Saat kembali ke sekolah, para orang tua dan pelajar biasanya mulai kembali disibukkan untuk mempersiapkan perlengkapan belajar, termasuk salah satu hal yang paling esensial adalah memilih tas sekolah.
Di Indonesia, membawa banyak buku pelajaran adalah hal yang lumrah, padahal beban dari tas akan berpengaruh dalam jangka panjang terhadap pertumbuhan tulang dan berdampak pada postur tubuh siswa. Studi menunjukkan bahwa sebagian besar siswa membawa tas dengan berat mencapai 46,2% dari berat tubuh mereka, jauh melebihi batas ideal yaitu maksimal 10% untuk anak usia sekolah dasar, bahkan hanya 5% untuk anak usia di bawah 6 tahun.
Pemilihan tas sekolah berkaitan erat dengan kesehatan dan kenyamanan anak dalam jangka panjang. Tas berat yang dibawa setiap hari bisa saja menyebabkan gangguan nyeri pada bahu, punggung, dan leher. Maka dari itu, mari kenali lebih jauh cara memilih tas yang tepat dan mengenali risiko dari penggunaan tas berat dalam artikel ini.
Peran Penting Orang Tua dalam Memilih Tas Sekolah yang Ergonomis
Sering kali orang tua lalai dengan barang yang dibawa oleh anak setiap harinya ke sekolah, khususnya di usia pertumbuhan anak tingkat PAUD dan SD. Padahal barang yang dibawa di dalam tas sekolah adalah hanya barang-barang yang dibutuhkan dalam proses belajar, namun anak bisa jadi juga membawa barang-barang lain seperti mainan atau bahkan terbawa peralatan belajar dari temannya di sekolah.
Barang yang tidak berkepentingan dalam menunjang proses belajar tentu akan menambah berat tas dan membebani anak. Hal ini akhirnya memicu peran orang tua menjadi penting dalam menyeleksi setiap barang yang masuk dalam tas sekolah. Tujuannya adalah agar barang yang dibawa adalah barang yang sungguh diperlukan saat belajar di sekolah. Untuk menjaga kesehatan tulang dan postur tubuh, berat tas sebaiknya tidak melebihi 10% dari berat badan anak. Khusus untuk anak usia di bawah 6 tahun, batas aman maksimal hanya 5%.

Untuk anak yang lebih besar, seperti siswa SMP dan SMA tentu sudah bisa mulai menentukan model tas sekolah yang diinginkan, tapi tetap menjadi perhatian orang tua untuk membantu memilihkan tas ergonomis yang nyaman dan aman untuk dipakai.
Baca juga: Tas Kuliah Nyaman & Trendy untuk Mahasiswa Aktif, Cek di Sini!
Dampak Negatif Beban Tas Berlebih
Menurut International Ergonomic Association (IEA), ada tiga kelainan tulang belakang yang umum terjadi akibat membawa beban tas yang berlebihan:
- Scoliosis: kelainan berupa kelengkungan tulang belakang ke samping.
- Kyphosis: kelainan yang paling sering terjadi, menyebabkan tubuh membungkuk dan tulang belakang menonjol ke belakang.
- Lordosis: kelainan berupa lengkungan berlebihan pada tulang belakang bagian bawah.
Selain itu, beban yang tidak merata bisa menyebabkan nyeri di bahu, punggung, leher, hingga lutut, serta mengganggu konsentrasi siswa saat belajar di kelas.
Lantas, bagaimanakah memilih tas sekolah EIGER yang mampu meminimalisir resiko dari membawa beban berat serta nyaman untuk dipakai?
Tips Memilih Tas Sekolah yang Nyaman dan Aman

Keresahan orang tua dan siswa saat menentukan pilihan tas sekolah yang nyaman dan tentunya aman bagi kesehatan sangat ditentukan tak hanya dari kebiasaan membawa tas, tapi juga pemilihan fitur pada tas.
Ransel dianggap sebagai cara yang nyaman dan aman untuk membawa barang, karena beban bisa terdistribusi merata di kedua bahu. Berikut beberapa tips untuk membantu Eigerian memilih tas sekolah.
1. Keawetan dan daya tahan tas
Untuk kegiatan sekolah yang hampir digunakan setiap hari, pastikan untuk memilih tas dari bahan yang kuat dan tahan lama. Dua material yang paling sering digunakan untuk tas sekolah EIGER adalah nilon dan poliester, di mana keduanya memiliki ketahanan dan keawetan untuk pemakaian yang cukup lama.
2. Perhatikan ukuran dan kapasitas
Untuk anak usia sekolah dasar, American Chiropractic Association (ACA) menyarankan bahwa berat tas tidak lebih dari 5–10% dari berat tubuh anak, terutama bagi anak-anak yang lebih kecil. Misalnya untuk anak PAUD atau TK, bisa menggunakan tas kecil berkapasitas 5 liter agar tidak membawa banyak barang.
Untuk anak SD dan SMP, pilihlah tas yang mampu menampung buku ukuran A4 dan alat tulis, namun tidak terlalu besar agar tidak memancing siswa mengisi terlalu banyak barang. Risiko dari melebihi batas berat tas tersebut, anak mungkin mengalami keluhan seperti nyeri leher, punggung, hingga ketegangan otot, karena tekanan terus-menerus pada otot, ligamen, dan tendon.
3. Fitur dan desain ergonomis
Untuk kenyamanan saat membawa tas, pastikan untuk memilih tas yang memiliki bantalan empuk di bagian punggung dan tali bahu, serta mampu mendistribusikan beban secara merata. Sebagian besar ransel Women Series dari EIGER telah dilengkapi dengan tali bahu ergonomis yang dirancang sesuai dengan bentuk anatomi tubuh sehingga nyaman untuk digunakan.
Fitur menarik lainnya yang memudahkan menyesuaikan tali bahu agar nyaman digunakan adalah penggunaan thumb loop pada ransel. Loop yang berada pada ujung tali bahu ini dapat dengan mudah ditarik menggunakan jempol untuk kenyamanan yang diinginkan.
4. Pilih tas dengan banyak saku
Saku tambahan akan memudahkan mengatur barang dan mengurangi beban di satu sisi saja. Saku khusus untuk menyimpan barang tertentu, misalnya botol minum, juga memudahkan anak untuk merapikan barang-barang yang ada di tasnya.
5. Konsisten memantau isi tas anak
Orang tua perlu rutin mengecek isi tas anak dan pastikan hanya membawa barang yang benar-benar diperlukan untuk belajar.
Baca juga: Motivasi Olahraga Naik-Turun? Coba 7 Trik Ini Biar Tetap Semangat!
Back to School Menggunakan Tas Sekolah EIGER
Pemilihan tas sekolah bukan hanya soal gaya atau tren, tapi berkaitan erat dengan kesehatan dan kenyamanan dalam jangka panjang. Dengan tas yang tepat, anak bisa belajar lebih fokus dan tumbuh dengan postur tubuh yang sehat. Jadi, yuk mulai lebih cermat memilih tas untuk anak agar semangat belajar tetap nyaman dan aman!


