{"id":16068,"date":"2023-11-14T08:00:00","date_gmt":"2023-11-14T01:00:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=16068"},"modified":"2023-11-14T09:54:23","modified_gmt":"2023-11-14T02:54:23","slug":"tips-highlining","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/","title":{"rendered":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!"},"content":{"rendered":"\n<p><em>Highlining <\/em>merupakan salah satu bagian dari olahraga ekstrem yang memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Ternyata, olahraga ekstrem yang satu ini populer pertama kali di California, Amerika Serikat <em>lho<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Aktivitas ini sebenarnya sama seperti <em>slacklining<\/em>, di mana keduanya sama-sama menitikberatkan pada teknik keseimbangan berjalan di atas seutas tali. Hanya saja bedanya, <em>slacklining <\/em>bisa dilakukan di mana aja, sedangkan <em>highlining <\/em>biasanya dilakukan di dataran tinggi, terutama di area tebing atau pegunungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Penasaran, kira-kira siapa orang yang berhasil memecahkan rekor <em>mountain highline<\/em> di dunia?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagaimana dilansir dari berbagai sumber, rekor tali <em>highlining <\/em>terpanjang dipegang oleh empat orang <em>highliner <\/em>asal Jerman yang menyeberangi tali sepanjang 2,1 km di ketinggian 500 meter. Keempat orang itu di antaranya adalah Friedi Kuhne, Lukas Irmler, Quirin Herterich dan Ruben Langer. Di sisi lain, rekor <em>highlining <\/em>tertinggi dipegang oleh Christian Schou yang berhasil melakukan <em>highlining <\/em>di ketinggian 1.000 meter dengan panjang tali 12 meter. Keren sekali, <em>ya<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Peralatan dan Teknik <em>Highlining<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-2.jpg\" alt=\"highlining\" class=\"wp-image-16075\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-2-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-2-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Highlining <\/em>merupakan kegiatan berjalan di atas tali yang tegang tinggi di udara, biasanya dilakukan di atas jurang atau ketinggian yang cukup tinggi. Nah, berikut ini adalah beberapa teknik dan peralatan yang umum digunakan dalam <em>highlining<\/em>:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Tali <em>highline<\/em>, yaitu tali khusus yang kuat dan elastis di mana tali ini harus dirancang untuk menahan berat badan dan tekanan yang kuat. Biasanya terbuat dari serat sintetis yang kuat seperti nilon.<\/li>\n\n\n\n<li>Peralatan utama, terdiri dari <em>harness <\/em>yaitu sebuah alat pengaman yang diikatkan ke tubuh pemain <em>highlining <\/em>untuk mengamankan mereka pada tali. Lalu <em>carabiner <\/em>digunakan untuk menghubungkan <em>harness <\/em>ke tali pengaman. Dan peralatan <em>rigging<\/em>, termasuk tali pengaman (<em>safety line<\/em>), <em>pulley system <\/em>berupa jangkar atau baut, dan peralatan tambahan yang digunakan untuk memasang tali di antara dua titik penyangga.<\/li>\n\n\n\n<li>Perlengkapan tambahan berupa helm, sarung tangan khusus, serta alat pengikat dan perlengkapan penyangga seperti tali tambahan, <em>loop <\/em>pengaman, dan perlengkapan penyangga yang diperlukan untuk memasang tali dengan aman di titik penyangga.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Teknik-teknik penting yang perlu dikuasai saat melakukan highlining adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Teknik berjalan<\/strong>, di mana pengguna highline harus belajar teknik berjalan yang tepat di atas tali yang elastis.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Teknik pengamanan<\/strong>, yaitu mengetahui cara menggunakan peralatan pengaman dengan benar dan mengetahui prosedur keselamatan sangat penting.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Pengetahuan tentang <\/strong><strong><em>rigging<\/em><\/strong>, yaitu mengetahui cara memasang tali dengan benar dan mengetahui berbagai metode rigging sangat penting untuk menjaga keamanan.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/bouldering\/\">Mau Coba Bouldering? Persiapkan 5 Hal Ini<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Bagaimana Cara Melakukan <em>Highlining <\/em>yang Tepat?<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-3.jpg\" alt=\"highlining\" class=\"wp-image-16074\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-3.