{"id":11266,"date":"2023-03-23T14:53:17","date_gmt":"2023-03-23T07:53:17","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=11266"},"modified":"2023-03-23T14:53:22","modified_gmt":"2023-03-23T07:53:22","slug":"6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/","title":{"rendered":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung"},"content":{"rendered":"\n<p>Umumnya cedera kaki saat pendakian gunung disebabkan oleh latihan berlebihan, gerakan berulang, atau cedera traumatis. Cedera traumatis adalah cedera ligamen robek atau patah tulang dalam aksi ledakan atau benturan. Tenang, berikut ini ada daftar cara mengurangi risiko cedera kaki saat pendakian. <\/p>\n\n\n\n<p>Kerusakan otot, tendon, ligamen, dan jaringan lunak biasanya terjadi pada semua aspek panjat tebing, demikian dilansir dari <em>The Climbing Doctor.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p><em>Bouldering <\/em>sangat berisiko tinggi terjadi cedera muskuloskeletal. Cedera muskuloskeletal adalah suatu kondisi yang mengganggu fungsi sendi, ligamen, otot, saraf dan tendon, serta tulang belakang.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan gerakan yang sangat kuat dan berulang bisa menambah tekanan ekstra pada sendi dan otot. Cedera benturan yang umum terjadi pada <em>bouldering <\/em>dan panjat tali adalah patah tulang dan keseleo.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara pada pendakian, cedera yang sering terjadi adalah cedera leher, bahu, dan punggung atas. Maka itu dalam pendakian, faktor utama yang dibutuhkan adalah fleksibilitas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung<\/h2>\n\n\n\n<p>Biasanya secara efektif cedera kaki akibat pendakian kronis bisa diobati dengan istirahat, antiradang, dan fisioterapi.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk rehabilitasi cedera yang sedang berlangsung, terapi fisik sangatlah penting. Dengan begitu, Eigerian perlu mendapatkan diagnosis yang tepat sekaligus program pelatihan dan pijat khusus pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk cedera traumatis, seperti pecahnya tendon, ligamen, atau patah tulang mungkin memerlukan lebih banyak pengobatan. Bahkan, terkadang membutuhkan operasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Di samping itu, penjelajahan dan pendakian gunung membutuhkan vitalitas prima dan kesiapan perlengkapan pendukung untuk menghindari risiko cedera kaki.<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana cara mengurangi risiko cedera kaki saat pendakian gunung?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung<\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Olahraga rutin<\/h3>\n\n\n\n<p>Olahraga rutin bisa membuat tubuh Eigerian siap dengan segala kondisi. Salah satu olahraga yang dapat dilakukan untuk mendaki gunung, yaitu <em>squat jump <\/em>dan <em>plank<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Sepatu sesuai kebutuhan perjalanan<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"594\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-11269\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Resiko-Pendakian-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk melakukan pendakian, sebaiknya Eigerian memiliki sepatu yang sesuai dengan kebutuhan perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Melakukan pemanasan sebelum perjalanan<\/h3>\n\n\n\n<p>Pemanasan sebelum perjalanan bertujuan untuk melatih otot agar siap bekerja lebih ekstra tanpa mengalami cedera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Usahakan agar kaki tetap kering<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum mendaki gunung, upayakan agar kaki tetap kering dan bersih sehingga bisa mengurangi risiko lecet dan bau tidak sedap.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pakai dua lapis kaus kaki<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat mendaki gunung, upayakan Eigerian menggunakan kaus kaki yang tipis. Lalu, lapisi dengan kaus kaki tebal yang terbuat dari wol agar bisa meminimalisir gesekan kulit kaki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Pilih sepatu dengan ukuran 1 sampai 2 kali lebih besar<\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan memakai sepatu ukuran 1 sampai 2 kali lebih besar akan&nbsp; meminimalisir risiko cedera. Selain itu, sepatu dengan ukuran 1 sampai 2 kali lebih besar juga akan memberi ekstra kenyamanan dalam bergerak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cedera dan Kondisi Kaki Pendakian Kronis<\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang dijelaskan sebelumnya, cedera kaki salah satunya disebabkan oleh penggunaan sepatu yang sangat ketat. Pemakaian sepatu yang ketat tidak hanya berakibat pada busuk jari kaki, keratosis berlubang, dan kapalan tapi juga mengakibatkan hal-hal berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Hallux rigidus<\/h3>\n\n\n\n<p>Hallux rigidus adalah kondisi yang membuat jempol kaki terhubung ke kaki. Kondisi ini akan membuat Eigerian sulit berjalan dan kaki terasa sakit.