{"id":17327,"date":"2024-01-30T10:26:47","date_gmt":"2024-01-30T03:26:47","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=17327"},"modified":"2024-01-30T10:26:51","modified_gmt":"2024-01-30T03:26:51","slug":"turun-mesin","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/","title":{"rendered":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin"},"content":{"rendered":"\n<p>Ketika kamu melakukan perbaikan motor di bengkel, kamu tidak ingin mendengar istilah &#8220;turun mesin&#8221; karena itu berarti kamu harus mengeluarkan hingga jutaan rupiah untuk mengembalikan mesin ke kondisi normal dan berfungsi kembali.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, kamu harus menjaga motor dan komponen-komponennya, terutama mesin, agar tidak mengalami kondisi turun mesin. Servis turun mesin sangat mahal karena itu adalah masalah serius pada motor kamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika masalah jantung mekanis ingin diselesaikan, metode turun mesin harus digunakan. Karena mesin harus dilepas dari rangkanya terlebih dahulu, istilah &#8220;turun mesin&#8221; digunakan. <\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, apa saja faktor yang menyebabkan mesin motor berhenti bekerja yang harus kamu perhatikan untuk mencegah hal ini terjadi? Simak ulasannya berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Penyebab Motor Turun Mesin<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/IJjvYvaxeN7EDUHeXgYqPfKaad7EzdS8gPNSmAaHRA7YOny1hC4_bIiffycUQRVrHaahFAqjk-RbxQ47C5Lpyuzj5_Aqf9jKLRJaxoYZY0voSRbj1Z-OTlmW5wecqZFaXmPEhkfPALoki0GDM1yCFQs\" alt=\"Turun mesin\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-center\">Sumber: motorsportonline.com<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini beberapa kebiasaan yang bisa membuat resiko motor Eigerian mengalami turun mesin semakin tinggi! <\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jarang\/Tidak Pernah Ganti Oli<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ada banyak alasan mengapa mesin sepeda motor rusak. Penyebab yang paling sering terjadi adalah oli mesin habis karena tidak rutin diganti. <\/p>\n\n\n\n<p>Oli mesin melumasi komponen di dalamnya untuk mengurangi gesekan. Adanya oli pada mesin juga dapat membuat suhu mesin lebih rendah untuk menghindari <em>overheat<\/em> yang dapat menyebabkan mesin motor menjadi mogok.<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, oli motor harus diganti segera setelah 4.000 km atau empat bulan sekali. Namun, perhatikan juga seberapa sering kamu menggunakannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika berkendara di tempat yang macet dan cuaca panas, kamu harus mengganti oli setiap dua bulan atau ketika motor Anda telah melakukan 2.500 km.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Tidak Pernah Servis Lengkap<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Penyebab selanjutnya adalah tidak pernah melakukan perawatan besar atau perawatan lengkap. <\/p>\n\n\n\n<p>Perbaikan ini dapat membersihkan kerak di ruang pembakaran mesin motor. Oleh karena itu, mesin memiliki kinerja yang lebih baik dan emisi gas yang dihasilkan juga lebih rendah.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu harus mengecek seluruh bagian motor setelah satu tahun, atau 12.000 km, seperti ruang bakar, pengereman, injektor, dan kelistrikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Tahap ini akan memberitahu kamu tentang masalah mesin. Oleh karena itu, hasil pengecekan yang jarang digunakan juga cenderung bermasalah.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Sering Menerobos Banjir<\/strong> <strong>Jadi Turun Mesin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah air masuk ke mesin dan bercampur dengan pelumas, kebiasaan menerobos banjir adalah penyebab berikutnya turunnya mesin motor. <\/p>\n\n\n\n<p>Ini mungkin tidak terlihat secara langsung, tetapi secara bertahap kamu akan melihat mesin menjadi berkarat dan baret.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika motor sudah berkarat, ketika kamu berkendara di tengah perjalanan, motor akan mati secara tiba-tiba. Hanya metode turun mesin yang dapat menyelesaikan masalah ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, hindari banjir terlalu sering kecuali tidak ada jalan alternatif. Namun, jika kamu masih bisa putar balik dan melewati jalan lain, lakukan saja daripada mengalami biaya yang besar di kemudian hari.