{"id":18750,"date":"2024-03-24T09:36:00","date_gmt":"2024-03-24T02:36:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=18750"},"modified":"2024-03-24T10:58:59","modified_gmt":"2024-03-24T03:58:59","slug":"gunung-api-purba-nglanggeran","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/","title":{"rendered":"Trekking Gunung Api Purba Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun"},"content":{"rendered":"\n<p>Tak hanya terkenal sebagai kota dengan wisata budaya dan kulinernya yang nikmat, Yogyakarta, tepatnya di Gunungkidul ternyata memiliki satu situs alam bersejarah yang bisa dikunjungi. Ya, inilah Gunung Api Nglanggeran yang terkenal akan pesona dan nilai sejarahnya yang tinggi sebagai bekas gunung api aktif yang berusia puluhan juta tahun lalu.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-text-align-justify\">Gunung Api Purba Nglanggeran bisa dikatakan sebagai salah satu atap tertinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta. Lokasinya berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul atau sekitar 25 kilometer dari pusat kota Yogyakarta.<\/p>\n\n\n\n<p>Gunung Api Purba Nglanggeran bisa dikatakan sebagai salah satu atap tertinggi di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta berupa gundukan bukit dengan struktur batuan yang unik. Lokasinya berada di Desa Nglanggeran, Kecamatan Patuk, Kabupaten Gunung Kidul atau sekitar 45 menit &#8211; 1 jam waktu perjalanan dari pusat kota Yogyakarta.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Menarik, bukan? Mari kita pelajari bersama bagaimana sejarah, keistimewaan, hingga tips mendaki aman di Gunung Api Purba Nglanggeran.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sejarah Gunung Api Nglanggeran Yogyakarta<\/h2>\n\n\n\n<p>Pertama-tama, kita mulai dari asal usul nama Nglanggeran itu sendiri seperti apa. Nglanggeran berasal dari kata \u201cngelanggar\u201d yang artinya melanggar. Istilah kata ini mencuat berasal dari mitos seorang dalang yang diceritakan tengah murka pada warga sekitar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alkisah, peristiwa tersebut terjadi ratusan tahun lalu, di mana penduduk setempat mengundang seorang dalang untuk merayakan pesta hasil panen. Pada pelaksanaannya, para warga lokal justru melakukan tindakan tidak terpuji dengan merusak wayang yang dimiliki sang dalang. Tindakan ini membuat sang dalang geram dan mengutuk warga menjadi wayang yang dibuang di gunung tersebut.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam perkembangannya, warga lokal mempercayai Gunung Api Nglanggeran dijaga oleh Kyai Ongko Wijoyo serta tokoh pewayangan Punokawan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara histori geologisnya, gunung api purba yang kini sudah tidak aktif lagi atau mati ini dulunya terletak di dasar laut, dan terangkat menjadi susunan batuan kokoh dan unik seperti sekarang ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Gunung api purba di Gunungkidul ini diperkirakan sudah berusia sekitar 60-70 juta tahun dan merupakan gunung berapi aktif pada masanya, namun saat ini sudah mati karena proses geologi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berdasarkan riset, matinya aktivitas vulkanis gunung api purba ini disebabkan oleh hilangnya daya dorong pada saluran magma, sehingga membuat saluran magma terputus dengan dapur magma. Hingga saat ini, gunung api purba di Jogja ini menjadi tujuan favorit pendakian yang ramai pengunjung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"696\" height=\"517\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-12.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-18752\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-12.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-12-300x223.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-12-485x360.png 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-12-150x111.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 696px) 100vw, 696px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Sumber: kemenparekraf.go.id<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran: Satu-Satunya Gunung di Jogja untuk Pendaki<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Memiliki Daya Tarik dan Panorama Alam yang Indah<\/h3>\n\n\n\n<p>Dilansir dari situs <em>gunungkidulkab.go.id, <\/em>kawasan ekowisata gunung api purba Nglanggeran menawarkan banyak daya tarik dan pesona keindahan alam yang bisa dinikmati saat siang maupun malam hari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada siang hari, pengunjung akan dimanjakan dengan hamparan hijaunya alam pegunungan, damainya pedesaan, dan segarnya udara pegunungan.<\/p>\n\n\n\n<p>Pada malam harinya, pengunjung bisa menikmati romantisme kerlap-kerlip kota Jogja <em>(city light view) <\/em>dari atas puncak. Bagi pendaki yang ingin nge-<em>camp, <\/em>Gunung Nglanggeran juga memiliki area <em>camping ground.&nbsp;<\/em><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Bentuknya Susunan Batuan yang Unik dan Kokoh<\/h3>\n\n\n\n<p>Dapat kamu amati, susunan gunung api purba ini tak sekedar gundukan tanah, namun juga terdiri dari batuan-batuan endapan lava vulkanik yang sudah mengeras. Kondisi inilah yang memberikan tekstur unik pada gunung ini.