Pernahkah kamu berencana liburan, tetapi ketika tiba di tujuan justru bingung harus memulai dari mana? Atau anggaran tiba-tiba habis padahal perjalanan belum selesai? Situasi seperti itu biasanya muncul ketika perjalanan tidak disusun dengan baik dengan itinerary.
Lantas, apa itu itinerary perjalanan? Itinerary mencakup rencana kegiatan, perkiraan biaya, dan kebutuhan selama perjalanan.
Supaya liburan lebih terarah dan tidak membuat pengeluaran membengkak, simak artikel ini untuk mengetahui hal-hal penting terkait penyusunan itinerary.
Apa Itu Itinerary?

Itinerary pada dasarnya merujuk pada rencana perjalanan yang berisi urutan kegiatan, jadwal, hingga perkiraan kebutuhan selama bepergian. Dalam bahasa Indonesia, istilah ini dikenal sebagai rencana perjalanan.
Itinerary tidak hanya bisa digunakan saat liburan, tetapi juga ketika melakukan perjalanan dinas atau agenda lain yang membutuhkan susunan kegiatan yang jelas. Dengan adanya itinerary, alur perjalanan jadi lebih mudah dipahami dan tidak berantakan.
Bentuknya pun fleksibel. Kamu bisa membuatnya dalam tabel, daftar poin, atau format apa pun yang paling nyaman, selama mampu menunjukkan jadwal dan rencana secara jelas.
Mengapa Menyusun Itinerary Penting?
Sebelum berangkat, kamu perlu memastikan perjalanan tersusun dengan jelas agar tidak ada hal yang terlewat. Itinerary membantu kamu menjaga alur kegiatan tetap teratur dan membuat perjalanan lebih nyaman. Berikut beberapa alasan yang membantumu memahami pentingnya menyusun itinerary:
1. Mencegah Barang Bawaan Tertinggal
Travel itinerary tidak hanya membantu kamu memahami jadwal dan tujuan perjalanan, tetapi juga memudahkan dalam menyiapkan barang bawaan. Jika kamu berencana mengunjungi beberapa tempat, rencana perjalanan yang jelas membuat kamu tahu apa saja yang harus dibawa.
Misalnya, jika ada agenda ke water park, kamu tentu perlu menyiapkan baju renang. Dari itinerary, kamu bisa menentukan perlengkapan yang diperlukan, dokumen penting seperti paspor atau tiket masuk, pakaian yang sesuai kegiatan, hingga obat-obatan yang perlu dibawa.
2. Membantu dalam Memprioritaskan Keinginan
Saat liburan, wajar kalau kamu ingin mengunjungi banyak tempat sekaligus, terutama jika ini pertama kalinya kamu datang ke negara atau daerah tersebut. Namun dalam waktu yang terbatas, tidak semua destinasi bisa kamu datangi.
Itinerary membantu kamu memilih mana tempat yang paling realistis untuk dikunjungi sehingga perjalanan tetap nyaman dan tidak memaksakan diri.
3. Memaksimalkan Waktu yang Ada
Rencana perjalanan membantu kamu mengatur waktu dengan lebih terstruktur. Di dalamnya sudah tercantum perkiraan durasi perjalanan ke tiap tempat, termasuk waktu cadangan jika terjadi hal yang tidak terduga.
Tanpa itinerary, akan lebih sulit memperkirakan semuanya dengan tepat sehingga perjalanan bisa terasa berantakan.
4. Merencanakan Pengeluaran
Setelah membuat rencana perjalanan, kamu bisa melihat lebih jelas apa saja pengeluaran yang perlu disiapkan. Misalnya, biaya penginapan. Kamu tentu sulit menyusun anggaran jika belum menentukan tempat menginap, termasuk biaya transportasi dari bandara menuju penginapan.
Begitu juga dengan biaya untuk mengunjungi tempat wisata, seperti harga tiket, deposit, hingga transportasi menuju lokasi. Dengan itinerary yang jelas, semua biaya ini jadi lebih mudah dihitung dan direncanakan.
Baca juga: Cara Merencanakan Itinerary Camping, Apa Saja?
