Jalur pendakian Gunung Kembang dikenal menantang dan lebih cocok untuk pendaki berpengalaman. Terletak di Wonosobo, Jawa Tengah, gunung dengan ketinggian 2.340 mdpl ini sering disebut “anak Gunung Sindoro” karena letaknya yang berdampingan.
Meskipun begitu, trek pendakian Gunung Kembang justru dikenal lebih ekstrem. Saat ini tersedia beberapa opsi jalur, termasuk jalur populer dari Basecamp Lengkong serta jalur baru dari Desa Keseneng yang resmi dibuka dan mendapat sambutan hangat dari para pendaki.
Sebelum memastikan rencana pendakian, pastikan Eigerian memahami panduan lengkapnya agar pendakian berjalan aman dan nyaman. Simak penjelasan selengkapnya di bawah ini.
Jalur Pendakian Gunung Kembang

Untuk menuju puncak Gunung Kembang, ada tiga jalur pendakian yang bisa dipilih, yaitu jalur Lengkong, Blembem, dan Keseneng. Masing-masing jalur menawarkan tantangan dan keindahan alam yang berbeda, jadi kamu bisa menyesuaikan dengan pengalaman dan kondisi fisikmu.
Namun, sebelum menentukan tanggal pendakian dan mengajak teman-teman, cek dulu informasi lengkap tentang tiga jalur pendakian Gunung Kembang berikut ini.
1. Gunung Kembang Via Lengkong
Pendakian via Lengkong dapat diakses dari Dusun Salaman, Desa Lengkong, Kecamatan Garung. Jalur ini dikenal lebih menantang dan variatif, cocok buat kamu yang suka petualangan. Selama perjalanan, kamu akan melewati tiga pos utama, yaitu Pos 1 (Hutan Pinus), Pos 2 (Tanah Lapang), dan Pos 3 (Puncak Bayangan) sebelum tiba di puncak.
Untuk biaya, pendaki dikenakan tiket masuk Perhutani Rp20.000, basecamp Rp10.000, dan parkir Rp5.000–Rp10.000. Jika butuh ojek motor, tarifnya mulai dari Rp20.000. Basecamp Lengkong buka setiap hari pada jam tertentu mulai pagi hingga dini hari.
2. Gunung Kembang Via Blembem
Jalur Blembem merupakan salah satu trek gunung kembang dengan basecamp Dalan Anyar yang strategis di tepi jalan dan dikelilingi hamparan kebun teh. Pendakian dimulai menuju Istana Katak sekitar 35 menit, dilanjutkan ke gerbang Kandang Celeng dalam 15 menit.
Selanjutnya, kamu akan melewati tiga pos utama, dimulai dari Pos 1 (Liliput) dengan waktu tempuh 25 menit, Pos 2 (Simpang 3) sekitar 20 menit yang dihiasi anggrek liar, dan Pos 3 (Pos Akar) sekitar 15 menit dengan jalur menanjak dan rimbun akar pepohonan.
Dari Pos 3, perjalanan menuju sabana memakan waktu sekitar 40 menit, lalu dilanjutkan ke Tanjakan Mesra dan akhirnya tiba di puncak Gunung Kembang setelah 15 menit pendakian.
Total waktu tempuh jalur ini sekitar 3 jam.
Baca juga: 10 Jalur Pendakian Gunung Papandayan dan Tips Mendakinya
3. Gunung Kembang Via Keseneng
Gunung Kembang kini memiliki jalur baru melalui Desa Keseneng, Mojotengah, Wonosobo. Jalur ini resmi dibuka kembali dan langsung mendapat antusias tinggi dari para pendaki. Peresmian dilakukan lewat pendakian bersama pada 29–30 November 2025, disertai pembentangan bendera merah putih sepanjang 80 meter di puncak.
Rute sepanjang 4,8 km ini memakan waktu sekitar empat hingga lima jam dengan medan berupa tanah padat dan tanjakan curam, cocok bagi pendaki berpengalaman.
Selain menawarkan pemandangan perbukitan hijau, hutan pinus, dan sunrise, jalur ini juga menjadi sarana edukasi konservasi alam. Biaya pendaftaran Rp20.000 sudah termasuk tiket, sertifikat, dan asuransi dasar.
Aturan yang Perlu Ditaati di Gunung Kembang
Untuk menjaga kelestarian alam sekaligus keamanan pendaki, setiap pengunjung akan melalui pengecekan perlengkapan sebelum naik, dan seluruh barang akan dicatat. Setelah turun, catatan tersebut akan dicek kembali, termasuk potensi sampah yang dibawa. Berikut aturan yang wajib dipatuhi:
- Wajib membawa perlengkapan pendakian standar, seperti alat tidur, pakaian hangat, tenda, sepatu, alat masak, serta jaket atau jas hujan.
- Makanan berkemasan plastik dianjurkan untuk dipindahkan ke wadah yang lebih ramah lingkungan. Sampah kemasan, termasuk puntung rokok, harus dibawa turun dan akan diperiksa kembali. Bagi perokok, tersedia asbak portabel dari basecamp.
- Tidak diperbolehkan membawa botol plastik sekali pakai atau minuman kemasan. Pendaki diwajibkan menggunakan tumbler atau jerigen. Semua sampah, baik organik maupun nonorganik, harus dibawa turun sesuai checklist.
Apabila meninggalkan sampah sekecil apa pun, pendaki akan dikenakan denda sesuai jumlah sampah yang ditinggalkan.
Rekomendasi Hiking Gear dari EIGER
Biar kegiatan pendakian semakin nyaman dan aman, Eigerian perlu memakai perlengkapan yang tepat. Berikut beberapa rekomendasi hiking gear dari EIGER untuk menemani pendakian ke Gunung Kembang:
1. Kalamantara BLK Borneo F1

Terinspirasi dari hutan hujan Borneo, Kalamantara BLK Borneo F1 dari EIGER cocok untuk pendakian di iklim tropis. Menggunakan bahan polyviscose ripstop yang kuat, kemeja ini dilengkapi ventilasi punggung dan eyelet di ketiak untuk menjaga sirkulasi udara tetap sejuk saat mendaki. Desainnya nyaman dipakai, ringan, dan siap menemani pendakian di Gunung Kembang.
Baca juga: 6 Jalur Pendakian Gunung Wilis, Pahami Sebelum Mendaki!
2. C.RIPS C089

C.RIPS C089 dari EIGER adalah celana trekking berbahan polyrayon yang lembut dan nyaman untuk hiking. Dilengkapi banyak saku, pinggang yang bisa disesuaikan, serta potongan lutut ergonomis, celana ini memberi ruang gerak lebih saat menaklukkan jalur Gunung Kembang.
3. Women Spider Rock 22

WS Spider Rock 22 dari EIGER Women cocok untuk pendakian tektok di Gunung Kembang. Ransel ini ringan, punya kompartemen hydration pack, saku atas, dan saku samping untuk botol minum, serta dilengkapi Aerovent Trek agar punggung tetap sejuk selagi mendaki.
Dengan tali bahu ergonomis, rain cover, dan pengikat trekking pole, tas ini praktis sekaligus nyaman dibawa sepanjang jalur pendakian Gunung Kembang.
4. Women X-Tyranno 1.0

Butuh sepatu yang adem dan nyaman saat hiking? WS X-Tyranno 1.0 dari EIGER Mountaineering hadir untuk menemani setiap langkahmu. Sepatu mid-cut ini terbuat dari suede leather dan polymesh yang membuat sirkulasi udara lancar, dilengkapi insole Ortholite® yang empuk dan cepat kering, serta outsole Vibram® untuk cengkeraman kuat di berbagai medan.
5. Valor Trekking Pole

Jelajahi jalur pendakian Gunung Kembang lebih stabil dengan Valor Trekking Pole dari EIGER Mountaineering. Terbuat dari aluminium alloy 7075 yang ringan dan kuat, trekking pole dari EIGER ini dilengkapi speed lock (63–135 cm) serta pegangan EVA grip nyaman dan antiselip.
Itu dia panduan lengkap jalur pendakian Gunung Kembang yang bisa kamu jadikan referensi sebelum berangkat. Biar perjalanan makin nyaman dan aman, pastikan perlengkapan outdoor-mu berkualitas dan sesuai kebutuhan medan.
Untuk itu, Eigerian bisa belanja perlengkapan pendakian secara langsung di EIGER Adventure Store. Cobalah produk pilihan secara langsung, sekaligus melihat material serta ukuran perlengkapan supaya benar-benar pas dipakai saat mendaki.
Kalau mau lebih praktis, Eigerian juga bisa belanja lewat situs resmi EIGER atau aplikasi EIGER yang tersedia di App Store dan Play Store. Tinggal pilih barang yang dibutuhkan, check out, lalu tunggu sampai dikirim ke rumah. Selain simpel, belanja online di EIGER juga sering menghadirkan promo dan diskon menarik.
Lengkapi kebutuhan pendakianmu sekarang, dan nikmati pengalaman mendaki Gunung Kembang dengan perlengkapan terbaik dari EIGER!
Baca juga: 6 Jalur Pendakian Gunung Cikuray, Mana Pilihan Eigerian?


