{"id":14099,"date":"2023-08-07T08:00:00","date_gmt":"2023-08-07T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=14099"},"modified":"2023-08-07T18:46:02","modified_gmt":"2023-08-07T11:46:02","slug":"jarak-aman-berkendara","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/","title":{"rendered":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!"},"content":{"rendered":"\n<p>Pada saat berkendara, kenapa<em> sih <\/em>kita perlu jaga jarak dengan pengendara lain? Jarak aman berkendara motor maupun mobil memang menjadi salah satu hal yang wajib diperhatikan, demi keamanan dan kenyamanan selama di perjalanan. Menjaga jarak aman saat berkendara tentunya akan mengurangi risiko pengereman mendadak yang bisa berujung pada terjadinya tabrakan beruntun.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, terjadinya insiden tabrakan beruntun adalah akibat dari ketidakmampuan pengendara menjaga jarak aman berkendara. Saat kendaraan di depan mendadak berhenti, kendaraan yang berada di belakangnya tidak bisa berhenti tepat waktu untuk menghindari benturan. Itulah mengapa, menjaga jarak aman berkendara sangatlah penting.<\/p>\n\n\n\n<p>Jarak aman berkendara sebagaimana yang telah ditetapkan dalam Undang-Undang menjadi hal yang wajib dipatuhi oleh semua pengendara. Hal ini bertujuan untuk menghindari adanya risiko tabrakan dengan kendaraan lainnya, dan untuk memastikan keselamatan pada saat berkendara. Lantas, seperti apa aturan jarak aman berkendara?<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Aturan Jarak Aman Berkendara Motor<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-7.jpg\" alt=\"jarak aman berkendara\" class=\"wp-image-14108\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-7.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-7-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-7-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-7-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebagaimana disampaikan oleh TMC Polda Metro Jaya, jika dihitung dengan satuan waktu maka 3 detik dianggap sebagai jarak aman untuk berkendara motor. Kenapa 3 detik? Sebab, dibutuhkan waktu selama 0,5-1 detik untuk pengendara mengerem mendadak, di mana ini adalah waktu refleks pengendara. Lalu setelah menarik rem, butuh waktu 0,5-1 detik untuk motor akhirnya bisa berhenti dengan sempurna.<\/p>\n\n\n\n<p>TMC Polda Metro Jaya juga telah menetapkan jarak aman berkendara motor menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara di jalan. Berikut ini adalah rinciannya, simak yuk!<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Laju kendaraan dengan kecepatan 30 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 15 meter dan jarak amannya 30 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Kendaraan dengan kecepatan 40 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 20 meter dan jarak aman 40 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Lalu kendaraan dengan kecepatan 50 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 25 meter dan jarak aman 50 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Kecepatan 60 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 30 meter dan jarak aman 60 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk laju kendaraan dengan kecepatan 70 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 35 meter dan jarak aman 70 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Kecepatan 80 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 40 meter dan jarak aman 80 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Kecepatan 90 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 45 meter dan jarak aman 90 meter.<\/li>\n\n\n\n<li>Sedangkan untuk laju kendaraan dengan kecepatan 100 km\/jam: Jarak minimalnya adalah 50 meter dan jarak aman 100 meter.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dari aturan di atas, bisa dilihat bahwa semakin rendah kecepatan berkendara motor, semakin kecil jarak yang harus ditetapkan sebagai jarak aman. Dan sebaliknya, semakin tinggi kecepatannya maka akan semakin besar juga jarak yang ditetapkan sebagai jarak aman.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/rekomendasi-rompi-motor\/\">10 Rekomendasi Rompi Motor Anti Angin dari EIGER<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Sebetulnya, jarak aman ini diperlukan untuk memberikan ruang bagi para pengendara untuk berhati-hati pada saat berkendara. Sebab, kecelakaan tidak hanya terjadi apabila kita tidak berhati-hati saja, melainkan juga karena pengendara lain yang tidak hati-hati sehingga dapat berakibat pada kecelakaan yang dapat merugikan pengendara lainnya juga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ingat <em>ya<\/em>, jarak aman berkendara tidak hanya perlu diterapkan di arus jalanan yang padat saja, tapi juga saat melintas di jalanan yang sepi pun perlu menetapkan jarak aman. Sebab, potensi kecelakaan bisa saja terjadi di mana dan kapan saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/outfit-anak-motor-custom\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">16 Style Outfit Anak Motor Custom yang Cocok untuk Touring<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rekomendasi Jaket untuk Berkendara Lebih Aman dan Nyaman<\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, di bawah ini sudah disiapkan beberapa rekomendasi jaket untuk menunjang keamanan dan kenyamanan Eigerian saat berkendara. Cek satu per satu, <em>yuk<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-sneilheid-coach-jacket\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EIGER SNEILHEID COACH JACKET<\/a> &#8211; Rp489.900<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-1.jpg\" alt=\"jaket motor\" class=\"wp-image-14107\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-1.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-1-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-1-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-1-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Hujan ringan dan angin tidak akan jadi tantangan saat Eigerian berkendara bersama Sneilheid Coach Jacket dari EIGER ini. Kombinasi antara teknologi<em> Tropic Repellent<\/em> dan <em>Tropic Windblock<\/em> akan membuatmu lebih leluasa untuk menjelajahi zona dan rute baru bersama motor andalan. Materialnya 100% <em>Polyester, <\/em>yang dilengkapi dengan kancing <em>snap <\/em>2 saku samping. Ditambah dengan bagian ujung lengan dengan model rib, tali serut pada bagian ujung bawah, jaket ini akan membuat penampilanmu lebih keren saat berkendara.