BerandaTips & TrickMountaineering3 Jenis Tali Panjat Tebing dan Tips Memilih yang Tepat

3 Jenis Tali Panjat Tebing dan Tips Memilih yang Tepat

Dalam rock climbing dan wall climbing, salah satu peralatan yang perlu dibawa adalah tali panjat tebing. Tali ini hadir dalam berbagai fitur, diameter, jenis, dan tingkat keamanan. Jadi, Eigerian perlu memahami macam-macam tali panjat tebing yang tepat untuk setiap jenis climbing

Ingin tahu apa saja jenis tali panjat tebing yang umum digunakan serta cara memiliki tali yang tepat? Simak artikel ini hingga akhir untuk menemukan jawabannya!

Jenis-Jenis Tali Panjat Tebing

Jenis-Jenis Tali Panjat Tebing

Fungsi utama dari tali panjat tebing adalah sebagai tali pengaman. Umumnya, panjang tali ini sekitar 50 meter. Namun, Eigerian bisa menyesuaikannya dengan kebutuhan serta mengomunikasikannya dengan belayer. Berikut ini adalah jenis-jenis tali panjat tebing yang biasa digunakan:

1. Tali Karmantel

Tali karmantel adalah tali panjat tebing yang paling umum digunakan oleh pemanjat. Daya lentur tali ini cukup rendah, sekitar 20%, dan dirancang untuk mengurangi pantulan ketika pemanjat terjatuh. Tali karmantel sendiri dibagi menjadi dua, yaitu statis dan dinamis. 

A. Tali Karmantel Statis

Tali karmantel statis memiliki kelenturan sekitar 2%–5% berat maksimal yang diberikan. Biasanya, tali ini digunakan untuk rappelling. Tali statis sebaiknya tidak digunakan untuk top rope climbing atau lead climbing karena tidak dirancang untuk menahan beban untuk kedua jenis climbing tersebut. 

B. Tali Karmantel Dinamis

Tali karmantel dinamis memiliki kelenturan 5%–20% dari berat beban maksimal. Tali dinamis hampir bisa digunakan untuk beragam jenis panjat tebing.

Tali dinamis juga dibagi menjadi tiga, yaitu single rope, half rope, dan twin rope. Single rope adalah tali panjat tebing yang dipakai secara mandiri tanpa tambahan tali jenis lain. Tali ini memiliki banyak pilihan diameter dan panjang sehingga cocok untuk hampir segala jenis panjat tebing. 

Umumnya, kamu bisa menggunakan single rope untuk trad climbing, top rope climbing, wall climbing, dan sport climbing

Kemudian, half rope adalah menggunakan dua tali untuk proteksi tubuh. Ketika kamu mendaki ke atas, kamu bisa mengaitkan satu tali ke pengaman kiri dan tali lainnya ke pengaman kanan. Alhasil, kamu bisa mengurangi gesekan tali ada jalur yang berkelok. 

Half rope bisa diimplementasikan pada trad climbing pada rute batuan multi pitch, pendakian gunung, serta ice climbing

Lalu, twin ropes adalah sistem dua tali, tetapi berbeda dengan half rope. Kamu harus mengaitkan kedua tali ke setiap pengaman layaknya single rope. Twin ropes cocok untuk rute yang tidak berkelok. 

Baca juga: Lead Climbing: Jelajah Tebing dengan Peralatan dari EIGER

2. Tali Webbing

Tali webbing panjat tebing adalah tali yang terbuat dari serat sintetis kuat, misalnya nilon dan poliester. Tali ini cukup tahan terhadap tekanan dan gesekan. Tali webbing terbagi menjadi beberapa jenis, di antaranya:

  • Tali webbing trad climbing: Tali untuk trad climbing cenderung lebih elastis dan umumnya digunakan untuk menempatkan perlengkapan perlindungan diri selama aktivitas panjat tebing. 
  • Tali webbing sport climbing: Tali ini lebih kaku dari tali trad climbing karena mengurangi peregangan ketika pemanjat terjatuh. Tali ini juga lebih kuat untuk menahan tekanan. 
  • Tali protection webbing: Tali ini digunakan untuk mengamankan perlengkapan panjat tebing, seperti karabiner. Tali ini memiliki daya tahan yang kuat terhadap tekanan dan gesekan.
  • Tali webbing alpine climbing: Tali webbing ini didesain khusus untuk alpine climbing sehingga lebih tahan tekanan ekstrem. Meski begitu, tali ini cukup ringan untuk dibawa panjat tebing. 

3. Tali Hawserlaid

Tali hawserlaid terbuat dari serat sintetis halus yang dipilin dari tiga atau empat bagian. Kelenturan tali ini sekitar 40% sehingga lebih lentur dari tali karmantel. Umumnya, serat sintetis yang digunakan adalah nilon, polipropilena, atau poliester. 