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Cocok Jadi Tujuan Pendakian Singkat &amp; Ramah Pemula<\/h3>\n\n\n\n<p>Karena sudah tak aktif lagi, Gunung Api Purba Nglanggeran menjadi salah satu tujuan pendakian andalan saat berkunjung di Gunung Kidul.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan total ketinggian hanya mencapai 700 mdpl saja, gunung ini cocok untuk pemula yang ingin belajar mendaki, camping satu malam, <em>speed hiking,<\/em> <em>trail running, <\/em>atau tektokan dalam satu hari. Sangat menarik, bukan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Memiliki Jalur Trekking yang Unik<\/h3>\n\n\n\n<p>Tidak seperti gunung pendakian lainnya, gunung di Jogja untuk pendaki ini didominasi oleh batuan karang berukuran besar. Pola trek yang dilalui sebagian besarnya sama sampai mendekati puncaknya, terdiri dari anak tangga, jalan bebatuan, dan sesekali berganti menjadi hutan dengan vegetasi rapat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai gambarannya, ketika menapaki trek awal, kamu akan menjumpai anak tangga bebatuan yang tidak begitu curam dengan batu karang tinggi di kanan dan kiri jalur.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu di tengah trek, kamu akan menemui beberapa lorong sempit yang hanya bisa dilalui 1 hingga 2 orang saja, bahkan kemungkinan tidak dapat dilewati saat berpapasan dengan pendaki lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Meraih Penghargaan Desa Wisata Terbaik<\/h3>\n\n\n\n<p>Pada tahun 2017, wilayah Nglanggeran dinobatkan sebagai desa wisata terbaik di Indonesia dan meraih penghargaan ASEAN Community Based Tourism Award. Satu tahun berikutnya, desa wisata di mana gunung ini berada, kembali meraih penghargaan, ASEAN Suistainable Tourism Award.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Mendaki Gunung Api Purba Nglanggeran<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-11.png\" alt=\"\" class=\"wp-image-18751\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-11.png 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-11-300x200.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-11-696x464.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-11-150x100.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\">Kawasan Puncak Gunung Api Purba Nglanggeran, Gunungkidul, Yogyakarta (Sumber: Kompas.com\/Anggara Wikan Prasetya)<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Sebelum merealisasikan rencana trekking di Gunung Nglanggeran, ada baiknya Eigerian lakukan riset kecil-kecilan seputar pendakian gunung ini. Mulai dari <em>budget <\/em>tiket masuk, sewa peralatan mendaki, biaya perjalanan ke lokasi, dan segala bekal makanan yang perlu dibawa.<\/li>\n\n\n\n<li>Kenali karakteristik trek gunung api purba ini yang didominasi anak tangga bebatuan yang tidak begitu curam, hutan dengan vegetasi rapat, dan keberadaan batu karang tinggi di kanan dan kiri trek.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Meskipun gunung ini tidak memiliki ketinggian yang menjulang, tetap jangan sepelekan. Persiapkan kondisi fisikmu tetap bugar dan prima.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Jika masih pemula, lakukan pendakian bersama tim yang sudah berpengalaman <em>hiking <\/em>agar pendakianmu menjadi lebih aman.&nbsp;<\/li>\n\n\n\n<li>Saat akan melewati lorong sempit di jalur pendakian, lakukan dengan tenang dan berhati-hati.<\/li>\n\n\n\n<li>Selama <em>trekking, <\/em>kamu dapat menikmati pemandangan indah dari ketinggian. Butuh waktu sekitar satu jam pendakian untuk sampai di puncak gunung ini.<\/li>\n\n\n\n<li>Jika berencana nge-<em>camp <\/em>dan melihat <em>sunrise <\/em>di pagi harinya, pilihlah lokasi <em>camping <\/em>di area puncaknya untuk mendirikan tenda.&nbsp;<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/gunung-raung\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Seputar Fakta Menarik dan Tips Mendaki Gunung Raung<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Trekking Aman dengan Memakai Produk EIGER Adventure<\/h2>\n\n\n\n<p>Gunung Api Nglanggeran cocok jadi destinasi pendakian singkatmu saat sedang singgah di Yogyakarta. Meskipun gunung ini tidak terlalu tinggi dan ramah pemula, jangan lupa untuk mempersiapkan <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=belanja_online_di_website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>peralatan dan perlengkapan Mountaineering<\/strong><\/a> yang berkualitas.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Siapkan tas <em>carrier,<\/em> baju dan celana gunung, sepatu gunung, jaket gunung, <em>trekking pole, <\/em>peralatan tenda,<em> <\/em>dan lainnya untuk menunjang keselamatan selama pendakian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Jangan bingung! EIgerian bisa menemukan dan membeli berbagai perlengkapan mendaki mulai dari tas <em>carrier, <\/em>celana gunung, sarung tangan, <em>sleeping bag, <\/em>alat masak, lampu senter, sepatu, dan item lainnya melalui <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>website resmi EIGER Adventure Official<\/strong><\/a> atau bisa langsung mengunjungi EIGER Adventure Store (EAS) terdekat di kotamu.