Apakah Eigerian tahu jika hutan mangrove memiliki banyak fungsi dan manfaat? Sebagian dari kita mungkin belum terlalu paham, sebetulnya apa saja fungsi hutan mangrove bagi lingkungan.
Hutan mangrove sendiri merupakan ekosistem hutan yang tumbuh di daerah pasang surut di sepanjang garis pantai tropis dan subtropis. Mangrove ini terdiri dari tumbuhan yang bisa hidup di lingkungan air asin, seperti pohon-pohon kecil, semak, dan tumbuhan lainnya.
Hutan mangrove memegang peranan penting dalam menjaga keberlangsungan lingkungan pesisir, lho. Pasalnya, keberadaan hutan ini mampu memberikan perlindungan dari gelombang laut, menyediakan habitat bagi berbagai spesies laut dan darat, hingga menyaring air dari polusi.
Hutan mangrove tentunya memiliki berbagai fungsi penting bagi kehidupan manusia. Ketahui lebih banyak seputar fungsi hutan mangrove hingga tips melestarikannya, melalui ulasan di bawah ini, yuk!
Fungsi Hutan Mangrove bagi Lingkungan

Hutan mangrove memiliki berbagai fungsi penting bagi kehidupan lingkungan dan manusia, termasuk di antaranya adalah sebagai berikut:
Fungsi Ekologis
1. Perlindungan pesisir
Mengurangi dampak erosi pantai dengan menahan tanah dan mencegah abrasi, serta melindungi daerah pesisir dari gelombang besar, badai, dan angin kencang.
2. Pengendalian banjir
Menyerap dan menyimpan air saat pasang tinggi, serta mengurangi risiko banjir di daerah sekitarnya.
3. Penyaring alami
Menyaring polutan seperti logam berat, limbah pertanian, hingga limbah industri dari air sebelum mencapai laut.
4. Pengendalian iklim
Menyerap dan menyimpan karbon dioksida, membantu mengurangi konsentrasi gas rumah kaca di atmosfer, serta mengurangi efek perubahan iklim. Hutan mangrove juga berperan dalam siklus karbon global.
Fungsi Biologis
1. Habitat dan keanekaragaman hayati
Menyediakan habitat bagi berbagai macam spesies ikan, burung, reptil, dan mamalia, yang banyak di antaranya penting bagi perikanan komersial dan subsisten. Selain itu, mendukung keanekaragaman hayati dengan menyediakan tempat berlindung dan berkembang biak.
2. Hutan mangrove menyediakan bahan makanan
Fungsi hutan mangrove lain yang bisa kita ambil ada pada buahnya. Buah mangrove dari jenis Bruguiera gymnorrhiza bisa dimanfaatkan menjadi kue. Masyarakat di beberapa wilayah juga memanfaatkan buah jenis mangrove Kerakas dan Turi untuk diolah menjadi sayuran.
3. Sumber pakan ternak
Ternyata manfaat hutan mangrove yang bisa kita ambil yaitu sebagai pakan ternak. Pohon mangrove yang telah dihancurkan dan digiling menjadi bubuk pakan ternak mengandung nutrisi sangat baik untuk pertumbuhan ternak seperti sapi, kambing, atau unggas.
Fungsi Ekonomis
1. Kayu pohon bakau mempunyai beragam manfaat
Salah satu manfaat hutan mangrove adalah masyarakat dapat mengambil kayu pohon bakau untuk dimanfaatkan. Terlebih, kayu pohon mangrove memiliki nilai ekonomi yang tinggi.
2 Sumber mata pencaharian
Menyediakan sumber daya seperti kayu, madu, buah-buahan, serta bahan baku lainnya bagi masyarakat lokal. Selain itu, hutan mangrove juga mendukung perikanan berkelanjutan, yang merupakan sumber mata pencaharian bagi banyak nelayan.
3. Pariwisata dan rekreasi
Menjadi tujuan ekowisata yang cukup menarik, sehingga memberikan manfaat ekonomi melalui pariwisata. Menyediakan lokasi untuk kegiatan rekreasi seperti berkemah, hiking, hingga birdwatching.
4. Penelitian dan pendidikan
Menjadi laboratorium alami untuk berbagai penelitian ilmiah dalam bidang ekologi, biologi laut, dan ilmu lingkungan. Selain itu juga menyediakan peluang pendidikan bagi masyarakat dan pelajar tentang pentingnya konservasi lingkungan
Secara keseluruhan, hutan mangrove memberikan manfaat ekologis, ekonomi, hingga sosial yang signifikan, sehingga menjadikannya komponen penting dalam ekosistem pesisir dan dalam kehidupan masyarakat yang tinggal di sekitar kawasan tersebut.
Apa yang Terjadi Jika Hutan Mangrove Rusak?

Perlu dipahami bahwa kerusakan hutan mangrove bisa membawa berbagai dampak negatif yang signifikan bagi lingkungan dan kehidupan manusia, lho. Berikut ini adalah beberapa dampak utamanya:
1. Erosi dan abrasi pesisir
Hilangnya perlindungan alami dari erosi, sehingga menyebabkan abrasi pantai yang lebih cepat. Pesisir juga akan menjadi lebih rentan terhadap kerusakan akibat gelombang besar dan badai.
2. Banjir
Berkurangnya kemampuan untuk menyerap dan menyimpan air pasang, sehingga meningkatkan risiko banjir di daerah pesisir.
