{"id":16812,"date":"2024-01-01T10:30:21","date_gmt":"2024-01-01T03:30:21","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=16812"},"modified":"2024-01-01T10:30:24","modified_gmt":"2024-01-01T03:30:24","slug":"cara-membuat-api-saat-hujan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/","title":{"rendered":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan"},"content":{"rendered":"\n<p>Hujan sepanjang hari saat pendakian tentu merupakan situasi yang kurang menyenangkan karena sebagian besar perlengkapan yang dibawa basah terkena air. Salah satu cara tercepat mengatasinya adalah dengan mengeringkannya di dekat api. Namun kamu harus menghadapi tantangan menyalakan api karena kondisi tanah dan kayu bakar yang basah. Tenang saja, hampir selalu ada cara membuat api saat hujan dengan menerapkan trik-trik berikut ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan biarkan hujan menghentikan langkahmu untuk bertualang di alam bebas. Coba lakukan beberapa cara membuat api saat hujan di bawah ini agar kamu tetap hangat selama berkemah di gunung!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Cara Membuat Api saat Hujan di Alam Bebas<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Cari Lokasi Api Unggun yang Aman<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat hujan atau cuaca sedang tidak bersahabat di gunung, carilah lokasi yang tepat untuk membuat api. Jika memungkinkan, carilah tempat di bawah pohon yang lebat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cabang-cabang pohon dapat menciptakan semacam atap alami yang melindungi dari air hujan. Namun harus diingat untuk menjaga jarak aman dari dahan pohon agar api tidak meluas.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jika tidak menemukan cabang pohon yang rimbun, bisa gunakan <em>flysheet <\/em>untuk melindungi area sekitar api unggun dari terpaan air hujan dan angin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Persiapkan dan Lindungi Lubang Api <\/strong><strong><em>(Fire Pit)<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah dapat lokasi yang aman, cara membuat api saat hujan agar berhasil berikutnya dengan mempersiapkan lubang api. Singkirkan semua daun basah dan pastikan kamu memiliki cukup bahan kayu bakar kering sebelum menyalakan api.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melindungi lubang api, buatlah semacam penahan angin di sekeliling api jika memungkinkan. Kamu juga bisa menggali lubang kecil di sekitarnya untuk melindungi api dari hujan dan angin.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Temukan Kayu Kering dan Kikis Bagian Kayu Bakar yang Basah<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-1024x683.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16817\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-1024x683.png 1024w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-300x200.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-768x512.png 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-1536x1024.png 1536w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-696x464.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-1068x712.png 1068w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28-150x100.png 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-28.png 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Terapkan strategi mencari kayu bakar yang kering di lingkungan yang basah dan lembap karena hujan. Carilah dahan mati yang masih bergelantungan di pohon, bukan yang berserakan di tanah. Atau batang pohon mati yang masih berdiri tegak karena bagian dalamnya tetap kering.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Batang kayu basah yang kamu temukan di sekitar tempat <em>camping <\/em>juga tetap bisa kamu manfaatkan untuk membuat api unggun. Caranya dengan mengikis kulit batang yang basah dengan menggunakan pisau <em>outdoor <\/em>yang tajam untuk mendapatkan bagian yang kering sehingga bisa menjadi bahan bakar api.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Susun Kayu Bakar di Lubang Api&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah lubang api telah siap, letakkan kayu bakar kering yang sudah kamu kumpulkan di lubang api dan siap dinyalakan. Susun kayu bakar dengan baik dan potongan kayu bakar yang besar diletakkan di bagian paling luar. Bagian tengah api harus agak terbuka agar udara dapat mengalir.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Bawalah Alat Pemantik Api <\/strong><strong><em>(Fire Starter) <\/em><\/strong><strong>untuk Menyalakan Api<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika perkiraan cuaca tampak tidak pasti, pastikan kamu selalu membawa alat pemantik api atau <em>fire starter <\/em>ke dalam ransel saat kegiatan <em>hiking. <\/em>Alat ini sangat berguna sebagai cara membuat api saat hujan dengan baik.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Tetap Bersabar dalam Proses Membuat Api<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Membuat api di tengah hujan sangat membutuhkan kesabaran dan waktu yang lebih. Bersabarlah dan berikan waktu yang cukup agar api bisa menyala. Saat api sudah menyala dengan baik, tambahkan lebih banyak kayu bakar atau ranting pohon secara bertahap sesuai kebutuhan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Jangan Lupakan Tips Keamanan Membuat Api saat Hujan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Membuat api di tengah kondisi hujan adalah <em>skill <\/em>yang berguna untuk <em>survival. <\/em>Namun dalam proses menyalakan api, keselamatan selalu menjadi prioritas utama, antara lain:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Jangan pernah menggunakan bensin atau cairan berbahaya lainnya untuk menyalakan api.<\/li>\n\n\n\n<li>Perhatikan kondisi cuaca dan perkirakan arah angin yang bisa menyulut atau memadamkan api.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"683\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-1024x683.jpeg\" alt=\"\" class=\"wp-image-16815\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-1024x683.jpeg 1024w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-768x512.jpeg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-1068x712.jpeg 1068w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74-150x100.jpeg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-74.jpeg 1600w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tetap mematuhi dan menghormati peraturan alam.<\/li>\n\n\n\n<li>Selalu pastikan api menyala dalam kondisi terkendali.<\/li>\n\n\n\n<li>Siapkan air atau pasir di dekat area api unggun untuk mengantisipasi api melebar karena bisa dipadamkan dengan cepat.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Jangan lupa untuk mematikan api sebelum meninggalkan lokasi.<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rekomendasi Peralatan <\/strong><strong><em>Outdoor <\/em><\/strong><strong>untuk Membuat Api dari EIGER<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"640\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-27.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16814\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-27.png 640w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-27-300x300.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-27-150x150.png 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-27-96x96.png 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Gunakan pisau <em>outdoor <\/em><a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/ning-knife-3941?