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>4. Bore Up <\/em>yang Asal-Asalan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Salah satu modifikasi yang dapat Anda lakukan pada mesin dengan tujuan meningkatkan kecepatan dan performa motor dengan meningkatkan kapasitas kompresi mesin (cc) adalah bore up. <\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, modifikasi ini akan menghasilkan diameter piston yang lebih besar dari yang seharusnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, <em>bore up<\/em> menyebabkan seluruh komponen mesin bekerja lebih keras daripada standar pabrik, yang mengakibatkan komponen aus lebih cepat, terutama jika modifikasi ini dilakukan tanpa bantuan teknisi profesional.<\/p>\n\n\n\n<p>Disebabkan oleh fakta bahwa mesin sudah mencapai batas maksimalnya, itu berarti bahwa komponen harus diperbaiki dengan turun mesin. Akibatnya, melakukan bore up tidak boleh dilakukan dengan sembarangan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Gaya Berkendara yang Buruk<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kamu berkendara tanpa memperhatikan cara menggunakannya, itu adalah penyebab lain turunnya mesin motor. <\/p>\n\n\n\n<p>Contoh biasanya mulai dengan menggeber motor dengan sering, lalu ugal-ugalan, hingga menarik gas dengan cepat. Hal ini akan menyebabkan mesin aus lebih cepat. <\/p>\n\n\n\n<p>Setelah terlalu parah dan berlebihan, komponen mesin menjadi kurang berkualitas. Itu juga mungkin untuk mengambil risiko perbaikan dengan turun mesin.<\/p>\n\n\n\n<p>Karena itu, penting untuk mengingat bahwa berkendara sesuai prosedur dapat melindungi kamu dari kondisi turun mesin. Berkendara dengan benar akan membuat mesin lebih tahan lama dan bertahan lebih lama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Air Radiator Jarang Diganti<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Air radiator adalah komponen motor yang memiliki fungsi untuk mendinginkan mesin motor saat bekerja. <\/p>\n\n\n\n<p>Ketika air radiator jarang atau bahkan tidak pernah diganti, mesin motor akan lebih cepat mengalami <em>overheat <\/em>karena elemen yang bisa mendinginkannya berkurang.<\/p>\n\n\n\n<p>Jika mesin terlalu panas, mesin berisiko nge-jam. Kondisi ini terjadi ketika bagian di dalam mesin mengembang karena panas yang berlebihan, menyebabkan sirkulasi oli tidak berjalan dan ruang gerak piston menjadi terlalu rapat.<\/p>\n\n\n\n<p>Setelah itu, motor kehilangan tenaga karena pistonnya tidak dapat bergerak meskipun sudah digas. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika dipaksakan, ini akan menyebabkan kondisi seperti stang seher patah atau klep bengkok.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-black-color has-text-color has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><span style=\"background-color:#f9f4ea\" class=\"td_text_highlight_marker\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/shockbreaker\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=shockbreaker+motormu+sering+rusak?+hindari+5+hal+ini!&amp;utm_content=riding\">Shockbreaker Motormu Sering Rusak? Hindari 5 Hal Ini!<\/a><\/span><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tanda-Tanda Motor Harus Turun Mesin<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/ruxi8o1REGdjRg3yBrlwEv-u_YpxsmLdTYZrax4b8t3Hv7HtSioI_q_fab4GAfKn2iFSB75iZ5SZRXhte_9DhJhmTTAZ18IafDYr7D9VOC2WJHCDoae1jxD1VYEhoQouOehfMaCiFPZMiPOASjoeteg\" alt=\"\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Pengendara sepeda motor dapat melihat beberapa gejala untuk mengetahui apakah motor mereka harus turun mesin atau tidak. Berikut ini adalah beberapa gejala tersebut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Motor Berasap Putih<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Motor 4-tak tidak mengeluarkan asap dari knalpot, seperti yang dilakukan oleh motor 2-tak. <\/p>\n\n\n\n<p>Jika asap putih keluar, itu berarti oli mesin juga terbakar. Biasanya, ini adalah masalah dengan ring piston yang tidak menyapu oli dengan baik lagi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Motor Susah Dihidupkan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat oli mesin naik atau masuk ke ruang pembakaran, akan keluar asap putih dari knalpot. Selain itu, karena busi terkena oli, mesin menjadi sulit dihidupkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Mesin Bersuara Kasar<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat oli mesin terbakar dan volumenya berkurang secara bertahap, pelumasan menjadi tidak memadai pada banyak komponen, yang menyebabkan suara kasar saat mesin bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Tenaga Menjadi Berkurang<\/strong> <strong>saat Turun Mesin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ring piston yang rusak dapat menyebabkan kompresi motor bocor, mengurangi tenaga yang dihasilkan. Tidak jarang motor sering mati mendadak.