{"id":17507,"date":"2025-10-16T11:37:41","date_gmt":"2025-10-16T04:37:41","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=17507"},"modified":"2025-10-16T11:37:41","modified_gmt":"2025-10-16T04:37:41","slug":"berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/","title":{"rendered":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?"},"content":{"rendered":"\n<p>Merencanakan pendakian ke Gunung Rinjani berarti mempersiapkan segalanya dengan matang, termasuk soal estimasi waktu. Pertanyaan paling umum yang muncul adalah, berapa lama mendaki Gunung Rinjani? Jawabannya sangat bervariasi, sebab durasi pendakian umumnya dihitung dalam beberapa hari, bukan sekadar jam, dan sangat bergantung pada jalur yang akan ditempuh serta ritme pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Total waktu untuk naik Gunung Rinjani sangat dipengaruhi oleh titik awal pendakian. Dengan jalur Sembalun dan Senaru sebagai pilihan paling populer yang menawarkan pengalaman serta alokasi waktu berbeda.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk memberikan gambaran yang jelas persiapanmu nanti, berikut adalah rincian estimasi waktu pendakian Gunung Rinjani melalui setiap jalur resminya.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Daya Tarik Gunung Rinjani?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Gunung Rinjani menjadi salah satu destinasi pendakian terpopuler para pendaki lokal maupun mancanegara. Meskipun terkenal cukup berat, jalur pendakian terbaik di Indonesia ini menyajikan pemandangan alam yang epik. Luar biasanya, di gunung ini, pendaki akan dimanjakan dengan lembah, keberadaan Danau Segara Anak dengan warna air biru lautan, kawah, air terjun, mata air panas di dekat danau, hingga hamparan padang savana.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pendakian yang cukup menantang akan terbayar dengan indahnya pemandangan Danau Segara Anak yang menakjubkan. Danau ini terletak di dasar kawah yang menganga, berwarna biru kehijauan, serta merepresentasikan warna laut Lombok yang spektakuler. Uniknya, di kawasan danau terdapat gunung berapi aktif, Gunung Barujari yang terus-menerus mengeluarkan awan asap ke udara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Area pinggiran Danau Segara Anak sering dipilih sebagai <em>camping area <\/em>untuk beristirahat dari lelahnya pendakian<em>. <\/em>Pada malam harinya di dalam tenda, kita bisa saksikan langit diselimuti bintang-bintang yang begitu indah seperti lukisan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/larangan-saat-mendaki-gunung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>7 Larangan saat Mendaki Gunung, Eigerian Harus Aware!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Estimasi Waktu yang Diperlukan untuk Mendaki Gunung Rinjani<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"594\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack.jpg\" alt=\"berapa jam pendakian gunung rinjani\" class=\"wp-image-2722\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/gunung-rinjani-ntb-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger-summit-attack-696x517.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui daya tariknya yang sangat populer, lalu berapa jam pendakian Gunung Rinjani yang harus ditempuh?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebelum mengetahui estimasi berapa jam pendakian Gunung Rinjani, ketahui dulu berbagai jalur pendakian yang ada di gunung ini. Enam <em>hiking trail <\/em>yang bisa dilalui untuk mencapai Puncak Rinjani, yaitu Sembalun, Jalur Senaru (paling populer dan termudah), Aik Berik, Timbanuh, Tete Batu, dan Torean. Sembalun menjadi jalur favorit karena meskipun treknya lebih panjang, namun bisa menghemat 700 meter ketinggian.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai gambaran, waktu pendakian umumnya yang paling singkat adalah selama 2 hari dan paling lama 5 hari. Berapa lama pendakian Gunung Rinjani tergantung pada rute jalur pendakian, kondisi kebugaran tubuh setiap orang,dan bagaimana pendaki menikmati pendakiannya di Gunung Rinjani.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Rata-rata pendaki orang Indonesia dan Asia pada umumnya menghabiskan waktu sekitar 3 hari atau 4 hari 3 malam agar kondisi badan tetap prima untuk menjelajah Gunung Rinjani. Sementara itu, untuk pendaki mancanegara seperti dari Eropa atau Amerika, dengan postur tubuh lebih tinggi dan kuat, biasanya membutuhkan waktu pendakian sekitar 2 hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pendakian Terpendek: Dua Hari Satu Malam<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Pendakian terpendek adalah dari Senaru menuju bibir kawah yang ditempuh selama dua hari satu malam. Dimulai dari desa Senaru dengan ketinggian 601 meter, naik melalui hutan ke Pos II (1500 meter), lalu Pos III (2000 meter). Kemudian keluar dari wilayah hutan menuju jalan yang curam hingga ke tepian di ketinggian 2641 mdpl.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kebanyakan pendaki membutuhkan waktu 6 hingga 7 jam untuk mencapai <em>sheltered camp <\/em>area untuk bermalam. Dari lokasi <em>camp <\/em>ini butuh waktu sekitar 30 menit ke tepi sungai. Pagi harinya, cukup dari <em>camp area <\/em>pendaki bisa menikmati <em>sunrise <\/em>dengan pemandangan Danau Segara Anak. Apabila tidak ingin <em>summit, <\/em>pendaki bisa langsung kembali melewati jalur yang sama.