BerandaTips & TrickMountaineeringBacksystem Carrier: Rahasia Punggung Nyaman Saat Bertualang

Backsystem Carrier: Rahasia Punggung Nyaman Saat Bertualang

Saat mendaki gunung atau menjelajah alam bebas, satu hal yang tak bisa ditinggalkan adalah carrier. Tas ini bukan sekadar alat pembawa barang, melainkan sistem penunjang mobilitas dan kenyamanan selama perjalanan.

Membawa perlengkapan mendaki dengan carrier berarti menambahkan beban cukup besar di punggung. Tanpa sistem yang tepat, beban tersebut bisa membuat pundak pegal, punggung panas, dan langkah terasa berat. Di sinilah pentingnya teknologi backsystem carrier yang membantu mendistribusikan beban agar tubuh tetap nyaman selama perjalanan.

Backsystem hadir bukan sekadar pelengkap, melainkan solusi ergonomis untuk menjaga postur tubuh, mengurangi tekanan berlebih, serta meminimalkan risiko cedera saat bertualang. Mau tahu lebih dalam soal teknologi ini? Simak ulasannya di bawah ini!

Apa Itu Backsystem Carrier?

Backsystem adalah sistem konstruksi di bagian belakang carrier yang dirancang untuk menjaga kenyamanan dan efisiensi saat membawa beban. Bagian ini dirancang untuk mendistribusikan beban secara merata serta menjaga postur tubuh tetap ideal.

Dalam backsystem carrier biasanya terdapat beberapa komponen utama, yaitu:

  • Frame merupakan kerangka yang membantu punggung untuk menopang dan menyebarkan beban.
  • Panel ventilasi dan bantalan punggung berguna untuk menjaga sirkulasi udara agar mencegah panas berlebih di bagian punggung.
  • Shoulder pad, hip belt, dan chest strap untuk membantu beban tetap stabil dan dekat ke pusat gravitasi tubuh.

Fungsi utama dari backsystem adalah untuk membantu menempatkan beban sedekat mungkin pada tubuh, menjaga keseimbangan, mengurangi tekanan di punggung, serta mencegah kelelahan otot.  

Dengan teknologi ini, pengguna bisa melangkah lebih jauh tanpa cepat lelah, bahkan ketika membawa beban berat dalam waktu lama.

Baca Juga: 10 Cara Memilih Carrier yang Tepat untuk Mendaki Gunung

Dampak dan Manfaat Backsystem pada Kesehatan Punggung

backsystem carrier

Dalam perjalanan jauh, kenyamanan punggung bisa menjadi faktor penentu untuk lanjut berjalan atau beristirahat sejenak. Tas tanpa backsystem ergonomis dapat menimbulkan ketidaknyamanan pada punggung. 

Menurut riset dari Dockrell et al. (2006), membawa beban lebih dari 10–15% dari berat badan dapat mengubah kelengkungan alami tulang belakang. Jika dibiarkan, ini bisa menyebabkan nyeri kronis dan penurunan mobilitas. Itulah sebabnya penting untuk memilih carrier dengan sistem backsystem yang sesuai bentuk tubuh dan aktivitas.

Tas atau carrier dengan desain yang tidak ergonomis, berisiko menyebabkan perubahan pada postur tubuh, menimbulkan nyeri punggung, bahkan musculoskeletal disorders (MSDs). Efek negatif yang bisa muncul antara lain fleksi batang tubuh ke depan, perubahan kelengkungan tulang belakang, tekanan berlebih pada kaki, hingga kelelahan.

Menurut American Academy of Orthopedic Surgeons, ransel yang ideal harus memiliki dua tali bahu, bantalan punggung, tali dada dan pinggang, serta bobot ringan. Selain itu, riset juga menyarankan agar beban carrier tidak melebihi 10–15% berat badan untuk mencegah tekanan berlebih pada tulang belakang (Toghrol et al., 2021).

Dengan adanya backsystem dapat membantu menempatkan beban dekat ke tubuh dan sejajar dengan pusat gravitasi. Fitur seperti frame internal, bantalan punggung, airflow system, dan tali dada atau pinggang membantu mencegah beban bergeser dan meningkatkan kenyamanan saat berjalan.

Selain itu, teknologi ini juga memberikan manfaat untuk menurunkan tekanan pada punggung bawah dan kaki serta menjaga keseimbangan tubuh.

Penggunaan ransel tanpa dukungan backsystem yang baik dapat menyebabkan penurunan lordosis dan kifosis, serta cedera pleksus brakialis. Juga menyebabkan komplikasi jangka panjang termasuk low back pain (LBP), kelelahan kronis, bahkan gangguan emosional karena ketidaknyamanan fisik.

