BerandaTips & TrickMountaineeringBerkenalan dengan Jalur Pendakian Gunung Agung: Panduan Lengkap dan Tips Bergunanya

Berkenalan dengan Jalur Pendakian Gunung Agung: Panduan Lengkap dan Tips Bergunanya

Agenda pendakian sudah mulai banyak direncanakan setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. Salah satu gunung yang menjadi tujuan favorit adalah Gunung Agung yang ada di Bali. Untuk tahu serba-serbi dan jalur pendakian Gunung Agung, kamu bisa cek penjelasannya di sini.

Pesona Gunung Gede sejak lama telah menarik perhatian banyak orang, baik pendaki dari Bali, atau dari luar pulau dan luar negeri. Sebagai gunung yang memiliki puncak tertinggi di Pulau Bali, ketinggiannya menjulang di angka 3,142 meter di atas permukaan laut.

Tidak hanya menjadi puncak tertinggi, gunung ini juga memiliki jalur relatif terjal dan banyak cerita rakyat yang membuat daya tariknya semakin tinggi. Kombinasi semua aspek ini yang menjadikan Gunung Agung diminati banyak pendaki untuk dijelajahi.

Baca juga: 6 Cara Memilih Jaket Gunung yang Pas untuk Pendakian

Persiapan sebelum Mendaki Gunung Agung

Jalur pendakian gunung agung
Sumber: Freepik

Pendakian Gunung Agung sebenarnya bisa kamu lakukan di semua musim dan cuaca. Tapi pada musim hujan, jalur pendakian Gunung Agung cenderung lebih sulit dan licin secara alami. Ini kenapa waktu terbaik mendaki gunung indah tersebut adalah di musim kemarau, antara bulan April hingga Oktober, saat cuaca cenderung cerah dan jalur tidak terlalu licin.

Selain itu, ada beberapa persiapan lain yang wajib kamu lakukan sebelum melakukan pendakian ke sana.

Persiapan Fisik

Untuk sisi fisik, kamu bisa mulai melakukan berbagai olahraga sebagai bentuk persiapan. Pendakian dengan jalur yang cukup terjal memerlukan daya tahan fisik yang baik, serta didukung kekuatan yang mumpuni.

Untuk melatih stamina kamu bisa mulai rutin jogging atau berenang agar nafas dan tenaga lebih panjang. Sedangkan untuk melatih kekuatan kamu bisa melakukan olahraga beban untuk bagian atas, core, dan bawah tubuh.

Lakukan secara rutin beberapa minggu sebelum pendakian untuk kesiapan maksimal saat jadwal pendakian Gunung Agung tiba.

Persiapan Perlengkapan

Persiapan lain yang harus diperhatikan adalah perlengkapan yang akan dibawa. Sederet perlengkapan mulai dari jaket, sepatu, headlamp, kaos nyaman, hingga pelindung tangan bisa kamu bawa, tidak lupa dengan tas yang berkualitas solid.

Tentu, EIGER Adventure punya rekomendasi untuk setiap produk tersebut. Kamu bisa mendapatkannya langsung di situs resmi ini, EIGER Adventure Store (EAS), atau dengan mengunduh aplikasinya pada Google Play dan App Store.

Salah satu produk yang bisa jadi andalan untuk melindungi dari hawa dingin dan angin misalnya Shooter Lightweight 2.0.

Beli Shooter Lightweight 2.0 Sekarang di Sini!

Opsi Jalur Pendakian Gunung Agung

Jalur pendakian gunung agung
Sumber: indonesia-az.com

Pendakian Gunung Agung secara luas diketahui memiliki dua jalur utama. Pertama adalah jalur Pura Besakih, dan yang kedua adalah jalur Pura Pasar Agung. Sekilas penjelasan tentang kedua jalur tersebut adalah sebagai berikut.

1. Jalur Pendakian Gunung Agung via Pura Besakih

Opsi pendakian yang pertama adalah via Pura Besakih. Jalur ini menjadi opsi paling populer untuk melakukan pendakian karena dianggap lebih nyaman dan ‘ramah’ pada para pendaki. Meski demikian kamu tetap disarankan untuk menggunakan jasa pemandu lokal demi keamanan dan kenyamanan bersama.

