BerandaTips & TrickGreen & HealthyJogging Berapa Kali Seminggu? Ini Penjelasan Lengkapnya

Jogging Berapa Kali Seminggu? Ini Penjelasan Lengkapnya

Sebagian orang menjadikan jogging sebagai bagian dari gaya hidup sehat. Selain menyehatkan, aktivitas ini juga relatif mudah dan bisa dilakukan sembari mengunjungi tempat baru. Namun idealnya, jogging berapa kali seminggu?

Pertanyaan ini memang perlu ditanyakan. Sebab, meskipun kamu suka jogging, frekuensinya tetap harus diperhatikan agar tidak mengganggu kesehatan. Untuk mengetahui jawaban dari pertanyaan di atas dan informasi lain terkait jogging, simak artikel ini hingga tuntas!

Jogging Berapa Kali Seminggu?

Jogging Berapa Kali Seminggu

Sebenarnya, jawaban untuk pertanyaan di atas bergantung pada kondisi tubuh, kebutuhan, dan ketersediaan jadwal. Berikut ini panduan umum yang perlu diperhatikan:

1. Satu Hingga Dua Hari Seminggu

Jika Eigerian termasuk pemula, baru kembali olahraga setelah cedera, atau mempunyai jadwal padat, lari 1 hingga 2 kali seminggu dinilai cukup. Dengan pola ini, tubuhmu bisa beradaptasi dan mendapatkan jeda istirahat yang cukup. 

Sebenarnya, jogging untuk pemula berapa menit? Catat, kamu bisa jogging dengan durasi 20–30 menit, lalu di waktu lain coba rutinkan cross training seperti bersepeda, berenang, atau strength training.

2. Tiga Hari Seminggu

Selanjutnya, bila Eigerian tergolong pemula yang ingin membangun kebiasaan lari lebih intens, berlari 3 kali seminggu biasanya cukup ideal. Dengan berlari minimal 20 menit setiap sesinya, kamu akan merasakan dampak positif pada kebugaran jantung dan sistem kardiovaskular.

3. Empat Hingga Lima Hari Seminggu

Berlari 4 sampai 5 kali seminggu bisa dilakukan jika kamu sudah rutin lari cukup lama atau sudah biasa berlari 30–50 mil per minggu.

Jika memilih pola ini, pastikan untuk membaginya secara merata. Misalnya, dengan target 40 mil per minggu, sebaiknya bagilah ke dalam 5 sesi, bukan memaksakan 3 sesi dengan durasi yang sangat panjang.

4. Enam Hari Seminggu

Nah, kalau Eigerian sudah tergolong pelari tingkat lanjut, berlari 6 kali seminggu umumnya relatif aman. Sebab, tubuh sudah terbiasa dengan volume latihan besar dan intensitas tinggi. 

Umumnya, frekuensi 6 kali seminggu dipilih oleh pelari yang ingin mengejar personal best (PB) untuk maraton.

5. Tujuh Hari Seminggu

Beberapa pelari elit atau pelari dengan tingkat performa tinggi melakukan pola ini. Hal ini tidak masalah jika tubuh sudah sangat terbiasa dengan beban latihan tinggi dan tidak ada riwayat cedera. 

Meskipun demikian, pelari yang ingin mempertahankan streak biasanya tetap memilih satu hari untuk berlari ringan, misalnya jogging 1.6 km. 

Apakah Boleh Jogging Setiap Hari?

Beberapa orang mungkin mengira bahwa manfaat jogging setiap hari bisa membuat badan lebih bugar. Padahal, bagi mayoritas orang, terutama pemula, berlari setiap hari bukan ide yang bagus. Bagi pemula, risiko jogging setiap hari akan lebih besar dibandingkan manfaatnya, salah satunya peningkatan risiko cedera.

Jika ingin meningkatkan kebugaran tubuh, ada banyak alternatif olahraga yang bisa dilakukan, misalnya cross-training ataupun bersepeda. Dengan memilih latihan yang bervariasi, tubuh akan lebih seimbang dan risiko burnout bisa dikurangi.

Jika membahas frekuensi lari, kamu perlu memahami tentang rest day dan recovery day. Rest day adalah hari istirahat total, di mana seseorang tidak melakukan aktivitas olahraga sama sekali. Tujuannya agar otot dan tendon bisa memperbaiki diri dari kerusakan mikro selama latihan.

Adapun recovery day merupakan hari pemulihan aktif, artinya seseorang bisa tetap melakukan olahraga ringan, seperti bersepeda statis ataupun jalan cepat. Tujuannya adalah meningkatkan sirkulasi darah agar proses pemulihan otot berjalan efektif.

Baca juga: Cara Jogging Malam yang Aman dan Nyaman, Wajib Tahu!

Faktor yang Memengaruhi Frekuensi Jogging

Secara umum, ada beberapa faktor yang memengaruhi frekuensi jogging, di antaranya:

  • Umur: Semakin bertambah usia, tubuh butuh waktu pemulihan lebih lama setelah berlari. Jadi, jumlah hari istirahat dalam jadwal lari mingguan sebaiknya ditambah.
  • Tingkat pengalaman: Pemula sebaiknya menyediakan waktu yang cukup untuk adaptasi tubuh dan peningkatan daya tahannya. Di sisi lain, pelari berpengalaman bisa berlari lebih sering karena tubuhnya sudah terbiasa menerima beban latihan berat.
  • Kondisi kebugaran terkini: Kondisi kebugaran berbeda dengan tingkat pengalaman. Jika kamu pelari berpengalaman tetapi sudah lama berhenti, kamu wajib berhati-hati dan mulai meningkatkan kebugaran lagi secara perlahan.
  • Riwayat dan risiko cedera: Apabila tubuhmu belum terbiasa, bisa jadi risiko cedera relatif tinggi. Maka, pastikan untuk menjaga frekuensi dan memberi waktu pemulihan yang cukup.

Rekomendasi Running Gear dari EIGER

Dalam olahraga lari, pemilihan running gear bukan perkara sembarangan. Sebab, hal ini berkaitan dengan keamanan, kenyamanan, performa, dan motivasi. Untuk itu, EIGER berkomitmen menjaga motivasi tersebut dengan menghadirkan EIGER Act, series perlengkapan olahraga penunjang gerakan aktif dan dinamis sehari-hari.

Produk EIGER Act dirancang melalui riset dan pengembangan yang matang. Bahannya breathable, pilihan desain dan warnanya modis, serta ukurannya fit. Hasilnya, produk EIGER Act bisa diandalkan untuk menemani setiap langkah menuju hidup yang lebih sehat. Berikut ini rekomendasi running gear dari EIGER Act yang bisa kamu miliki:

1. Agress Act SP

Agress Act SP

Agress Act SP adalah celana pendek berbahan poliester yang ringan dan nyaman. Celana ini dilengkapi dengan teknologi Tropic Dry sehingga relatif cepat kering. Kamu bisa menyimpan barang bawaan di dua saku samping, satu saku tersembunyi, atau saku belakang yang sudah dilengkapi ritsleting.

BELI AGRESS ACT SP DI SINI

2. Women Naya Hijab Sport Sleeveless Top

Women Naya Hijab Sport Sleeveless Top

Berlari menggunakan Women Naya Hijab Sport Sleeveless Top akan membuat gerakan lebih leluasa. Sebab, produk ini terdiri dari hijab dan atasan sekaligus. Terdapat saku kanguru di depan untuk menyimpan barang dan mengaksesnya dengan mudah. Dengan teknologi Antimicrobial Odor Control, bau keringat bisa dikurangi sehingga membuatmu lebih percaya diri.

BELI WOMEN NAYA HIJAB SPORT SLEEVELESS TOP DI SINI

3. X-Reaxion Cap

X-Reaxion Cap

Rekomendasi running gear berikutnya adalah X-Reaxion Cap, topi yang dibuat dengan teknik seamless (tanpa jahitan) sehingga mengurangi risiko iritasi dan desainnya lebih rapi. Topi ini memiliki ventilasi laser cut untuk mengoptimalkan sirkulasi udara. Bagian visornya lentur, tipis, tetapi kuat.

BELI X-REAXION CAP DI SINI

4. Harrier

Harrier

Jika Eigerian mencari sepatu lari yang bisa mendukung gerakan lebih dinamis dan ringan, Harrier jawabannya. Tak heran, sebab sepatu ini dirancang dengan konstruksi Flexeton, yaitu konstruksi penguat tanpa jahitan. Midsole phylon hadir untuk meredam getaran dan mencegah cedera saat berlari jarak jauh.

BELI HARRIER DI SINI

5. X-Cougar Low

X-Cougar Low

Saat berlari di cuaca panas, gunakan X-Cougar Low agar kakimu terasa sejuk dan bebas bau. Pasalnya, kaus kaki ini didesain dengan teknologi COOLMAX yang bisa menghilangkan lembab dan SILVADURTM untuk mencegah pertumbuhan mikroba penyebab bau. 

BELI X-COUGAR LOW DI SINI

Nah, sekarang pertanyaan jogging berapa kali seminggu terjawab. Kini, kamu bisa mulai menentukan jadwal jogging dengan menyesuaikan kondisi tubuh, kebutuhan, dan jadwal. Jangan lupa juga untuk selalu menggunakan running gear dengan kualitas terjamin dari EIGER Adventure, ya.

Segera kunjungi EIGER Adventure Store di kotamu untuk melihat running gear stylish dan mencobanya secara langsung. Kamu juga bisa berbelanja secara online melalui situs resmi EIGER atau aplikasi resmi EIGER yang bisa diunduh di App Store dan Play Store. Selain praktis dan cepat, kamu juga bisa memanfaatkan aneka promo menariknya.

Tunggu apa lagi? Yuk, belanja di EIGER, rutinkan jogging, dan hidup lebih bugar mulai sekarang!

Baca juga: OOTD Jogging Hijab yang Kekinian Ala EIGER, Cek di Sini!

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

DAFFACHRUZI AL MULTAZAM pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Ridho Prabowo Subianto pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru