BerandaTips & TrickMountaineering10 Jalur Pendakian Gunung Papandayan dan Tips Mendakinya

10 Jalur Pendakian Gunung Papandayan dan Tips Mendakinya

Jalur pendakian Gunung Papandayan menjadi salah satu yang populer di Kabupaten Garut karena medannya tergolong ramah, bahkan untuk pendaki pemula

Gunung dengan ketinggian sekitar 2.622–2.665 mdpl ini berlokasi di Kecamatan Cisurupan dan menawarkan keindahan alam yang menakjubkan sehingga cocok dijadikan destinasi wisata bersama keluarga maupun teman.

Saat ini, jalur pendakian Gunung Papandayan telah ditata menjadi 10 pos dengan jalur pendakian yang sesungguhnya dimulai dari Pos 4. Jadi, mengetahui urutan pos serta tips mendaki tentu akan membantu pendaki lebih siap dan percaya diri. 

Yuk, simak penjelasan lengkapnya agar perjalanan kamu ke lokasi Gunung Papandayan semakin aman dan berkesan!

Jalur Pendakian Gunung Papandayan

Jalur Pendakian Gunung Papandayan

Gunung Papandayan memiliki dua jalur pendakian utama, yaitu Cisurupan dan Pengalengan. Dari keduanya, jalur Cisurupan lebih populer karena dianggap lebih aman serta didukung fasilitas yang lengkap. Berikut penjelasan detail mengenai rute Gunung Papandayan.

1. Pintu Gerbang Utama

Jalur pendakian Gunung Papandayan berbeda dari gunung lainnya. Jika biasanya pendaki harus berjalan cukup jauh sebelum mencapai pos pertama, di sini Pos 1 langsung berada di gerbang utama. Pos ini berfungsi sebagai tempat pembayaran tiket masuk sebelum memulai pendakian.

2. Lokasi Parkiran

Selanjutnya, sebelum turun dari kendaraan, pendaki sudah melewati Pos 2 yang merupakan area parkir motor. Di sini, kamu bisa memastikan kendaraan dalam kondisi aman sekaligus menyiapkan perlengkapan pendakian agar perjalanan ke Gunung Papandayan lebih lancar dan terorganisir.

3. Pos Security

Setelah memarkir kendaraan, Eigerian bisa beristirahat sejenak di warung sekitar area parkir. Sebelum memulai pendakian, jangan lupa untuk melapor ke Pos 3 atau pos keamanan. Di sini, guide akan memberikan instruksi penting agar pendakian ke Gunung Papandayan lebih aman dan terarah.

Baca juga: 6+ Jalur Pendakian Gunung Sindoro di Jawa Tengah

4. Pintu Gerbang Pendakian

Pos 4 menjadi titik awal jalur pendakian Gunung Papandayan. Dari sini, Eigerian akan melewati gerbang pendakian dengan trek berupa jalan aspal dan tanjakan yang masih landai.

5. Area Kawah

Setelah melewati jalan aspal, kamu akan tiba di Pos 5 yang berada di area kawah. Di sini tersedia toilet umum, sementara jalur berikutnya berupa jalan setapak berbatu dengan elevasi yang masih relatif landai.

6. Area Kawah Tengah

Menuju Pos 6, jalur berupa setapak berbatu dengan tanjakan cukup curam. Di area kawah tengah terdapat sebuah pos sederhana yang bisa digunakan untuk beristirahat. 

Dari sini, Eigerian dapat melihat pusat kawah Gunung Papandayan yang mengeluarkan asap belerang. Gunakan masker dan jangan terlalu lama berada di lokasi ini karena bau belerang cukup menyengat.

7. Persimpangan Jalur ke Hutan Mati dan Ghober Hoet

Setelah melewati kawah, kamu akan tiba di persimpangan jalur menuju Hutan Mati dan Ghober Hoet. Di area ini, tersedia toilet serta beberapa warung milik warga lokal yang bisa dimanfaatkan untuk beristirahat dan mengisi kembali energi dengan harga terjangkau.

