{"id":18808,"date":"2024-03-26T10:07:35","date_gmt":"2024-03-26T03:07:35","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=18808"},"modified":"2024-08-05T09:38:17","modified_gmt":"2024-08-05T02:38:17","slug":"solo-rock-climbing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/","title":{"rendered":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!"},"content":{"rendered":"\n<p>Penggemar olahraga pemompa adrenalin tentu tak asing dengan kegiatan <em>solo rock climbing<\/em>. Olahraga ini demikian ekstrim sehingga perlu persiapan cukup lama untuk melakukannya. Sebagai perkenalan, mari simak penjelasan lebih dalam tentang olahraga ini supaya Eigerian paham lebih jauh.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/perawatan-cedera-engkel-kaki\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Perawatan Cedera Engkel Kaki Saat Pendakian, Efektif!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Sekilas Pengertian <em>Solo Rock Climbing<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-79.jpeg\" alt=\"solo rock climbing\" class=\"wp-image-18811\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-79.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-79-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-79-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-79-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: EIGER Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Secara sederhana <em>solo rock climbing<\/em> adalah sebuah teknik dalam olahraga panjat tebing yang dilakukan sendirian, tanpa bantuan orang lain. Pemanjat akan mengandalkan kekuatan dan keseimbangan tubuh yang dimiliki tanpa alat pengaman.<\/p>\n\n\n\n<p>Jelas, risiko yang dihadapi akan jauh lebih besar, namun bagi penggemar olahraga ini, justru hal tersebut yang akan memacu adrenalin dan memberikan kenikmatan tersendiri ketika berhasil mencapai tujuan akhir.<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan matang wajib dilakukan, baik dari sisi pemahaman pada jalur dan medan, kekuatan fisik, dan teknik yang diperlukan dalam melakukan kegiatan ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Ragam Teknik yang Harus Dipelajari dan Dikuasai<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-80.jpeg\" alt=\"solo rock climbing\" class=\"wp-image-18812\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-80.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-80-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-80-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-80-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: freepik.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Mengingat olahraga ini dilakukan seorang diri dan tanpa bantuan alat pengaman apapun, sudah jelas bahwa <em>solo rock climbing<\/em> bukan merupakan kegiatan bagi pemula. Kegiatan ini hanya dilakukan oleh profesional, dan sudah memiliki pengalaman di bidangnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Mengapa demikian?<\/p>\n\n\n\n<p>Sebab risiko yang muncul menyangkut pada keselamatan jiwa dan cedera parah yang dapat muncul ketika terjadi insiden atau kegagalan.<\/p>\n\n\n\n<p>Maka dari itu, penggunaan teknik yang tepat diperlukan agar semua berjalan sesuai dengan rencana, dan pemanjat bisa sampai di tujuan dengan selamat tanpa ada insiden yang membahayakan. Beberapa teknik yang wajib dipelajari dan dikuasai adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Teknik Pegangan<\/h3>\n\n\n\n<p>Cukup banyak jenis teknik pegangan yang digunakan dalam <em>solo rock climbing<\/em> ini. Namun beberapa teknik yang paling sering digunakan dan utama, secara singkat, dapat Eigerian cermati di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Jug<\/em>, atau juga disebut <em>bucket<\/em>, adalah jenis pegangan yang populer di pemanjat. Teknik dasar ini digunakan untuk memegang jenis batuan yang menonjol dan bisa digenggam seluruh telapak tangan dengan solid<\/li>\n\n\n\n<li><em>Crimp<\/em>, merupakan teknik untuk memegang batuan yang tidak terlalu besar, tapi masih cukup nyaman menggunakan empat jari tangan. <em>Crimp<\/em> digunakan pada arah pegangan menghadap ke atas, dan dibagi lagi jenisnya berdasarkan posisi ibu jari (<em>clouse crimp<\/em>, <em>open crimp<\/em>, dan <em>half crimp<\/em>)<\/li>\n\n\n\n<li><em>Slopper<\/em>, teknik ini digunakan pada tonjolan berupa kurva, dengan ukuran yang bervariasi. Permukaan yang halus membuat teknik ini cukup sulit untuk dilakukan dan menjadi tantangan besar untuk <em>climber<\/em> yang mencoba <em>rock climbing<\/em><\/li>\n\n\n\n<li><em>Pinch<\/em>, sebenarnya istilah ini merujuk pada teknik pegangan pada tonjolan kecil yang bisa dijepit dengan jari atau dicubit. Ketika memiliki keseimbangan yang sempurna, teknik ini dapat dilakukan dengan cukup