{"id":11329,"date":"2023-03-27T11:52:17","date_gmt":"2023-03-27T04:52:17","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=11329"},"modified":"2023-03-27T11:52:23","modified_gmt":"2023-03-27T04:52:23","slug":"tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/","title":{"rendered":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias!<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Eigerian yang hobi berkebun atau memelihara tanaman, musim penghujan bisa jadi ancaman bagi tanaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab, sebagian jenis tanaman tidak cocok tumbuh di daerah dengan intensitas hujan yang tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi tanah yang terlalu lembap atau basah dapat mempengaruhi kesuburan tanaman. Oleh karena itu, pemilihan jenis tanaman yang tepat juga sangat penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Terlebih lagi jika Eigerian tinggal di daerah dengan curah hujan tinggi seperti di daerah Bogor, Puncak, atau kaki gunung.<\/p>\n\n\n\n<p>Ingin tahu apa saja jenis tanaman yang cocok di musim hujan? Simak artikel ini sampai akhir, ya!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/5-cara-merayakan-hari-hutan-sedunia-apa-saja\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 5 Cara Merayakan Hari Hutan Sedunia, Apa Saja?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>Jenis Tanaman yang Cocok Tumbuh di Musim Hujan<\/strong><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Mulai dari sayuran hingga tanaman hias, berikut beberapa jenis tanaman yang tumbuh subur saat musim hujan!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>1. Padi<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1.jpg\" alt=\"tanaman yang cocok di musim hujan\" class=\"wp-image-11331\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112457-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto tanaman padi. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Padi merupakan sumber tanaman pangan utama di Indonesia yang tumbuh dengan baik pada musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<p>Padi dapat tumbuh subur pada tanah yang basah dan banyak air, sehingga musim hujan menjadi waktu yang tepat untuk menanam padi.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, padi juga membutuhkan cahaya matahari dan nutrisi yang cukup untuk tumbuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>2. Kacang Panjang<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis tanaman berikutnya adalah kacang panjang yang merupakan tanaman sayuran yang mudah tumbuh pada musim hujan dan cocok ditanam di dataran rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kacang panjang membutuhkan tanah yang gembur dan subur, serta cahaya matahari yang cukup. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kacang panjang juga membutuhkan air yang cukup banyak untuk tumbuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>3. Kacang Hijau<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1.jpg\" alt=\"kacang hijau\" class=\"wp-image-11332\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112618-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto kacang hijau. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain kacang panjang, kacang hijau juga tumbuh subur pada musim hujan. Kacang hijau membutuhkan air yang cukup banyak dan tanah yang subur. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kacang hijau juga membutuhkan cahaya matahari yang cukup untuk tumbuh dengan subur.<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah sebabnya kecambah kacang hijau bisa tumbuh dengan sangat cepat menggunakan media tanam kapas basah.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/sepatu-gunung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> Kenapa Mendaki Harus Menggunakan Sepatu Gunung Khusus?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>4. Sayuran Hijau<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beberapa jenis sayuran hijau seperti bayam, kangkung, dan sawi juga mudah tumbuh pada musim hujan, <em>lho.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Sayuran hijau idealnya membutuhkan tanah yang gembur dan subur, serta cahaya matahari yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, sayuran hijau juga membutuhkan cukup banyak air untuk tumbuh dengan baik. Oleh karenanya, banyak jenis sayuran hijau yang dapat dibudidayakan dengan metode tanam hidroponik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>5. Tomat<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1.jpg\" alt=\"kebun tomat.\" class=\"wp-image-11333\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112904-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto kebun tomat. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tomat dapat tumbuh dengan baik pada musim hujan, karena tanaman ini membutuhkan air yang banyak. Tomat membutuhkan tanah yang gembur dan subur, serta cahaya matahari yang cukup.<\/p>\n\n\n\n<p>Tomat juga bisa ditanam di dalam pot atau <em>polybag <\/em>dan ditempatkan di pekarangan rumah. Eigerian juga bisa menggunakan media hidroponik untuk menanam tomat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>6. Cabai<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cabai juga dapat tumbuh dengan baik pada musim hujan, karena tanaman ini membutuhkan asupan air yang cukup banyak.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian bisa menanam cabai di pekarangan rumah. Sebab, tanaman cabai tidak membutuhkan area yang luas untuk dapat tumbuh dengan subur.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wisata-religi\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 15 Rekomendasi Wisata Religi Terpopuler di Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>7. Philodendron<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1.jpg\" alt=\"tanaman Philodendron\" class=\"wp-image-11334\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-112951-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto tanaman Philodendron. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tanaman yang tumbuh subur pada musim hujan selanjutnya adalah <em>Philodendron. <\/em>Tanaman hias yang berasal dari Amerika Selatan ini dikenal karena daunnya yang lebar dan berbentuk hati.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini dapat tumbuh subur pada musim hujan dengan kelembapan yang tinggi dan sinar matahari. Namun, hindari menempatkan tanaman ini langsung di area terbuka, ya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>8. Anthurium<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-1024x683.jpg\" alt=\"tanaman Anthurium\" class=\"wp-image-11335\" width=\"696\" height=\"464\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-768x512.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-696x464.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-1068x712.jpg 1068w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature-150x100.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Best-Anthurium-Types-Feature.jpg 1200w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto tanaman Anthurium. Sumber: Gardenerspath.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tanaman hias <em>Anthurium<\/em> berasal dari Amerika Selatan dan Karibia. Tanaman ini dikenal karena bunga-bunganya yang cantik berwarna-warni dan daun hijau berkilau.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Anthurium<\/em> merupakan tanaman epifit yang tumbuh di pepohonan, sehingga tanaman ini membutuhkan kelembapan yang tinggi untuk tumbuh subur.