BerandaTips & TrickMountaineering10 Jenis Celana Gunung yang Cocok untuk Aktivitas Pendakian

10 Jenis Celana Gunung yang Cocok untuk Aktivitas Pendakian

Jenis celana gunung menjadi perlengkapan penting saat melakukan aktivitas pendakian. Fungsinya bukan hanya untuk melindungi tubuh, tetapi juga memberi kenyamanan dalam berbagai kondisi, mulai dari mendaki, menjelajah, hingga aktivitas luar ruangan lainnya. 

Dibandingkan gaya, para pendaki biasanya lebih mengutamakan fungsi celana hiking yang sesuai dengan kebutuhan medan. Celana hiking sendiri memiliki banyak pilihan model, seperti celana cargo, celana konvertibel, celana softshell, hingga celana waterproof

Lalu, mana yang paling cocok untuk kamu? Mari simak ulasan berikut untuk menemukan jawabannya.

Jenis Celana Gunung

Jenis Celana Gunung

Setiap pendaki punya kebutuhan berbeda saat memilih perlengkapan, termasuk celana. Ada yang lebih mementingkan kenyamanan, ada juga yang mengutamakan perlindungan dari cuaca ekstrem. 

Maka dari itu, jenis celana gunung hadir dengan beragam model dan fungsi yang bisa disesuaikan dengan medan maupun kondisi. Berikut 10 pilihannya yang paling umum digunakan:

  1. Celana gunung cargo: Model klasik dengan banyak kantong serbaguna. Desain lurus atau agak longgar membuatnya nyaman dipakai untuk bergerak bebas saat mendaki.
  2. Celana gunung sambung (convertible): Praktis karena bisa dipakai panjang atau diubah menjadi celana pendek hanya dengan melepas bagian bawahnya. Cocok untuk menghadapi perubahan cuaca atau suhu di gunung.
  3. Celana gunung ultralight: Ringan, tipis, dan sangat breathable. Biasanya berbahan softshell tipis yang cepat kering, cocok dipakai saat cuaca cerah atau aktivitas intens.
  4. Celana gunung quick dry: Biasanya termasuk celana gunung parasut yang cepat kering. Sangat praktis digunakan saat jalur pendakian lembap atau ada risiko hujan ringan.
  5. Celana gunung waterproof: Untuk hiking, celana tahan air, seperti Gore-Tex atau lapisan sejenis, bisa jadi pilihan. Cocok dipakai saat hujan deras, meski sirkulasi udara terasa lebih terbatas.
  6. Celana gunung tahan dingin (polar/insulated): Memiliki lapisan khusus untuk menahan suhu dingin. Jenis ini juga sering disebut celana gunung polar atau celana gunung hangat karena mampu menjaga tubuh tetap nyaman di suhu ekstrem.
  7. Celana gunung tebal (heavy-duty): Terbuat dari material yang lebih kasar dan kuat, biasanya dipertebal di bagian lutut, betis, atau bokong. Cocok untuk pendakian berat atau aktivitas outdoor yang membutuhkan ketahanan ekstra.
  8. Celana gunung antidingin (mountaineering/alpine): Dirancang khusus untuk pendakian gunung tinggi. Bahannya lentur, tahan goresan, dan punya ventilasi tambahan untuk tetap nyaman di medan ekstrem yang dingin.
  9. Celana gunung water resistant: Berbeda dengan waterproof, jenis ini hanya dilapisi bahan yang bisa menahan air ringan atau embun. Lebih breathable, cocok dipakai di cuaca tidak terlalu ekstrem.
  10. Celana gunung pendek (shorts): Alternatif praktis saat cuaca panas. Ringan, fleksibel, dan tetap memiliki fitur layaknya celana gunung panjang, hanya saja lebih sejuk karena panjangnya sebatas lutut.

Baca juga: 7 Rekomendasi Celana Mudik Jarak Jauh EIGER #MariKembaliPulang

Bahan yang Cocok untuk Celana Gunung

Pemilihan bahan sangat memengaruhi fungsi utama celana gunung, mulai dari kenyamanan, bobot, hingga ketahanannya. Umumnya, produsen mengombinasikan serat sintetis dengan serat alami agar bisa memaksimalkan keunggulan masing-masing. Berikut beberapa bahan yang cocok untuk celana gunung.

1. Bahan Sintetis

Serat buatan ini lebih sering dipakai karena tahan angin, air, dan gesekan. Selain itu, lebih ringan, cepat kering, dan warnanya tidak mudah pudar dibandingkan katun. Kekurangannya, bahan sintetis berasal dari olahan minyak bumi, tidak ramah lingkungan, dan mungkin bisa terasa kurang nyaman di kulit.

  • Polyester: ringan, tidak mudah kusut, fleksibel tanpa perlu tambahan serat elastis, tapi daya tahannya terhadap gesekan lebih rendah.
  • Nylon: kuat, tahan sobek, dan lebih awet, meski tidak elastis secara alami.
  • Spandex: sangat elastis dan sering dipakai pada celana yang ketat, namun mudah kehilangan bentuk bila sering terkena panas, kurang breathable, dan bisa mudah tersangkut di permukaan kasar.

2. Bahan alami

 Berasal dari sumber alam yang dapat diperbarui dan lebih ramah lingkungan.

  • Katun: nyaman dipakai, tahan gesekan, tetapi berat dan menyerap air sehingga lambat kering.
  • Hemp: lebih awet dan kokoh, meski teksturnya agak kasar di awal.
  • Bambu atau serat selulosa lain: lembut, ringan, dan sejuk, tapi kurang cocok untuk celana gunung yang membutuhkan bentuk tegas.
  • Wol (merino): lembut, elastis, menyerap keringat, serta tahan bau dan noda. Biasanya dipakai pada celana gunung musim dingin karena mampu memberi kehangatan ekstra.