mudah<\/li>\n\n\n\n<li><em>Pocket<\/em>, merupakan bentuk pegangan berbentuk lubang atau rongga yang ada di permukaan tebing tapi ukurannya tidak terlalu besar. Teknik ini dilakukan dengan memasukkan beberapa jari pada rongga tersebut<\/li>\n\n\n\n<li><em>Sidepull<\/em>, teknik ini dilakukan untuk pegangan yang letaknya di samping <em>climber<\/em>. Cara melakukannya adalah dengan memegang ke arah berlawanan dengan titik pegangan, jadi posisi beban akan sebaliknya<\/li>\n\n\n\n<li><em>Undercut<\/em>, pada teknik pegangan yang terakhir adalah <em>undercut<\/em>. Teknik ini dilakukan pada pegangan yang mirip dengan <em>jug<\/em>, tapi berbeda di arah pegangannya. <em>Undercut <\/em>dilakukan dengan pegangan dari arah bawah<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Teknik Pijakan<\/h3>\n\n\n\n<p>Secara mendasar ada tiga jenis pijakan dalam kegiatan <em>climbing<\/em> ini. Hal ini didasarkan pada penggunaan sisi sepatu dari pemanjat, yakni pijakan sisi samping sepatu, pijakan bagian bawah, dan pijakan bagian belakang. Lebih rinci, jenisnya adalah sebagai berikut.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><em>Edging<\/em>, yakni teknik pijakan yang umum digunakan saat memanjat, menggunakan sisi sepatu bagian depan baik sisi luar atau sisi dalam. Teknik ini dapat memudahkan proses pemanjat untuk terus melanjutkan kegiatan meski permukaan pijakan kecil, namun harus menggunakan sepatu<\/li>\n\n\n\n<li><em>Smearing<\/em>, atau disebut juga dengan teknik <em>frictions<\/em>, yakni teknik pijakan menggunakan tapak sepatu. Eigerian dapat menggunakan sebagian atau keseluruhan tapak sepatu untuk memanjat, khususnya dengan bahan sol sepatu yang baik. Teknik ini efektif pada jenis tebing dengan tingkat kemiringan kurang dari 90 derajat<\/li>\n\n\n\n<li><em>Hooking<\/em>, teknik ini digunakan untuk mengganti fungsi tangan saat menggantung atau menempel di dinding. Teknik <em>hooking<\/em> kemudian dibagi menjadi dua. Pertama disebut <em>heelhook<\/em>, yakni teknik pijakan menggunakan sisi sepatu bagian belakang atau tumit. Teknik kedua disebut dengan <em>toehook<\/em>, yang menggunakan sisi sepatu bagian atas untuk menambah jangkauan ke samping<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><em>Spot <\/em>untuk <em>Solo Rock Climbing<\/em> yang Bisa Eigerian Datangi<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-77.jpeg\" alt=\"solo rock climbing\" class=\"wp-image-18809\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-77.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-77-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-77-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-77-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: EIGER Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebenarnya secara praktis setiap <em>spot<\/em> untuk kegiatan <em>rock climbing<\/em> bisa digunakan untuk melakukan <em>solo rock climbing<\/em>. Meski tentu saja dengan risiko yang jauh lebih besar, dan tingkat kesulitan yang lebih tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebagai inspirasi untuk Eigerian, beberapa <em>spot<\/em> ini bisa jadi referensi jika ingin mencobanya.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tebing Lembah Harau, Sumatera Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Tebing Citatah, Jawa Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Tebing Pantai Siung, Daerah Istimewa Yogyakarta<\/li>\n\n\n\n<li>Tebing Bukit Kelam, Kalimantan Barat<\/li>\n\n\n\n<li>Cerro Fitz Roy, Patagonia, Argentina<\/li>\n\n\n\n<li>El Capitan, Yosemite, Amerika Serikat<\/li>\n\n\n\n<li>Widow\u2019s Tears, Yosemite, Amerika Serikat<\/li>\n\n\n\n<li>Cnoc na Mara, Donegal, Irlandia<\/li>\n\n\n\n<li>Chiaro di Luna, Patagonia, Argentina<\/li>\n\n\n\n<li>Cayan Tower, Dubai, Uni Emirat Arab<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dan masih banyak lagi yang lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/jalur-pendakian-gunung-gede\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">3 Jalur Pendakian Gunung Gede yang Jadi Favorit Pendaki<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Persiapan yang matang tentu harus dilakukan oleh Eigerian jika benar-benar ingin mencoba olahraga ekstrim seperti <em>solo rock&nbsp; climbing<\/em> ini. Mulai dari persiapan teknik, pemahaman rute dan medan serta cuaca saat eksekusi, hingga persiapan fisik dan perlengkapan <em>climbing<\/em> yang akan dilakukan.<\/p>\n\n\n\n<p>Tentunya kegiatan ini juga akan dapat didukung dengan berbagai <em>gear<\/em> solid dari Eiger Adventure. Produknya beragam dan dapat disesuaikan dengan kebutuhan Eigerian, sehingga tidak perlu mencari ke tempat lain. Eigerian bisa langsung mengunjungi EIGER Adventure Store (EAS) terdekat di kotamu, atau lewat <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>mobile apps<\/em> EIGER Adventure<\/a> yang sudah bisa diunduh di Play Store dan App Store. Produknya lebih lengkap dan dijamin ori, serta dapatkan juga promo dan gratis ongkir ke seluruh wilayah Indonesia. Persiapkan sekarang juga, dan selamat bertualang!