Tips Membuat Itinerary
Agar itinerary benar-benar membantu perjalananmu berjalan lancar, kamu perlu menyusunnya dengan cara yang tepat.
Rencana yang jelas membuat kamu lebih mudah mengatur waktu, memilih aktivitas, dan menyiapkan kebutuhan selama bepergian. Untuk memudahkan prosesnya, kamu bisa mulai dari beberapa langkah dasar berikut.
1. Melakukan Riset Tempat yang Dituju
Sebelum liburan, tentukan dulu tujuan perjalanan, ingin ke dalam negeri atau luar negeri, tetap di dalam kota atau ke luar kota, suasana modern atau alam. Pastikan juga kondisi diri dan keluarga, apakah semua fit dan siap dengan jenis aktivitas yang direncanakan.
Pelajari sedikit budaya dan kondisi tempat tujuan. Misalnya, jika ingin ke Dieng yang sangat dingin, kamu perlu kondisi tubuh yang prima dan pakaian hangat.
2. Menyusun Kalender
Saat menyusun kalender, kamu perlu menentukan tanggal berangkat, berapa lama liburan, dan kapan waktu terbaik untuk datang ke destinasi tujuan. Misalnya, memilih Jepang saat musim semi karena Sakura sedang mekar, atau pergi ke Singapura ketika harga hotel lebih terjangkau.
Kamu juga bisa menyesuaikan jadwal cuti bersama pasangan agar liburan lebih nyaman. Dengan tanggal yang tepat, kamu tidak akan melewatkan atraksi menarik, seperti Pasar Papringan di Temanggung yang hanya buka pada hari Minggu Wage.
3. Tentukan Akomodasi yang akan Digunakan
Setelah menentukan tujuan dan tanggal, langkah selanjutnya adalah memilih transportasi dan tempat menginap. Jika bepergian ke luar negeri, kamu perlu menyiapkan pesawat, paspor, dan visa, serta memastikan transportasi umum di negara tujuan memadai.
Untuk perjalanan dalam negeri, pilihannya lebih beragam, mulai dari pesawat, kereta, bus, hingga sewa kendaraan. Dalam memilih penginapan, utamakan lokasi yang dekat pusat aktivitas dan cek fasilitas yang sesuai kebutuhan.
4. Membuat Jadwal Kegiatan
Setelah tujuan, tiket, dan penginapan beres, langkah berikutnya adalah membuat jadwal kegiatan. Kamu bisa mencatat tempat-tempat yang ingin dikunjungi secara rinci agar tidak bingung saat tiba di lokasi.
Setiap kota wisata biasanya punya banyak pilihan, mulai dari taman, museum, candi, hingga tempat bermain.
Tuliskan semuanya, lalu cek jaraknya lewat Google Maps untuk melihat mana yang berdekatan supaya waktu tidak terbuang. Pastikan juga kamu sudah tahu transportasi yang akan digunakan untuk menuju tiap tempat.
5. Bersiap untuk Rencana yang Tidak Sesuai
Walau itinerary sudah disusun rapi, situasi di lapangan tetap bisa berubah. Misalnya, tempat wisata tutup mendadak atau harga tiket tidak sesuai rencana.
Dalam kondisi seperti ini, kamu perlu tetap tenang dan menyiapkan rencana cadangan. Jangan terlalu terpaku pada rasa kecewa, karena bisa saja alternatif yang kamu pilih justru lebih seru.
Dengan memiliki opsi lain, kamu bisa lebih rileks dan menikmati liburan. Ingat, tujuan utamanya adalah bersenang-senang, jadi sebaiknya tetap utamakan fleksibilitas acara yang direncanakan agar perjalanan terasa menyenangkan dan berkesan.
Baca juga: Itinerary Main ke Curug, Apa Saja?
Rekomendasi Perlengkapan Traveling dari EIGER
Selain menyusun itinerary yang rapi, kamu juga perlu menyiapkan perlengkapan yang tepat agar perjalanan berjalan lancar. Beberapa pilihan dari EIGER berikut bisa membantu kamu membawa kebutuhan dengan lebih praktis, tertata, dan nyaman selama bepergian.
1. Women Spacious Toiletry 1.0

