{"id":17472,"date":"2024-01-29T15:00:18","date_gmt":"2024-01-29T08:00:18","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=17472"},"modified":"2024-01-29T16:53:20","modified_gmt":"2024-01-29T09:53:20","slug":"inreyen","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/","title":{"rendered":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya"},"content":{"rendered":"\n<p>Salah satu hal penting yang harus dilakukan setelah membeli motor baru adalah inreyen. Banyak orang mungkin belum tahu bagaimana dan seberapa penting hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p>Jadi, pengertian inreyen, alasan mengapa itu penting, dan cara melakukannya akan dibahas dalam artikel ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Informasi ini harus dibaca jika kamu pemilik motor baru atau berencana membeli motor.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pengertian Inreyen Motor<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Inreyen, juga dikenal sebagai &#8220;break-in&#8221;, adalah proses adaptasi mesin motor di mana berbagai komponen motor yang relatif baru bergesekan untuk menyesuaikan fungsinya. <\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini sangat penting untuk motor baru karena memastikan nilai fungsional dan aspek keamanan kendaraan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pentingnya Inreyen untuk Motor Baru<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Tentu saja, perawatan motor baru sangat penting, sehingga proses inreyen tidak boleh diabaikan. <\/p>\n\n\n\n<p>Berikut adalah beberapa manfaat inreyen yang menjadikannya penting, jadi lakukanlah dengan hati-hati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Membuktikan Kualitas<\/strong> <strong>Motor Inreyen<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Inreyen motor merupakan proses yang bisa menguji kelayakan mesin motormu apakah bisa dijalankan dan dihidupkan dengan baik atau tidak. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini akan membuat aktivitas berkendara kamu menjadi tidak terganggu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Membersihkan Sisa Proses Perakitan dari Mesin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Inreyen motor bisa membersihkan mesinnya dari sisa kotoran-kotoran yang tertinggal saat proses perakitannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Kotoran ini biasanya berbentuk sisa atau serpihan logam. Hal ini akan membuat mesin motor kamu menjadi lebih awet.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Menguji Coba Motor Secara Langsung<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/bX38KqzjrZVe3fqkn0AI7swE_PG7WOqfv_xbzsP3cVQCB8u82sZb0yWA41-olB7PiMhoiXj0ywSuJDEZytWs8Ysv9pLMpfx5I2ZefGd-5GU-X0BbtvZT4pksKvsK2xUVXepAAGK506y6dbm23dwaHJo\" alt=\"Inreyen\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Walaupun motor baru kamu pastinya sudah diuji coba oleh pabrik sebelumnya, proses inreyen ini bisa membuat kamu mencoba langsung dan menentukan layak untuk digunakan atau tidak. <\/p>\n\n\n\n<p>Proses ini juga bisa membuat kamu melihat secara langsung bagaimana mesin motor kamu bekerja.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Membuat Motor Beradaptasi dengan Jalanan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat motor masih dalam kondisi baru, mesinnya pasti belum beradaptasi dengan kontur jalan yang nantinya akan sering dilewati. <\/p>\n\n\n\n<p>Proses adaptasi inilah yang diberikan tahap inreyen untuk membuat semua komponen motor barumu dengan kondisi jalan yang nantinya akan sering dilewati.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Membuat Motor Inreyen Menjadi Lebih Awet<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan melakukan perubahan yang tepat, mesin motor dapat lebih mudah mempertahankan kinerjanya, termasuk dalam jangka waktu yang lama, sehingga memperpanjang usia pakai mesin motor kamu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/usia-ban-motor\/?utm_source=blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=mau+tahu+cara+cek+usia+ban+motor?+begini+caranya!&amp;utm_content=riding\">Mau Tahu Cara Cek Usia Ban Motor? Begini Caranya!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Metode Inreyen Motor yang Tepat<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Manfaat yang dimiliki ketika melakukan inreyen terhadap motor baru membuat kamu tidak boleh mengabaikan proses ini. <\/p>\n\n\n\n<p>Tetapi, kamu juga tidak boleh melakukannya secara asal-asalan. Maka dari, simak tips cara melakukannya berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Lakukan Pengecekan Saat Pertama Kali Dipakai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pengecekan komponen sepeda motor adalah langkah pertama yang harus kamu lakukan saat memiliki motor baru. <\/p>\n\n\n\n<p>Saat mengecek, pastikan berbagai komponen yang ada di motor kamu bekerja di optimal. Bagian-bagian motor yang perlu kamu cek meliputi ban, sistem bahan bakar, oli mesin, sistem pendingin, kelistrikan dan spion.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Panaskan Motor Inreyen Sebelum Dipakai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebelum inreyen motor, kamu bisa memanaskan mesin motormu terlebih dahulu. Cara yang satu ini penting untuk kamu lakukan karena bisa membuat mesin motormu lebih awet dan menjaga performa motor tetap optimal. <\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa memanaskan mesin motor kamu selama 5 sampai 10 menit sebelum dikendarai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Rutinitas memanaskan motor sebelum digunakan tetap harus kamu lakukan bahkan ketika motor kamu sudah tidak baru lagi. <\/p>\n\n\n\n<p>Durasi memanaskan motor ini juga perlu diperhatikan agar manfaat yang dihasilkan motor kamu bisa optimal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Perhatikan Kecepatan Saat 500 Kilometer Pertama<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam 500 kilometer pertama, kamu perlu memerhatikan kecepatan motormu saat berkendara. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini perlu dilakukan karena kondisi mesin yang masih baru dan perlu adaptasi terhadap jalan yang dilewatinya. Kamu tidak boleh terlalu ngebut saat berkendara dengan motor baru kamu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Hindari Pengereman Tiba-Tiba<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Ketika masa inreyen motor, kamu sebisa mungkin harus menghindari rem mendadak. Hal ini bisa membuat kinerja komponen mesin menjadi lebih berat. <\/p>\n\n\n\n<p>Kebiasaan ini juga bisa mempersingkat umur motor kamu, apalagi jika sudah sering dilakukan saat kondisi motor masih baru.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Jaga Perputaran Mesin<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh7-us.googleusercontent.com\/qhlrOFg9AUzN3git89Y7TZj3g7h6KoN6AXB4kMOyBQOq1Ug0qPtZ2ahiJkNLE6Td7FZDMB6fgTuqRpXHaia_VrnB5fI05lbFjqKdHCnrcNf_Rdbzabe7P17_A1hShdikApqVqyaVf52oQYZ2BMfAhI0\" alt=\"Inreyen\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Cara yang bisa kamu lakukan selanjutnya adalah jaga perputaran mesin. Jika kamu tidak mengaturnya dengan baik, mesin motor kamu yang masih baru akan mengalami gesekan yang berlebih. <\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga bisa menjadi faktor yang memperpendek umur sepeda motor kamu.