{"id":11193,"date":"2023-03-21T20:01:25","date_gmt":"2023-03-21T13:01:25","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=11193"},"modified":"2023-03-21T20:01:30","modified_gmt":"2023-03-21T13:01:30","slug":"gunung-rakutak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/","title":{"rendered":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang"},"content":{"rendered":"\n<p>Gunung Rakutak memiliki ketinggian 1.922 mdpl. Ketinggiannya yang cukup rendah dibandingkan gunung lain di Jawa Barat membuatnya sering dianggap remeh.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, tak sedikit gunung-gunung pendek yang justru memiliki jalur pendakian yang sangat menantang.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebut saja Gunung Salak yang ketinggiannya sekitar 2.000-an mdpl, ternyata memiliki jalur pendakian yang mampu membuat banyak pendaki merasa kapok.<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu pun dengan gunung ini yang memiliki jalur pendakian yang menantang dan menguras tenaga.<\/p>\n\n\n\n<p>Saking menantangnya, salah satu bagian jalurnya bahkan dinamakan Jembatan Shiratal Mustaqim.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebutan ini diberikan karena jalur menuju puncaknya memang sangat sempit. Bahkan, lebih sempit dari jembatan setan Gunung Merbabu.<\/p>\n\n\n\n<p>Penasaran seperti apa medan dan jalur pendakian Gunung Rakutak? Simak artikel ini sampai akhir, ya!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/peralatan-mendaki-gunung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 10+ Peralatan Mendaki Gunung Wajib Dibawa, Simak Daftar dan Rekomendasinya!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Informasi Umum Gunung Rakutak<\/strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1.jpg\" alt=\"Informasi gunung\" class=\"wp-image-11195\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/rakutak-1024x576-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto Gunung Rakutak. Sumber: Backpackerjakarta.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Gunung Rakutak terletak di Desa Sukarame, Kecamatan Pacet, Kabupaten Bandung Selatan, Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunung setinggi 1.922 mdpl ini memiliki tiga puncak dengan ketinggian yang tak jauh berbeda. <\/p>\n\n\n\n<p>Meskipun termasuk gunung yang kecil, gunung ini memiliki area yang cukup luas untuk mendirikan tenda.<\/p>\n\n\n\n<p>Area tersebut bernama Tegal Alun yang biasa digunakan para pendaki untuk bermalam jika berangkat terlalu sore.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, terdapat sebuah danau bernama Danau Ciharus yang berada di tengah Gunung Rakutak.<\/p>\n\n\n\n<p>Keindahan danaunya menjadi hiburan tersendiri bagi para pendaki setelah lelah mendaki gunung ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Menariknya lagi, kita juga bisa menemukan keberadaan warung di sekitar danau yang menjual aneka makanan dan minuman.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunung Rakutak juga menjadi lokasi favorit para pecinta motor <em>trail. <\/em>Sepanjang jalur Gunung Rakutak juga sering ditemui pacet atau lintah, sehingga kita perlu ekstra hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/tanaman-liar-yang-bisa-dimakan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 13 Tanaman Liar yang Bisa Dimakan Saat Tersesat di Hutan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Jalur Pendakian Gunung Rakutak<\/strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1.jpg\" alt=\"Jalur pendakian\" class=\"wp-image-11196\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/mt-rakutak-1024x683-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto jalur ekstrim Gunung Rakutak. Sumber: Backpackerjakarta.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Gunung Rakutak terletak sekitar 45 km dari Kota Bandung. Eigerian bisa menggunakan kendaraan pribadi untuk sampai ke <em>basecamp <\/em>pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Dari Kota Bandung, kita bisa memulai perjalanan dari Jalan Soekarno-Hatta menuju perempatan Buah Batu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selanjutnya menuju Dayeuh Kolot dan Baleendah. Setelah itu, melanjutkan perjalanan ke Terminal Ciparay dan menuju arah Kecamatan Pacet.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, menuju ke Desa Sukarame dan berhenti di pos pendakian HIMPALA RAKUTAK.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur pendakian Gunung Rakutak cukup membingungkan bagi Eigerian yang baru pertama kali mendaki gunung ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, ada beberapa percabangan dan minimnya petunjuk arah. Oleh karena itu, kita bisa meminta relawan Gunung Rakutak untuk memandu kita hingga puncak.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur pendakian dimulai dengan melintasi perkebunan warga yang cukup landai. Setelah itu, kita akan memasuki kawasan hutan bambu.<\/p>\n\n\n\n<p>Melewati hutan bambu, kita disambut dengan hutan perdu yang banyak ditumbuhi tumbuhan berduri dan jelatang yang terasa panas dan gatal jika terkena kulit.