{"id":12102,"date":"2023-05-16T15:00:00","date_gmt":"2023-05-16T08:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=12102"},"modified":"2023-05-17T01:39:49","modified_gmt":"2023-05-16T18:39:49","slug":"ban-motor-kempes","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/","title":{"rendered":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"\n<p>Ban motor kempes saat berkendara tentu dapat mengganggu perjalanan Eigerian. Terutama jika Eigerian sedang bergegas berangkat ke kantor atau dalam kondisi <em>long trip.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Pasalnya, ban motor merupakan komponen vital dari sebuah kendaraan. Ban tidak hanya berfungsi untuk menopang kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi juga memainkan peran penting dalam menjaga stabilitas, memungkinkan akselerasi, dan memberikan daya cengkeram pada berbagai kondisi jalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, masalah umum yang sering dihadapi oleh pengendara motor adalah ban yang kempes. Baik itu ban depan atau belakang, ban kempes dapat mengganggu perjalanan.<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, dengan pemahaman dan pengetahuan yang tepat, masalah ban motor kempes dapat diatasi dan dicegah. Bagaimana caranya?<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/rekomendasi-rompi-motor\/\"><strong> <\/strong><strong>10 Rekomendasi Rompi Motor Anti Angin dari EIGER<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Ban Motor Kempes<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada beberapa penyebab ban motor kempes yang perlu Eigerian waspadai, berikut penjelasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Ban Mengalami Kebocoran<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes.jpg\" alt=\"ban motor kempes\" class=\"wp-image-12110\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto ilustrasi ban bocor. Sumber: EIGER Adventure)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Kebocoran adalah penyebab paling umum dari ban motor yang kempes. <\/p>\n\n\n\n<p>Kondisi ini dapat terjadi karena berbagai alasan, seperti tertusuk benda tajam seperti paku, pecahan kaca, atau benda keras lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kerusakan pada dinding ban juga bisa menyebabkan bocor. Letak kebocoran bisa sangat kecil dan sulit dideteksi, atau cukup besar sehingga ban kempes dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian biasanya akan melihat tanda-tanda ban bocor, seperti ban yang tampak kempes, atau mungkin mendengar suara udara yang keluar dari ban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Katup Ban Tidak Tertutup Dengan Benar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Katup atau pentil ban yang rusak atau tidak rapat juga bisa menjadi penyebab ban motor kempes.<\/p>\n\n\n\n<p>Katup adalah bagian penting dari ban yang memungkinkan udara masuk dan keluar dari ban. Jika katup rusak, udara dapat bocor keluar, menyebabkan ban kempes.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika katup tidak dipasang dengan baik, hasilnya pun sama. Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa katup ban dalam kondisi baik dan dipasang dengan benar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/rekomendasi-sarung-tangan-motor\/\"><strong> <\/strong><strong>10 Rekomendasi Sarung Tangan Motor Untuk Pria dan Wanita<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Usia Ban<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1.jpg\" alt=\"ban motor kempes\" class=\"wp-image-12113\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/motorbike-wheel-closeup-view-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto usia pakai ban motor. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Usia ban juga bisa menjadi faktor penyebab ban motor kempes. Seperti halnya benda lain, ban bisa aus seiring waktu.<\/p>\n\n\n\n<p>Ban yang sudah tua dan aus bisa mengalami kerusakan pada struktur internalnya, yang bisa menyebabkan bocor.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika ban mulai menunjukkan tanda-tanda aus, seperti retak atau benjolan, ini bisa menjadi indikasi bahwa struktur internalnya telah rusak dan ban perlu diganti.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Ban Tidak Terpasang Dengan Benar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pemasangan ban yang tidak tepat juga bisa menjadi penyebab ban motor kempes. Jika ban tidak dipasang dengan benar pada velg, ini bisa menyebabkan udara bocor.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, jika ban tidak diisi dengan tekanan angin yang tepat, hal ini juga bisa menyebabkan masalah.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, sangat penting untuk memastikan bahwa ban dipasang dengan benar dan diisi dengan tekanan yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-memperbaiki-spion-motor-yang-longgar\/\"><strong> <\/strong><strong>3 Cara Memperbaiki Spion Motor yang Longgar, Mudah dan Cepat<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Perubahan Suhu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1.jpg\" alt=\"ban motor kempes\" class=\"wp-image-12112\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/front-tire-orange-motorbike-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto ban motor terlalu panas. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Perubahan suhu bisa mempengaruhi tekanan dalam ban. Misalnya, cuaca dingin bisa menyebabkan penurunan tekanan dalam ban.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini karena udara mengembang ketika panas dan menyusut ketika dingin. Jadi, jika suhu turun secara signifikan, tekanan dalam ban motor juga bisa turun, yang membuat ban tampak kempes.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebaliknya, cuaca panas bisa menyebabkan peningkatan tekanan dalam ban.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Kualitas Ban yang Buruk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kualitas ban juga berperan penting. Ban yang terbuat dari bahan berkualitas rendah mungkin lebih mudah bocor atau rusak.<\/p>\n\n\n\n<p>Ban dengan kualitas buruk mungkin kurang awet jika terus dipakai berkendara setiap hari. Terlebih lagi jika kondisi jalan yang dilintasi juga tidak begitu mulus.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Pemakaian Ban yang Tidak Sesuai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1.jpg\" alt=\"ban motor kempes\" class=\"wp-image-12111\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ban-motor-kempes-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto pemakaian ban berlebih. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Pemakaian ban yang tidak sesuai juga bisa menjadi penyebab ban motor kempes. Ban dirancang untuk digunakan dalam kondisi tertentu, dan penggunaan di luar kondisi ini bisa merusak ban.<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika ban dirancang untuk digunakan di jalan raya tetapi digunakan di medan <em>off-road<\/em>, tentu bisa merusak ban dan menyebabkan bocor.