Baca Juga: Tips Cerdas Memilih Kapasitas Tas Carrier, Petualangan Nyaman!

Bagaimana Backsystem Mempengaruhi Postur?

1. Leher dan kepala

Studi Hong & Brueggemann (2000) menunjukkan bahwa membawa beban berat membuat kepala cenderung condong ke depan, memicu ketegangan pada leher dan bahu. Ini bisa memperburuk postur dan memicu sakit kepala.

2. Batang tubuh

Tanpa dukungan sabuk pinggang yang kuat, batang tubuh akan otomatis condong ke depan untuk menyeimbangkan beban. Akibatnya, tubuh jadi lebih cepat lelah dan risiko cedera meningkat (Chow et al., 2005).

3. Tulang belakang

Punggung bawah adalah area yang paling rentan. Tanpa frame atau padding yang mendukung, beban akan menekan area lumbar, mengganggu kelengkungan alami (lordosis), dan menyebabkan nyeri punggung bawah.

Tips Memilih Backsystem dengan Benar

  • Pilih tas yang sesuai dengan bentuk tubuh dan tinggi torso,
  • Atur tali bahu, dada, dan pinggang agar tas melekat erat tanpa menekan,
  • Jaga beban agar tidak lebih dari 15% berat badan,
  • Hindari membawa tas hanya dengan satu bahu,
  • Pastikan carrier memiliki sistem ventilasi jika kamu mendaki atau bertualang di iklim tropis agar punggung tetap sejuk. 

Jenis-Jenis Backsystem Carrier pada Tas EIGER

EIGER merancang backsystem berdasarkan riset antropometri pengguna Indonesia, menghasilkan sistem yang tidak hanya nyaman tapi juga cocok dengan postur dan iklim tropis. Beberapa sistem andalannya, yakni: 

1. Fit Comfort

Sistem backsystem anatomis dengan bantalan empuk, cocok untuk membawa beban dalam waktu lama. Memberikan distribusi tekanan yang lebih lembut ke punggung dan pinggang, ideal untuk pendakian panjang atau perjalanan backpacking jarak jauh.

2. Fit Light

Desain ringan dan praktis, cocok untuk perjalanan jarak pendek. Bobot keseluruhan tas menjadi lebih ringan tanpa mengorbankan dukungan dasar, sehingga cocok untuk perjalanan satu atau dua hari.

3. Fit Light Adjustable

Menyesuaikan panjang torso pengguna, memberikan kenyamanan personal. Cocok untuk pengguna dengan perbedaan tinggi badan, memastikan tas tidak menekan bagian punggung yang salah.

4. Ergocomfort

Desain ergonomis yang mengikuti kontur punggung, meningkatkan kenyamanan saat membawa beban berat. Didesain untuk mendukung kurva alami tulang belakang dan mengurangi titik tekanan pada punggung bawah.

backsystem carrier ergo comfort

5. Ergocomfort Eco

Menggunakan bamboo frame yang ramah lingkungan, ergonomis, dan tahan cuaca. Solusi ideal untuk pengguna yang mengutamakan sustainability tanpa mengorbankan fungsi dan kenyamanan.

6. Aerovoid V

Didesain dengan ventilasi tinggi yang membantu mengurangi keringat dan menstabilkan suhu tubuh. Sistem airflow-nya cocok untuk iklim tropis yang lembap dan panas.

backsystem carrier ergospino

7. Ergospino 

Sistem dinamis dengan frame yang dapat disesuaikan untuk memberikan perlindungan pada tulang belakang dan distribusi beban merata. Direkomendasikan untuk beban besar dan ekspedisi 5-7 hari.

8. Aerovent

Memiliki ruang ekstra antara tas dan punggung, memungkinkan sirkulasi udara maksimal. Cocok untuk kegiatan di cuaca panas agar punggung tetap kering dan segar.

Investasi pada Tas, Investasi pada Tubuh

Memilih tas carrier bukan hanya soal kapasitas atau tampilan, tapi juga soal kesehatan jangka panjang. Backsystem yang tepat membantu menjaga postur tubuh, mengurangi risiko cedera, dan membuat perjalanan lebih nyaman.

Dengan memahami pentingnya backsystem, kamu bisa lebih bijak dalam memilih carrier yang sesuai kebutuhan. Temukan koleksi tas carrier EIGER dengan teknologi backsystem di eigeradventure.com, dan rasakan bedanya saat punggungmu tetap nyaman meski menempuh perjalanan panjang.

RELATED ARTICLES

Most Popular