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur pendakian Gunung Rakutak juga terdapat banyak pacet yang sering berada di medan yang lembab.<\/p>\n\n\n\n<p>Di sini, terdapat area yang tidak terlalu luas dan cukup untuk mendirikan sekitar lima tenda. Eigerian juga bisa mendapatkan sumber air di sekitar area Tegal Alun ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Perjalanan dari Tegal Alun menuju puncak bayangan membutuhkan waktu sekitar 30-45 menit. Di area puncak bayangan juga masih terdapat lahan untuk mendirikan tenda.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur yang paling menantang justru dari puncak bayangan menuju puncak utama. Kita akan melalui jembatan Shiratal Mustaqim yang konon lebih ekstrim ketimbang jembatan setan Gunung Merbabu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur ini juga menjadikan Gunung Rakutak sebagai miniatur Gunung Raung di Jawa Barat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jembatan ini memiliki lebar sekitar 1 meter dan diapit oleh jurang di sisi kanan dan kirinya.<\/p>\n\n\n\n<p>Butuh waktu sekitar 20 menit untuk melalui jalur ekstrem ini hingga tiba di puncak utama.<\/p>\n\n\n\n<p>Estimasi waktu yang dibutuhkan untuk mendaki Gunung Rakutak hingga puncak utama sekitar 4 jam. Perjalanan turun tentu memakan waktu yang lebih cepat, yakni sekitar 2 jam saja.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-melihat-titik-koordinat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 2 Cara Melihat Titik Koordinat di Maps Lewat Web dan Aplikasi<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Persiapan Mendaki Gunung Rakutak<\/strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain fisik dan mental, pendakian Gunung Rakutak membutuhkan perlengkapan yang aman dan memadai demi kelancaran selama pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut tiga barang yang wajib Eigerian gunakan saat mendaki Gunung Rakutak, simak ya!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>1. Sepatu Gunung<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587.jpg\" alt=\"sepatu gunung EIGER\" class=\"wp-image-11197\" width=\"697\" height=\"517\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194625.587-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 697px) 100vw, 697px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto sepatu gunung EIGER. Sumber: EIGER Adventure)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Meski tak terlalu tinggi, pendakian Gunung Rakutak sangat disarankan menggunakan sepatu gunung.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini diperlukan untuk melindungi kaki dari gigitan pacet, kotoran tanah dan lumpur, serta melindungi kaki dari cedera.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita bisa menggunakan sepatu<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/pollock-2-0-28-gunung?&amp;utm_source=blog_artikel&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Gunung EIGER Pollock 2.0 28 Gunung Shoes<\/a> yang dapat melindungi kaki dari cedera.<\/p>\n\n\n\n<p>Sepatu gunung ini juga dapat mencegah masuknya air dan kotoran ke dalam sepatu. Selain itu, bagian solnya juga dirancang untuk dapat mencengkeram tanah dengan stabil.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>2. Jaket Gunung<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779.jpg\" alt=\"jaket gunung EIGER\" class=\"wp-image-11198\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194603.779-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto jaket gunung EIGER. Sumber: EIGER Adventure)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cuaca di gunung kerap kali sulit diprediksi dan berubah dengan cepat. Kabut bisa turun secara tiba-tiba, angin kencang, hingga hujan badai.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menjaga tubuh agar tetap hangat, kita perlu menggunakan jaket gunung yang ideal.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian bisa menggunakan jaket gunung<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/aquapura-wtp-jacket?&amp;utm_source=blog_artikel&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> EIGER Aquapura WTP Jacket<\/a> yang sudah dilengkapi teknologi <em>windproof <\/em>dan <em>waterproof <\/em>sehingga cocok digunakan saat mendaki gunung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/3-cara-membuat-api-tanpa-korek-yang-tahan-lama\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 3 Cara Membuat Api Tanpa Korek yang Tahan Lama<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>3. Celana Gunung<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576.jpg\" alt=\"celana gunung EIGER\" class=\"wp-image-11199\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/BeFunky-design-2023-03-21T194541.576-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto celana gunung EIGER. Sumber: EIGER Adventure)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk menghindari gigitan pacet dan paparan angin, kita bisa menggunakan celana gunung yang dibuat dari bahan <em>quick dry.