<\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-large\"><a href=\"https:\/\/docs.google.com\/forms\/d\/e\/1FAIpQLSeIpduNqs_sibAVicGPgh5V1wUzUVqZ78Ji7ShZzCg5MnEE0Q\/viewform?pli=1\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"380\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-1024x380.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-20752\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-1024x380.jpg 1024w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-300x111.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-768x285.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-1536x571.jpg 1536w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-2048x761.jpg 2048w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-696x259.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-1068x397.jpg 1068w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-1920x713.jpg 1920w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/08\/EIGER-COMPETITION-150x56.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/><\/a><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":18810,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[3238,36,2851,381,2003,146,147,2852,2342],"class_list":{"0":"post-18808","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-setfreetoclimb","9":"tag-kegiatan-luar-ruang","10":"tag-lokasi-panjat-tebing","11":"tag-outdoor-activity","12":"tag-outdoor-gear","13":"tag-panjat-tebing","14":"tag-rock-climbing","15":"tag-solo-rock-climbing","16":"tag-teknik-panjat-tebing"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2024-03-26T03:07:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2024-08-05T02:38:17+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!\",\"datePublished\":\"2024-03-26T03:07:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-05T02:38:17+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\"},\"wordCount\":909,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg\",\"keywords\":[\"#SetFreeToClimb\",\"kegiatan luar ruang\",\"lokasi panjat tebing\",\"outdoor activity\",\"outdoor gear\",\"panjat tebing\",\"Rock climbing\",\"solo rock climbing\",\"teknik panjat tebing\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\",\"name\":\"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg\",\"datePublished\":\"2024-03-26T03:07:35+00:00\",\"dateModified\":\"2024-08-05T02:38:17+00:00\",\"description\":\"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: EIGER Adventure\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!","description":"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!","og_description":"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2024-03-26T03:07:35+00:00","article_modified_time":"2024-08-05T02:38:17+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!","datePublished":"2024-03-26T03:07:35+00:00","dateModified":"2024-08-05T02:38:17+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/"},"wordCount":909,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","keywords":["#SetFreeToClimb","kegiatan luar ruang","lokasi panjat tebing","outdoor activity","outdoor gear","panjat tebing","Rock climbing","solo rock climbing","teknik panjat tebing"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/","name":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","datePublished":"2024-03-26T03:07:35+00:00","dateModified":"2024-08-05T02:38:17+00:00","description":"Eigerian mulai penasaran dengan kegiatan solo rock climbing? Kenali lebih jauh di sini, dan persiapkan dengan baik semuanya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","width":750,"height":500,"caption":"Sumber: EIGER Adventure"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/solo-rock-climbing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Penasaran dengan Solo Rock Climbing? Kenali di Sini!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/03\/image-78.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18808","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=18808"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18808\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20754,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/18808\/revisions\/20754"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/18810"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=18808"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=18808"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=18808"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}