Pernahkah Eigerian mengetahui tentang trekking Cisadon? Cisadon adalah salah satu trek di perbukitan Bogor yang sering dilalui untuk trekking, trail running, dan hiking. Jika kamu berencana trekking di Cisadon Bogor, kamu perlu mengetahui perlengkapan trekking dan jalurnya dengan baik.
Artikel ini membahas seluk-beluk trekking Cisadon, Bogor. Untuk menemukan informasi selengkapnya, simak artikel ini hingga akhir!
Mengapa Jalur Cisadon Menjadi Rute Favorit?

Trekking di Cisadon memang menjadi salah satu “pelarian” masyarakat Ibukota setelah seminggu bekerja. Lokasinya yang berada di Bogor, dekat dengan Ibukota, membuatnya populer di kalangan masyarakat Jakarta.
Selain itu, inilah beberapa alasan mengapa jalur Cisadon menjadi rute hiking atau trekking favorit:
1. Jalurnya Ramah Pemula
Jika kamu baru terjun di dunia trekking, hiking, atau trail running, Gunung Cisadon bisa menjadi pilihan pertamamu. Jalur trekking Cisadon terbilang sangat ramah pemula. Medannya pun bervariasi, mulai dari turunan ringan, tanjakan landai, hingga jalur yang melewati sungai.
Kamu pun akan dimanjakan dengan pemandangan alam persawahan yang menyegarkan sehingga penat setelah bekerja seminggu bisa hilang. Jika kamu menyusuri jalur datar di dekat sungai, kamu akan mendengar gemericik air yang menenangkan.
2. Akses yang Mudah dari Jakarta
Cisadon terletak di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dari Jakarta, kamu mungkin akan membutuhkan 1–2 jam untuk sampai ke jalur trekking Cisadon, tergantung kondisi jalan dan kecepatan berkendara. Bahkan, kamu bisa menuju Cisadon melalui tol sehingga kamu tidak perlu khawatir terlalu lama terjebak macet.
3. Spot Foto Instagrammable
Jalur trekking Cisadon memiliki spot-spot foto yang menarik di sepanjang rutenya. Kamu bisa berfoto dengan latar pemandangan sawah, kebun teh, hutan pinus, danau Cisadon, sungai, dan perbukitan. Jadi, jika kamu sedang mendaki ringan di jalur ini, jangan lupa mengabadikan pemandangan alam yang menyegarkan itu, ya!
4. Suasananya yang Asri
Cisadon berlokasi jauh dari pusat kota Bogor, tepatnya di pedesaan yang ada di Kecamatan Babakan Madang. Alhasil, kamu bisa menikmati suasana pedesaan yang asri, segar, dan menyejukkan.
Bahkan, kamu bisa mendengar gemerisik pepohonan dan gemericik air selama pendakianmu. Hal ini tentu akan membuatmu semakin nyaman dan rileks setelah bekerja seharian di Ibukota.
5. Fasilitas Kegiatan yang Memadai
Saat trekking di Cisadon, kamu tidak perlu kebingungan harus membeli makanan atau membersihkan diri di mana, karena di beberapa pos pendakian, kamu bisa menemukan toilet dan kedai makan.
Kemudian, kamu juga bisa mendaki bersama pemandu lokal jika kamu masih pemula. Biasanya, pemandu lokal akan menunjukkan rute pendakian serta informasi terkait Cisadon yang sayang untuk dilewatkan. Mereka juga memastikan rombonganmu mendaki dengan aman selama di Cisadon.
Baca juga: 12 Tips Penting Naik Gunung untuk Pemula, Siapkan Dirimu!
Trekking Cisadon Berapa KM?
Umumnya, kamu mungkin menempuh jarak 6–7 kilometer untuk trekking di Cisadon. Namun, jaraknya bervariasi tergantung titik awal kamu memulai pendakian. Medan pendakian di Cisadon juga cukup ramah pemula karena merupakan kombinasi antara jalan berbatu, jalan tanah, dan akar pohon. Beberapa kali, kamu akan menemukan tanjakan yang cukup menantang.
Medan dan jarak tempuh Cisadon ini juga cocok untuk trail runner yang ingin melatih teknik dan kekuatan diri. Menariknya, jalur Cisadon sudah ditata rapi oleh komunitas dan masyarakat setempat sehingga Eigerian tidak perlu khawatir kesulitan melaluinya walau masih pemula.
Apabila kamu ingin trekking di Cisadon, kamu bisa mulai di titik Desa Karang Tengah atau Sentul Selatan. Untuk menjangkau titik awal tersebut dari Jakarta, kamu mungkin membutuhkan 1–1,5 jam perjalanan berkendara.
Untuk mendapatkan sensasi mendaki yang memorable, kamu bisa datang di pagi hari ketika Cisadon masih berkabut dan bersuhu sejuk.
Apa Saja yang Harus Disiapkan Saat Trekking di Cisadon?
Jalur trekking Cisadon mungkin terbilang cukup landai dan ramah pemula. Namun, bukan berarti Eigerian bisa pergi mendaki di sini tanpa persiapan. Oleh karena itu, simak beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan trekking di Cisadon berikut ini:
1. Mengenakan Kacamata Hitam dan Topi
Jalur ini didominasi dengan area terbuka sehingga sinar matahari di siang hari mungkin akan cukup menyengat. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan tabir surya, topi, dan kacamata hitam agar bisa mendaki dengan nyaman.
2. Menggunakan Sepatu yang Tepat
Jalur trekking Cisadon umumnya digunakan sebagai jalur trekking, hiking, dan trail running. Rute ini terkadang berbatu atau bertanah. Oleh karena itu, kamu perlu menyesuaikan sepatu dengan aktivitas yang kamu jalani.
Misalnya, jika kamu mendaki ringan di jalur ini, kamu perlu menggunakan sepatu hiking yang yang antiselip, empuk, dan dapat mencengkram kaki dengan baik sehingga kamu tidak mudah tergelincir saat mendaki.
3. Membawa Air Minum yang Cukup
Meskipun terdapat banyak kedai makan di beberapa pos di Cisadon, kamu tetap harus membawa air minum yang cukup agar lebih mudah daat hendak minum. Kamu juga bisa berhemat dengan membawa air minum sendiri selama mendaki.
Baca juga: 5 Tempat Trekking di Bandung yang Wajib Dikunjungi
Peralatan yang Harus Dibawa Saat Trekking di Cisadon
Selain mengetahui medan, Eigerian juga perlu menyiapkan peralatan trekking Cisadon. Adapun beberapa perlengkapan hiking dari EIGER yang bisa kamu bawa adalah sebagai berikut:
1. Harrier