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Ganti Oli Motormu<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sangat penting untuk kamu mengganti oli motor pertama kalinya setelah beberapa minggu menggunakannya. <\/p>\n\n\n\n<p>Penggantian oli ini memiliki fungsi untuk membuang partikel dan kotoran dari masa inreyen.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Hindari Membawa Beban Berlebih&nbsp;<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Beban yang dibawa saat melakukan inreyen motor adalah hal penting yang perlu kamu perhatikan selanjutnya. <\/p>\n\n\n\n<p>Beban yang terlalu berat akan membuat mesin bekerja lebih keras, yang dapat menyebabkan mesin menjadi cepat rusak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>8. Jangan Bermanuver Berlebihan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Hal lain yang harus dihindari adalah manuver yang berlebihan. Ketika jalan licin atau basah, hal ini akan menjadi lebih penting. <\/p>\n\n\n\n<p>Untuk menghindari risiko slip pada kendaraan, pastikan kamu berkendara dengan benar. Mesin yang masih baru biasanya belum memiliki grip yang ideal, meningkatkan risiko slip.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>9. Beradaptasi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak hanya mesin yang harus menyesuaikan diri dengan jalan raya, kamu sebagai pemilik kendaraan baru juga harus melakukan adaptasi atau pembiasaan diri untuk lebih mengenal motor baru mereka.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Setiap jenis motor memiliki posisi berkendara yang berbeda, seperti jarak antara jok dan stang motor. <\/p>\n\n\n\n<p>Agar Eigerian lebih mudah mengendalikan dan manuver saat berkendara, kamu harus membiasakan diri dengan hal ini.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Jagalah Kondisi Tubuhmu Saat Berkendara<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pastikan Eigerian berkendara dengan perlengkapan yang aman dan nyaman setelah kondisi kendaraan kita sudah baik.<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam situasi seperti ini, kita dapat mencoba menggunakan perlengkapan berkendara dari <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=belanja_online_di_website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\">EIGER Adventure Official<\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Di website kami, kamu dapat membeli jaket, celana, slayer, sarung tangan, dan peralatan riding EIGER lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Semua produk dijamin asli, berkualitas tinggi, dan dengan harga termurah.<\/p>\n\n\n\n<p>Belanja online pun tidak perlu khawatir karena ada layanan pelanggan yang tersedia 24 jam sehari.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, nikmati berbagai promosi menarik, mulai dari harga spesial hingga diskon gratis ongkir, yang dapat membuat belanja lebih mudah!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Motor baru tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa lebih awet. Simak caranya berikut ini!<\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":17503,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14],"tags":[2615,2561],"class_list":{"0":"post-17472","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-riding","8":"tag-motor-baru","9":"tag-spare-part"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-01-29T08:00:18+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-01-29T09:53:20+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin EIGER\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin EIGER\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\"},\"headline\":\"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya\",\"datePublished\":\"2024-01-29T08:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-29T09:53:20+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\"},\"wordCount\":898,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg\",\"keywords\":[\"motor baru\",\"spare part\"],\"articleSection\":[\"Riding\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\",\"name\":\"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg\",\"datePublished\":\"2024-01-29T08:00:18+00:00\",\"dateModified\":\"2024-01-29T09:53:20+00:00\",\"description\":\"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"Inreyen\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1\",\"name\":\"Admin EIGER\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin EIGER\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\"],\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya","description":"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya","og_description":"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2024-01-29T08:00:18+00:00","article_modified_time":"2024-01-29T09:53:20+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin EIGER","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin EIGER","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/"},"author":{"name":"Admin EIGER","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1"},"headline":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya","datePublished":"2024-01-29T08:00:18+00:00","dateModified":"2024-01-29T09:53:20+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/"},"wordCount":898,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","keywords":["motor baru","spare part"],"articleSection":["Riding"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/","name":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","datePublished":"2024-01-29T08:00:18+00:00","dateModified":"2024-01-29T09:53:20+00:00","description":"Motor inreyen kamu tidak bisa digunakan sembarangan agar bisa membuatnya lebih awet. Simak caranya berikut ini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","width":800,"height":594,"caption":"Inreyen"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/inreyen\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Bingung Melakukan Inreyen Terhadap Motor Baru? Begini Caranya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/df3d0927739b53e7c78a4ff226f11ad1","name":"Admin EIGER","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/489b769e5921af8bffec9a28b7d9b331786326308ad3ba791eaacc9fd9f55aa1?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin EIGER"},"sameAs":["https:\/\/blog.eigeradventure.com"],"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admin\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/canva-pic-40.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17472","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17472"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17472\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":17504,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17472\/revisions\/17504"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/17503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17472"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17472"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17472"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}