Pemandangan alam di Asia Tenggara memang tak kalah menakjubkan dengan daerah Asia dan benua yang lainnya. Banyak jenis wisata alam yang bisa kita jumpai di kawasan ini. Salah satunya adalah wisata adrenalin menjelajah gunung tertinggi di Asia Tenggara
Bagi kamu yang memiliki jiwa petualang, tantangan untuk menaklukkan gunung tertinggi di Asia Tenggara ini pasti cukup menggoda. Selain pemandangan yang indah, proses pendakian yang menantang juga akan menjadi kebanggan tersendiri jika sukses sampai di puncak.
Siap untuk menaklukkan alam dan merasakan sensasi berada di ketinggian? Yuk, kenali 5 gunung tertinggi di Asia Tenggara yang bakal bikin adrenalinmu terpacu di setiap langkah!
Daftar Gunung Tertinggi di Asia Tenggara
1. Gunung Hkakabo Razi (Myanmar)
Gunung Hkakabo Razi merupakan gunung yang terletak di Negara Myanmar dan menjadi gunung tertinggi di wilayah Asia Tenggara. Tinggi dari Gunung Hkakabo Razi adalah 5881 meter dari atas permukaan laut.
Gunung Hkakabo Razi Razi masih di dalam kawasan barisan Pegunungan Himalaya yang berada di bagian utara Myanmar dan masih masuk ke wilayah Taman Nasional Hkakabo Razi tepatnya di bagian kota Kachin. Karena itu gunung ini juga menempati perbatasan antara 3 negara yaitu India, Cina dan Myanmar.
2. Gunung Kinabalu (Malaysia)
Kalau mau mendaki gunung tertinggi di Asia Tenggara yang lebih ‘ramah’ buat pendaki pemula tapi tetap menantang, kamu bisa coba Gunung Kinabalu di Malaysia. Gunung ini punya ketinggian sekitar 4.095 meter diatas permukaan laut dan terletak di Sabah.
Salah satu yang paling keren dari Gunung Kinabalu adalah sunrise view-nya yang spektakuler! Banyak banget pendaki yang rela bangun pagi buat ngeliat matahari terbit dari puncaknya. Rute pendakian salah satu gunung tertinggi di Asia Tenggara ini juga sudah cukup teratur dengan adanya trails yang jelas dan fasilitas basecamp yang memadai.
3. Gunung Puncak Jaya (Indonesia)
Gunung Puncak Jaya, atau sering juga dikenal sebagai Carstensz Pyramid, adalah puncak tertinggi di Indonesia dengan ketinggian sekitar 4.884 meter di atas permukaan laut. Puncak Jaya ini juga merupakan satu-satunya puncak di Indonesia yang punya salju abadi.
Selain ketinggiannya, tantangan utama dari salah satu gunung tertinggi di Asia Tenggara ini adalah medannya yang cukup teknis, jadi kalau kamu mau mendaki Puncak Jaya, pastikan persiapannya matang dan bawa peralatan climbing yang lengkap.
4. Puncak Mandala (Indonesia)
Gunung Tertinggi di Asia Tenggara selanjutnya adalah gunung Mandala dari Indonesia. Gunung ini adalah gunung kedua tertinggi di Indonesia setelah Puncak Jaya Wijaya. Ketinggian dari Puncak Mandala ini adalah 4760 meter di atas permukaan air laut. Banyak orang yang mengatakan Puncak Mandala juga disebut Puncak Juliana.
5. Gunung Fansipan (Vietnam)
Gunung Fansipan punya ketinggian sekitar 3.143 meter di atas permukaan laut dan merupakan puncak tertinggi yang ada di Vietnam. Gunung Fansipan sering dijuluki sebagai “Atap Indocina” karena tinggi banget! Pendakian ke puncak Fansipan relatif lebih mudah dibandingkan beberapa gunung yang sebelumnya kita bahas, dan kamu juga bisa menikmati pemandangan alam yang cantik sepanjang perjalanan.
Tantangan Fisik dan Mental Mendaki Gunung Tertinggi Asia Tenggara
Mendaki gunung tertinggi di Asia Tenggara bukan hanya menghadapi tantangan fisik saja, tetapi juga ujian mental. Meski banyak pendaki mampu mencapai puncak, masing-masing mengalami kesulitan yang berbeda. Beberapa tantangan yang sering dihadapi meliputi:
1. Aklimatisasi
Saat mendaki ke ketinggian, tubuh memerlukan waktu untuk beradaptasi dengan kadar oksigen yang lebih rendah. Pendaki sering mengalami gejala high altitude sickness, seperti sakit kepala, mual, dan pening. Sangat penting untuk mendaki dengan perlahan dan memberi waktu bagi tubuh untuk beradaptasi.
2. Kelelahan
Pendakian yang panjang dan melelahkan memerlukan stamina fisik yang baik. Pendaki harus mempersiapkan tubuh mereka melalui latihan fisik yang baik sebelum usaha pendakian.
3. Cuaca yang Berubah-ubah
Pendaki mungkin mengalami segala sesuatu mulai dari panas terik di bawah sinar matahari hingga suhu dingin di malam hari, atau bahkan hujan. Memiliki perlengkapan yang tepat sangat penting untuk menghadapi berbagai kondisi cuaca ini.
Rekomendasi Perlengkapan Mendaki Gunung dari Eiger Adventure:
EIGER sudah dkenal luas sebagai penyedia perlengkapan hiking yang lengkap dan berkualitas. Berikut rekomendasi perlengkapan penting untuk mendaki gunung tertinggi:
1. Tas Ransel

Memiliki bobot ringan dan berdaya tahan kuat, WS Z-Ardor Lunaris 45 Lunaris dirancang untuk menemani kegiatan hiking selama 1-2 hari. Tas carrier berkapasitas 45 liter dari EIGER Women ini didukung oleh tali bahu yang dirancang secara ergonomis agar pas dipakai mengikuti tubuh wanita dan teknologi backsystem Aerovent Light yang memaksimalkan aliran udara dan meminimalkan kontak langsung dengan punggung.
BELI WS Z ARDOR LUNARIS 45 DI SINI
2. Sepatu Gunung

Sepatu Serval Low hadir dengan desain low-cut yang dirancang khusus untuk para penggiat hiking di alam bebas. Konstruksi Flexeleton pada bagian upper sepatu ini berfungsi untuk mendukung gerakan dinamis kamu. Dengan didukung insole Ortholite yang memberikan bantalan, breathable (memiliki daya evaporasi tinggi yang mampu menguapkan kelembaban sehingga cepat kering), dan ringan untuk menjaga kaki tetap nyaman.
Midsole Phylon pada sepatu ini berfungsi sebagai peredam getar untuk mencegah cedera serta menyimpan energi saat berlari dengan jarak tempuh yang cukup jauh. Bagian outsole Vibram dirancang khusus dengan grip dan traksi yang memungkinkan kamu untuk bebas bergerak di medan yang cukup menantang.
3. Tenda dan Perlengkapan Camping

Shira 1P adalah tenda kemah untuk kapasitas 1 orang yang cocok digunakan untuk kegiatan berkemah. Tenda ini memiliki tiang rangka berbahan aluminium yang mudah dipasangkan, satu akses pintu masuk dan mesh sebagai ventilasi.
4. Jaket Midlayer

Hangat dan windproof, jaket Men’s DNA 2.0 Active Softshell ideal untuk melindungimu dari udara dingin dan angin saat hiking dan trekking. Dengan bahan fleece yang nyaman, jaket softshell pria dari EIGER Mountaineering ini dapat kamu gunakan sebagai mid layer (lapisan tengah) saat kamu perlu menggunakan sistem layering dalam petualanganmu.
Tentunya masih banyak perlengkapan mendaki gunung lainnya di EIGER Adventure dengan kualitas tinggi dan teknologi terkini yang akan membuat pendakianmu semakin terasa aman.
BELI MEN’S DNA 2.0 ACTIVE SOFTSHELL DI SINI
Baca juga: Cari Toko Alat Camping Terlengkap? EIGER Adventure Solusinya!
Tips Aman Mendaki Gunung Tertinggi di Asia Tenggara
- Perhatikan Cuaca: Hindari mendaki saat musim hujan atau cuaca ekstrim untuk mengurangi risiko longsor.
- Jaga Kebersihan: Bawa kembali sampah kamu untuk menjaga kelestarian alam.
- Ikuti Aturan Daerah Terkait: Patuhi larangan, seperti tidak mendekati kawah dan menjaga jarak aman dari area rawan.
- Kenali Gejala Acute mountain Sickness (AMS): Jika merasa pusing, mual, atau lemas, segera turun ke ketinggian yang lebih rendah.
- Berangkat dalam Kelompok: Mendaki bersama kelompok akan meningkatkan keamanan dan kenyamanan.
- Bawa Perlengkapan Navigasi: Seperti peta atau GPS, untuk menghindari tersesat.
Yuk, Jelajahi Gunung Tertinggi di Asia Tenggara Bersama EIGER!
Gunung tertinggi di Asia Tenggara bukan hanya sekedar tujuan pendakian semata, tetapi juga tempat untuk menyatu dengan alam, belajar tentang sejarah geologi, dan menjaga kelestarian lingkungan. Dengan perlengkapan yang tepat dan semangat petualangan yang tinggi, dijamin pendakian ke Gunung tertinggi di Asia Tenggara akan menjadi pengalaman yang tak terlupakan.
Pastikan untuk selalu menggunakan perlengkapan mountaineering yang berkualitas dari EIGER. Kunjungi EIGER Adventure Store (EAS) terdekat di kotamu, atau belanja melalui mobile apps EIGER Adventure yang lebih praktis. Unduh aplikasinya sekarang di App Store dan Google Play!