Jalur yang dilewati adalah:

  • Pos 1, Pelinggih 1, dengan ketinggian 1,513 meter di atas permukaan laut. Titik awal ini jadi tempat pemandu lokal melaksanakan persembahyangan, dan kamu bisa melakukan persiapan untuk memulai pendakian.
  • Pos 1 ke Pos 2, dilewati dengan tanjakan konsisten tapi perlahan menjadi semakin berat dengan tanah berpasir yang semakin intens. Trek akan terus menanjak tapi kamu bisa menemukan tali panjang untuk membantu pendakian ini.
  • Pos 2, Pelinggih 2, menjadi pos kedua dalam pendakian, lokasi ini banyak dipilih untuk berkemah. Sementara pemandu akan melaksanakan persembahyangan kedua, kamu bisa menyiapkan diri atau mengkonsumsi camilan yang dibawa.
  • Pos 2 ke Pos 3, perjalanan panjang dengan jalur yang dihiasi oleh akar pohon besar. Akar ini membantumu mendapatkan pijakan solid seiring semakin sulitnya medan yang dilalui.
  • Pos 3, berada di ketinggian 2,110 meter di atas permukaan laut, kamu akan melihat petunjuk arah menuju Tirta Giri Kusuma. Sumber air ini disucikan dan menjadi sumber air tertinggi di Bali. Hingga saat ini masyarakat masuk menggunakannya untuk keperluan adat dan keagamaan.
  • Pos 3 ke Pos 4, jalur pendakian yang dilalui relatif masih menghadirkan tantangan yang sama, meski pasir yang ada tidak sebanyak di Pos 3. Pos 4 berada di ketinggian 2,388 meter di atas permukaan laut dan merupakan area terbuka untuk menampung hingga 4 tenda sedang.
  • Pos 4 ke Pos 5, karena jaraknya yang tidak terlalu jauh, Pos 5 akan terlihat ketika kamu sampai di Pos 4. Pos ini juga merupakan area terbuka yang cukup luas dan bisa untuk mendirikan tenda, meski kamu tetap harus cermat memilih titik camping karena beberapa area tanahnya cukup miring.
  • Pos 5 ke puncak pertama, akan dilalui dengan jalur yang diisi batuan besar dan di tepi tebing. Pada jalurnya kamu akan melewati sebuah pura kecil tempat umat Hindu melaksanakan sembahyang. Di area puncak pertama ini kamu bisa melihat keindahan lereng Gunung Agung yang gagah, dan bisa melanjutkan perjalanan ke puncak kedua dengan melewati batas vegetasi.
  • Puncak pertama ke puncak kedua, pada jalurnya kamu akan disajikan pemandangan sangat indah dari Gunung Agung dan Danau Batur. Meski jalurnya agak licin, tapi puncak kedua akan memberikan pemandangan indah Gunung Rinjani dan Gunung Raung, yang menjadi titik tertinggi di Gunung Agung.

Untuk menunjang pendakian via Pura Besakih, kamu bisa menggunakan Ventrex 30 1.0 untuk membawa berbagai barang yang diperlukan.

Beli Ventrex 30 1.0 Sekarang di Sini!

2. Jalur Pendakian Gunung Agung via Pasar Agung

Jalur ini dikenal sebagai salah satu jalur paling cepat yang bisa digunakan untuk mendaki gunung gagah tersebut, namun memiliki tingkat kesulitan tinggi. Tidak terlalu direkomendasikan untuk pemula bahkan jika menggunakan pemandu, karena waktu yang sulit akan dihadapi selama sekitar 5 jam durasi pendakian.

Jalur ini dimulai dengan titik awal di Desa Sebudi, dengan ketinggian, 1,058 meter di atas permukaan laut. Kamu diwajibkan melakukan pendaftaran dan membayar biaya administrasi yang telah ditetapkan oleh pengelola.

Tantangan sudah hadir sejak awal, karena kamu harus memulai pendakian dengan melewati 280 anak tangga dari tanah yang cukup licin ketika terkena air hujan. Seiring perjalanan, jalur akan semakin sulit dengan trek batuan besar yang menguras tenaga.

Tidak banyak yang bisa dibahas pada jalur pendakian ini selain durasi pendakiannya yang singkat namun diganjar dengan medan yang berat selama perjalanan. Dipastikan kamu perlu persiapan matang sebelum mencoba jalur ini.

Untuk melalui jalur berat ini kamu bisa menggunakan produk Mamba Mid demi dukungan pijakan solid dan mantap.

Beli Mamba MId Sekarang di Sini!

Alternatif Jalur Lainnya

Selain kedua jalur populer di atas, sebenarnya masih ada banyak jalur lain yang dapat menjadi alternatif. Mulai dari jalur Hidden Forest, jalur Pura Pengubengan, jalur Edelweiss, jalur Semawung Gawe Puregai, jalur DBS Trekking Centre, jalur Pucang, jalur Karangasem Trekker Association, jalur Pura Lawangan, hingga jalur Kedampal.

Masing-masing memiliki keunikan dan ciri khasnya, namun untuk pemula disarankan memilih jalur Pula Pengubengan atau jalur DBS Trekking Centre karena dinilai lebih landai, meski memakan waktu yang lebih lama.