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Paling Populer: Tiga Hari Dua Malam<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Lama pendakian paling populer dan versi yang lebih panjang memakan waktu sekitar 3 hari 2 malam. Sama seperti perjalanan dari titik awal hingga <em>camp area <\/em>versi pendakian terpendek, dari Danau Segara Anak, ambil jalur Sembalun yang cukup menanjak dan curam menuju Plawangan II (2639mdpl). Di titik ini, biasanya pendaki bermalam untuk <em>summit <\/em>dini hari menjelang waktu subuh keesokan harinya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dari titik ini, perjalanan untuk <em>summit attack <\/em>melewati jalur yang sangat curam dan berpasir sekitar 3-4 jam menuju ketinggian 3726 mdpl. Biasanya pendaki berhasil mencapai puncak saat matahari terbit lalu bisa puas menikmati keindahan Rinjani dari ketinggian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Saat turun dari puncak, membutuhkan waktu 2 jam kembali ke Plawangan II, biasanya pendaki turun melalui jalur terpendek, yaitu Sembalun Lawang. Setelah sampai lokasi <em>camp <\/em>dan beristirahat, pendaki bisa turun melalui jalur berbeda, via Senaru atau Torean.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/hiking-trail\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>9 Tips Memilih Hiking Trail &amp; Rekomendasinya di Indonesia<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Persiapan yang Harus Dilakukan Eigerian Sebelum Mendaki Gunung Rinjani<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/beban-ideal-seorang-pendaki-2.jpg\" alt=\"beban ideal seorang pendaki\" class=\"wp-image-17230\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/beban-ideal-seorang-pendaki-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/beban-ideal-seorang-pendaki-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/beban-ideal-seorang-pendaki-2-696x497.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/01\/beban-ideal-seorang-pendaki-2-150x107.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: Eiger Adventure<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Memulai petualangan di Gunung Rinjani membutuhkan persiapan yang matang serta pemahaman yang baik terkait kondisi <em>trekking <\/em>agar memastikan pendakian lancar.<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Fisik yang bugar dan memadai adalah kunci keberhasilan pendakian. Lakukan latihan kardiovaskular dan kekuatan untuk membangun stamina dan daya tahan.<\/li>\n\n\n\n<li>Mengingat Gunung Rinjani memiliki ketinggian yang signifikan, aklimatisasi sangat penting untuk mencegah penyakit ketinggian <em>(altitude sickness).<\/em><\/li>\n\n\n\n<li>Rencanakan pendakian secara bertahap dan berikan waktu kepada tubuhmu untuk menyesuaikan diri dengan perubahan kondisi.<\/li>\n\n\n\n<li>Gunung Rinjani paling ramai didaki pada musim kemarau. Namun, kondisi cuaca bisa berubah-ubah, sehingga penting untuk melihat prakiraan cuaca.<\/li>\n\n\n\n<li>Dapatkan izin resmi dari Taman Nasional Gunung Rinjani. Jam operasional dibuka setiap hari Senin-Minggu dengan waktu <em>check-in <\/em>pukul 07.00 WITA sampai 15.00 WITA. Sedangkan <em>check-out <\/em>mulai pukul 07.00 WITA sampai 17.00 WITA, atau konfirmasi khusus dengan petugas.<\/li>\n\n\n\n<li>Pertimbangkan untuk menyewa <em>guide <\/em>berpengalaman. Tidak hanya meningkatkan keselamatan selama pendakian, namun <em>local guide <\/em>juga memberikan wawasan berharga tentang budaya dan sejarah wilayah Rinjani.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Persiapkan dan <em>packing <\/em>semua perlengkapan mountaineering yang dibutuhkan seperti sepatu gunung, pakaian dan celana untuk mendaki, jaket, <em>sleeping bag, <\/em>tas <em>carrier <\/em>yang kuat, wadah minum, dan perlengkapan berkemah. Jangan lupakan membawa <em>stock <\/em>makanan berenergi tinggi, <em>survival kit, <\/em>dan kotak P3K.<\/li>\n\n\n\n<li>Hormati alami, hindari membuang sampah sembarangan dan jangan merusak apapun untuk menjaga kelestarian alam.<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Siapkan <\/strong><strong><em>Gear <\/em><\/strong><strong>Mendakimu dengan Produk Mountaineering Terlengkap di EIGER Adventure<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Itu tadi sedikit gambaran mengenai daya tarik gunung tertinggi kedua di Indonesia ini dan estimasi berapa jam pendakian Gunung Rinjani. Tentunya, ini bisa berbeda sesuai dengan kondisi dan pengalaman masing-masing pendaki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>EIGER Adventure menyediakan berbagai <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=belanja_online_di_website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>produk mountaineering<\/strong><\/a> yang mendukung mendaki. Pastikan untuk selalu menggunakan produk EIGER yang berkualitas dan terjamin <em>original<\/em>. Pilih produknya sekarang di<em> <\/em><a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/series\/day-hike?