8. Ghober Hoet

Dari Pos 7, bagi Eigerian yang ingin berkemah, kamu bisa mengambil jalur kanan menuju Ghober Hoet. Rutenya menurun ke lembah, melewati sungai kecil, lalu menanjak kembali hingga mencapai bukit yang menjadi Pos 8. 

Vegetasi di jalur ini mulai berganti dengan semak belukar dan tanaman cantigi khas hutan Jawa Barat. Jalannya berupa setapak tanah yang bisa licin saat hujan sehingga kamu perlu lebih hati-hati saat melewatinya.

Selain itu, Ghober Hoet menjadi area alternatif camping yang dilengkapi toilet, sumber air, serta warung warga, dan juga menawarkan pemandangan sunrise yang indah.

9. Hutan Mati

Dari Pos 7, pendaki yang tidak berencana camping bisa langsung menuju Hutan Mati dengan mengambil jalur kiri. Trek di sini cukup menanjak dan melelahkan, melewati jalur tertutup tanaman cantigi. Setibanya di puncak, kamu akan melihat Hutan Mati, kawasan eksotis yang terbentuk akibat erupsi Gunung Papandayan pada tahun 2002.

Baca juga: 10 Gunung Destinasi Para Pendaki yang Populer, Ini Profilnya!

10. Pondok Saladah

Baik dari Pos 8 maupun Pos 9, keduanya mengarah ke Pondok Saladah yang dikenal sebagai area camping utama sekaligus basecamp Gunung Papandayan. Dari Pos 9, jalurnya berupa jalan setapak tanah tanpa tanjakan dengan hutan lebat di sekelilingnya. 

Sementara dari Pos 8, jalurnya juga landai, tetapi jalannya kurang jelas karena tertutup tanah putih di area Hutan Mati. Sebagai penunjuk arah, kamu bisa mengikuti bendera yang dipasang di lokasi tersebut.

Pondok Saladah dilengkapi berbagai fasilitas, seperti warung dengan harga terjangkau, toilet berair pegunungan, musala, pos penjagaan, serta sumber air bersih untuk kebutuhan memasak.

Tips Mendaki ke Gunung Papadayan

Selain memahami jalur pendakian, ada beberapa hal penting yang perlu dipersiapkan agar perjalanan ke Gunung Papandayan lebih aman dan menyenangkan. Berikut beberapa tips mendaki yang bisa dijadikan panduan, terutama bagi pemula.

  • Pilih jalur ramah pemula: Untuk pendaki pertama kali, gunakan jalur yang aman dan mudah dilalui. Jalur Cisurupan menjadi pilihan paling populer dan direkomendasikan bagi pemula.
  • Pelajari jalur sebelum berangkat: Setelah menentukan jalur, pelajari rute pendakian terlebih dahulu. Persiapkan diri dengan olahraga ringan agar stamina lebih kuat dan tubuh terbiasa saat mendaki.
  • Siapkan perlengkapan mendaki: Buat daftar barang bawaan agar tidak ada yang tertinggal. Umumnya, pendaki membawa tenda, matras, sleeping bag, alat masak, bahan bakar, kompor, tas carrier, jaket, sepatu gunung, dan perlengkapan penting lainnya.
  • Ketahui akses transportasi: Cari tahu rute dan transportasi menuju basecamp pendakian. Dengan begitu, perjalanan lebih lancar dan kamu bisa memperkirakan biaya perjalanan dengan baik.
  • Gunakan masker: Karena Gunung Papandayan masih aktif, bau gas belerang bisa cukup menyengat. Gunakan masker agar tetap aman saat mendaki.
  • Hindari berjalan saat kabut tebal: Hutan Mati sering diselimuti kabut dengan jarak pandang terbatas. Hindari berjalan di tengah kabut pekat untuk mengurangi risiko hal yang tidak diinginkan.