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Salah satunya celana Gunung<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/x-aquapura-hardshell-pants?&amp;utm_source=blog_artikel&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> EIGER X-Aquapura Hardshell Pants<\/a> yang menggunakan bahan tahan air dan mampu mencegah hawa panas di area kaki.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, kita dapat mendaki gunung dengan nyaman dan melibas semua medan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain ketiga <em>item <\/em>di atas, kita juga perlu melengkapi diri dengan perlengkapan <em>hiking <\/em>yang nyaman untuk menunjang keselamatan selama pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian bisa menemukan dan membeli berbagai perlengkapan <em>hiking <\/em>seperti tas <em>carrier, <\/em>perlengkapan<em> <\/em>tenda, sarung tangan, <em>sleeping bag, <\/em>peralatan masak, lampu senter, dan <em>item <\/em>lain melalui<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Website EIGER Adventure Official<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbelanja melalui situs resmi EIGER, kita berkesempatan mendapatkan berbagai promo menarik, gratis ongkir seluruh Indonesia, dan jaminan produk original.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11194,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1497,1532,1533,115,113],"class_list":{"0":"post-11193","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-gunung-jawa-barat","9":"tag-gunung-pemula","10":"tag-gunung-rakutak","11":"tag-mountaineering","12":"tag-tips-naik-gunung"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-21T13:01:25+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-21T13:01:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin TS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin TS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin TS\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\"},\"headline\":\"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang\",\"datePublished\":\"2023-03-21T13:01:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-21T13:01:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\"},\"wordCount\":915,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg\",\"keywords\":[\"gunung jawa barat\",\"gunung pemula\",\"Gunung rakutak\",\"mountaineering\",\"tips naik gunung\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\",\"name\":\"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-21T13:01:25+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-21T13:01:30+00:00\",\"description\":\"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"(Foto ilustrasi pendakian Gunung Rakutak. Sumber: EIGER Adventure)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\",\"name\":\"Admin TS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin TS\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang","description":"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang","og_description":"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-03-21T13:01:25+00:00","article_modified_time":"2023-03-21T13:01:30+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin TS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin TS","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/"},"author":{"name":"Admin TS","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a"},"headline":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang","datePublished":"2023-03-21T13:01:25+00:00","dateModified":"2023-03-21T13:01:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/"},"wordCount":915,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","keywords":["gunung jawa barat","gunung pemula","Gunung rakutak","mountaineering","tips naik gunung"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/","name":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","datePublished":"2023-03-21T13:01:25+00:00","dateModified":"2023-03-21T13:01:30+00:00","description":"Gunung Rakutak merupakan bagian dari barisan pegunungan yang mengelilingi Bandung. Bagaimana jalur pendakiannya?","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","width":800,"height":594,"caption":"(Foto ilustrasi pendakian Gunung Rakutak. Sumber: EIGER Adventure)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-rakutak\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gunung Rakutak, Gunung Sunyi dengan Jalur yang Menantang"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a","name":"Admin TS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin TS"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/320573096_475022584819543_7506489764433907170_n-2-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11193"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11200,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11193\/revisions\/11200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11194"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11193"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11193"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11193"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}