Baca juga: Menikmati Pesona Gunung Telomoyo: Panduan Lengkap Pendakian

Tips Pendakian Gunung Agung dengan Aman

Jalur pendakian gunung agung
Sumber: Freepik

Pendakian Gunung Agung menghadirkan banyak tantangan untuk dihadapi. Mulai jalur yang terjal, risiko tersesat yang muncul selama pendakian, hingga perubahan cuaca ekstrim yang mungkin terjadi dan suhu yang bisa saja menurun dengan cepat.

Menyadari adanya tantangan tersebut jadi salah satu hal yang baik, sehingga kamu bisa mencari cara tepat untuk mempersiapkan diri. Melengkapi diri dengan perlengkapan berkualitas dari EIGER Adventure jadi salah satu cara paling mudah dilakukan, selain tentu banyak membaca mengenai jalur yang akan dilalui, menggunakan jasa pemandu lokal, serta mempersiapkan fisik, mental, dan perbekalan.

Keberadaan pemandu dalam pendakian Gunung Agung sangat direkomendasikan mengingat risikonya yang cukup besar selama beberapa tahun belakangan. Idealnya selama kamu mengikuti arahan dari pemandu dan jalur yang sudah terlihat jelas, kamu akan dapat menikmati perjalanan dengan nyaman dan aman.

Untuk mendukung pendakian ini, banyak produk EIGER Adventure yang bisa kamu gunakan. Misalnya saja produk jam tangan outdoor yang dilengkapi fitur kompas dan ramalan cuaca seperti Mercury-YP10515 ABS Watch.

Beli Mercury-YP10515 ABS Watch Sekarang di Sini!

Lengkap, Ini Fasilitas dan Akomodasi di Sekitar Gunung Agung

Jalur pendakian gunung agung
Sumber: Freepik

Karena menjadi salah satu gunung yang populer untuk didaki, pencarian pada akomodasi dan penginapan terdekat tidaklah sulit. Kamu bisa memasukkan kata kunci ‘penginapan Gunung Agung’ di Google, dan dalam waktu singkat sederet opsi akan muncul.

Hal yang sama berlaku untuk pencarian pada jasa pemandu lokal. Pemandu lokal yang menawarkan jasanya di area Gunung Gede bahkan tak sedikit yang telah memiliki situs pribadi, kontak resmi, dan media sosial yang cukup besar untuk dihubungi dengan mudah.

Terkait dengan perbekalan, kamu bisa mempercayakannya pada toko dan warung yang ada di sekitar pos keberangkatan atau registrasi. Jadi kamu tidak perlu membawa barang berat sejak perjalanan dari area kota atau hotel di Denpasar ketika ingin mendaki gunung ini.

Tentunya kamu bisa menggunakan berbagai produk EIGER Adventure untuk persiapan pendakian ini. Kamu bisa membawa alat masak portabel yang ditawarkan yakni Inferno Stove untuk keperluan memasak saat pendakian.

Beli Inferno Stove  Sekarang di Sini!

Menjaga Alam Gunung Agung, Praktik Nyata Prinsip Leave No Trace

Jalur pendakian gunung agung
Sumber: tripsavvy.com

Sebagai pendaki yang mungkin telah lama bergelut pada hobi ini atau membaca banyak artikel terkait pendakian, kamu harus memiliki kesadaran untuk turut serta menjaga kelestarian ekosistem Gunung Agung.

Semua sampah plastik atau tidak teruraikan yang dibawa harus kembali sampai ke pos pendaftaran, sehingga lingkungan ekosistem gunung tidak menjadi kotor. Hal ini jadi langkah paling sederhana untuk menjamin ekosistem Gunung Agung tetap terjaga hingga jangka waktu yang sangat lama, dan bisa kembali di daki di kemudian hari.

Untuk membantu penerapan prinsip leave no trace, kamu bisa menggunakan kantong sampah yang mudah dibawa dari EIGER Adventure yakni Weekender Trash Bag Mini.

Beli Weekender Trash Bag Mini Sekarang di Sini!

Baca juga: Tetap Aman, Simak Panduan Pendakian ke Puncak Gunung Piramid

Itu tadi penjelasan detail tentang jalur pendakian Gunung Agung, dan berbagai poin penting yang harus diperhatikan jika kamu ingin melaksanakan agenda ini. Persiapan matang dan pemahaman pada medan yang akan dilalui jadi kunci utama, lengkap dengan dukungan perlengkapan berkualitas dan pemandu lokal yang berpengalaman.

Untuk mendapatkan berbagai peralatan pendakian, kamu bisa mengunjungi EIGER Adventure Store (EAS) terdekat, atau langsung mengunduh aplikasinya di Google Play dan App Store. Semoga berguna, dan selamat merencanakan pendakianmu!

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

DAFFACHRUZI AL MULTAZAM pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Ridho Prabowo Subianto pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru