Keamanan tentu menjadi faktor paling utama dalam aktivitas apapun, terlebih kalau Eigerian menyukai petualangan dan sering menjadi solo traveler. Nah, salah satu cara sederhana namun efektif untuk menjaga keamanan adalah dengan menggunakan padlock.
Ya, padlock adalah alat multifungsi yang bisa kamu andalkan untuk banyak keperluan pengamanan, khususnya koper. Kamu ingin tahu seluk beluk padlock, mulai dari definisi hingga jenis-jenisnya? Simak penjelasan lengkapnya di artikel ini!
Apa Itu Padlock?

Padlock adalah kunci eksternal portable yang bisa ditempatkan pada banyak tempat, berbeda dengan kunci tradisional yang terpasang permanen di pintu. Eigerian mungkin lebih sering menyebutnya sebagai gembok.
Padlock atau gembok biasa digunakan pada pintu rumah, lemari, peti, pintu gerbang, koper, dan sebagainya. Umumnya, padlock terbuat dari bahan baja laminasi, kuningan padat, dan aluminium anodized.
Konon, alat ini pertama kali digunakan oleh bangsa Romawi pada suatu waktu antara abad ke-3 hingga ke-5 sebelum Masehi. Namun, pernah ditemukan pula bentuk gembok lain di pemukiman Viking Jorvik di York, Inggris pada tahun 850 sebelum Masehi.
Tujuan Menggunakan Padlock
Karena sifatnya yang portable atau mudah dipindahkan, padlock sering diandalkan untuk mengamankan banyak alat atau lokasi. Berikut ini sejumlah tujuan penggunaan padlock yang perlu Eigerian pahami:
- Melindungi diri dari vandalisme, yaitu tindakan merusak dan menghancurkan barang secara sengaja, kasar, dan tanpa izin.
- Mengamankan isi suatu unit penyimpanan, misalnya gudang dan laci penyimpanan.
- Mencegah akses menuju area yang berpotensi bahaya, misalnya ruang penyimpanan bahan kimia atau panel listrik bertegangan tinggi.
- Mencegah akses tanpa izin, misalnya saat melindungi perlengkapan traveling di kendaraan umum.
Komponen Padlock
Agar bisa menjalankan fungsinya sebagai pengaman secara optimal, padlock didesain dengan beberapa komponen penting. Secara umum, berikut ini komponen dalam sebuah padlock:
1. Badan Padlock
Badan padlock adalah komponen yang paling kuat, karena fungsinya sebagai pelindung mekanisme penguncian yang terbilang rumit. Jadi, bagian badan dirancang agar mampu menahan tekanan yang besar.
Perlu diketahui bahwa kualitas padlock biasanya ditentukan oleh lebar bagian badan. Sebab, padlock yang lebih lebar umumnya terbuat dari logam yang lebih tebal dan bisa menampung lebih banyak pin sehingga cenderung sulit dibobol.
Nah, agar pengguna bisa menyesuaikan dengan kebutuhan, badan padlock dibuat dengan lebar yang cukup variatif, yaitu mulai dari 30 mm, 50 mm, 70 mm, dan bisa lebih besar lagi.
2. Belenggu (Shackle)
Kalau Eigerian amati, pada padlock biasanya terdapat bagian yang bentuknya menyerupai huruf U. Nah, bagian tersebut dinamakan belenggu atau shackle, yang berperan sebagai penghubung antara padlock dengan objek yang diamankan.
Diameter shackle sebenarnya relatif beragam, tetapi yang paling umum adalah 0,6 mm. Mayoritas shackle terbuat dari bahan perunggu atau baja tahan karat. Karena merupakan bagian yang paling terbuka, tak heran kalau upaya pengrusakan biasanya menyasar bagian ini.
3. Mekanisme Penguncian (Locking Mechanism)
Komponen ketiga yaitu mekanisme penguncian yang terletak di dalam badan padlock. Pada umumnya, padlock menggunakan pin-tumbler lock, yaitu mekanisme kunci di mana alur pada kunci sejajar dengan pola (wards) di dalam badan kunci.
Locking mechanism terdiri dari tiga sampai tujuh pin pegas kecil. Nah, mekanisme ini akan bekerja saat kunci dimasukkan ke dalam badan padlock, lalu alur kunci membuat posisi pin sejajar. Selanjutnya, kondisi ini akan membuat shackle terlepas.
Baca juga: Panduan Traveling ke Luar Negeri: Persiapan, Tips, dan Trik Hemat
Jenis-Jenis Padlock
Seiring berkembangnya jaman, terdapat banyak modifikasi pada padlock, baik dari segi bentuk maupun cara penggunaannya. Berikut ini adalah beberapa jenis padlock yang bisa Eigerian pilih sesuai kebutuhan:
1. Padlock Konvensional
Jenis padlock yang pertama ini mungkin paling sering kamu temui. Ciri khasnya adalah shackle berbentuk huruf U dan cara membukanya menggunakan kunci. Meskipun mudah digunakan dan harganya terjangkau, tetapi Eigerian perlu berhati-hati karena sebenarnya padlock ini cukup mudah dirusak dengan gergaji besi.
2. Padlock Sandi
Berbeda dengan jenis sebelumnya, cara membuka padlock ini tidak menggunakan kunci, melainkan kombinasi angka atau sandi.
Eigerian bisa menemukan number dials pada bagian badan padlock yang harus diputar sampai membentuk angka tertentu. Jika kombinasinya tepat, shackle otomatis terbuka. Meski cara penggunaannya terkesan rumit, tetapi padlock ini punya keamanan yang cukup tinggi.
3. Padlock Digital
Sebenarnya, padlock digital bisa dibilang cukup mirip dengan padlock sandi karena kamu perlu memasukkan sandi angka untuk membukanya. Namun, cara membuka padlock digital bukan dengan memutar number dials, melainkan menekan tombol pada badan padlock. Selain itu, dalam mengoperasikannya, padlock digital memerlukan baterai, sedangkan padlock sandi tidak.
4. Smart Padlock
Selain padlock digital, smart padlock juga termasuk jenis gembok yang berteknologi canggih. Eigerian bisa membuka padlock ini menggunakan sidik jari atau melalui aplikasi dari smartphone yang terhubung dengan padlock. Canggih sekali, kan?
5. Padlock Putar
Tahukah kamu, padlock putar sering dipakai untuk mengamankan ruangan penting di perusahaan besar dan brankas penyimpanan barang berharga. Pasalnya, padlock ini mampu menunjang keamanan dengan sangat baik. Selain sulit dibobol, padlock putar biasanya terbuat dari logam yang kuat.
Rekomendasi Padlock Koper dari EIGER Adventure
Setelah memahami kegunaan dan jenis padlock, kini saatnya memilih padlock yang efektif mengamankan barang berhargamu. Berikut ini sejumlah rekomendasi padlock atau gembok koper terbaik dari EIGER yang bisa kamu miliki:
1. Ractangle Combination Padlock

Ractangle Combination Padlock adalah gembok sandi yang kuat dan bentuknya unik. Dengan 3 tombol angka dan tampilan yang jelas, kamu bisa membuka dan mengaturnya secara mudah. Padlock ini hadir dalam warna black, brown, dan olive.
2. Havasu TSA Padlock

Havasu TSA Padlock dari EIGER 1989 ini menggunakan kunci pengaman terstandarisasi Travel Sentry Approved. Dengan shackle yang kuat dan bentuknya yang ringkas, kamu bisa mengandalkan padlock ini untuk mengunci koper dan menyimpannya saat tidak digunakan.
3. Zinc Travel Lock

Zinc Travel Lock merupakan gembok kecil untuk koper, dengan bahan zinc yang kukuh, berdesain minimalis, dan berwarna netral. Sistem pengunciannya sangat rapat dan cara penggunaannya sangat mudah sehingga mendukung keamanan yang optimal.
Sekian informasi tentang padlock atau gembok dan sejumlah rekomendasi gembok koper yang bagus dari EIGER. Padlock adalah peralatan yang sangat menunjang keamanan, terutama jika kamu berencana traveling dan membawa koper. Jangan sampai rencana traveling-mu berantakan karena kehilangan barang bawaan, ya!
Nah, selain padlock dari EIGER, kamu juga bisa mendapatkan peralatan keamanan lain yang menunjang kegiatan bepergian, seperti berkendara dan bertualang. Yuk, berkunjung ke EIGER Adventure Store untuk memilih langsung produk incaranmu di toko. Di sana, kamu bisa mencobanya langsung dan memastikan dengan kenyamananmu.
Ingin berbelanja praktis secara online? Bisa dong! Cukup kunjungi situs resmi EIGER atau unduh aplikasi resmi EIGER di App Store dan Play Store, pilih produk favoritmu, manfaatkan promonya, dan tunggu produknya dikirim ke rumahmu. Tunggu apa lagi? Belanja di EIGER sekarang, yuk!
Baca juga: Cara Membuka Koper yang Terkunci untuk Kamu yang Lupa Kombinasinya


