mudah membeku di suhu dingin.
Ujung carabiner mempunyai pelindung sehingga risiko tali tersangkut dapat dihindari. Ukuran dan desainnya cocok untuk dirakit menjadi quickdraw sesuai kebutuhan. Eigerian pun tak perlu khawatir terhadap kekuatannya karena carabiner ini telah diuji kekuatannya dengan beban 10 kN (~1.000 kg).
4. Beal AirForce1

Belay device Beal AirForce1 didesain dengan bentuk V untuk menambah gesekan sehingga efektif untuk mengerem tali saat belaying, tetapi tetap lancar untuk mengulur tali saat slack. Dengan groove yang lebar dan lurus, tali bebas bergerak dan tidak berisiko rusak. Tak perlu khawatir, belay device ini juga cocok untuk tali berdiameter besar maupun kecil.
5. Women Neo Climb Jogger Pants 1.0

Women Neo Climb Joger Pants 1.0 jadi solusi yang tepat untuk mendukung kebebasan gerakmu selama di ketinggian. Pasalnya, celana climbing ini terbuat dari material elastis dengan fitur gusset pada bagian selangkangan dan lutut. Ada pula loop untuk menggantung chalk bag dan saku khusus untuk menyimpan sikat climbing.
Selain beberapa produk di atas, Eigerian juga bisa menambah koleksi peralatan outdoor lainnya, baik untuk climbing, hiking, riding, workout, maupun traveling di EIGER Adventure Store. Dengan berbelanja langsung di toko, kamu bisa mencoba produk dan menyesuaikannya dengan kenyamanan dan preferensi.
Tapi, kalau Eigerian belum sempat berkunjung ke toko, cukup cari produk incaranmu di situs resmi EIGER atau aplikasi resmi EIGER yang dapat diunduh di App Store dan Play Store. Tinggal pilih produk yang kamu inginkan, manfaatkan promo menariknya, dan tunggu produknya dikirim ke rumahmu. Super gampang, yuk belanja di EIGER sekarang!