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>8. Kerusakan pada Bead<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p><em>Bead<\/em> adalah bagian dari ban yang terhubung dengan velg. <\/p>\n\n\n\n<p><em>Bead<\/em> harus memberikan segel yang rapat antara ban dan velg untuk mencegah udara keluar. Kerusakan pada bagian ini bisa mengakibatkan kebocoran.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-menghilangkan-embun-di-lampu-motor\/\"><strong> <\/strong><strong>3 Cara Menghilangkan Embun di Lampu Motor Saat Musim Hujan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Mengatasi Ban Motor Kempes<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1.jpg\" alt=\"ban motor kempes\" class=\"wp-image-12109\" width=\"696\" height=\"516\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/adult-man-trying-repair-motorbike-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">(Foto cara mengatasi ban kempes. Sumber: Freepik.com)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tindakan pencegahan yang bisa dilakukan untuk menghindari ban motor kempes adalah dengan menggunakan ban motor yang berkualitas.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, pastikan pemakaian ban sudah sesuai dengan fungsinya. Hindari pemakaian ban secara berlebihan di jalan yang tidak sesuai peruntukannya.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika Eigerian merasa tekanan angin ban mulai berkurang, segeralah deteksi kebocoran sejak dini.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian dapat mengamati kondisi ban, apakah terdapat kerusakan, lubang, atau benda tajam lain yang menusuk ban.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika ada benda asing yang menancap di ban, hindari mencabutnya karena dapat menyebabkan ban kehilangan tekanan angin dengan cepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan menaiki motor Eigerian jika kebocoran ban sudah terdeteksi, hal ini dapat merusak velg motor.<\/p>\n\n\n\n<p>Carilah bengkel terdekat untuk mendapatkan perbaikan sesegera mungkin. Jika kondisi ban sudah tidak memungkinkan untuk ditambal, disarankan untuk mengganti ban yang baru.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, Eigerian juga perlu memeriksa kondisi ban sebelum melakukan perjalanan jauh untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan lupa juga untuk menggunakan perlengkapan berkendara yang aman. Seperti helm, sarung tangan, sepatu, jaket motor, dan aksesoris berkendara lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian dapat menemukan dan membeli berbagai perlengkapan berkendara melalui situs<a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=riding\"> Website EIGER Adventure Official<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Melalui situs resmi EIGER, kita berpeluang mendapatkan berbagai promo menarik, gratis ongkir seluruh Indonesia, dan jaminan produk original, <em>lho.<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, cek produknya sekarang juga!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!<\/p>\n","protected":false},"author":10,"featured_media":12108,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[1666,1665,1667,811],"class_list":{"0":"post-12102","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-riding","8":"tag-ban-motor-bocor","9":"tag-ban-motor-kempes","10":"tag-merawat-ban-motor","11":"tag-tips-berkendara"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-05-16T08:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-05-16T18:39:49+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin TS\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin TS\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin TS\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\"},\"headline\":\"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya\",\"datePublished\":\"2023-05-16T08:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-16T18:39:49+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\"},\"wordCount\":868,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg\",\"keywords\":[\"ban motor bocor\",\"Ban motor kempes\",\"merawat ban motor\",\"tips berkendara\"],\"articleSection\":[\"Riding\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\",\"name\":\"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg\",\"datePublished\":\"2023-05-16T08:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-05-16T18:39:49+00:00\",\"description\":\"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"(Foto ilustrasi mengatasi ban motor kempes. Sumber: EIGER Adventure)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a\",\"name\":\"Admin TS\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin TS\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya","description":"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya","og_description":"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-05-16T08:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-05-16T18:39:49+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin TS","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin TS","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/"},"author":{"name":"Admin TS","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a"},"headline":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya","datePublished":"2023-05-16T08:00:00+00:00","dateModified":"2023-05-16T18:39:49+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/"},"wordCount":868,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","keywords":["ban motor bocor","Ban motor kempes","merawat ban motor","tips berkendara"],"articleSection":["Riding"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/","name":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","datePublished":"2023-05-16T08:00:00+00:00","dateModified":"2023-05-16T18:39:49+00:00","description":"Ban motor kempes saat berkendara pastinya sangat merepotkan. Berikut penyebab dan cara mengatasi ban motor kempes untuk Eigerian!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","width":800,"height":594,"caption":"(Foto ilustrasi mengatasi ban motor kempes. Sumber: EIGER Adventure)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/ban-motor-kempes\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"8 Penyebab Ban Motor Kempes dan Cara Mengatasinya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/9dbf7a60232d2368ae533214e2bccd4a","name":"Admin TS","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/a7d0596ab070a0fe101f0323208bc17a87e0776e12248deed1056777e61c8603?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin TS"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/christopher-antonisirclo-com\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/05\/ilustrasi-mengatasi-ban-motor-kempes.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12102","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/10"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12114,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12102\/revisions\/12114"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12108"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}