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-corner-inc-1-0-jacket\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EIGER CORNER INC 1.0 JACKET <\/a>&#8211; Rp512.100<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-4.jpg\" alt=\"jaket motor\" class=\"wp-image-14105\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-4.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-4-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-4-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-4-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Jaket Corner Inc 1.0 juga bisa mendukung kenyamanan dan keamanan saat berkendara dengan teknologi<em> Tropic Repellent<\/em> dan <em>Tropic Windblock. <\/em>Dilengkapi juga dengan sistem ventilasi di bagian punggung, jaket dengan penutup kepala ini mampu memberikan sirkulasi udara yang lebih baik saat berkendara di bawah cuaca panas. Materialnya 100% <em>Polyester, <\/em>dilengkapi dengan penutup kepala yang bisa disesuaikan, terdapat 2 saku samping dengan ritsleting, 1 saku di bagian dalam, dan tape reflektif di bagian punggung yang tampak dalam kondisi minim cahaya. <em>Adjuster <\/em>pada bagian ujung bawah jaket juga tersedia, dan bagian ujung lengannya elastis.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-promptitude-1-1-jacket\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EIGER PROMPTITUDE 1.1 JACKET<\/a> &#8211; Rp692.100<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-5.jpg\" alt=\"jaket motor\" class=\"wp-image-14106\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-5.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-5-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-5-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-5-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain dua rekomendasi di atas, ada juga Jaket Promptitude 1.1 yang akan membuatmu siap untuk berkendara dengan perlindungan teknologi <em>Tropic Repellent<\/em> dan <em>Tropic Windblock<\/em>. Jaket ini dirancang dengan sistem ventilasi di bagian punggung dan ventilasi eyelet di area ketiak. Penutup kepala pada jaket ini akan membantumu tetap merasa sejuk saat berkendara dalam cuaca panas. Materialnya juga 100% <em>Polyester<\/em>,<em> full zip<\/em> di bagian depan dengan <em>chin guard<\/em> dan<em> storm flap. <\/em>Penutup kepalanya dilengkapi dengan <em>adjuster<\/em>, terdapat 1 saku dada dengan ritsleting, 2 saku depan dengan penutup <em>flap<\/em>, 2 saku samping dengan ritsleting, 1 saku di bagian dalam dengan ritsleting,&nbsp; dan lubang untuk <em>earphone<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=riding\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perlengkapan <em>riding<\/em><\/a><em> <\/em>selengkapnya bisa Eigerian cek di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>website <\/em>Eiger Adventure <em>Official<\/em><\/a><em> <\/em>dan temukan produk-produk kualitas terbaik dengan <em>affordable price<\/em>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pada saat berkendara, kenapa sih kita perlu jaga jarak dengan pengendara lain? Jarak aman berkendara motor maupun mobil memang menjadi salah satu hal yang wajib diperhatikan, demi keamanan dan kenyamanan selama di perjalanan. Menjaga jarak aman saat berkendara tentunya akan mengurangi risiko pengereman mendadak yang bisa berujung pada terjadinya tabrakan beruntun. Biasanya, terjadinya insiden tabrakan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":14109,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[310,312,311,331,328,266],"class_list":{"0":"post-14099","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-riding","8":"tag-aman-naik-motor","9":"tag-anak-motor","10":"tag-aturan-berkendara","11":"tag-jaket-motor","12":"tag-riding-gear","13":"tag-safety-riding"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-07T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-08-07T11:46:02+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!\",\"datePublished\":\"2023-08-07T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-07T11:46:02+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\"},\"wordCount\":814,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg\",\"keywords\":[\"aman naik motor\",\"anak motor\",\"aturan berkendara\",\"jaket motor\",\"riding gear\",\"safety riding\"],\"articleSection\":[\"Riding\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\",\"name\":\"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-07T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-08-07T11:46:02+00:00\",\"description\":\"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: Eiger Adventure\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!","description":"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!","og_description":"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-08-07T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-08-07T11:46:02+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!","datePublished":"2023-08-07T01:00:00+00:00","dateModified":"2023-08-07T11:46:02+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/"},"wordCount":814,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","keywords":["aman naik motor","anak motor","aturan berkendara","jaket motor","riding gear","safety riding"],"articleSection":["Riding"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/","name":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","datePublished":"2023-08-07T01:00:00+00:00","dateModified":"2023-08-07T11:46:02+00:00","description":"TMC Polda Metro Jaya menetapkan jarak aman berkendara menggunakan satuan meter agar selaras dengan kecepatan laju motor pada saat berkendara.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","width":700,"height":500,"caption":"Sumber: Eiger Adventure"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jarak-aman-berkendara\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jalan Padat Atau Sepi, Patuhi Aturan Jarak Aman Berkendara!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/jarak-aman-berkendara-6.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14099","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14099"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14099\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14110,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14099\/revisions\/14110"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14109"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14099"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14099"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14099"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}