{"id":14170,"date":"2023-08-09T13:35:01","date_gmt":"2023-08-09T06:35:01","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=14170"},"modified":"2023-09-08T17:35:47","modified_gmt":"2023-09-08T10:35:47","slug":"cedera-pergelangan-kaki","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/","title":{"rendered":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Kegiatan mendaki gunung merupakan salah satu aktivitas yang memiliki risiko tinggi. Salah satu risiko yang bisa dialami adalah cedera pergelangan kaki. <\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu,  pendaki harus mempersiapkan segalanya dengan baik, serta memiliki ilmu dan pengetahuan tentang berkegiatan luar ruang agar terhindar dari risiko-risiko yang membahayakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Adapun risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti terkilir, keseleo, dan lainnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Cedera tersebut bisa saja terjadi ketika melintas jalur-jalur yang cukup ekstrem atau licin, kurang fokus saat berjalan, hingga fisik yang terlalu lelah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Memang, menghadapi musibah saat mendaki gunung otomatis bikin panik. Namun, tak perlu khawatir, karena ada beberapa cara penanganan cedera pergelangan kaki, khususnya saat mendaki gunung.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/mengatasi-kram-otot-kaki-ketika-mendaki\/\">5 Cara Mengatasi Kram Otot Kaki Ketika Mendaki Gunung, Pendaki Wajib Tahu!<\/a><\/strong><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Cedera Pergelangan Kaki?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Cedera pergelangan kaki atau <em>ankle sprain<\/em> adalah cedera pada yang muncul akibat ikatan ligamen, yaitu urat yang mengikat tulang peregangan yang berlebihan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya, peregangan yang terjadi cukup keras hingga membuat ligamen terkilir. Biasanya, gerakan memutar hingga perubahan posisi tiba-tiba adalah penyebab cedera ini terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Ligamen memang berfungsi untuk membuat tubuh kamu lebih mudah untuk digerakkan. Namun, setiap ligamen punya batasan gerakan, sehingga jika melewati batas tersebut, ligamen akan merenggang dan robek.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada kasus pendakian, kejadian tersebut bisa terjadi ketika seseorang terpeleset, terlebih pendaki menggunakan sepatu yang low-cut hingga membawa beban yang cukup berat.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Faktor Penyebab Cedera Pergelangan Kaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Ada banyak faktor yang bisa menyebabkan kamu mengalami cedera pergelangan kaki, seperti:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Aktivitas olahraga<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cedera pergelangan kaki adalah hal yang paling umum terjadi saat berolahraga. Biasanya sering terjadi pada olahraga yang membutuhkan gerakan melompat atau memutar, seperti sepak bola, lari, dan lainnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Permukaan tidak rata<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Berjalan atau berlari di permukaan yang tidak rata atau kondisi lapangan yang buruk dapat meningkatkan risiko cedera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Riwayat cedera <\/strong>yang sama<\/h3>\n\n\n\n<p>Eigerian cenderung akan mengalami kondisi ini jika pernah mengalami riwayat yang sama sebelumnya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Kondisi fisik yang buruk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Kekuatan atau fleksibilitas yang buruk pada kaki dapat meningkatkan risiko cedera saat melakukan aktivitas berat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Ukuran sepatu yang tidak tepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ukuran sepatu yang tidak pas atau tidak cocok untuk suatu kegiatan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gejala dan Tanda-tanda Cedera Pergelangan Kaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika mengalami cedera pergelangan kaki, gejala dan tanda-tanda yang mungkin Eigerian akan alami adalah:<\/p>\n\n\n\n<p>1. Kaki alami seperti ada tarikan atau robekan di dalam mata kaki<\/p>\n\n\n\n<p>2. Rasa sakit terasa saat cedera dan bahkan setelahny atau ketika kamu sedang berjalan.<\/p>\n\n\n\n<p>3. Kulit sekitar mata kaki dapat menjadi lebam dan bengkak<\/p>\n\n\n\n<p>4. Dengan cedera berat, rasa sakit yang ekstrem membuatmu tak dapat menggerakkan kaki<\/p>\n\n\n\n<p>5. Mati rasa pada kaki dapat berarti saraf atau pembuluh darah bermasalah<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pertolongan Pertama Cedera Pergelangan Kaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Saat kamu atau orang lain mengalami cedera pergelangan kaki, ada beberapa langkah pertolongan pertama yakni:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Cari tempat yang datar untuk meluruskan kaki<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal pertama yang harus kamu lakukan ketika mengalami cedera pergelangan kaki, carilah tempat yang datar. <\/p>\n\n\n\n<p>Minta bantuan ke rekan satu tim untuk menggotong tubuhmu, kemudian lepaskan segala ransel dan segala barang bawaan yang dibawa.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Istirahatkan kaki yang cedera<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah keseleo atau terkilir, usahakan untuk mengistirahatkan kaki yang cedera sesaat. Jangan digerakan, apalagi mencoba buat berjalan. Sebisa mungkin, batasi pergerakan selama 24 sampai 48 jam pasca cedera.<\/p>\n\n\n\n<p>Kalau memang harus berpindah posisi, mintalah bantuan orang lain untuk memapah orang yang cedera tersebut. Selain itu, korban juga bisa menggunakan alat bantu seperti tongkat untuk bergerak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Lakukan tindakan pada kaki yang cedera<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setiap pendaki gunung wajib membawa perlengkapan P3K atau <em>medical kit<\/em> ketika berkegiatan. Kamu bisa membawa <em>spray <\/em>pereda nyeri untuk meredakan rasa nyeri dari cedera pergelangan kaki untuk sementara. Hindari tempat yang sudah ada luka dan jangan sampai ada yang menghirup gasnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain <em>spray<\/em>, Eigerian juga bisa lakukan kompres menggunakan kain yang diberi air dingin. Kompreslah area yang cedera kurang lebih selama 15-20 menit dan mengulanginya sebanyak tiga hingga lima kali sehari hingga nyeri dan bengkak berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Hindari mengompres area yang keseleo dengan air hangat atau mengoleskan balsem otot selama 72 jam pertama. Sebab, dua hal ini justru bisa memicu pembengkakan otot kaki yang cedera.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, buatlah perban di area yang keseleo untuk membatasi pergerakannya. Tindakan terakhir, kamu bisa mengangkat kaki yang keseleo lebih tinggi daripada badan untuk mencegah terjadinya pembengkakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Usahakan untuk berjalan secara perlahan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Apabila sudah merasa lebih baik, coba lakukan gerakan ringan agar tehindar dari sendi yang kaku. Kamu bisa mulai berjalan secara perlahan tanpa membawa beban berat.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, jangan lupa tetap berhati-hati saat berkegiatan luar ruang, ya Eigerian. Karena keamanan dan kenyamanan merupakan kunci dari kesuksesan sebuah pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Buat kamu yang hobi mendaki gunung, ayo lengkapi seluruh kebutuhan pendakianmu dengan produk-produk EIGER yang bisa kamu dapatkan di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Eiger Adventure Official<\/a>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14175,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[2006,2008,122,2007],"class_list":{"0":"post-14170","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"category-tips-trick","9":"tag-cedera-pergelangan-kaki","10":"tag-keseleo","11":"tag-mendaki-gunung","12":"tag-terkilir"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-08-09T06:35:01+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-08T10:35:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin EIGER\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\"},\"headline\":\"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya!\",\"datePublished\":\"2023-08-09T06:35:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T10:35:47+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\"},\"wordCount\":753,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg\",\"keywords\":[\"cedera pergelangan kaki\",\"Keseleo\",\"mendaki gunung\",\"terkilir\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\",\"name\":\"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg\",\"datePublished\":\"2023-08-09T06:35:01+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-08T10:35:47+00:00\",\"description\":\"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"cedera pergelangan kaki\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\",\"name\":\"Admin EIGER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin EIGER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog","description":"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog","og_description":"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-08-09T06:35:01+00:00","article_modified_time":"2023-09-08T10:35:47+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin EIGER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin EIGER","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/"},"author":{"name":"Admin EIGER","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1"},"headline":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya!","datePublished":"2023-08-09T06:35:01+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:35:47+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/"},"wordCount":753,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","keywords":["cedera pergelangan kaki","Keseleo","mendaki gunung","terkilir"],"articleSection":["Mountaineering","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/","name":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya! - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","datePublished":"2023-08-09T06:35:01+00:00","dateModified":"2023-09-08T10:35:47+00:00","description":"Risiko yang bisa saja terjadi saat mendaki gunung adalah cedera fisik, seperti cedera pada pergelangan kaki.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","width":800,"height":594,"caption":"cedera pergelangan kaki"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cedera-pergelangan-kaki\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cedera Pergelangan Kaki Saat Mendaki? Ini Cara Atasinya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1","name":"Admin EIGER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin EIGER"},"sameAs":["https:\/\/blog.eigeradventure.com"],"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/cedera-pergelangan-kaki.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14170","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14170"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14170\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14720,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14170\/revisions\/14720"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14175"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14170"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14170"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14170"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}