{"id":14133,"date":"2023-08-09T10:06:43","date_gmt":"2023-08-09T03:06:43","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=14133"},"modified":"2023-09-08T17:41:12","modified_gmt":"2023-09-08T10:41:12","slug":"tips-hindari-kulit-lecet","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/","title":{"rendered":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Bagi para pendaki, keluhan akibat kulit lecet di beberapa bagian tubuh saat mendaki gunung sangat mungkin terjadi. Jika Eigerian mengalami hal ini, tentu pendakianmu akan terasa tidak nyaman<\/p>\n\n\n\n<p>Dikutip dari laman <em>Backpacker, <\/em>lecet merupakan suatu kondisi kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh gesekan yang berlebihan antara kulit dan pakaian atau kulit dan kulit.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor yang membuat kondisi tersebut semakin buruk, yaitu kelembapan dan tekanan yang bisa memperburuk lecet. <\/p>\n\n\n\n<p>Adapun lokasi tubuh yang paling sering mengalami lecet, yakni kaki, pundak, ketiak, pergelangan tangan, dan paha bagian dalam.<\/p>\n\n\n\n<p>Lecet pada kulit ketiak biasanya terjadi karena beberapa hal, seperti pemakaian baju yang ketat terutama di bagian ketiaknya. Ketika sedang melakukan pendakian, gesekan mulai terjadi jika Eigerian mengalami keringat berlebih, udara yang panas, dan gerah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, kulit lecet pada ketiak juga bisa terjadi karena <em>shoulder strap <\/em>yang berada di dekat ketiak terlalu ketat dan lebar sehingga bisa menekan ke samping ketiak. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kondisi ini juga bisa terjadi karena pemakaian tali beha yang terlalu kencang lalu terkena keringat sehingga menyebabkan kulit kemerahan.<\/p>\n\n\n\n<p>Kulit pada ketiak akan semakin lecet apabila Eigerian membawa ransel yang cukup berat dan hal ini pun rentan terjadi bagi kamu yang mempunyai tubuh berisi. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal lainnya ketika Eigerian melakukan pergerakan dalam jangka waktu lama dan outfit yang dipakai berbahan kasar.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada beberapa kasus, paha bagian dalam pun bisa lecet apalagi kalau celana yang dipakai ketat dan bahan yang tidak sesuai sehingga kalau keringat menetes akan membuat kulit paha bagian dalam dan celana tergesek-gesek. <\/p>\n\n\n\n<p>Kulit leceet pada paha bagian dalam juga bisa disebabkan posisi ritsleting di samping celana.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga:<\/strong> <strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/7-cara-melindungi-kulit-dari-sinar-matahari-agar-tidak-gelap\/\">7 Cara Melindungi Kulit dari Sinar Matahari Agar Tidak Gelap<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Agar Terhindar dari Kulit Lecet <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Agar bisa terhindar dari kulit lecet saat mendaki, Eigerian bisa menerapkan beberapa tips berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gunakan pakaian yang tepat<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum mendaki, Eigerian perlu memastikan agar tubuh tetap kering dengan menggunakan pakaian yang kering dan memiliki fitur <em>quick dry<\/em>. <\/p>\n\n\n\n<p>Pakaian berbahan sintetis ini merupakan bahan pakaian yang bisa menyerap kelembapan dan berpotensi mengurangi lecet secara signifikan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam hal ini, pastikan untuk menggunakan pakaian yang bisa menyerap keringat dan jangan sampai basah kuyup. <\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, hindari memakai bahan katun karena bahan ini bisa membuat kulit Eigerian lebih lembap dan sirkulasi udara yang minim bisa menyebabkan pakaian jenis katun tidak cepat kering.<\/p>\n\n\n\n<p>Sementara jika paha bagian dalam Eigerian lecet, cobalah memakai celana yang nyaman berbahan spandeks.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pastikan ukuran pakaian dan ransel sesuai<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum berangkat dalam pendakian gunung, pastikan pakaian dan ransel yang dibawa memiliki ukuran yang tepat, ya Eigerian!<\/p>\n\n\n\n<p>Begitu juga dengan celana yang dipakai untuk mendaki gunung. Celana dengan ukuran pinggang yang longgar bisa menjadi penyebab terjadinya gesekan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Bawa <em>petroleum jelly<\/em>, untuk atasi kulit lecet <\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum memulai pendakian, sebaiknya persiapkan untuk membawa petroleum jelly. Jadi bila Eigerian mengalami kulit lecet di beberapa titik tertentu di tubuh, cobalah untuk mengoleskan pelumas, seperti petroleum jelly saat terjadi lecet.