Gunung Ungaran adalah gunung berapi setinggi 2.050 mdpl yang terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah. Letaknya yang strategis dan jalur pendakiannya yang ramah pemula membuat gunung ini menjadi salah satu destinasi favorit para pendaki.
Selain menawarkan pemandangan alam yang memesona, Gunung Ungaran juga menyimpan daya tarik sejarah dan sumber mata air panas di sekitarnya. Ingin menjelajahi jalur pendakiannya atau mengetahui fakta menarik tentang gunung ungaran? Simak ulasannya berikut ini!
Lokasi dan Daya Tarik Gunung Ungaran
Gunung Ungaran terletak di Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, dan dikenal sebagai salah satu gunung berapi yang ramah untuk pendaki. Gunung ini dikelilingi oleh Kota Ambarawa, Kota Semarang, Laut Jawa, Ungaran, serta kawasan wisata Candi Gedong Songo.
Dengan ketinggian 2.050 mdpl, Gunung Ungaran menjadi pilihan menarik buat Eigerian yang baru mulai menekuni hobi mendaki. Selain jalurnya yang bersahabat, daya tariknya juga terletak pada situs bersejarah, seperti Candi Gedong Songo, peninggalan Kerajaan Medang dari abad ke-9.
Gunung ini punya tiga puncak utama, yaitu Botak, Gendol, dan Ungaran dengan Puncak Ungaran sebagai titik tertingginya. Eigerian bisa mencapai puncak lewat jalur Medini atau Promasan/Gedongsongo. Sementara itu, jalur Curug Lawe dan Nglimut sudah ditutup.
Rekomendasi Jalur Pendakian Gunung Ungaran

Untuk Eigerian yang ingin menjelajahi Gunung Ungaran, ada beberapa jalur pendakian yang bisa dipilih, di antaranya:
1. Jalur Perantunan Gintungan Bandungan
Jalur Perantunan di Desa Gintungan, Kecamatan Bandungan, merupakan salah satu jalur resmi pendakian Gunung Ungaran. Medannya relatif landai, didominasi jalan tanah, dan jarak antar posnya cukup dekat sehingga cukup ramah bagi pemula.
Lewat jalur ini, kamu juga bisa menikmati pemandangan tiga puncak sekaligus, yaitu Botak, Bondolan, dan Tugu Banteng Raider. Totalnya, terdapat lima pos yang akan dilewati sebelum sampai ke puncak.
2. Jalur Candi Gedong Songo
Jalur pendakian dari basecamp Gedong Songo terletak di kompleks candi bersejarah di Desa Darum, Kecamatan Bandungan, Kabupaten Semarang. Meski bukan jalur resmi, rute ini tetap menjadi salah satu jalur favorit karena suguhan pemandangannya yang memikat di sepanjang perjalanan.
Waktu tempuh menuju puncak sekitar 5–8 jam dan basecamp bisa diakses sekitar 1 jam dari Kota Ungaran. Karena area parkir terbatas, banyak pendaki memilih menitipkan kendaraan di rumah warga sekitar kawasan wisata.
Baca juga: 5 Makna dan Filosofi Mendaki Gunung, Relate dengan Hidup!
3. Jalur Basecamp Mawar
Jalur Basecamp Mawar menjadi salah satu rute favorit, terutama untuk pendaki pemula karena medannya cukup aman dan terawat. Akses menuju basecamp bisa dijangkau dengan kendaraan hingga Dusun Kluwih, Desa Sidomukti, Kecamatan Bandungan, lalu masuk melalui gerbang dekat Pasar Jimbaran.
Pendakian ke puncak dari jalur ini memakan waktu sekitar 7–12 jam. Di awal perjalanan menuju pos 1, Eigerian akan melewati sungai kecil, hutan pinus, hingga hutan campuran yang cukup lebat, membuat pengalaman mendaki menjadi makin berkesan.
4. Jalur Promasan
Jalur Promasan bisa jadi pilihan menarik untuk mendaki Gunung Ungaran dari arah Kabupaten Kendal. Jalur ini berada di Desa Candi Promasan, Kecamatan Limbangan, dan menyuguhkan pemandangan kebun teh yang memesona sepanjang perjalanan.
Basecamp Promasan bisa diakses dengan sepeda motor dari Pasar Boja, lalu dilanjutkan jalan kaki sekitar 3 jam menuju puncak. Kalau mau lebih praktis, kamu juga bisa naik ojek dari Campground Medini selama kurang lebih 1 jam.
Fakta Unik Gunung Ungaran
Selain jadi tujuan pendakian favorit, Gunung Ungaran juga menyimpan banyak cerita dan keistimewaan yang membuatnya semakin menarik untuk dijelajahi. Berikut beberapa fakta uniknya:
- Candi Gedong Songo, peninggalan abad ke-9: Di lereng selatan Gunung Ungaran, terdapat kompleks Candi Gedong Songo yang berasal dari sekitar tahun 900 M. Situs ini ditemukan oleh Stamford Raffles dan kini menjadi salah satu daya tarik sejarah di jalur pendakian.
- Memiliki tiga puncak berbeda: Gunung Ungaran memiliki tiga puncak utama, yaitu Gendol, Botak, dan Ungaran sebagai puncak tertingginya. Dari sini, kamu bisa melihat panorama Kota Semarang, Laut Jawa, hingga deretan gunung lain, seperti Merbabu, Merapi, Telomoyo, hingga Sindoro dan Sumbing.
- Spot sunrise yang menawan: Banyak pendaki memilih berkemah di gunung ini demi bisa menikmati momen matahari terbit antara pukul 5–6 pagi. Saat cuaca cerah, kamu bisa melihat jajaran pegunungan lain di Jawa Tengah dengan sangat jelas.
- Nama lain Gunung Ungaran: Dalam berbagai catatan sejarah, Gunung Ungaran juga dikenal dengan nama Karundungan, Karurungan, Karungrangan, bahkan pernah disebut Kroenroengan dan Ngroengroengan oleh peneliti Belanda.
- Ada curug dan gua di sekitarnya: Selain candi, kawasan Gunung Ungaran juga memiliki Curug Semirang, Curug Lawe, serta Gua Jepang yang terletak sekitar 200 meter sebelum puncak, tepatnya di area Kebun Teh Promasan.
- Tersedia beberapa jalur pendakian: Gunung Ungaran bisa didaki melalui empat jalur, yaitu Basecamp Mawar, Candi Gedong Songo, Promasan, dan Perantunan. Jalur Basecamp Mawar menjadi yang paling populer karena aksesnya cukup mudah dari kawasan Umbul Sidomukti, Bandungan.
- Transportasi menuju lokasi: Untuk mencapai kawasan pendakian, kamu bisa naik transportasi umum dari Semarang ke Bandungan. Kalau ingin lebih fleksibel, kamu bisa memesan ojek online atau ojek lokal menuju titik awal pendakian, seperti Gedong Songo atau basecamp lainnya.
Baca juga: Pengalaman Mendaki yang Inspiratif, Bisa Jadi Pelajaran bagi Pendaki Pemula
Rekomendasi Produk Pendakian dari EIGER Adventure
Sebelum mendaki, penting untuk mempersiapkan perlengkapan yang tepat agar perjalanan lebih aman dan nyaman. Nah, berikut adalah beberapa produk dari EIGER yang bisa kamu andalkan!
1. Serval Mid

Serval Mid dari EIGER Mountaineering jadi pilihan pas untuk pendakian di medan menantang. Sepatu ini dilengkapi upper Flexeleton yang mendukung gerakan dinamis, insole Ortholite® yang empuk dan breathable, serta midsole Phylon yang ringan dan mampu meredam getaran. Bagian outsolenya memakai Vibram® dengan grip kuat untuk menjaga pijakan tetap stabil di berbagai medan.
2. Ventrex 30

Untuk tektok Gunung Ungaran, Ventrex 30 dari EIGER bisa jadi andalan. Tas berkapasitas 30 L ini dilengkapi backsystem X-Fit yang nyaman dengan ventilasi maksimal, serta saku depan dan samping untuk akses cepat. Fitur lainnya, seperti rain cover, tali dada, pinggang, dan kompresi samping membuat perjalanan semakin praktis dan aman.
3. Cutlery Set

Biar momen makan saat pendakian makin praktis, kamu bisa andalkan Cutlery Set 1.0 dari EIGER Mountaineering. Satu set peralatan makan ini terdiri dari sendok, garpu, pisau, dan pembuka botol berbahan stainless steel yang kukuh. Desainnya ringkas dan bisa dilipat sehingga gampang dibawa ke mana pun kamu bertualang.
Itulah informasi lengkap seputar Gunung Ungaran, mulai dari lokasi, jalur pendakian, hingga fakta menariknya. Gunung ini bisa menjadi pilihan tepat bagi kamu yang ingin menikmati keindahan alam tanpa harus menaklukkan medan ekstrem.
Meski tergolong ramah untuk pemula, pastikan kamu tetap mempersiapkan diri dengan perlengkapan yang tepat sebelum mendaki.
Kalau kamu sedang mencari perlengkapan hiking yang nyaman dan fungsional, cek koleksi EIGER Adventure lewat situs resmi EIGER. Kamu juga bisa download aplikasi mobile EIGER di App Store dan Google Play Store. Yuk, siapkan perjalananmu ke Gunung Ungaran dengan perlengkapan terbaik dari EIGER!
Baca juga: Serba-serbi Naik Gunung: Pentingnya Mengenal Istilah Pendakian