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-3-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-3-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-3-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Perlu dipahami, bahwa dua komponen penting yang ada dalam <em>highlining <\/em>adalah tali dan&nbsp; jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci atau sekitar 2,54 cm. Di setiap ujungnya, terdapat jangkar atau baut untuk dipasang atau dikaitkan pada kedua sisi tebing yang akan diseberangi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pemain <em>highlining <\/em>biasanya memasang tali cadangan di bawah tali utama, jadi jika salah satu tali atau baut di tali utama lepas, maka bisa berpegang ke tali cadangan. Selain memasang tali cadangan, pemain biasanya juga memakai tali tambatan, yaitu semacam tali pendek yang diikat ke salah satu ujung tali <em>highlining <\/em>dan dipasang ke cincin baja. Tali tersebut dipasang ke <em>harness <\/em>yang dipakai pemain sebagai alat pengaman, dan jika pemain jatuh maka tali akan memantulkan tubuh pemain layaknya yoyo.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebetulnya tidak ada aturan baku mengenai ketinggian ideal untuk <em>highlining<\/em>. Namun, bagi pemula sangat disarankan untuk bermain di ketinggian sekitar di bawah 10 meter dengan peralatan keamanan yang lengkap dan pengawasan profesional. Selain itu, tidak ada juga aturan panjang tali yang dibentangkan dalam <em>highlining<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/manfaat-wall-climbing-olahraga-ekstrem-yang-jadi-tren\/\">Manfaat Wall Climbing, Olahraga Ekstrem yang Jadi Tren<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Rekomendasi Produk dari EIGER yang Cocok untuk <em>Highlining<\/em><\/h2>\n\n\n\n<p>Ingat <em>ya<\/em>, <em>highlining <\/em>memerlukan peralatan yang tepat, pengetahuan yang baik, dan latihan yang teratur untuk mengurangi risiko cedera atau kecelakaan. Jadi, pastikan Eigerian mempersiapkan dengan matang sebelum memutuskan untuk menjajal olahraga ekstrem yang satu ini. Bagi Eigerian yang hendak melengkapi peralatan untuk <em>highlining<\/em>, silakan cek koleksi produk original dan berkualitas dari EIGER. Di bawah ini ada beberapa produk yang paling direkomendasikan:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-a2552-al-d-hook-wscrew-n-carabiner?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=carabiner&amp;utm_content=mountaineering\">EIGER A2552 AL D HOOK WSCREW N CARABINER<\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-5.jpg\" alt=\"highlining\" class=\"wp-image-16070\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-5.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-5-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-5-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-5-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Carabiner <\/em>ini memiliki <em>gate <\/em>di salah satu sisi, yang dirancang untuk melindungimu ketika melakukan pekerjaan di ketinggian dan kegiatan pemanjatan. Dibuat dari bahan aluminium, produk yang satu ini juga menawarkan ketahanan dan kekuatan. Materialnya adalah aluminium, dengan spesifikasi<em> major axis strength<\/em>: 28 kN, <em>minor axis strength<\/em>: 9 kN, dan <em>open gate strength<\/em>: 9 kN. Tentunya, <em>carabiner <\/em>ini sangat cocok digunakan untuk aktivitas <em>highlining<\/em>. Jadi, jangan sampai melewatkannya, <em>ya<\/em>!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-wagleri-mid-shoes?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eiger_wagleri_mid_shoes&amp;utm_content=mountaineering\">EIGER WAGLERI MID SHOES<\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-4.jpg\" alt=\"highlining\" class=\"wp-image-16072\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-4.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-4-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-4-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-4-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sepatu ini memiliki desain yang <em>sleek <\/em>namun tangguh, menawarkan stabilitas, kenyamanan, dan performa yang mampu beradaptasi dengan setiap petualangan yang kamu lakukan. Bagian atas sepatu terbuat dari material kulit suede yang digabungkan dengan material <em>breathable <\/em>serta berdaya tahan kuat,<em> toe cap rubber. <\/em>Dilengkapi juga dengan lapisan <em>waterproof<\/em>, yang menawarkan ketahanan tinggi terhadap abrasi, menjaga kaki tetap kering, serta performa yang kamu butuhkan untuk melewati permukaan yang tidak rata atau medan berbatu saat mendaki, termasuk ketika berjalan di atas tali saat <em>highlining<\/em>. Selain mampu melindungi kaki selama pemakaian, <em>outsole <\/em>Vibram ini juga memberikan daya cengkeram yang baik sehingga Eigerian dapat dengan mudah bergerak aktif ke mana pun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-strenuous-windproof-jacket?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eiger_strenuous_windproof_jacket&amp;utm_content=mountaineering\">EIGER STRENUOUS WINDPROOF JACKET<\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-6.jpg\" alt=\"highlining\" class=\"wp-image-16071\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-6.