<\/p>\n\n\n\n<p>Ini merupakan cara yang berguna untuk mengatasi lecet ringan di bagian tubuh mana pun bahkan berguna untuk menggosok paha dan ketiak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Lapisi dengan perekat untuk hindari kulit lecet<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagian orang sering mengalami kulit lecet di area-area tertentu, seperti bahu, ketiak, pinggul, punggung bawah, selangkangan, dan paha bagian dalam. <\/p>\n\n\n\n<p>Bila kamu sering mengalami kulit lecet di area tersebut, cobalah untuk menutupnya dengan perekat sebelum melakukan pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Bila menambahkan pelindung antara kulit dan segala sesuatu yang bisa menyebabkan lecet atau iritasi merupakan cara terbaik untuk mencegah terjadinya peradangan secara keseluruhan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Usahakan untuk tetap terhidrasi<\/h3>\n\n\n\n<p>Cara berikutnya agar terhindar dari kulit lecet saat mendaki adalah usahakan untuk tetap terhidrasi. Dengan tetap terhidrasi, maka tubuh juga bisa terhindar dari peradangan. <\/p>\n\n\n\n<p>Lantaran saat mengalami dehidrasi, tubuh akan kehilangan lebih banyak garam melalui keringat.<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, kulit akan menjadi lebih kering. Kulit yang kering itu akan meningkatkan kemungkinan terjadinya gesekan maupun iritasi tambahan. Dengan minum air yang cukup, setidaknya kulit kamu akan tetap elastis dan lembap.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rekomendasi Outfit Mendaki Agar Kulit Tidak Lecet <\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Berikut rekomendasi <em>outfit <\/em>yang tepat untuk mendaki gunung:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Gunakan kemeja flanel<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak hanya bisa membantu menghangatkan tubuh, kemeja flanel memiliki bahan yang tidak kaku dan bisa membantu kamu untuk terlindung dari sinar matahari saat pendakian siang hari. <\/p>\n\n\n\n<p>Dengan paduan outfit lain, kemeja flanel tentunya bisa memberikan kesan tanggung, klasik, dan tetap <em>up to date<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pakai celana jenis kargo<\/h3>\n\n\n\n<p>Celana jenis kargo adalah celana yang paling cocok digunakan saat mendaki gunung dari segi fungsional dan penampilan. <\/p>\n\n\n\n<p>Salah satu celana kargo yang bisa kamu gunakan dari EIGER, yaitu <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-punegara-convertible-pants\">Punegara Convertible Pants<\/a>. Celana ini menyediakan fitur <em>windproof <\/em>dan <em>waterproof<\/em> pada derajat tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan begitu, celana kargo bisa memberikan perlindungan saat hawa dingin. Selain itu, celana kargo juga memiliki banyak saku sehingga bisa menjamin kebebasan gerak saat mendaki.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pilih jaket yang bisa menghangatkan tubuh<\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika mendaki gunung, kamu tentu membutuhkan jaket yang berkualitas dan bisa menghangatkan tubuh. Apalagi, suhu pegunungan saat malam hari atau siang hari tergolong sangat dingin.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memilih jaket yang digunakan untuk mendaki gunung, perhatikan ketebalan, kekuatannya menahan percikan air, kemampuannya menghangatkan tubuh, hingga fleksibilitas bahan yang dipakai. Salah satu jaket dari EIGER yang bisa kamu pilih, yaitu <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-mentaya-2in1-jacket-ws\">Mentaya 2in1 Jacket WS.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pilih sepatu gunung yang terbaik<\/h3>\n\n\n\n<p>Saat mendaki gunung, kamu tentu akan melewati berbagai medan yang berbeda. Medan itu, mulai dari menanjak, berlumut, berair, dan sebagainya. Biasanya, sepatu gunung yang direkomendasikan memiliki desain yang cocok di bagian luar, tapi cukup tebal dan nyaman di bagian dalam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bagian luar dengan bahan anti air atau kulit cukup tebal bisa membantu agar kaki bisa terlindungi lebih baik. Salah satu sepatu yang direkomendasikan, yaitu <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-x-urban-raptor-shoes\">X-Urban Raptor Shoes.<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Aman Saat Mendaki Dengan EIGER!&nbsp;<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Nah, itulah tips agar Eigerian terhindar dari kulit lecet saat mendaki. Setelah mengetahui beberapa tips tersebut, tentunya Eigerian bisa lebih berhati-hati ketika berpetualang di alam terbuka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, saat beraktivitas di luar ruangan kamu harus gunakan perlengkapan yang aman dan nyaman. <\/p>\n\n\n\n<p>Eigerian bisa dapatkan berbagai perlengkapan outdoor seperti tas, celana, sepatu, kaos, dan aksesoris lainnya dengan berbelanja di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">website resmi EIGER<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu juga bisa dapatkan berbagai promo menarik dan kemudahan saat berbelanja. Yuk jadikan perjalanan dan petualanganmu lebih menyenangkan bersama EIGER!