3. Kehilangan habitat dan keanekaragaman hayati
Punahnya spesies yang bergantung pada hutan mangrove sebagai tempat berlindung dan berkembang biak. Menurunnya populasi ikan, burung, serta hewan lainnya yang hidup di ekosistem mangrove.
4. Penurunan kualitas air
Meningkatnya polusi karena fungsi penyaringan alami dari hutan mangrove telah hilang. Lalu, air menjadi lebih tercemar oleh limbah dan polutan, yang berdampak negatif pada ekosistem laut dan kesehatan manusia.
5. Penurunan sumber mata pencaharian
Kehilangan sumber daya alam seperti kayu, madu, serta bahan baku lainnya yang digunakan oleh masyarakat lokal. Selain itu, menurunnya hasil perikanan, yang berdampak pada ekonomi nelayan dan masyarakat pesisir.
6. Peningkatan emisi karbon
Kerusakan hutan mangrove juga bisa menyebabkan pelepasan karbon yang tersimpan dalam tanah dan vegetasi, meningkatkan emisi gas rumah kaca. Kemampuan untuk menyerap karbon dioksida juga akan berkurang, sehingga memperburuk perubahan iklim.
7. Dampak sosial dan ekonomi
Masyarakat pesisir akan kehilangan perlindungan dari bencana alam, yang dapat menyebabkan kerusakan infrastruktur dan pemukiman. Ekowisata yang berbasis pada hutan mangrove juga akan hilang, sehingga mengurangi pendapatan dari sektor pariwisata.
8. Gangguan ekosistem
Mengganggu keseimbangan ekosistem pesisir, yang pada akhirnya dapat berdampak pada ekosistem laut dan darat yang saling terkait.
Kerusakan hutan mangrove akan memiliki dampak jangka panjang yang serius, mempengaruhi keseimbangan ekosistem, kesehatan lingkungan, hingga kesejahteraan manusia. Lantas, upaya apa yang bisa kita lakukan sebagai bentuk kontribusi untuk melestarikan hutan mangrove?
Baca juga: Selamat Hari Mangrove Sedunia! Kenali Ciri dan Manfaat Hutan Mangrove
Cara Sederhana Selamatkan Hutan Mangrove
Berikut ini ada beberapa tips sederhana yang bisa Eigerian lakukan untuk berkontribusi dalam melestarikan hutan mangrove:
1. Kurangi penggunaan plastik sekali pakai
Sampah plastik yang berakhir di laut bisa merusak ekosistem mangrove dan membahayakan biota yang hidup di sekitarnya. Mulailah dari hal kecil, seperti membawa tas belanja sendiri atau memakai botol minum isi ulang.
2. Ikut serta dalam kegiatan penanaman mangrove
Banyak komunitas lingkungan dan lembaga lokal yang rutin mengadakan program penanaman mangrove. Eigerian bisa ikut bergabung sebagai bentuk aksi nyata melestarikan alam.
3. Dukung produk ramah lingkungan
Pilih produk atau brand yang peduli terhadap pelestarian lingkungan, terutama yang memiliki program konservasi hutan mangrove. Konsumsi yang bertanggung jawab bisa jadi bentuk dukungan tidak langsung.
4. Edukasi diri dan orang lain
Makin banyak orang yang tahu tentang fungsi hutan mangrove bagi lingkungan, makin besar peluang pelestariannya. Bagikan info melalui media sosial, atau ajak teman dan keluarga ikut kegiatan konservasi.
5. Hindari kegiatan merusak di wilayah pesisir
Jangan membuang sampah, membakar lahan, atau menebang tanaman liar di kawasan pesisir dan hutan mangrove. Aktivitas ini bisa mempercepat kerusakan lingkungan.
6. Gunakan transportasi ramah lingkungan
Perubahan iklim juga berdampak pada kelangsungan hutan mangrove. Dengan mengurangi emisi karbon, kita ikut menjaga keseimbangan iklim global dan ekosistem pesisir.
Baca juga: 10 Ekowisata Mangrove di Indonesia yang Indah dan Lestari
Jaga Alam untuk Keberlanjutan Generasi Mendatang
Dari tulisan di atas, bisa diketahui jika hutan mangrove memiliki banyak fungsi dan manfaat untuk menjaga ekosistem alam.
Maka dari itu diperlukan langkah-langkah sederhana untuk memberikan kontribusi nyata dalam upaya melestarikan hutan mangrove, serta memastikan keberlanjutannya untuk generasi mendatang.
Jadi, sebagai negara yang dikaruniai hutan mangrove terluas di dunia, mari bersama-sama kita lestarikan kawasan mangrove agar keseimbangan ekosistem tetap terjaga.
Untuk memulainya, Eigerian beralih dari penggunaan produk sekali pakai ke produk-produk reusable dari EIGER, seperti tumbler, tote bag, dan berbagai produk ramah lingkungan lainnya. Segera belanja di EIGER Adventure Store terdekat atau di eigeradventure.com dan dapatkan promo menarik. Yuk, cek sekarang juga!
EIGER Tanam 10.000 Pohon Mangrove di Pantura
Sebagai wujud kepedulian terhadap lingkungan, EIGER melakukan penanaman pohon mangrove di berbagai kota. Penasaran? Yuk, tonton videonya!


