Bagi kamu yang ingin mendaki menikmati keindahan alam tanpa harus bermalam, memilih gunung yang cocok untuk tektok bisa jadi pilihan tepat. Tektok atau one day hiking adalah jenis pendakian pulang pergi yang dilakukan dalam satu hari tanpa berkemah.
Kegiatan ini cocok untuk kamu yang memiliki waktu terbatas tapi tetap ingin merasakan serunya naik gunung. Tak semua jalur pendakian bisa dilakukan secara tektok sehingga penting memilih gunung pendakian tektok yang relatif singkat dan aman.
Berikut ini beberapa rekomendasi gunung yang cocok untuk tektok di Indonesia yang bisa kamu jelajahi. Jadi, simak informasinya hingga akhir!
Rekomendasi Gunung yang Cocok untuk Tektok di Seluruh Indonesia

Indonesia memiliki banyak gunung dengan jalur pendakian yang relatif singkat dan cocok untuk tektok. Mulai dari Jawa hingga Kalimantan, berikut ini deretan gunung yang bisa kamu daki pulang-pergi dalam satu hari tanpa bermalam, namun tetap menyuguhkan pemandangan alam yang menakjubkan.
1. Gunung Pakujawa
Gunung Pakujawa yang terletak di Desa Parikesit, Kecamatan Kejajar, Wonosobo ini jadi salah satu gunung yang cocok untuk pendakian tektok. Dengan ketinggian 2.421 mdpl, gunung ini menawarkan pemandangan indah, lengkap dengan sabana dan kaldera di sekitar puncaknya yang cocok dijadikan spot foto.
2. Gunung Prau
Gunung Prau di dataran tinggi Dieng menjadi salah satu gunung yang cocok untuk tektok di Jawa Tengah. Waktu tempuhnya relatif singkat, hanya sekitar 2–3 jam pendakian.
Banyak pendaki yang mulai naik sejak malam agar bisa tiba di puncak sebelum fajar karena terkenal sebagai spot untuk melihat matahari terbit, Saat turun, kamu bisa menikmati pemandangan kebun hijau yang membentang di sepanjang jalur.
3. Gunung Papandayan
Gunung Papandayan berlokasi di Garut, Jawa Barat dan memiliki ketinggian sekitar 2.665 mdpl. Gunung ini cocok untuk tektok karena jalurnya yang ramah pemula. Gunung Papandayan juga memiliki sepuluh pos yang mudah diakses sehingga memudahkanmu yang ingin beristirahat di tengah pendakian tektok. Yang paling penting, jangan sampai melewatkan keindahan bunga Edelweis di pos sepuluh, ya!
Baca juga: Baru Pertama Kali Pendakian Tektok? Jangan Lupakan 7 Hal Ini!
4. Gunung Sari
Gunung Sari yang terletak di Singkawang, Kalimantan Barat ini mungkin belum terlalu dikenal pendaki, meski punya puncak yang cukup menarik. Di kaki gunungnya, kini terdapat ruang terbuka hijau bernama Taman Gunung Sari yang lengkap dengan rumah pohon.
Meski jalurnya belum ramai, kamu bisa melihat pesisir yang mengelilingi kota Singkawang dari puncaknya, meskipun sebagian areanya tertutup vegetasi.
5. Gunung Artapela
Gunung Artapela yang berada di Sukapura, Kec. Kertasari, Kabupaten Bandung ini punya ketinggian sekitar 2.194 mdpl dan dikenal dengan jalurnya yang cukup aman, terutama bagi pendaki pemula.
Gunung ini juga sering jadi pilihan pendaki berpengalaman untuk mendaki secara tektok. Di musim hujan, jalurnya bisa cukup licin sehingga kamu perlu ekstra hati-hati saat melewatinya. Puncak gunung ini menawarkan hamparan bukit hijau yang luas dan memanjakan mata.
6. Gunung Nglanggeran
Gunung Api Purba Nglanggeran di Gunungkidul, Yogyakarta, dulunya lebih dikenal lewat jalur panjat tebing buatan Mapala Majestic-55 UGM. Namun, seiring bertumbuhnya komunitas pejalan di Jogja, namanya makin populer dan jadi destinasi wajib untuk menyambut tamu dari luar kota.
Dengan ketinggian sekitar 700 mdpl dan waktu tempuh ke puncak hanya sekitar 1 jam, gunung ini cocok untuk tektokan sambil menikmati tebing-tebing breksi di sepanjang jalur.
7. Gunung Batur
Gunung Batur di Pulau Bali bisa jadi pilihan pendakian tektok yang cukup menantang tapi tetap ramah bagi pemula. Jalurnya mudah dilalui dan hanya butuh waktu sekitar 3 jam untuk mencapai puncaknya. Sesampainya di puncak, kamu akan disuguhi pemandangan Danau Kintamani yang indah dan menenangkan.
Rekomendasi Produk Hiking dari EIGER Adventure
Mempersiapkan perlengkapan yang tepat dapat memengaruhi kenyamanan saat mendaki. Untuk itu, EIGER hadir dengan berbagai produk hiking berkualitas yang dirancang khusus untuk menunjang aktivitas luar ruangan. Berikut ini beberapa rekomendasi produk hiking dari EIGER yang bisa jadi andalan di setiap petualanganmu.
1. Commando Chair