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Bagi para pendaki, keluhan akibat kulit lecet di beberapa bagian tubuh saat mendaki gunung sangat mungkin terjadi. Jika Eigerian mengalami hal ini, tentu pendakianmu akan terasa tidak nyaman Dikutip dari laman Backpacker, lecet merupakan suatu kondisi kerusakan pada kulit yang disebabkan oleh gesekan yang berlebihan antara kulit dan pakaian atau kulit dan kulit.&nbsp; Faktor yang [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14167,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[1999,122,119,2001,2000],"class_list":{"0":"post-14133","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"category-tips-trick","9":"tag-kulit-lecet","10":"tag-mendaki-gunung","11":"tag-pendakian-gunung","12":"tag-tips-aman-mendaki","13":"tag-tips-hindari-kulit-lecet"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-09T03:06:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-08T10:41:12+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin EIGER\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\"},\"headline\":\"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya!\",\"datePublished\":\"2023-08-09T03:06:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T10:41:12+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\"},\"wordCount\":1000,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg\",\"keywords\":[\"Kulit Lecet\",\"mendaki gunung\",\"pendakian gunung\",\"Tips Aman Mendaki\",\"Tips Hindari Kulit Lecet\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\",\"name\":\"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-09T03:06:43+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T10:41:12+00:00\",\"description\":\"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"Kulit lecet\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\",\"name\":\"Admin EIGER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin EIGER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog","description":"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog","og_description":"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-08-09T03:06:43+00:00","article_modified_time":"2023-09-08T10:41:12+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin EIGER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin EIGER","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/"},"author":{"name":"Admin EIGER","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1"},"headline":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya!","datePublished":"2023-08-09T03:06:43+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:41:12+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/"},"wordCount":1000,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","keywords":["Kulit Lecet","mendaki gunung","pendakian gunung","Tips Aman Mendaki","Tips Hindari Kulit Lecet"],"articleSection":["Mountaineering","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/","name":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya! - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","datePublished":"2023-08-09T03:06:43+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:41:12+00:00","description":"Kulit lecet biasa dirasakan oleh pendaki gunung. Salah satu tips agar terhindar yakni mengggunakan pakaian yang tepat. Cek tips lainnya yuk!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","width":800,"height":594,"caption":"Kulit lecet"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-hindari-kulit-lecet\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Kulit Lecet Saat Mendaki? Ini 7 Tips Antisipasinya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1","name":"Admin EIGER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin EIGER"},"sameAs":["https:\/\/blog.eigeradventure.com"],"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/Hindari-Lecet.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14133","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14133"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14133\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14725,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14133\/revisions\/14725"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14167"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14133"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14133"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14133"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}