Buat sebagian orang, mendaki gunung atau hiking mungkin sudah jadi kegiatan yang biasa. Namun, kalau kamu baru ingin mencoba, penting untuk mengetahui apa itu hiking.
Hiking adalah kegiatan berjalan kaki di alam terbuka, biasanya di jalur pegunungan atau perbukitan. Aktivitas ini bisa membuat tubuh bugas dan menjadi cara seru untuk menikmati keindahan alam. Kalau kamu ingin tahu lebih banyak tentang hiking, yuk baca artikel ini sampai habis!
Apa Itu Hiking?
Hiking berasal dari kata “to hike” yang berarti berjalan kaki. Jadi, hiking artinya kegiatan berjalan kaki di alam terbuka, seperti di pegunungan atau hutan. Aktivitas ini bisa dilakukan bersama kelompok.
Awalnya, hiking berarti perjalanan jauh lintas negara, tetapi sekarang lebih umum diartikan sebagai jalan kaki santai di alam.
Tujuan hiking biasanya untuk bersenang-senang, berolahraga, atau sekadar menikmati alam. Selain menyenangkan, hiking juga bagus untuk melatih otot paha, pinggul, dan kaki bagian bawah.
Mengapa Hiking Cocok untuk Semua Kalangan?

Setelah mengetahui apa itu hiking, kamu mungkin bertanya-tanya, apakah semua orang bisa melakukannya? Jawabannya, tentu saja bisa. Hiking termasuk kegiatan yang fleksibel dan bisa disesuaikan dengan kemampuan masing-masing. Berikut beberapa alasan mengapa hiking cocok untuk semua kalangan:
1. Menghilangkan Stres
Hiking adalah kegiatan yang tidak hanya bermanfaat bagi tubuh, tetapi juga baik untuk kesehatan mental. Berjalan di alam terbuka bisa membantu meredakan stres, memperbaiki suasana hati, dan mengurangi rasa cemas maupun sedih.
Ketika berada di alam, jauh dari kebisingan dan rutinitas harian, kamu bisa merasakan ketenangan. Suasana yang tenang, udara yang sejuk, dan suara alam di sekitar dapat membuat pikiran lebih jernih dan tubuh jadi lebih rileks.
2. Melibatkan Aktivitas Fisik
Salah satu alasan hiking cocok untuk semua usia adalah karena melibatkan aktivitas fisik yang menyehatkan. Saat mendaki, kamu akan banyak bergerak, seperti berjalan, menanjak, dan menurun yang membuat otot kaki, paha, pinggul, dan lengan ikut aktif.
Gerakan ini bisa bantu menguatkan otot, menjaga keseimbangan, meningkatkan kelenturan, serta menyehatkan jantung dan paru-paru.
Baca juga: 7 Perlengkapan Hiking Wajib Dibawa, Petualangan Makin Aman!
3. Aktivitas yang Bisa Disesuaikan dengan Kemampuan
Salah satu hal yang membuat hiking cocok untuk siapa saja adalah karena bisa dilakukan sesuai kemampuan. Kamu bisa pilih jalur yang ringan dulu kalau masih pemula, lalu meningkatkan kesulitannya sedikit demi sedikit seiring waktu. Karena fleksibel, hiking bisa dinikmati oleh berbagai usia tanpa harus membuat tubuh terlalu lelah.
4. Meningkatkan Kepercayaan Diri
Mendaki gunung memang butuh usaha dan semangat, apalagi kalau jalurnya cukup sulit. Namun, saat kamu berhasil sampai ke tempat tujuan, kamu pasti merasa puas dan bangga.
Pengalaman ini bisa membuatmu lebih percaya diri dan yakin dengan kemampuan diri sendiri. Selain itu, hiking juga bisa mengajarkan kamu untuk lebih kuat dan siap saat menghadapi tantangan dalam kehidupan sehari-hari.
5. Menjelajahi Alam
Hiking memberi kamu peluang untuk lebih dekat dengan alam. Di sepanjang jalur, kamu bisa melihat pemandangan indah seperti air terjun, danau, atau puncak gunung yang memukau.
Selain itu, kamu juga bisa mengenal berbagai tumbuhan dan hewan di sekitar. Dari pengalaman ini, kamu jadi lebih menghargai alam dan merasakan ketenangan yang mungkin jarang kamu temukan di kehidupan sehari-hari.
Perbedaan Hiking dan Trekking
Sekilas, hiking dan trekking mungkin terlihat sama karena sama-sama melibatkan jalan kaki di alam. Tapi sebenarnya, keduanya punya perbedaan yang cukup jelas, lho. Yuk, kenali perbedaan hiking dan trekking dari beberapa hal berikut ini:
1. Persiapan
Perbedaan hiking dan trekking bisa dilihat dari persiapannya. Hiking biasanya lebih simpel karena jalurnya sudah jelas, jadi tidak butuh banyak perencanaan. Meski begitu, kamu tetap perlu membawa bekal dan air yang cukup.
Sementara itu, trekking butuh persiapan lebih banyak. Jalurnya sering belum ditandai sehingga kamu harus merencanakan rute dan membawa perlengkapan seperti makanan, pakaian, dan alat tidur.
2. Durasi
Salah satu perbedaan hiking dan trekking ada pada lamanya perjalanan. Hiking biasanya dilakukan dalam hitungan jam dan selesai di hari yang sama. Sementara itu, trekking bisa berlangsung lebih lama, mulai dari beberapa hari hingga berminggu-minggu.
Hiking cocok di jalur yang lebih singkat seperti taman alam, sedangkan trekking biasanya dilakukan di jalur panjang seperti gunung atau hutan yang luas.
Baca juga: Arti MDPL dan Perbedaannya dengan MASL
3. Intensitas
Perbedaan lain antara hiking dan trekking ada pada tingkat kesulitannya. Hiking lebih santai dan sering dianggap sebagai kegiatan rekreasi. Jalurnya biasanya masih bisa dilewati dengan mudah meski cukup menantang.
Sementara itu, trekking lebih berat karena medannya lebih sulit dan dilakukan dalam waktu lama. Trekker membutuhkan fisik dan mental yang kuat, serta kesiapan untuk menghadapi tantangan jauh dari kenyamanan rumah.
4. Jalur
Jalur hiking biasanya sudah jelas dan ditandai, seperti di hutan, gunung, atau perbukitan. Sementara itu, jalur trekking bisa berubah-ubah, bisa lewat gunung, hutan, jalan, bahkan tepi pantai.
Trekking mengajak kamu menjelajah alam lebih jauh dan merasakan langsung keindahan tempat-tempat yang jarang dijangkau orang.
Rekomendasi Produk Hiking Eiger
Kalau kamu tertarik mencoba hiking, jangan lupa juga siapkan perlengkapan yang tepat. Dengan alat dan pakaian yang sesuai, perjalanan jadi lebih nyaman dan aman. Berikut beberapa rekomendasi perlengkapan hiking dari Eiger yang bisa kamu pilih:
1. Novus Guardian 8P