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam beberapa kondisi, hallux rigidus membutuhkan operasi bedah untuk mencukur tulang, menyatukan sendi, atau memasukkan implan untuk menopang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bentuk jari kaki seperti palu<\/h3>\n\n\n\n<p>Bentuk jari kaki seperti palu dikenal dengan nama hammertoe. Hammertoe adalah kelainan bentuk kaki yang membuat kaki memiliki tikungan abnomal di sendi tengah (biasanya) jari kaki kedua, ketiga, dan keempat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Hammertoe disebabkan oleh ketidakseimbangan pada ligamen, tendon, dan otot yang menjaga jari kaki tetap lurus dan menstabilkan kaki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Sesamoiditis<\/h3>\n\n\n\n<p>Sesamoiditis merupakan kondisi ketika dua sesamoid ada di bagian bawah kaki dekat jempol kaki yang berfungsi sebagai katrol, membantu menahan beban, dan membantu mengangkat tulang di jempol kaki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Keseleo kaki<\/h3>\n\n\n\n<p>Keseleo kaki sangat jarang terjadi pada pendakian. Walaupun secara teknik bukan cedera kaki, keseleo pergelangan kaki merupakan cedera ekstremitas bawah yang paling umum terjadi di kalangan pendaki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Memar<\/h3>\n\n\n\n<p>Walaupun tidak separah patah tulang atau keseleo, luka memar akibat pendakian bisa diobati dengan es dan kompresi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Cedera akut<\/h3>\n\n\n\n<p>Walaupun ada sejumlah kondisi kaki kronis yang diderita oleh pendaki, risiko cedera ekstremitas bawah akut hampir sama dengan cedera ekstremitas atas akut.<\/p>\n\n\n\n<p>Selama melakukan pendakian gunung, usahakan agar Eigerian tetap menjaga keamanan. Hal ini bisa dilakukan dengan persiapan yang tepat dan perhatian yang cermat terkait dengan keselamatan.<\/p>\n\n\n\n<p>Hasilnya, pendakian gunung bisa menjadi pengalaman yang menyenangkan, menantang, dan benar-benar menginspirasi dalam menjalankan kehidupan.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaiknya, Eigerian selalu mengemas perlengkapan yang sesuai dan luangkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan ketinggian.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga:<a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/4-hal-yang-perlu-diperhatikan-saat-mendaki-gunung-dengan-bijak\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> 4\u00a0Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendaki Gunung dengan Bijak<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Itulah 6 cara mengurangi risiko cedera kaki saat pendakian gunung. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com?utm_source=blog_artikel&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website+eiger+adventure+official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Untuk memakai produk pendakian gunung yang berkualitas, jangan lupa untuk mengakses website eigeradventure.com, yuk!<\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure! <\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11268,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[1],"tags":[],"class_list":{"0":"post-11266","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-tips-trick"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-23T07:53:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-23T07:53:22+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin EIGER\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\"},\"headline\":\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung\",\"datePublished\":\"2023-03-23T07:53:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-23T07:53:22+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\"},\"wordCount\":733,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg\",\"articleSection\":[\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\",\"name\":\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-23T07:53:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-23T07:53:22+00:00\",\"description\":\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\",\"name\":\"Admin EIGER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin EIGER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog","description":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog","og_description":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-03-23T07:53:17+00:00","article_modified_time":"2023-03-23T07:53:22+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin EIGER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin EIGER","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/"},"author":{"name":"Admin EIGER","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1"},"headline":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung","datePublished":"2023-03-23T07:53:17+00:00","dateModified":"2023-03-23T07:53:22+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/"},"wordCount":733,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","articleSection":["Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/","name":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","datePublished":"2023-03-23T07:53:17+00:00","dateModified":"2023-03-23T07:53:22+00:00","description":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung, Yuk cek bagaimana caranya hanya di Blog Eiger Adventure!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","width":800,"height":594,"caption":"Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/6-cara-mengurangi-risiko-cedera-kaki-saat-pendakian-gunung\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"6 Cara Mengurangi Risiko Cedera Kaki Saat Pendakian Gunung"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1","name":"Admin EIGER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin EIGER"},"sameAs":["https:\/\/blog.eigeradventure.com"],"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Cara-Mengurangi-Risiko-Cedera-Kaki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11266","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11266"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11266\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11270,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11266\/revisions\/11270"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11268"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11266"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11266"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11266"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}