Tips Memilih Celana Gunung yang Pas

Memilih celana gunung tidak bisa asal karena kenyamanan dan fungsi sangat menentukan pengalaman saat mendaki. Berikut beberapa tips praktis yang bisa jadi panduan:

  • Sesuaikan dengan aktivitas: Tentukan dulu untuk kegiatan apa celana akan digunakan. Kalau butuh serbaguna, pilih model yang fleksibel untuk berbagai kondisi.
  • Perhatikan ketahanan cuaca: Celana gunung ada yang waterproof, breathable, atau hangat, jadi pilih sesuai kebutuhan cuaca.
  • Cek fitur penting, di antaranya:
    • Ruang kaki agar muat hingga menutupi di luar sepatu gunung atau ski boots.
    • Ventilasi ritsleting untuk sirkulasi udara, terutama pada celana waterproof atau tebal.
    • Lapisan hangat jika ingin dipakai sepanjang tahun.
    • Bahan ekstra kuat di bagian bawah dalam kaki, berguna bagi yang memakai ski agar tidak mudah sobek.
    • Kantong yang dalam atau beritsleting, serta penempatan kantong yang tidak mengganggu saat memakai harness.
  • Cari ukuran yang pas: Jangan terlalu ketat atau longgar. Cobalah langsung di toko dengan menggerakan tubuh, seperti jongkok atau mengangkat kaki tinggi untuk memastikan kenyamanannya. Banyak celana juga dilengkapi pengaturan ukuran di pinggang agar lebih pas.
  • Pikirkan keberlanjutan: Pilih merek berkualitas supaya tahan lama dan lebih ramah lingkungan. Ikuti instruksi perawatan, segera perbaiki bila rusak, serta pilih desain yang tidak cepat ketinggalan tren.

Baca juga: Rekomendasi Celana Jalan-jalan, Apa Saja? 

Rekomendasi Celana Gunung dari EIGER

Sudah tahu tips memilih celana gunung yang pas buat aktivitas outdoor? Nah, biar nggak bingung beli di mana, berikut ini ada beberapa rekomendasi celana gunung dari EIGER yang bisa jadi pilihan untuk menemani petualanganmu:

1. Quester 3.0 Shortpants F1

Quester 3.0 Shortpants F1

Quester 3.0 Shortpants F1 adalah celana pendek cargo berbahan polikatun yang kuat dengan tambahan reinforcement di bagian belakang sehingga nyaman dipakai untuk day hike maupun aktivitas harian.

2. Outland X28 Pro

Outland X28 Pro

Outland X28 Pro dari EIGER Mountaineering adalah celana gunung dengan mechanical stretch, gusset di selangkangan, dan desain lutut khusus untuk memberikan kebebasan bergerak. Dilengkapi teknologi Tropic Dry, kain cepat kering sehingga nyaman dipakai kembali setelah basah.

3. WS Lorentz XG 3L Pants 

WS Lorentz XG 3L Pants 

Dirancang untuk menghadapi hujan dan salju, celana hardshell berbahan Pertex® Shield ini ringan, waterproof, breathable, dan windproof, serta dilengkapi lapisan DWR untuk menahan air. 

WS Lorentz XG 3L Pants memiliki ritsleting water resistant full length dua arah sebagai ventilasi, gusset di selangkangan, gaiter built-in, dan reinforcement di bagian bawah untuk kenyamanan dan perlindungan di berbagai medan. Selain itu, bretel elastis dan adjuster di pinggang serta ujung bawah memastikan celana pas dipakai.

4. WS Vanaseekeer Hybrid Leggings

WS Vanaseekeer Hybrid Leggings

WS Vanaseekeer Hybrid Leggings dirancang untuk aktivitas outdoor dengan mengutamakan kenyamanan, fleksibilitas, dan daya tahan. 

Leggings ini menggabungkan serat DuPont Kevlar yang elastis dan tahan abrasi di lutut serta bagian belakang, mendukung pergerakan maksimal saat hiking atau camping, serta dilengkapi teknologi Tropic Dry agar cepat kering dan bebas lembap.

5. Junior Moorland Active Shorts 1.0

Junior Moorland Active Shorts 1.0

Aktivitas hiking juga bisa menjadi sarana bonding dengan anak. Untuk memastikan kenyamanan buah hati selama mendaki, pilih Junior Moorland Active Shorts 1.0 yang terbuat dari bahan nilon sehingga ringan dipakai dan dilengkapi teknologi Tropic Repellent untuk melindungi si kecil dari cipratan air selama hiking.

Itu dia beberapa jenis celana gunung yang bisa jadi pilihan tepat untuk menemani aktivitas pendakian. Supaya makin yakin, pastikan Eigerian memilih produk yang nyaman sekaligus berkualitas.

Kalau ingin merasakan langsung pengalaman belanja offline, kamu bisa datang ke EIGER Adventure Store terdekat. Di sana, kamu bisa mencoba celana gunung secara langsung, melihat detailnya, hingga merasakan kualitas bahan sebelum membeli.

Namun, jika lebih suka cara yang praktis, belanja online juga tidak kalah oke. Kamu bisa langsung memilih produk incaran melalui website resmi EIGER, atau unduh aplikasi EIGER di App Store dan Play Store

Selain praktis karena bisa sampai ke rumah, belanja online juga sering menghadirkan banyak promo dan diskon menarik. Yuk, temukan celana gunung andalanmu sekarang bersama EIGER!

Baca juga: Jangan Salah Pilih! Ini Beda Celana Chino dan Jogger

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

DAFFACHRUZI AL MULTAZAM pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Ridho Prabowo Subianto pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru