{"id":14833,"date":"2023-09-14T09:43:00","date_gmt":"2023-09-14T02:43:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=14833"},"modified":"2023-09-14T10:48:30","modified_gmt":"2023-09-14T03:48:30","slug":"penanganan-cedera-olahraga","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/","title":{"rendered":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!"},"content":{"rendered":"\n<p>Aktivitas luar ruang atau olahraga yang intens selalu jadi <em>stress release<\/em> yang menyenangkan. Penguasaan teknik dasar jelas kamu perlukan, agar terhindar dari risiko cedera. Selain itu yang juga harus kamu tahu adalah langkah penanganan cedera olahraga atau kegiatan luar ruang sebagai upaya mengurangi dampak jangka panjang dari cedera ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Tapi bukankah hal ini hanya boleh dilakukan oleh profesional saja dan bukan seorang amatir?<\/p>\n\n\n\n<p>Pada penanganan lebih lanjut, memang diperlukan ilmu khusus yang belajar di bidang ini. Namun untuk penanganan pertamanya, kamu bisa cek beberapa poin di bawah ini sebagai informasi dasar dan modal belajar kemampuan ini lebih lanjut.<\/p>\n\n\n\n<p>Seperti dilansir dari situs resmi Primaya Hospital dan Siloam Hospitals, berikut cara-cara penanganan cedera yang dapat dicermati.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Penanganan Cedera Olahraga Ringan, Keseleo atau <em>Sprain<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/80DRFq79h7ZSdRgsPodq2sStPCDlLf24vsGVnnBvcWXX_UYRQRhXFOM3vnITwxS3_RsxBrz6UbmSqKhvyYNP2vwDhbEO5BMuFj2DyrC6_gi9E3iDEjpQrhgUufJ_1QfXF0p3j3jqgoefE41rSuOebao\" alt=\"penanganan cedera olahraga\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Salah satu cedera yang paling sering terjadi saat olahraga atau melakukan kegiatan luar ruang adalah keseleo atau <em>sprain<\/em>.&nbsp; Gejala utamanya adalah kamu atau seseorang merasa nyeri di persendian tertentu, bengkak, memar, dan sulit bergerak. Hal ini sering terjadi di bagian pergelangan tangan, lutut, siku, hingga jari-jari dan pergelangan kaki.<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya cedera ini bisa sembuh dengan sendirinya. Tapi pertolongan pertama yang bisa diberikan adalah dengan metode <em>RICE<\/em>, yang penjelasannya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Rest<\/em>, atau menghentikan gerakan segera. Kamu bisa langsung mengistirahatkan bagian yang terasa cedera agar rasa nyeri tidak semakin parah<\/li>\n\n\n\n<li><em>Ice<\/em>, yakni dengan mengompres area cedera dengan es batu. Bungkus kantong es batu dengan handuk atau kain tebal, lalu letakkan di area yang nyeri selama 20 menit. Kamu bisa mengulanginya 4 sampai 8 kali setiap hari<\/li>\n\n\n\n<li><em>Compression<\/em>, untuk mencegah area cedera bergerak berlebihan atau mengalami kontraksi yang bisa membuatnya semakin parah, kamu bisa membalut area tersebut agar gerakannya bisa dibatasi selama masa pemulihan<\/li>\n\n\n\n<li><em>Elevation<\/em>, posisikan area atau bagian yang cedera lebih tinggi dari jantung. Langkah sederhana ini dilakukan untuk mengurangi pembengkakan yang terjadi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Cedera Karena Salah Urat atau <em>Strain<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/q8AoTrcPpciN4dasJHxU_SM8XbjM-q7Pzy_GF5QIsiUbR1y0PEpUST-_DRhH2oGJhppLq4CcKXcbeLITVIY4ZfbDmQ3-A76cLCw2wHaNxtb-HCKihLjFZZrUi5PNvCPk_bWppHy0rgVG5vZXTyhgtNo\" alt=\"penanganan cedera olahraga\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cedera kedua yang mungkin terjadi saat kamu beraktivitas fisik secara intens adalah salah urat, atau dalam bahasa asing disebut dengan <em>strain<\/em>. Kejadian ini awam terasa di bagian otot belakang paha dan otot yang berfungsi menjaga kestabilan area sendi lutut.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertolongan yang bisa diberikan mirip seperti cedera keseleo, yakni dengan menerapkan metode <em>RICE<\/em>. Risiko salah urat sendiri bisa dikurangi secara signifikan dengan melakukan pemanasan dan peregangan, sehingga bagian-bagian otot menjadi lebih fleksibel.