Women Spacious Toiletry 1.0 merupakan perlengkapan traveling yang praktis untuk membawa kebutuhan mandi selama bepergian atau hiking.
Dengan kapasitas 2 liter, tas dari EIGER Women ini punya kompartemen utama berukuran luas sehingga perlengkapanmu mudah disimpan dan diambil.
Di dalamnya juga tersedia kantong kecil untuk menyimpan pembalut bekas serta kantong plastik untuk barang-barang kering. Fitur water-repellent pada bagian luar membantu melindungi isi tas dari percikan air dan hujan ringan.
BELI WOMEN SPACIOUS TOILETERY 1.0
2. Trav Pac Vary 40 1.0

Ransel Trav Pac Vary 40 1.0 cocok untuk kamu yang ingin perjalanan lebih praktis saat mengikuti itinerary yang padat. Kapasitas 40 liternya cukup menampung perlengkapan untuk 2–3 hari, mulai dari laptop, sepatu, hingga pakaian kotor.
Tas ini juga fleksibel dibawa, bisa dipakai sebagai ransel, dijinjing lewat handle, atau dipasang pada troli. Tali dada dan pinggang membantu menjaga beban tetap stabil, sehingga kamu bisa bergerak mengikuti jadwal perjalanan dengan lebih nyaman.
3. Women Virere Backpack 20L

Kalau kamu butuh ransel yang praktis untuk dibawa harian maupun saat traveling, Women Virere Backpack 20L bisa jadi pilihan. Kapasitas 20 liternya cukup untuk memuat laptop 14 inci dan perlengkapan penting lainnya.
Kompartemen utamanya luas, sehingga barangmu mudah tertata. Bahan water-repellent membantu melindungi isi tas dari hujan ringan atau cipratan air sehingga aman dipakai selama perjalanan.
WOMEN VIRERE BACKPACK 20L DI SINI
4.Junior Luchi Duffle Bag 15L

Junior Luchi Duffle Bag 15L adalah salah satu perlengkapan yang membuat perjalanan menjadi lebih simpel. Tas duffle dari EIGER Junior ini punya kompartemen utama yang lebar untuk menaruh perlengkapanmu, serta dua saku luar untuk botol minum dan barang kecil.
Kamu bisa membawanya dengan dijinjing, diselempangkan, atau menyelipkannya di pegangan troli lewat tali webbing di bagian belakang.
BELI JUNIOR LUCHI DUFFLE BAG 15L DI SINI
5. Layover 30 1.0

Layover 30 1.0 dibuat dari material yang kuat dan tahan lama sehingga cocok menemani perjalananmu. Tas ini bisa dilipat menjadi lebih kecil agar tidak memakan banyak ruang, dan cover-nya bisa dipakai sebagai organizer atau packing cube. Kapasitas 30 liternya cukup untuk membawa perlengkapan liburan akhir pekan.
Itulah penjelasan mengenai apa itu itinerary hingga tips membuatnya. Selain menyiapkan jadwal perjalanan yang rapi, kamu juga perlu memastikan perlengkapan traveling sudah lengkap agar setiap rencana bisa dijalankan tanpa hambatan.
Persiapan yang terarah membantu kamu mengikuti itinerary dengan lebih nyaman, terutama ketika berpindah tempat atau menghadapi kondisi tak terduga.
Untuk mendukung kebutuhan tersebut, EIGER menyediakan beragam perlengkapan outdoor yang dirancang agar perjalananmu terasa lebih praktis. Mulai dari tas, pakaian, hingga aksesori pendukung, semuanya dibuat untuk membantu kamu bergerak lebih bebas selama liburan.
Eigerian bisa melihat koleksi lengkapnya langsung di EIGER Adventure Store terdekat atau melalui website resmi EIGER dan aplikasi resmi EIGER di App Store maupun Google Play Store. Belanja online pun semakin hemat dengan ragam promo yang tersedia.
Dengan perlengkapan outdoor yang tepat, mengikuti itinerary jadi lebih lancar dan aktivitas di luar ruangan terasa lebih nyaman. Lengkapi kebutuhan traveling kamu bersama EIGER agar setiap perjalanan menjadi pengalaman yang lebih menyenangkan!
Baca juga: Itinerary Bisa Bikin Liburan Lebih Asyik dan Anti Ribet


