{"id":19096,"date":"2025-10-20T12:47:55","date_gmt":"2025-10-20T05:47:55","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=19096"},"modified":"2025-10-20T12:47:59","modified_gmt":"2025-10-20T05:47:59","slug":"pendakian-gunung-kerinci","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/","title":{"rendered":"Jalur &amp; Tips Lengkap Pendakian Gunung Kerinci 2025"},"content":{"rendered":"\n<p>Menjejakkan kaki di puncak Kerinci adalah impian besar bagi banyak pendaki. Sebagai gunung berapi aktif tertinggi di Asia Tenggara sekaligus Atap Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl, Gunung Kerinci menawarkan sebuah ekspedisi yang menantang sekaligus mempesona, dengan jalur yang didominasi oleh hutan belantara yang rapat dan trek yang terus menanjak.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi Eigerian yang siap menjawab tantangan ini, persiapan adalah segalanya. Untuk itu, kami telah merangkum panduan lengkap pendakian Gunung Kerinci melalui jalur terpopuler Kersik Tuo, mulai dari estimasi durasi, kondisi trek di setiap pos, hingga manajemen logistik yang efisien.<\/p>\n\n\n\n<p>Simak detailnya agar petualanganmu menuju Atap Sumatera ini berjalan dengan sukses.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/pendakian-gunung-semeru\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">2 Opsi Jalur Pendakian Gunung Semeru, Ini Penjelasannya!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Sekilas Gunung Kerinci<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/pendakian-gunung-kerinci-1.jpg\" alt=\"pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19104\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/pendakian-gunung-kerinci-1.jpg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/pendakian-gunung-kerinci-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/pendakian-gunung-kerinci-1-696x464.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/pendakian-gunung-kerinci-1-150x100.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: pinktravelogue.com<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Memiliki ketinggian lebih dari 3,800 meter di atas permukaan laut, ternyata gunung ini juga&nbsp; menyandang predikat sebagai gunung berapi tertinggi di kawasan Asia Tenggara. Dengan jenis <em>stratovolcano<\/em>, gunung ini masih aktif dan sempat meningkat aktivitasnya beberapa waktu belakangan.<\/p>\n\n\n\n<p>Secara lebih detail, letaknya adalah di Kabupaten Kerinci, Jambi. Untuk bisa mencapai titik ini, kamu bisa menggunakan pesawat dan terbang ke Bandara Sultan Thaha Jambi, dan melanjutkan perjalanan dengan travel atau bus ke Kerinci.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>2 Jalur Pendakian yang Dapat Menjadi Opsi<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-36.jpeg\" alt=\"Pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19101\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-36.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-36-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-36-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-36-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: Chelsea Venda via hypeabis.id<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Hingga saat ini sebenarnya tersedia dua jalur pendakian yang dapat kamu pilih untuk mendaki Gunung Kerinci. Pertama adalah jalur Kersik Tuo, dan yang kedua adalah jalur Solok Selatan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jalur Pendakian Gunung Kerinci Via Kersik Tuo<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jalur ini menjadi jalur yang paling direkomendasikan sekaligus paling populer di antara dua jalur yang ada. Pendakian Gunung Kerinci via Kersik Tuo menawarkan trek yang lebih landai dan lebih \u2018ringan\u2019 jika dibandingkan dengan jalur Solok Selatan.<\/p>\n\n\n\n<p><em>Basecamp<\/em> awal jika kamu memilih jalur ini akan dimulai pada titik di Kecamatan Kayu Aro, Kabupaten Kerinci. Dari titik awal hingga puncak, kamu akan menghabiskan waktu sekitar 11 hingga 13 jam perjalanan dengan melewati enam titik sebelum mencapai Puncak Kerinci.<\/p>\n\n\n\n<p>Pembagian pos atau titik yang ada adalah:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Pos 1, pada ketinggian 1,890 meter di atas permukaan laut<\/li>\n\n\n\n<li>Pos 2, pada ketinggian 2,010 meter di atas permukaan laut<\/li>\n\n\n\n<li>Pos 3, pada ketinggian 2,225 meter di atas permukaan laut<\/li>\n\n\n\n<li>Shelter 1, pada ketinggian 2,505 meter di atas permukaan laut<\/li>\n\n\n\n<li>Shelter 2, pada ketinggian 3,056 meter di atas permukaan laut<\/li>\n\n\n\n<li>Tugu Yuda<\/li>\n\n\n\n<li>Puncak Kerinci, pada ketinggian 3,805 meter di atas permukaan laut<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Dengan pembagian pos dan titik <em>checkpoint<\/em>&nbsp; yang cukup banyak, jalur yang tersedia cenderung cukup ringan. Memang, perjalanan yang harus ditempuh cenderung lama, tapi hal ini juga justru jadi daya tarik karena bisa membuatmu lebih menikmati bentang alam yang ada di Gunung Kerinci.