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-6-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-6-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-6-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jaket dengan penutup kepala ini hadir dengan fitur-fitur yang tepat untuk setiap momen <em>day hik-<\/em>mu. Strenuous Windproof Jacket akan melindungimu dari paparan angin dan hujan, sekaligus membantu mengatasi gerah berkat teknologi Tropic Windblock, Tropic Repellent, dan sistem ventilasi punggung. Materialnya 100% Polyester, dilengkapi dengan <em>full zip<\/em> di bagian depan, penutup kepala dengan <em>adjuster<\/em>, 2 saku samping dengan resleting, 2 saku dada di bagian dalam, <em>adjuster <\/em>pada bagian ujung lengan, <em>adjuster <\/em>pada bagian ujung bawah jaket, dan <em>regular fit<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<p>Segala macam perlengkapan untuk menunjang berbagai macam aktivitas bisa ditemukan di <em>website <\/em>resmi Eiger <em>Adventure<\/em>. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\">Belanja <em>online <\/em>di <em>website <\/em>resmi Eiger <em>Adventure<\/em><\/a>, Eigerian bisa mendapatkan berbagai macam produk original dengan harga terbaik. Ditambah lagi dengan adanya promo dan tersedia berbagai metode pembayaran. Dijamin hemat, aman, dan praktis!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Highlining merupakan salah satu bagian dari olahraga ekstrem yang memiliki daya tarik tersendiri bagi sebagian orang. Ternyata, olahraga ekstrem yang satu ini populer pertama kali di California, Amerika Serikat lho.&nbsp; Aktivitas ini sebenarnya sama seperti slacklining, di mana keduanya sama-sama menitikberatkan pada teknik keseimbangan berjalan di atas seutas tali. Hanya saja bedanya, slacklining bisa dilakukan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":16073,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[2323,110,385,347,2325,2324,33,109],"class_list":{"0":"post-16068","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-highlining","9":"tag-hiking","10":"tag-ilmu-climbing","11":"tag-mountain-climbing","12":"tag-mountain-highline","13":"tag-peralatan-highlining","14":"tag-survival-kit","15":"tag-trekking"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2023-11-14T01:00:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2023-11-14T02:54:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!\",\"datePublished\":\"2023-11-14T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-14T02:54:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\"},\"wordCount\":950,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg\",\"keywords\":[\"highlining\",\"hiking\",\"ilmu climbing\",\"mountain climbing\",\"mountain highline\",\"peralatan highlining\",\"Survival kit\",\"trekking\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\",\"name\":\"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg\",\"datePublished\":\"2023-11-14T01:00:00+00:00\",\"dateModified\":\"2023-11-14T02:54:23+00:00\",\"description\":\"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: Freepik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!","description":"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!","og_description":"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2023-11-14T01:00:00+00:00","article_modified_time":"2023-11-14T02:54:23+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!","datePublished":"2023-11-14T01:00:00+00:00","dateModified":"2023-11-14T02:54:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/"},"wordCount":950,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","keywords":["highlining","hiking","ilmu climbing","mountain climbing","mountain highline","peralatan highlining","Survival kit","trekking"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/","name":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","datePublished":"2023-11-14T01:00:00+00:00","dateModified":"2023-11-14T02:54:23+00:00","description":"Ada dua komponen penting dalam highlining, yaitu tali dan jangkar atau baut. Biasanya, tali yang digunakan berbahan nilon setebal 1 inci.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","width":700,"height":500,"caption":"Sumber: Freepik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-highlining\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ingin Mencoba Highlining, Perhatikan Teknik dan Peralatannya!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/11\/highlining-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16068","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16068"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16068\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16077,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16068\/revisions\/16077"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16073"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16068"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16068"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16068"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}