Untuk kamu yang butuh tempat istirahat nyaman setelah mendaki, Commando Chair bisa jadi pilihan tepat. Kursi ini dirancang dengan dudukan berkontur dan sandaran ergonomis yang menopang tubuh dengan baik.
Meski ringan dan ringkas, kursi ini mampu menahan beban hingga 120 kg. Dilengkapi mesh dan kompartemen penyimpanan kecil di sisi samping, kursi ini mudah dipasang dan disimpan kembali ke dalam carry bag.
Baca juga: 10 Inspirasi Outfit Tektok Gunung yang Keren dan Anti Ribet
2. WS Zenith Warmer Jacket

WS Zenith Warmer Jacket adalah mid–layer ringan yang cocok untuk mendukung performa saat hiking di udara dingin. Jaket ini terbuat dari bahan fleece Polartec Power Grid yang hangat, ringan, dan tetap breathable berkat konstruksi grid-nya. Dilengkapi penutup kepala dan lubang ibu jari, jaket ini pas di tubuh dan nyaman dipakai sepanjang aktivitas luar ruangan.
3. Ventrex 30 1.0

Untuk mendaki seharian, Ventrex 30 1.0 dari EIGER Mountaineering bisa jadi ransel andalan. Dilengkapi teknologi backsystem X-Fit, ransel ini punya saluran ventilasi dan busa berkontur yang membantu sirkulasi udara di punggung.
Kompartemen utamanya memuat slot khusus untuk kantung air, sementara saku depan dan samping memudahkan akses barang penting. Ada juga rain cover di bagian bawah tas, serta fitur tambahan, seperti tali dada, tali pinggang, dan tali kompresi samping yang menunjang kenyamanan selama hiking.
4. Mens Equator WP 2L Jacket

Jika kamu berencana untuk tektok di gunung yang memiliki suhu ekstrem, jaket Mens Equator WP 2L Jacket bisa menjadi pelindung badanmu. Terbuat dari bahan yang sustainable, jaket ini juag dilengkapi dengan teknologi waterproof breathable yang membuatnya tahan air, tetapi tetap nyaman dipakai karena sirkulasi udaranya baik. Jaket ini juga memiliki banyak saku sehingga memudahkanmu menyimpan barang-barang penting saat mendaki.
5. Topi Rimba Beriun

Topi Rimba Beriun dari EIGER Mountaineering cocok digunakan saat hiking, trekking, atau aktivitas luar ruangan lainnya. Terbuat dari bahan nilon dengan lapisan jaring di bagian dalam dan pita penahan keringat, topi ini tetap nyaman dipakai meski cuaca panas.
Dilengkapi teknologi Tropic Dry dan tali pengaman yang bisa diatur agar tetap stabil meskipun terkena angin. Detail bordir logo EIGER juga menambah kesan tangguh pada tampilannya.
Itulah beberapa pilihan gunung yang cocok untuk tektok, ideal untuk kamu yang ingin menikmati pendakian singkat tanpa bermalam. Meski durasinya lebih singkat, pastikan kamu tetap mempersiapkan diri dengan baik dan menggunakan perlengkapan yang nyaman dan aman selama mendaki.
Temukan perlengkapan hiking berkualitas dari EIGER Adventure yang dirancang khusus untuk aktivitas luar ruangan seperti ini. Kunjungi website resmi EIGER Adventure atau unduh aplikasi EIGER di App Store dan Google Play Store untuk pengalaman belanja yang lebih mudah dan praktis!
Baca juga: Serba-serbi Naik Gunung: Pentingnya Mengenal Istilah Pendakian