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Jalur Pendakian Gunung Kerinci Via Solok Selatan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika ingin melakukan pendakian Gunung Kerinci via jalur Solok Selatan, kamu akan memulainya dari daerah Sumatera Barat. Jalur ini dikenal sebagai jalur yang terjal dan berbahaya, sebab memiliki medan yang terjal dan berisiko tinggi.<\/p>\n\n\n\n<p>Jalur ini kurang direkomendasikan untuk pendakian masyarakat umum. Selain karena medannya terjal dan berbahaya, waktu tempuh yang diperlukan juga lebih lama sebab kamu akan melewati jalan memutar untuk menuju Tugu Yuda sebelum mencapai Puncak Kerinci.<\/p>\n\n\n\n<p>Faktor lain yang menyebabkan jalur ini tidak direkomendasikan adalah bahwa jalan yang dilalui juga melewati kawasan habitat kura-kura. Dikhawatirkan jika terlalu ramai pendaki yang melewati jalur ini kelangsungan ekosistem alam di sana akan terganggu, dan merusak kehidupan kura-kura yang ada di area tersebut.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Poin Penting yang Harus Diperhatikan Sebelum Pendakian Gunung Kerinci<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-37.jpeg\" alt=\"Pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19102\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-37.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-37-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-37-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-37-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: suaraglobal.ic<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada beberapa poin penting yang harus diperhatikan ketika kamu ingin melakukan pendakian Gunung Kerinci. Informasi ini terus diperbarui mengacu pada peraturan yang berlaku. Berdasarkan regulasi yang ada, berikut poin penting yang harus kamu perhatikan.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Terdapat batas waktu pendakian yang berlaku, baik melalui Kersik Tuo atau melalui Solok Selatan<\/li>\n\n\n\n<li>Kamu wajib memberitahukan rencana tanggal dan lokasi turun atau kembali serta melapor pada petugas di pintu masuk<\/li>\n\n\n\n<li>Jika terjadi pelanggaran jadwal pendakian maka akan diberikan sanksi, kecuali dalam keadaan darurat<\/li>\n\n\n\n<li>Wajib menggunakan jasa pemandu atau porter yang ditetapkan oleh pihak pengelola<\/li>\n\n\n\n<li>Maksimal satu pemandu untuk lima orang pendaki, dan maksimal satu porter untuk 25 kilogram beban<\/li>\n\n\n\n<li>Pendaki wajib menyerahkan fotokopi kartu identitas yang masih berlaku serta Surat Keterangan Sehat dari dokter yang asli<\/li>\n\n\n\n<li>Untuk pendaki berusia kurang dari 17 tahun wajib menyerahkan surat izin orang tua atau wali yang ditandatangani di atas materai, serta melampirkan fotokopi orang tua atau wali<\/li>\n\n\n\n<li>Dalam kondisi sehat dan didukung dengan surat keterangan dokter<\/li>\n\n\n\n<li>Masuk jalur pendakian antara pukul 06.00 WIB &#8211; 17.00 WIB, dan mendaki pada jalur yang sudah tersedia<\/li>\n\n\n\n<li>Memakai dan membawa perlengkapan standar pendakian gunung dan perbekalan yang cukup<\/li>\n\n\n\n<li>Mengisi form identitas diri dan isian barang bawaan yang menghasilkan sampah<\/li>\n\n\n\n<li>Membawa kantong sampah dan membawa sampah bawaan keluar dari kawasan Gunung Kerinci<\/li>\n\n\n\n<li>Bertanggungjawab atas keselamatan pribadi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Disamping semua poin penting di atas, kamu juga sebaiknya tahu tentang mitos yang ada di Gunung Kerinci. Tentu saja informasi ini tidak diberikan untuk&nbsp; menakut-nakuti, tapi agar kamu lebih bijak dan menghargai kepercayaan masyarakat lokal yang ada di gunung ini.