<\/p>\n\n\n\n<p>Di waktu lain, kamu bisa memperbanyak latihan kekuatan dan kelenturan otot sebagai latihan rutin agar bagian yang rawan cedera bisa dikuatkan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Fraktur Tulang atau Patah<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh6.googleusercontent.com\/u88pGjTXG26pVY5O-Dkfo3vmxuVhvEHnkEReRn90VeLsvRFlc951HSWgU1CXD7YTdbPSsJbNiuICXkYig_nl206_Q2-GOeuC8GjV1d0AhlqTf58xTouIoiLAmcdiENUxTpJsU9H0HAmVv1K-_TynxBA\" alt=\"penanganan cedera olahraga\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cedera ini bisa saja terjadi akibat benturan keras atau karena terjatuh dengan kuat. Fraktur sendiri meliputi retak ringan hingga patah tulang, dan bisa sampai menyebabkan tulang menembus area kulit .<\/p>\n\n\n\n<p>Ada lima pertolongan pertama yang bisa diberikan ketika hal ini terjadi.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hentikan pendarahan, posisikan luka yang terjadi akibat fraktur lebih tinggi, dan berikan tekanan dengan kain bersih steril dengan tujuan menghentikan pendarahan<\/li>\n\n\n\n<li>Hentikan gerakan di area yang mengalami cedera. Usahakan jangan menggerakkan tulang karena bisa memperparah kondisi cedera yang terjadi<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan kompres dingin yang dibungkus dengan handuk bersih, kompres area cedera selama 10 menit<\/li>\n\n\n\n<li>Buat penderita cedera merasa senyaman mungkin, temani dan pastikan ia tidak merasa terlalu dingin atau panas<\/li>\n\n\n\n<li>Segera hubungi bantuan medis profesional agar bisa lekas mendapatkan penanganan yang tepat<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">4. Cedera Berupa Dislokasi Tulang<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/rJDSV-qcYwXiSMNMcV0nFZiy-03x0l5nmifdjw11vLdyuLPMP-aoLSoRlCa8VCAj63B34BE2BjtU1GXIxo-ry-MACMjL3vGoe-9CU23lehAX4fWDYYBJdvul39htuVal0HWxnk9sK0F8B4JmkopdMeQ\" alt=\"penanganan cedera olahraga\" width=\"696\" height=\"464\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tidak jarang cedera saat beraktivitas di luar ruang atau olahraga hadir dalam bentuk dislokasi tulang. Penanganan cedera olahraga ini harus dilakukan dengan hati-hati dan sangat cermat, seperti apa yang dilakukan di poin ketiga tadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Dislokasi tulang bisa kamu pahami sebagai akibat dari adanya tekanan atau tarikan kuat pada ligamen, yang kemudian membuat dua tilang yang terhubung sendi berubah posisi. Hal ini bisa terjadi di bagian persendian yang intens digerakkan, seperti bahu dan bagian siku.<\/p>\n\n\n\n<p>Pertolongan pertama yang bisa kamu berikan adalah mencegah adanya pergerakan tambahan. Kemudian berikan penyangga atau ikat dengan kain. Jika terjadi pembengkakan, maka kamu bisa mengompres area tersebut dengan es. Jika kamu tidak punya kemampuan untuk mengembalikan tulang ke posisi aslinya, jangan coba hal ini karena justru bisa memperparah cedera yang terjadi.<\/p>\n\n\n\n<p>Cari pertolongan medis sesegera mungkin agar penderita cedera bisa lekas memperoleh penanganan yang diperlukan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">Pastikan Menggunakan Perlengkapan Olahraga Handal<\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image is-resized\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh4.googleusercontent.com\/0J_5ywkHPcZVab_n7EGV_G3afIygoniBouu_SZvsayTYnGI5LZdiA4rQ1k1Mx-PhEwmTFJS3TFI8UqVmKUR5AWRsSQJtpkb3fWM_8G9ncieujn7PylIJ6HSicJ5TsE2f0Gdh5L4OhuTQQ4FIxqrrq1I\" alt=\"penanganan cedera olahraga\" width=\"697\" height=\"465\"\/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: Eiger Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Untuk membantu kamu mengurangi risiko cedera, kamu sebenarnya bisa menggunakan berbagai perlengkapan dan peralatan olahraga yang berkualitas. Misalnya untuk aktivitas <em>trail run<\/em>, kamu bisa menggunakan <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-harrier-shoes?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eiger_harrier_shoes&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Harrier Shoes<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Memiliki desain <em>low cut<\/em> yang membebaskan gerakan pergelangan kaki, mobilitasmu akan ditunjang dengan kualitas sepatu yang solid dan pijakan yang mantap. Sepatu ini sendiri dijual dengan harga Rp1.168.900 saja.<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak ada yang meragukan kehati-hatian yang kamu punya saat beraktivitas di luar ruang atau melakukan berbagai jenis olahraga. Tapi tahu informasi dasar tentang penanganan cedera olahraga seperti ini bisa sangat membantu agar kamu tidak panik dan bisa mengambil langkah yang tepat.<\/p>\n\n\n\n<p>Penggunaan peralatan dan perlengkapan yang berkualitas jelas menjadi sebuah keharusan, selain dengan kehati-hatian dan persiapan yang matang. Setelah tahu cara penanganan cedera olahraga untuk tahap pertama, kamu juga bisa menengok beberapa produk <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=lifestyle\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Adventure<\/strong><\/a> yang ada di katalog produk di situs ini. Lakukan persiapan yang matang, dan selamat menikmati kegiatanmu!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Aktivitas luar ruang atau olahraga yang intens selalu jadi stress release yang menyenangkan. Penguasaan teknik dasar jelas kamu perlukan, agar terhindar dari risiko cedera. Selain itu yang juga harus kamu tahu adalah langkah penanganan cedera olahraga atau kegiatan luar ruang sebagai upaya mengurangi dampak jangka panjang dari cedera ini. Tapi bukankah hal ini hanya boleh [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":14834,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9],"tags":[2040,2110,36,2109,2112,2111],"class_list":{"0":"post-14833","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-green-healthy","8":"tag-aktivitas-luar-ruang","9":"tag-cedera-olahraga","10":"tag-kegiatan-luar-ruang","11":"tag-olahraga-ekstrim","12":"tag-pertolongan-pertama","13":"tag-tips-menangani-cedera"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-09-14T02:43:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-09-14T03:48:30+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!\",\"datePublished\":\"2023-09-14T02:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-14T03:48:30+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\"},\"wordCount\":832,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg\",\"keywords\":[\"aktivitas luar ruang\",\"cedera olahraga\",\"kegiatan luar ruang\",\"Olahraga ekstrim\",\"pertolongan pertama\",\"tips menangani cedera\"],\"articleSection\":[\"Green &amp; Healthy\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\",\"name\":\"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg\",\"datePublished\":\"2023-09-14T02:43:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-09-14T03:48:30+00:00\",\"description\":\"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: Eiger Adventure\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!","description":"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!","og_description":"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-09-14T02:43:00+00:00","article_modified_time":"2023-09-14T03:48:30+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!","datePublished":"2023-09-14T02:43:00+00:00","dateModified":"2023-09-14T03:48:30+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/"},"wordCount":832,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","keywords":["aktivitas luar ruang","cedera olahraga","kegiatan luar ruang","Olahraga ekstrim","pertolongan pertama","tips menangani cedera"],"articleSection":["Green &amp; Healthy"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/","name":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","datePublished":"2023-09-14T02:43:00+00:00","dateModified":"2023-09-14T03:48:30+00:00","description":"Tahu cara penanganan cedera olahraga yang tepat bisa membantu kamu tetap tenang menghadapi keadaan darurat. Cermati dan pelajari di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","width":750,"height":500,"caption":"Sumber: Eiger Adventure"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/penanganan-cedera-olahraga\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"4 Cara Penanganan Cedera Olahraga, Sesuaikan Perlakuannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/09\/penanganan-cedera-olahraga.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14833","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14833"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14833\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14835,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14833\/revisions\/14835"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14834"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14833"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14833"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14833"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}