Kalau kamu mencari tenda yang nyaman dan luas setelah seharian hiking, Novus Guardian 8P bisa jadi pilihan. Tenda ini muat delapan orang, tahan air, dan mudah dipasang sehingga ocok banget untuk dibawa saat naik gunung bersama teman.
2. Vert Camping Lantern

Kalau suasana mulai gelap, kamu bisa pakai Vert Camping Lantern sebagai sumber cahaya. Lentera ini praktis dan bisa menyala hingga 12 jam.
Ada tiga mode pencahayaan yang bisa kamu atur sesuai kebutuhan. Desainnya ringan dan mudah dibawa, serta bisa digantung di tenda, jadi cocok banget buat camping atau kegiatan di alam terbuka.
3. Alto Softshell Jacket

Ketika suhu turun dan angin mulai terasa menusuk kulit, Alto Softshell Jacket dari EIGER Mountaineering bisa diandalkan. Bahannya tahan angin dan air, menjaga tubuh tetap hangat. Dilengkapi tiga saku beritsleting untuk menyimpan barang penting, jaket ini praktis digunakan di berbagai kondisi cuaca saat di alam terbuka.
Itulah penjelasan mengenai apa itu hiking hingga rekomendasi produk hiking yang bisa kamu pertimbangkan. Hiking adalah aktivitas berjalan kaki di alam terbuka yang menyenangkan sekaligus menyehatkan. Dengan perlengkapan yang tepat, perjalananmu akan terasa lebih aman dan nyaman.
Untuk kamu yang berencana memulai perjalanan hiking, pastikan sudah dilengkapi dengan perlengkapan dari EIGER Adventure. Produk-produknya dirancang khusus untuk menghadapi berbagai kondisi alam, dengan material berkualitas yang aman dan tahan lama.
Kamu bisa langsung datang ke EIGER Adventure Store terdekat untuk melihat dan mencoba produknya secara langsung. Bisa juga beli lewat situs resmi EIGER kalau ingin praktis dari rumah. Jangan lupa bagikan pengalaman hiking-mu di media sosial dan ajak temanmu ikut menjelajah alam.
Supaya lebih mudah, unduh aplikasi EIGER di App Store atau Google Play Store dan temukan semua kebutuhan hiking-mu di sana. Biar setiap langkah di alam bebas terasa makin siap dan percaya diri!
Baca juga: 5 Persiapan Fisik Naik Gunung yang Tepat Sebelum Pendakian