Sepatu Harrier dari EIGER Mountaineering dapat menemanimu trekking di Cisadon. Dengan konstruksi Flexeleton, kamu bisa bergerak bebas dan fleksibel. Selain itu, insole Ortholite pada sepatu ini empuk dan dapat menjaga kakimu tetap kering meski berkeringan sehingga kamu bisa trekking dengan nyaman.
Midsole Phylon sepatu ini dapat meredam getaran dan outsole Vibram-nya memberikan cengkeraman yang kuat untuk mendukung gerak aktifmu.
2. Alcove 20

Untuk tas trekking Cisadon, kamu bisa menggunakan Alcove 20 dari EIGER Mountaineering. Tas berkompartemen 20 liter ini dapat menyimpan perbekalanmu selama trekking. Tas ini juga dilengkapi dengan teknologi water repellent yang bisa melindungi tasmu dari gerimis ringan dan cipratan air.
3. Women Arona Triangle Hijab

Jika Eigerian adalah wanita berhijab, Eigerian tidak perlu khawatir tidak nyaman dengan hijab saat mendaki karena kamu bisa menggunakan Women Arona Triangle Hijab. Hijab dari EIGER Women ini dilengkapi dengan teknologi UV Shield yang melindungi kepalamu dari sinar matahari.
Selain itu, hijab ini terbuat dari poliester dan spandex yang lentur, ringan, dan cepat kering sehingga kamu tetap bisa bergerak aktif meski berkeringat atau di bawah terik matahari.
Itulah informasi tentang trekking Cisadon yang bisa Eigerian pelajari. Jalur trekking Cisadon mungkin tidak seekstrem jalur pendakian lainnya dan lebih ramah untuk pendaki pemula. Meski begitu, kamu tetap harus menyiapkan peralatan mendaki yang memadai dengan menggunakan produk-produk berkualitas dari EIGER Adventure.
Kamu bisa mengunjungi situs resmi EIGER Adventure untuk mendapatkan perlengkapan outdoor incaranmu. Kemudian, jangan lupa untuk mengunduh aplikasi EIGER di App Store dan Google Play Store untuk melihat store terdekat atau memesan produk EIGER secara langsung dari rumah.
Baca juga: Jungle Trekking Seru dan Menantang, Cek Panduannya!