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eiger_day_hike_series&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Day Hike Series<\/strong><\/a>.<\/p>\n\n\n\n<p>Langsung berbelanja <em>online <\/em>di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>situs resmi Eiger Adventure Official<\/strong><\/a>. Cek semua koleksi terbaru perlengkapan <em>mountaineering<\/em>, mulai dari sepatu, celana hiking, jaket, tenda, <em>trekking pole, <\/em>tas <em>carrier, <\/em>dan masih banyak lagi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dapatkan semua produk <em>original <\/em>dan berkualitas dari EIGER dengan harga terbaik, banyak pilihan metode pembayaran (bank transfer, COD, paylater, dan lainnya). Gratis ongkir ke seluruh wilayah di Indonesia dan jaminan barang sampai rumah dengan selamat!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Merencanakan pendakian ke Gunung Rinjani berarti mempersiapkan segalanya dengan matang, termasuk soal estimasi waktu. Pertanyaan paling umum yang muncul adalah, berapa lama mendaki Gunung Rinjani? Jawabannya sangat bervariasi, sebab durasi pendakian umumnya dihitung dalam beberapa hari, bukan sekadar jam, dan sangat bergantung pada jalur yang akan ditempuh serta ritme pendakian. Total waktu untuk naik Gunung [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":2510,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[2618,115,2619],"class_list":{"0":"post-17507","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-gunung-rinjani","9":"tag-mountaineering","10":"tag-pendakian-gunung-rinjani"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun &amp; Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun &amp; Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-16T04:37:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin YL\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin YL\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin YL\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\"},\"headline\":\"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?\",\"datePublished\":\"2025-10-16T04:37:41+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\"},\"wordCount\":1037,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg\",\"keywords\":[\"gunung rinjani\",\"mountaineering\",\"pendakian gunung rinjani\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\",\"name\":\"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-16T04:37:41+00:00\",\"description\":\"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun & Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"EDI BROKOLI SAAT EKSPEDISI 28 GUNUNG DI RINJANI\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\",\"name\":\"Admin YL\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin YL\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?","description":"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun & Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?","og_description":"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun & Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-10-16T04:37:41+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin YL","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin YL","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/"},"author":{"name":"Admin YL","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364"},"headline":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?","datePublished":"2025-10-16T04:37:41+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/"},"wordCount":1037,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","keywords":["gunung rinjani","mountaineering","pendakian gunung rinjani"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/","name":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","datePublished":"2025-10-16T04:37:41+00:00","description":"Butuh berapa jam pendakian Gunung Rinjani? Dapatkan estimasi waktu detail via jalur Sembalun & Senaru, lengkap untuk itinerary hingga 4 hari.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","width":800,"height":594,"caption":"EDI BROKOLI SAAT EKSPEDISI 28 GUNUNG DI RINJANI"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/berapa-jam-pendakian-gunung-rinjani\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Berapa Jam Pendakian Gunung Rinjani via Sembalun &amp; Senaru?"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364","name":"Admin YL","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin YL"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/edi-brokoli-gunung-rinjani-eiger-ekspedisi-28-gunung-series-produk-produk-yang-disesuaikan-untuk-ekspedisi-di-alam-tropis-indonesia.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17507","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=17507"}],"version-history":[{"count":15,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17507\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27980,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/17507\/revisions\/27980"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2510"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=17507"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=17507"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=17507"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}