Rekomendasi Hiking Gear dari EIGER Adventure 

Selain memahami jalur pendakian, penting juga menyiapkan perlengkapan yang tepat. Berikut beberapa rekomendasi hiking gear dari EIGER yang bisa kamu bawa untuk mendukung perjalananmu:

1. Woman Lora

Sepatu mid-cut Lora dari EIGER ini siap menemani petualanganmu. Dibuat dengan upper mesh yang fleksibel dan membran waterproof di bagian dalam membuat sepatu ini nyaman dipakai sekaligus tahan air. 

Insole Ortholite® yang ringan mampu menyerap kelembapan agar kaki tetap kering, sementara outsole Vibram® dengan grip adaptif memberikan traksi kuat di berbagai medan hiking.

2. Serval Mid Men

Sepatu Serval Mid dari EIGER Mountaineering siap mendukung langkahmu di jalur hiking yang menantang. Konstruksi Flexeleton pada upper membuat gerakanmu lebih dinamis, sementara insole Ortholite® yang ringan dan breathable memberi bantalan empuk sekaligus menjaga kaki tetap kering.

Dengan midsole Phylon, sepatu ini mampu meredam getaran dan mengurangi risiko cedera, sedangkan outsole Vibram® dirancang dengan grip kuat agar kamu lebih bebas bergerak di berbagai medan.

3. Stroll 3 Section

Biar langkahmu tetap stabil saat mendaki, kamu bisa mengandalkan Stroll 3 Section dari EIGER Mountaineering. Trekking pole ini membantu mengurangi beban pada sendi dan bisa diatur panjangnya dengan sistem quick-lock yang aman.

Dilengkapi beberapa basket sesuai kondisi jalur, serta handle dengan grip kamera, perlengkapan ini praktis dibawa dan mudah disimpan berkat bentuknya yang dinamis.

4. Transition 2.0

Kamu bisa tetap hangat dan terlindungi di pegunungan dengan Transition 2.0 dari EIGER Mountaineering. Sarung tangan pria ini punya lapisan antiair yang menjaga tanganmu tetap kering, serta teknologi touch screen di jempol dan telunjuk agar kamu bisa mengoperasikan ponsel tanpa perlu melepasnya. Sarung tangai ini cocok dipakai untuk hiking, camping, maupun trekking.

5. Men’s R Tripa LS Poloshirt 

Buat Eigerian yang ingin tetap aktif dan nyaman di alam bebas, Men’s R Tripa LS Poloshirt dari EIGER Mountaineering bisa jadi pilihan. Kaus polo pria ini terbuat dari bahan cepat kering yang menjaga tubuhmu tetap sejuk saat bergerak. Cocok digunakan untuk hiking, trekking, hingga camping.

Itulah ulasan mengenai jalur pendakian Gunung Papandayan beserta tips yang bisa kamu jadikan bekal sebelum berangkat. Agar perjalanan makin nyaman dan aman, pastikan kamu sudah menyiapkan perlengkapan mendaki terbaik dari EIGER Adventure.

Kamu bisa langsung datang ke EIGER Adventure Store untuk merasakan pengalaman belanja offline, mencoba produk secara langsung, dan memastikan kualitasnya sesuai kebutuhan. 

Kalau ingin lebih praktis, tersedia juga pilihan belanja online melalui website resmi EIGER Adventure, atau lewat aplikasi EIGER Adventure di App Store dan Play Store

Belanja online lebih mudah karena tinggal pilih, bayar, dan produk langsung sampai ke rumah. Ditambah lagi, sering ada promo dan diskon menarik yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, lengkapi semua kebutuhan outdoor-mu sekarang juga bersama EIGER Adventure!

Baca juga: 10 Gunung Destinasi Para Pendaki yang Populer, Ini Profilnya!

RELATED ARTICLES

Most Popular