Baca juga: Panduan Wall Climbing: Manfaat, Teknik, dan Perlengkapan

Tips Memilih Tali Panjat Tebing

Dalam memilih tali panjat tebing, Eigerian perlu memerhatikan sejumlah pertimbangkan berikut:

  • Panjang tali: Standar panjang tali panjat tebing adalah 50–60 meter. Semakin panjang tali yang dibawa, semakin berat pula bebannya serta kamu memerlukan ruang lebih untuk menyimpannya. Pastikan panjang tali cukup untuk setiap aktivitas climbing
  • Diameter: Tali climbing hadir dalam beragam diameter. Single rope memiliki diameter 9–10,5 mm, half rope sekitar 7,1–9,2 mm, dan twin rope sekitar 7,1–9,2 mm.
  • Fitur water resistant: Jika kamu mendaki alpine climbing atau ice climbing, pilihlah dry ropes yang antiair.
  • Elastisitas: Semakin tinggi angka impact force, semakin banyak energi yang akan ditransmisikan tali panjat ke sistem pengaman dan pelindung.

Rekomendasi Climbing Gear dari EIGER Adventure

Itulah pembahasan tentang tali panjat tebing yang bisa kamu pelajari. Selain tali panjat tebing, kamu juga memerlukan sejumlah perlengkapan lain agar bisa memanjat dengan aman dan nyaman. Berikut ini adalah sejumlah rekomendasinya dari EIGER Adventure:

1. Women Latitude Climber LS Tee

Women Latitude Climber LS Tee

Women Latitude Climber LS Tee adalah kaos panjat tebing dari EIGER Women yang terbuat dari bahan poliester ringan dan berdaya tahan kuat. Kaos ini dilengkapi dengan teknologi Tropic UV Shield yang melindungimu dari paparan sinar matahari. 

BELI WOMEN LATITUDE CLIMBER LS TEE DI SINI

2. Women Rock Up Chalk Bag

Women Rock Up Chalk Bag

Women Rock Up Chalk Bag adalah kantung kapur dari EIGER Women yang kuat dan ringan untuk menyimpan kapur selama panjat tebing. Kantung ini hadir dalam warna lime dan pink

BELI WOMEN ROCK UP CHALK BAG DI SINI

3. Lifeguard

Lifeguard

Lifeguard adalah belay device yang ringan dan kuat. Belay device ini terbuat dari aluminium kelas pesawat terbang yang ditempa panas dan baja tahan karat untuk meningkatkan daya tahan. Lifeguard bisa digunakan untuk single rope berdiameter 8,9–11 mm. 

BELI LIFEGUARD DI SINI

4. Mona Chalk Bag

Mona Chalk Bag

Mona Chalk Bag adalah kantung yang digunakan untuk menampung bubuk kapur selama aktivitas panjat tebing. Kantung ini memiliki tali webbing dan buckle yang mudah diatur. 

BELI MONA CHALK BAG DI SINI

5. Sierra 1.0

Sierra 1.0

Sierra 1.0 adalah kaos pria tanpa lengan yang terbuat dari polyester spandex dan polyester mesh sehingga cepat kering dan bisa menyerap bau keringat. Kaos ini juga dilengkapi dengan teknologi HeiQ Smart Temp yang bisa merespons kondisi suhu secara dinamis serta HeiQ Fresh Tech yang bisa mencegah pakaian dari bau badan. 

BELI SIERRA 1.0 DI SINI

Untuk bisa mendapatkan perlengkapan di atas atau peralatan outdoor lainnya, kamu bisa bisa mengunjungi EIGER Adventure Store terdekat. Selain itu, kamu juga bisa belanja online lewat situs resmi EIGER atau aplikasi EIGER di App Store dan Play Store.

Tinggal pilih produk favorit, prosesnya mudah, dan sepatu akan sampai di rumah. Selain itu, sering ada promo dan diskon online menarik sehingga belanja bisa jadi lebih hemat. Yuk, panjat tebing bersama EIGER Adventure!

Baca juga: Apa Itu Belaying? Ini Cara Kerja dan Tips Melakukannya

RELATED ARTICLES

Most Popular

Recent Comments

DAFFACHRUZI AL MULTAZAM pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rizqal Fauzi Ramadhani pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Daftar Menu Makanan dan Cara Tepat Mengolahnya Saat Mendaki
Syamsul Alam Habibie Sahabu pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Rensi Gabrilla Renanda Aan Claudia pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru
Ridho Prabowo Subianto pada Promo 2.2 Seru Belanja Outfit Riding Terbaru