Dalam beberapa tahun terakhir, kesadaran konsumen terhadap isu lingkungan dan kesehatan semakin meningkat. Konsumen tidak lagi hanya melihat desain atau fungsi sebuah produk, tetapi juga bagaimana produk tersebut dibuat, apa dampaknya terhadap lingkungan, serta seberapa aman bagi manusia yang menggunakannya. Di industri outdoor gear—yang sangat dekat dengan alam—isu ini menjadi semakin relevan. Salah satu standar global yang banyak diadopsi oleh brand outdoor ternama adalah bluesign®.
Lalu, apa sebenarnya bluesign®?
Apa Itu bluesign®?
bluesign® adalah sertifikasi independen dari Swiss yang dikembangkan khusus untuk industri tekstil dan manufaktur berbasis bahan kimia. Berbeda dengan sertifikasi lain yang hanya menilai produk akhir, bluesign® bekerja dari awal rantai pasok (hulu) hingga produk jadi (hilir).
Inti dari bluesign® adalah konsep Input Stream Management, yaitu mengontrol dan menyaring semua bahan kimia, material, dan proses yang digunakan sejak awal produksi. Dengan cara ini, hanya bahan yang aman bagi manusia dan lingkungan yang diizinkan digunakan dalam proses manufaktur.
bluesign® berfokus pada lima aspek utama:
- Keselamatan konsumen
- Perlindungan pekerja pabrik
- Penggunaan bahan kimia yang lebih aman
- Efisiensi air dan energi
- Pengurangan emisi dan limbah berbahaya
Produk yang memenuhi standar ini dapat menggunakan label bluesign® approved (untuk material/komponen) atau bluesign® product (untuk produk jadi).
Mengapa bluesign® Penting bagi Konsumen?
Bagi konsumen, logo bluesign® bukan sekadar simbol ramah lingkungan. Ia membawa manfaat nyata yang bisa dirasakan langsung, baik dari sisi kesehatan, kualitas, maupun dampak jangka panjang terhadap planet.
1. Lebih Aman untuk Digunakan
Produk bersertifikasi bluesign® telah melalui proses seleksi ketat terhadap bahan kimia berbahaya. Artinya, risiko paparan zat beracun—baik melalui sentuhan kulit, keringat, maupun penggunaan jangka panjang—jauh lebih rendah. Ini sangat penting untuk produk outdoor seperti backpack, pakaian, dan perlengkapan yang sering digunakan berjam-jam bahkan berhari-hari.
2. Lebih Bertanggung Jawab terhadap Lingkungan
Industri tekstil dikenal sebagai salah satu penyumbang polusi terbesar di dunia. Dengan standar bluesign®, penggunaan air, energi, dan bahan kimia berbahaya ditekan secara signifikan. Konsumen yang memilih produk bersertifikasi bluesign® ikut berkontribusi dalam mengurangi pencemaran air, udara, dan tanah.
3. Transparansi dan Kepercayaan
bluesign® adalah sistem independen dan berbasis data. Artinya, klaim keberlanjutan tidak hanya berdasarkan janji brand, tetapi diverifikasi melalui standar global yang jelas. Ini membantu konsumen membuat keputusan yang lebih sadar dan bertanggung jawab.
4. Kualitas Produk yang Lebih Konsisten
Material yang lolos standar Bluesign® umumnya memiliki kualitas yang lebih stabil, tahan lama, dan diproduksi melalui proses yang terkontrol. Bagi konsumen outdoor, ini berarti produk yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga andal di medan dan cuaca ekstrem.

Mengapa Osprey Backpack Menggunakan Sertifikasi bluesign®?
Sebagai brand yang lahir dan tumbuh dari dunia outdoor, Osprey memahami bahwa alam bukan hanya tempat bermain, tetapi juga sesuatu yang harus dijaga. Oleh karena itu, Osprey memilih Bluesign® sebagai salah satu fondasi utama dalam strategi keberlanjutannya.
Osprey resmi menjadi bluesign® System Partner, sebuah langkah yang menunjukkan komitmen jangka panjang, bukan sekadar adopsi simbolik. Dengan menjadi System Partner, Osprey bekerja langsung dengan bluesign® untuk:
- Mengevaluasi material utama dan komponen produk
- Memperbaiki proses manufaktur
- Meningkatkan manajemen bahan kimia di seluruh rantai pasok
Bagi Osprey, bluesign® memberikan kerangka kerja yang jelas dan terukur untuk membuat produk yang lebih aman, lebih bertanggung jawab, dan tetap berperforma tinggi—tanpa kompromi pada fungsi teknis yang dibutuhkan oleh pengguna outdoor.
Komitmen Osprey kepada Lingkungan
Penggunaan bluesign® oleh Osprey bukanlah langkah tunggal, melainkan bagian dari visi besar mereka yang dikenal sebagai Design for Environment. Pendekatan ini mencakup beberapa komitmen utama:
1. Material yang Lebih Bertanggung Jawab
Sebagian besar backpack Osprey kini menggunakan bluesign® approved materials, termasuk kain utama, lining, dan webbing. Selain itu, Osprey juga semakin banyak menggunakan material daur ulang untuk mengurangi ketergantungan pada bahan baku baru.
2. Kimia yang Lebih Aman
Osprey secara aktif mengurangi dan menghilangkan penggunaan bahan kimia berbahaya, termasuk PFAS (zat tahan air yang berdampak buruk bagi lingkungan dan kesehatan). Standar bluesign® membantu Osprey memastikan bahwa proses finishing dan pewarnaan kain dilakukan dengan cara yang lebih aman.
3. Perlindungan Pekerja dan Etika Produksi
Standar bluesign® juga mencakup aspek keselamatan kerja dan lingkungan pabrik. Dengan demikian, Osprey tidak hanya fokus pada produk dan konsumen, tetapi juga pada orang-orang yang terlibat dalam proses pembuatannya.
4. Perbaikan Berkelanjutan, Bukan Kesempurnaan Instan
Osprey secara terbuka menyatakan bahwa keberlanjutan adalah proses yang terus berkembang. Setiap tahun, persentase produk Osprey yang memenuhi standar bluesign® terus meningkat—sebuah bukti bahwa mereka berkomitmen pada perbaikan jangka panjang, bukan sekadar kampanye sesaat.
Penutup: Memilih Produk, Memilih Dampak
bluesign® membantu menjembatani kesenjangan antara kebutuhan performa tinggi dan tanggung jawab terhadap lingkungan. Bagi konsumen, memilih produk bersertifikasi bluesign® berarti memilih produk yang:
- Lebih aman bagi tubuh
- Lebih bertanggung jawab terhadap alam
- Lebih transparan proses pembuatannya
Sementara bagi Osprey Backpack, bluesign® adalah wujud nyata dari komitmen mereka untuk terus menciptakan perlengkapan outdoor yang mendukung petualangan manusia—tanpa merusak alam yang menjadi rumah bersama.
Karena pada akhirnya, petualangan terbaik adalah petualangan yang masih bisa dinikmati oleh generasi berikutnya.