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel_&amp;utm_campaign=eiger_ning_knife_3941_knives&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Ning Knife 3941<\/strong><\/a>,<em> <\/em>pisau yang sangat berguna dibawa saat berkegiatan di luar ruangan maupun untuk pemakaian sehari-hari.<\/p>\n\n\n\n<p>Jenis pisau lipat dengan bilahnya yang lurus ini terbuat dari material <em>stainless steel<\/em> berkualitas yang cukup tajam dan bermanfaat untuk memasak hingga memotong kayu.<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"640\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-26.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-16813\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-26.png 640w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-26-300x300.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-26-150x150.png 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-26-96x96.png 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Fire starter <\/em>atau pemantik api wajib Eigerian bawa di setiap kegiatan <em>outdoor <\/em>untuk menyalakan api hingga berkali-kali. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/magnesium-fire-starter\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Coghlans magnesium fire starter<\/strong><\/a> sangat nyaman, praktis, dan mudah digunakan untuk menyalakan api unggun di alam bebas. Cara pakainya mudah, dengan kikis alat ini dengan pisau untuk menghasilkan serpihan percikan api hingga 5400F (2982derajat C).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-menghangatkan-badan-secara-alami\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Cara Menghangatkan Badan Secara Alami Saat Mendaki<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Menyalakan api dalam kondisi hujan di alam terbuka mungkin tampak sulit. Namun dengan pengetahuan, teknik, dan persiapan yang tepat, masalah ini bisa teratasi dengan baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Temukan berbagai <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/mountaineering-activity\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>produk Eiger Mountaineering Activity<\/strong><\/a> untuk mendukung aktivitas kemah saat hujan di alam bebas semakin aman dan nyaman! Mulai dari tenda, jaket, sepatu, topi, kacamata, blanket, pakaian pria dan wanita, <em>backpack, <\/em>dan masih banyak lagi.<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk langsung dapatkan jaminan produk original dari bahan berkualitas di website <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=lifestyle\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Adventure Official<\/strong><\/a> sekarang juga. Lengkapi perlengkapan camping-mu sekarang juga dengan harga penawaran spesial, banyak pilihan metode pembayaran yang bisa dipilih, dan gratis ongkir seluruh Indonesia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hujan sepanjang hari saat pendakian tentu merupakan situasi yang kurang menyenangkan karena sebagian besar perlengkapan yang dibawa basah terkena air. Salah satu cara tercepat mengatasinya adalah dengan mengeringkannya di dekat api. Namun kamu harus menghadapi tantangan menyalakan api karena kondisi tanah dan kayu bakar yang basah. Tenang saja, hampir selalu ada cara membuat api saat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":16816,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[1982,707,1984,2500,1985,115],"class_list":{"0":"post-16812","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-api-unggun","9":"tag-berkemah","10":"tag-campfire","11":"tag-cara-membuat-api-saat-hujan","12":"tag-fire-starter","13":"tag-mountaineering"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-01T03:30:21+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-01T03:30:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1600\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"1067\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin YL\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin YL\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin YL\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\"},\"headline\":\"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan\",\"datePublished\":\"2024-01-01T03:30:21+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-01T03:30:24+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\"},\"wordCount\":803,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg\",\"keywords\":[\"api unggun\",\"berkemah\",\"campfire\",\"cara membuat api saat hujan\",\"fire starter\",\"mountaineering\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\",\"name\":\"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-01-01T03:30:21+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-01T03:30:24+00:00\",\"description\":\"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg\",\"width\":1600,\"height\":1067,\"caption\":\"cara membuat api saat hujan\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\",\"name\":\"Admin YL\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin YL\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan","description":"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan","og_description":"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2024-01-01T03:30:21+00:00","article_modified_time":"2024-01-01T03:30:24+00:00","og_image":[{"width":1600,"height":1067,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin YL","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin YL","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/"},"author":{"name":"Admin YL","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364"},"headline":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan","datePublished":"2024-01-01T03:30:21+00:00","dateModified":"2024-01-01T03:30:24+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/"},"wordCount":803,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","keywords":["api unggun","berkemah","campfire","cara membuat api saat hujan","fire starter","mountaineering"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/","name":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","datePublished":"2024-01-01T03:30:21+00:00","dateModified":"2024-01-01T03:30:24+00:00","description":"Cara membuat api saat hujan di alam terbuka bisa berhasil dengan melakukan beberapa tips yang perlu Eigerian perhatikan. Simak tipsnya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","width":1600,"height":1067,"caption":"cara membuat api saat hujan"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-membuat-api-saat-hujan\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"7 Cara Membuat Api Saat Hujan untuk Menghangatkan Badan"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364","name":"Admin YL","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin YL"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2023\/12\/image-75.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16812","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=16812"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16812\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":16933,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/16812\/revisions\/16933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/16816"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=16812"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=16812"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=16812"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}