{"id":14492,"date":"2023-09-07T13:46:32","date_gmt":"2023-09-07T06:46:32","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=14492"},"modified":"2023-09-07T13:46:34","modified_gmt":"2023-09-07T06:46:34","slug":"bahaya-mikroplastik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/","title":{"rendered":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!"},"content":{"rendered":"\n<p>Sebagai manusia modern yang sadar betul betapa pentingnya keberlanjutan lingkungan hidup, isu mengenai mikroplastik harus menjadi hal yang turut diperhatikan. Bahaya mikroplastik tidak hanya muncul untuk alam saja, tapi juga untuk makhluk hidup yang ada di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Apakah kamu sudah tahu hal ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak sedikit artikel, penelitian, hingga imbauan yang diterbitkan oleh lembaga dan organisasi yang fokus pada isu lingkungan membicarakannya. Tentu, agar kamu juga tahu betapa berbahayanya mikroplastik, akan diulas lebih jauh terkait isu ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bahaya Mikroplastik untuk Lingkungan dan Tubuh<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/L7ftJMKZHUVPSJWcV9Csm6bgzyBt6LqkpbNIW7Dko6z7y4OKngkZ_PKR1ww420DyghA6kfF-pHwZswkY9AxSp5CHNlnlLii3H08XY-bxp56__ZZIrUWFNvUdQZySz1y89Gjs_AT1gZ6nWxsYWzrzoIc\" alt=\"bahaya mikroplastik\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Mikroplastik sendiri adalah partikel plastik yang berukuran mikroskopis dan berasal dari sampah plastik yang mengalami dekomposisi. Ketika berbentuk seperti ini, plastik mudah sekali mencemari lingkungan dan bahkan masuk ke dalam tubuh manusia.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Bahayanya untuk Lingkungan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Plastik secara mendasar punya sifat yang sulit sekali diurai. Ketika sudah tinggal di satu tempat, maka ia akan bertahan selama ratusan tahun. Mikroplastik yang ada di lingkungan akan mengganggu keseimbangan ekosistem, dan membuatnya menjadi tercemar.<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaannya di tanah dapat mengurangi kesuburan dan memicu reaksi kimia dengan unsur yang ada di tanah, dan keberadaannya di air tidak akan \u2018dikenali\u2019 oleh perairan dan memicu berbagai dampak negatif. Mulai dari memperkeruh area perairan, mengubah suhu air, hingga mengubah rasa dari air itu sendiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika dibiarkan terlalu lama dan banyak, maka mikroplastik bisa dengan mudah masuk ke tubuh makhluk hidup air, dan berbahaya bagi kelangsungannya dalam jangka panjang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lalu Bagaimana untuk Tubuh Manusia?<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setidaknya untuk tubuh manusia, ada beberapa bahaya mikroplastik yang harus kamu waspadai.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Memicu reaksi alergi, tingkat keparahan reaksi alergi yang dialami akan tergantung pada kesehatan masing-masing. Kondisinya dimulai dengan bersin-bersin, mata gatal, mengi, ruam merah, hingga terjadinya pembengkakan<\/li>\n\n\n\n<li>Memicu penyakit berbahaya, salah satu bahan yang menjadi bagian dari mikroplastik adalah styrene. Bahan ini bersifat karsinogen, dan bisa menjadi pemicu banyak penyakit berbahaya. Mulai dari gangguan pada saraf, gangguan pendengaran, kanker, hingga gangguan sistem reproduksi<\/li>\n\n\n\n<li>Kerusakan sel di dalam tubuh, dengan paparan intensitas tinggi jangka panjang, akan memicu terjadinya perubahan hormon yang berdampak pada kematian sel, kerusakan dinding sel, hingga kerusakan organ dalam tubuh<\/li>\n\n\n\n<li>Gangguan metabolisme, bahaya mikroplastik selanjutnya adalah mempengaruhi kinerja sistem endokrin yang berperan dalam mengatur berbagai fungsi tubuh, termasuk metabolisme.<\/li>\n\n\n\n<li>Gangguan hormon di dalam tubuh, hal ini bisa terjadi saat mikroplastik tertelan dan terbawa lewat aliran darah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Lalu Bagaimana Cara Menguranginya?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/VeXLoIFAzcNoXGumoVlwHrkopL-ut4mp5TIwtqoNi2C1L1FR6e-bl439e23wIu5f3MgD1sguJweJaBcfL1fwl0nPac5BhAIAaPW6kAtEXL82pXVex4KgwtGCBTvn5iqMLTEcyPQJnmHdQrO2-_6LXRQ\" alt=\"bahaya mikropastik\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Banyak sekali cara yang bisa kamu lakukan untuk turut serta secara aktif mengurangi jumlah kontaminasi mikroplastik di lingkungan dan alam. Pada jangka panjang, hal ini akan memberikan kontribusi besar pada kelestarian lingkungan, dan semua biota yang ada di dalamnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengurangi dan mencegah pertambahan jumlahnya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Stop Gunakan Plastik Sekali Pakai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Baik dalam bentuk tas belanja, peralatan makan, kemasan makanan, atau berbagai jenis plastik sekali pakai lainnya. Dengan mengurangi atau berhenti menggunakan plastik sekali pakai, praktis limbah plastik yang kamu hasilkan juga akan berkurang drastis.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa membawa botol minum yang bisa dipakai lagi, menggunakan tas belanja kain yang dapat dipakai berulang kali, dan sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. TIdak Memanaskan Makanan dalam Plastik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Untuk mencegah mikroplastik masuk ke dalam tubuh, kamu bisa menghindari kebiasaan ini. Ketika makanan di dalam kemasan plastik dan dipanaskan, terdapat sepersekian partikel mikroplastik yang menempel di makanan, dan akhirnya tertelah.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika memang harus dipanaskan, pindahkan dulu ke wadah yang lebih tahan suhu tinggi. Wadah ini bisa berbahan keramik atau kaca, yang tidak memiliki risiko kontaminasi mikroplastik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Rutinitas Mencuci Pakaian<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu cara yang bisa kamu lakukan untuk menghindari bahaya mikroplastik adalah dengan mengubah rutinitas mencuci pakaian. Gunakan filter penangkap serat agar plastik berukuran kecil bisa terperangkap di bagian ini dan tidak terbawa air yang dibuang.<\/p>\n\n\n\n<p>Keringkan pakaian yang sudah dicuci secara manual, dengan menjemurnya untuk menghindari remahan mikroplastik yang berguguran saat proses pengeringan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Gunakan Kosmetik Bebas <\/strong><strong><em>Microbed<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cara keempat adalah dengan mulai menggunakan produk kosmetik dan perawatan kulit yang bebas dari <em>microbed<\/em>.&nbsp; Partikel kecil ini digunakan untuk proses pengelupasan kulit, namun dapat mencemari air dan tanah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa memastikan kandungan produk yang kamu pakai dengan mencermati bagian kemasannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Membiasakan Penggunaan dan Aktivitas Daur Ulang<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mulai membiasakan penggunaan produk daur ulang dapat membantu mengurangi volume sampah plastik yang terbuang dan mengurangi limbah secara signifikan. Selain itu, kamu juga bisa memilih produk yang telah melibatkan proses daur ulang dalam produksinya, sehingga secara aktif mengurangi limbah pakaian yang terbuang dan tidak digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain kelima langkah ini, kamu juga bisa turut serta dalam aktivitas bersih pantai, bergabung dalam organisasi atau lembaga peduli lingkungan dan turut dalam kegiatannya, memisahkan jenis sampah yang dihasilkan, dan menerapkan teknik <em>trash trap<\/em>, menggunakan magnet <em>ferrofluid<\/em>,&nbsp; atau inovasi filter mikroplastik yang sudah tersedia.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=lifestyle\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Adventure<\/strong><\/a> paham benar dengan bahaya dari mikroplastik ini, sehingga sudah mulai menerapkan proses produksi ramah lingkungan pada <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/upcycling\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>beberapa produknya<\/strong><\/a>. Dengan demikian, Eiger Adventure telah menunjukkan peran aktif dalam upaya menjaga kelestarian lingkungan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai manusia modern yang sadar betul betapa pentingnya keberlanjutan lingkungan hidup, isu mengenai mikroplastik harus menjadi hal yang turut diperhatikan. Bahaya mikroplastik tidak hanya muncul untuk alam saja, tapi juga untuk makhluk hidup yang ada di dalamnya. Apakah kamu sudah tahu hal ini? Tidak sedikit artikel, penelitian, hingga imbauan yang diterbitkan oleh lembaga dan organisasi [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14493,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[219,1284,2062,2063,1270],"class_list":{"0":"post-14492","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-green-healthy","8":"tag-gaya-hidup-sehat","9":"tag-green-healthy","10":"tag-keberlanjutan","11":"tag-sustainable","12":"tag-upcycling"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-07T06:46:32+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-07T06:46:34+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!\",\"datePublished\":\"2023-09-07T06:46:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-07T06:46:34+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\"},\"wordCount\":789,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg\",\"keywords\":[\"Gaya hidup sehat\",\"green &amp; healthy\",\"keberlanjutan\",\"sustainable\",\"Upcycling\"],\"articleSection\":[\"Green &amp; Healthy\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\",\"name\":\"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg\",\"datePublished\":\"2023-09-07T06:46:32+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-07T06:46:34+00:00\",\"description\":\"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: freepik.com\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!","description":"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!","og_description":"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-09-07T06:46:32+00:00","article_modified_time":"2023-09-07T06:46:34+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!","datePublished":"2023-09-07T06:46:32+00:00","dateModified":"2023-09-07T06:46:34+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/"},"wordCount":789,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","keywords":["Gaya hidup sehat","green &amp; healthy","keberlanjutan","sustainable","Upcycling"],"articleSection":["Green &amp; Healthy"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/","name":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","datePublished":"2023-09-07T06:46:32+00:00","dateModified":"2023-09-07T06:46:34+00:00","description":"Sudahkah kamu tahu tentang bahaya mikroplastik? Cermati penjelasannya di artikel ini, dan pahami lebih jauh cara menguranginya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Sumber: freepik.com"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/bahaya-mikroplastik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cermati Bahaya Mikroplastik, dan Lakukan Langkah Aktif Segera!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/08\/bahaya-mikroplastik.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14492","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14492"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14492\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14494,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14492\/revisions\/14494"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14493"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14492"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14492"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14492"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}