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jagalah Kondisi Tubuhmu Saat Berkendara<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Pastikan Eigerian berkendara dengan perlengkapan yang aman dan nyaman setelah kondisi kendaraan kita sudah baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam situasi seperti ini, kita dapat mencoba menggunakan perlengkapan berkendara dari <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=belanja_online_di_website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\">EIGER Adventure Official<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Di website kami, kamu dapat membeli jaket, celana, slayer, sarung tangan, dan peralatan riding EIGER lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua produk dijamin asli, berkualitas tinggi, dan dengan harga termurah.<\/p>\n\n\n\n<p>Belanja online pun tidak perlu khawatir karena ada layanan pelanggan yang tersedia 24 jam sehari.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, nikmati berbagai promosi menarik, mulai dari harga spesial hingga diskon gratis ongkir, yang dapat membuat belanja lebih mudah!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17533,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,1],"tags":[2158,2583],"class_list":{"0":"post-17327","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-riding","8":"category-tips-trick","9":"tag-motor-mogok","10":"tag-overhaul"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-30T03:26:47+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-30T03:26:51+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin EIGER\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\"},\"headline\":\"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin\",\"datePublished\":\"2024-01-30T03:26:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T03:26:51+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\"},\"wordCount\":949,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg\",\"keywords\":[\"motor mogok\",\"Overhaul\"],\"articleSection\":[\"Riding\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\",\"name\":\"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-30T03:26:47+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-30T03:26:51+00:00\",\"description\":\"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"turun mesin\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\",\"name\":\"Admin EIGER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin EIGER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin","description":"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin","og_description":"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2024-01-30T03:26:47+00:00","article_modified_time":"2024-01-30T03:26:51+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin EIGER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin EIGER","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/"},"author":{"name":"Admin EIGER","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1"},"headline":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin","datePublished":"2024-01-30T03:26:47+00:00","dateModified":"2024-01-30T03:26:51+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/"},"wordCount":949,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","keywords":["motor mogok","Overhaul"],"articleSection":["Riding","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/","name":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","datePublished":"2024-01-30T03:26:47+00:00","dateModified":"2024-01-30T03:26:51+00:00","description":"Turun mesin adalah momok menakutkan bagi setiap pengendara motor. Simaklah tips untuk menghindarinya berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","width":800,"height":594,"caption":"turun mesin"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/turun-mesin\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Waspadalah, Inilah Tanda-Tanda Motor Kamu Harus Turun Mesin"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1","name":"Admin EIGER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin EIGER"},"sameAs":["https:\/\/blog.eigeradventure.com"],"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-46.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17327","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17327"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17327\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17553,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17327\/revisions\/17553"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17533"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17327"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17327"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17327"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}