<\/p>\n\n\n\n<p>Agar lebih praktis dan mudah, kamu juga bisa <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>belanja lewat mobile apps EIGER Adventure<\/strong><\/a> yang sudah bisa kamu unduh di Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS. Produknya lebih lengkap dan dijamin ori.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan berbelanja <em>online <\/em>melalui situs resmi EIGER maupun <em>mobile apps <\/em>EIGER, raih kesempatan mendapat banyak promo menarik, voucher belanja, jaminan produk original, banyak metode pembayaran (bank transfer, COD&lt; paylater, dll), dan gratis ongkir seluruh Indonesia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tak hanya terkenal sebagai kota dengan wisata budaya dan kulinernya yang nikmat, Yogyakarta, tepatnya di Gunungkidul ternyata memiliki satu situs alam bersejarah yang bisa dikunjungi. Ya, inilah Gunung Api Nglanggeran yang terkenal akan pesona dan nilai sejarahnya yang tinggi sebagai bekas gunung api aktif yang berusia puluhan juta tahun lalu. Gunung Api Purba Nglanggeran bisa [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":18747,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[2845,2304,115,2844],"class_list":{"0":"post-18750","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-gunung-api-nglanggeran","9":"tag-gunung-di-jogja","10":"tag-mountaineering","11":"tag-wisata-alam-jogja"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-24T02:36:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-03-24T03:58:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin YL\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin YL\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin YL\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\"},\"headline\":\"Trekking Gunung Api Purba Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun\",\"datePublished\":\"2024-03-24T02:36:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-24T03:58:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\"},\"wordCount\":1079,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg\",\"keywords\":[\"gunung api nglanggeran\",\"gunung di jogja\",\"mountaineering\",\"wisata alam jogja\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\",\"name\":\"Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-24T02:36:00+00:00\",\"dateModified\":\"2024-03-24T03:58:59+00:00\",\"description\":\"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"karakter pendaki gunung\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Trekking Gunung Api Purba Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\",\"name\":\"Admin YL\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin YL\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun","description":"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun","og_description":"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2024-03-24T02:36:00+00:00","article_modified_time":"2024-03-24T03:58:59+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin YL","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin YL","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/"},"author":{"name":"Admin YL","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364"},"headline":"Trekking Gunung Api Purba Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun","datePublished":"2024-03-24T02:36:00+00:00","dateModified":"2024-03-24T03:58:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/"},"wordCount":1079,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","keywords":["gunung api nglanggeran","gunung di jogja","mountaineering","wisata alam jogja"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/","name":"Trekking Gunung Api Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","datePublished":"2024-03-24T02:36:00+00:00","dateModified":"2024-03-24T03:58:59+00:00","description":"Simak informasi sejarah dan keistimewaan Gunung Api Purba Nglanggeran yang menjadi destinasi pendakian ramah pemula di Yogyakarta.\u00a0","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","width":800,"height":594,"caption":"karakter pendaki gunung"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-api-purba-nglanggeran\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Trekking Gunung Api Purba Nglanggeran, Usianya Puluhan Juta Tahun"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364","name":"Admin YL","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin YL"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-69.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18750","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18750"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18750\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":18755,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18750\/revisions\/18755"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18747"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18750"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18750"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18750"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}