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>9. Calathea<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Selanjutnya ada tanaman hias <em>Calathea<\/em> yang berasal dari Amerika Tengah dan Selatan. <em>Calathea<\/em> dikenal karena daunnya yang indah dan berwarna-warni. <\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini membutuhkan kelembapan tinggi dan tumbuh subur pada musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>10. Fern<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1.jpg\" alt=\"tanaman yang cocok di musim hujan\" class=\"wp-image-11336\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/Screenshot-2023-03-27-113114-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto tumbuhan pakis. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Fern<\/em> atau pakis termasuk kelompok besar tanaman hias yang tumbuh subur di daerah yang lembap dan teduh.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini memiliki berbagai jenis dan ukuran, dan sangat cocok untuk ditanam pada musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Fern<\/em> membutuhkan kelembapan yang tinggi dan paparan sinar matahari secara tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/7-cara-berkebun-di-halaman-rumah-yang-sempit\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong> 7 Cara Berkebun di Halaman Rumah yang Sempit, Ada Tekniknya<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>11. Spider Plant<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Memiliki nama yang cukup unik, tanaman hias <em>Spider Plant<\/em> memiliki daun panjang dan ramping yang sangat menarik. <em>Spider Plant<\/em> sangat mudah tumbuh dan tahan terhadap kelembapan tinggi. <\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini juga tumbuh subur pada musim hujan dan dapat ditempatkan di tempat yang terkena sinar matahari secara langsung maupun tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><strong>12. Peace Lily<\/strong><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1.jpg\" alt=\"tanaman Peace Lily\" class=\"wp-image-11338\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/MTc0MzU1NDM1MTM3MTQ4NTUw-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto tanaman Peace Lily. Sumber: Dengarden.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Terakhir ada Tanaman hias <em>Peace Lily <\/em>yang memiliki bunga putih yang indah dan daun berwarna hijau gelap.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini tumbuh subur pada musim hujan dengan kelembapan yang tinggi dan paparan sinar matahari secara tidak langsung.<\/p>\n\n\n\n<p>Tanaman ini sangat cocok dijadikan sebagai hiasan rumah dan taman karena memiliki bunga yang sangat indah.<\/p>\n\n\n\n<p>Demikian penjelasan beberapa jenis tanaman sayuran dan tanaman hias yang dapat tumbuh subur saat musim hujan.<\/p>\n\n\n\n<p>Memasuki musim penghujan, kita juga perlu menjaga kesehatan diri dengan menggunakan pakaian hangat yang dapat melindungi tubuh dari suhu dingin.<\/p>\n\n\n\n<p>Terutama bagi Eigerian yang sering berkegiatan di luar rumah. Eigerian dapat menggunakan jaket EIGER yang menggunakan material tahan angin dan hujan ringan sehingga dapat melindungi tubuh dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, EIGER juga memiliki berbagai koleksi produk, mulai dari <em>apparel, <\/em>perlengkapan <em>hiking, <\/em>perlengkapan <em>riding, <\/em>dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Yuk,<\/em> temukan berbagai produk impian dengan jaminan kualitas original dan gratis ongkir seluruh Indonesia hanya melalui situs<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=lifestyle\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"> Website EIGER Adventure Official<\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":11330,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[305,1284,1556,348,1557,466],"class_list":{"0":"post-11329","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-green-healthy","8":"tag-berkebun","9":"tag-green-healthy","10":"tag-hidroponik","11":"tag-sayuran-hijau","12":"tag-tanaman-bunga","13":"tag-tanaman-hias"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-03-27T04:52:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-03-27T04:52:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin TS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin TS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin TS\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\"},\"headline\":\"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!\",\"datePublished\":\"2023-03-27T04:52:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-27T04:52:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\"},\"wordCount\":896,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg\",\"keywords\":[\"berkebun\",\"green &amp; healthy\",\"hidroponik\",\"sayuran hijau\",\"tanaman bunga\",\"tanaman hias\"],\"articleSection\":[\"Green &amp; Healthy\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\",\"name\":\"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-03-27T04:52:17+00:00\",\"dateModified\":\"2023-03-27T04:52:23+00:00\",\"description\":\"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"(Foto bercocok tanam saat musim hujan. Sumber: EIGER Adventure)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\",\"name\":\"Admin TS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin TS\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!","description":"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!","og_description":"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-03-27T04:52:17+00:00","article_modified_time":"2023-03-27T04:52:23+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin TS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin TS","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/"},"author":{"name":"Admin TS","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a"},"headline":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!","datePublished":"2023-03-27T04:52:17+00:00","dateModified":"2023-03-27T04:52:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/"},"wordCount":896,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","keywords":["berkebun","green &amp; healthy","hidroponik","sayuran hijau","tanaman bunga","tanaman hias"],"articleSection":["Green &amp; Healthy"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/","name":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","datePublished":"2023-03-27T04:52:17+00:00","dateModified":"2023-03-27T04:52:23+00:00","description":"Ketahui beberapa jenis tanaman yang cocok di musim hujan, mulai dari sayuran hingga tanaman hias! Kita cek, yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","width":800,"height":594,"caption":"(Foto bercocok tanam saat musim hujan. Sumber: EIGER Adventure)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tanaman-yang-cocok-di-musim-hujan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"12 Jenis Tanaman yang Cocok di Musim Hujan, Tetap Subur!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a","name":"Admin TS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin TS"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/03\/DSC09005-2-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11329","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11329"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11329\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11339,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11329\/revisions\/11339"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11330"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11329"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11329"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11329"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}