<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Mitos manusia harimau, masyarakat percaya jika Cindaku atau manusia harimau memiliki kekuatan magis dan dapat berubah menjadi harimau saat sedang marah<\/li>\n\n\n\n<li>Larangan 12 jam, mitos tentang perbatasan antara ladang penduduk dan hutan yang berada di ketinggian 1,800 meter di atas permukaan laut ini menyatakan sering terlihat sosok perempuan berpakaian putih namun tidak memperlihatkan wajahnya<\/li>\n\n\n\n<li>Uhang Pandak, ditemukan pada catatan perjalanan Marco Polo tahun 1292, Uhang Pandak dikatakan memiliki perawakan seperti anak berusia 3 hingga 4 tahun namun memiliki wajah manusia dewasa dan tubuh dipenuhi bulu<\/li>\n\n\n\n<li>Pohon bolong, yakni pohon dengan lubang yang ada di jalur pendakian antara Pos 3 dan Shelter 1. di titik-titik ini, kamu sebaiknya menghindari keigatan berhenti&nbsp; makan, buang air, atau berfoto<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/gunung-di-indonesia-dengan-sunrise-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">13+ Gunung di Indonesia dengan Sunrise Terbaik<\/a>&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Dukung Aktivitas Pendakian dengan <em>Gear<\/em> Solid dari EIGER Adventure<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>EIGER Adventure senantiasa menghadirkan beragam produk solid yang bisa kamu gunakan untuk mendukung kegiatan pendakianmu. Setidaknya ada tiga rekomendasi produk, yang nantinya bisa kamu jelajahi lebih lanjut di situs resmi EIGER Adventure.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/aether-55-s21?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=aether_55_s21\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Aether 55 S21<\/strong><\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-33.jpeg\" alt=\"Pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19098\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-33.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-33-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-33-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-33-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: EIGER Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Dapat digunakan untuk perjalanan panjang dengan kapasitas yang besar, tas ini dapat dikustomisasi sehingga pas digunakan saat mendaki. Fitur lengkap yang disediakan juga dilengkapi tahan air tanpa bahan kimia. Harganya adalah Rp3,899,000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/scrambling-pants-hardshell?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=scrambling_pants_hardshell\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Scrambling Pants Hardshell<\/strong><\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-34.jpeg\" alt=\"Pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19099\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-34.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-34-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-34-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-34-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: EIGER Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Celana panjang tahan air, tahan angin, namun tetap ringan saat dipakai, cocok untuk kegiatan <em>summit attack<\/em> sebagai <em>outer layer<\/em>. Harganya ada di kisaran Rp500,000 hingga Rp1,250,000.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/5212-creek-bottom-gtx-wp-hk-bt?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=5212_creek_bottom_gtx_wp_hk_bt\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>5212 Creek Bottom GTX WP HK BT<\/strong><\/a><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-35.jpeg\" alt=\"Pendakian gunung kerinci\" class=\"wp-image-19100\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-35.jpeg 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-35-300x200.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-35-696x464.jpeg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-35-150x100.jpeg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/><figcaption class=\"wp-element-caption\"><strong>Sumber: EIGER Adventure<\/strong><\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Tersedia dari ukuran 40 hingga 46, sepatu ini benar-benar menawarkan pijakan solid untuk setiap langkah yang kamu ambil. Lembut di dalam namun tangguh di luar, harganya adalah Rp2,750,000.<\/p>\n\n\n\n<p>Itu tadi sekilas tentang informasi pendakian Gunung Kerinci yang bisa dibagikan di artikel ini. Tentu saja, kamu bisa langsung mengunjungi <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EIGER Adventure<\/a> Store (EAS) terdekat di kotamu untuk mendapatkan produk original EIGER Adventure. Agar lebih praktis dan mudah, kamu juga bisa belanja lewat <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">mobile apps EIGER Adventure<\/a> yang sudah bisa kamu unduh di Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS. Produknya lebih lengkap dan dijamin ori. Dapatkan juga promo dan gratis ongkir ke seluruh wilayah Indonesia!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menjejakkan kaki di puncak Kerinci adalah impian besar bagi banyak pendaki. Sebagai gunung berapi aktif tertinggi di Asia Tenggara sekaligus Atap Sumatera dengan ketinggian 3.805 mdpl, Gunung Kerinci menawarkan sebuah ekspedisi yang menantang sekaligus mempesona, dengan jalur yang didominasi oleh hutan belantara yang rapat dan trek yang terus menanjak. Bagi Eigerian yang siap menjawab tantangan [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":19103,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[391,2898,2899,2206,2900,115,381,119,32,35],"class_list":{"0":"post-19096","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-gunung-berapi","9":"tag-gunung-kerinci","10":"tag-gunung-sumatera","11":"tag-jalur-pendakian","12":"tag-kerinci","13":"tag-mountaineering","14":"tag-outdoor-activity","15":"tag-pendakian-gunung","16":"tag-perlengkapan-pendakian","17":"tag-persiapan-pendakian"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, &amp; tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, &amp; tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-20T05:47:55+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-20T05:47:59+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"750\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"6 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"Jalur &amp; Tips Lengkap Pendakian Gunung Kerinci 2025\",\"datePublished\":\"2025-10-20T05:47:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-20T05:47:59+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\"},\"wordCount\":1137,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg\",\"keywords\":[\"gunung berapi\",\"gunung kerinci\",\"gunung sumatera\",\"jalur pendakian\",\"kerinci\",\"mountaineering\",\"outdoor activity\",\"pendakian gunung\",\"perlengkapan pendakian\",\"persiapan pendakian\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\",\"name\":\"Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg\",\"datePublished\":\"2025-10-20T05:47:55+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-20T05:47:59+00:00\",\"description\":\"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, & tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg\",\"width\":750,\"height\":500,\"caption\":\"Sumber: metrojambi.com\u00a0\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Jalur &amp; Tips Lengkap Pendakian Gunung Kerinci 2025\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos","description":"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, & tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos","og_description":"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, & tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-10-20T05:47:55+00:00","article_modified_time":"2025-10-20T05:47:59+00:00","og_image":[{"width":750,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"6 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"Jalur &amp; Tips Lengkap Pendakian Gunung Kerinci 2025","datePublished":"2025-10-20T05:47:55+00:00","dateModified":"2025-10-20T05:47:59+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/"},"wordCount":1137,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","keywords":["gunung berapi","gunung kerinci","gunung sumatera","jalur pendakian","kerinci","mountaineering","outdoor activity","pendakian gunung","perlengkapan pendakian","persiapan pendakian"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/","name":"Pendakian Gunung Kerinci 101: Jalur, Poin Penting, dan Mitos","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","datePublished":"2025-10-20T05:47:55+00:00","dateModified":"2025-10-20T05:47:59+00:00","description":"Siap taklukkan atap Sumatera? Cek info jalur pendakian Gunung Kerinci, estimasi durasi, & tips penting. Persiapan jadi lebih mantap!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","width":750,"height":500,"caption":"Sumber: metrojambi.com\u00a0"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/pendakian-gunung-kerinci\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Jalur &amp; Tips Lengkap Pendakian Gunung Kerinci 2025"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/04\/image-38.jpeg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19096","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19096"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19096\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28281,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19096\/revisions\/28281"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19096"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19096"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19096"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}