{"id":19354,"date":"2025-04-17T10:14:24","date_gmt":"2025-04-17T03:14:24","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=19354"},"modified":"2025-04-21T14:42:00","modified_gmt":"2025-04-21T07:42:00","slug":"gunung-di-papua","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/","title":{"rendered":"Deretan 5 Gunung di Papua &amp; Cermati Tips Aman Pendakiannya"},"content":{"rendered":"\r\n<p>Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan alam yang indah dan beragam. Papua adalah pulau terbesar di Indonesia yang memiliki banyak pantai, sungai, air terjun, hutan tropis, dan gunung yang kokoh. Bahkan salah satu gunung di Papua, Jayawijaya yang berketinggian 4.884 mdpl, merupakan puncak tertinggi di Indonesia dan masuk dalam World Seven Summit.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jika Eigerian punya rencana pendakian di Papua, kenali terlebih dahulu masing-masing karakteristik gunung di Papua beserta tips penting sebelum pendakian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Daftar Gunung di Papua yang Aman untuk Didaki\u00a0<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Puncak Jaya atau Cartenz Pyramid (4.884 mdpl)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"750\" height=\"500\" class=\"wp-image-19359\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-5.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-5.png 750w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-5-300x200.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-5-696x464.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-5-150x100.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 750px) 100vw, 750px\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar Gunung Cartenz Pyramid. Sumber: Steemit<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Cartenz Pyramid, puncak tertinggi di Indonesia yang berselimutkan salju abadi ini berketinggian 4.884 mdpl. Sebagai salah satu World Seven Summit, gunung ini banyak dijadikan sebagai destinasi impian para pendaki sejati dari Indonesia bahkan mancanegara.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ada 4 jalur pendakian resmi, mulai dari jalur Ilaga yang sering dipilih pendaki dengan menawarkan perjalanan melalui desai Ilaga dilanjut trekking melalui hutan lebat. Kedua, jalur Sugapa yang populer dengan <em>start <\/em>dari desa Sugapa melewati hutan dan medan yang menantang menuju puncak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Ketiga, jalur Timika-Sugapa dimulai dengan penerbangan dari Timika ke Sugapa, dilanjut ojek dan trekking. Terakhir jalur Suanggama-Jambusinga Camp dengan trekking selama 8 jam.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Dengan medan yang sulit dan kondisi alam terbilang ekstrem, pendakian Puncak Jaya ada <em>rules-<\/em>nya tersendiri yang harus diperhatikan.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Pendaki harus memiliki kondisi fisik dan mental yang kuat, mempunyai kemampuan panjat tebing, membawa bekal logistik yang cukup, dan segala persiapan lainnya harus dilakukan dengan matang.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selalu pastikan untuk memantau prakiraan cuaca, memeriksa informasi terbaru sebelum pendakian, dan tentunya telah mengantongi izin pendakian yang diperlukan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/salju-abadi-di-papua\/\"><strong>5 Fakta Puncak Jaya, Bagaimana Kondisi Salju Abadi di Papua?<\/strong><\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Puncak Mandala (4.760 mdpl)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"740\" height=\"494\" class=\"wp-image-19358\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-4.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-4.png 740w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-4-300x200.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-4-696x465.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-4-150x100.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 740px) 100vw, 740px\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Gambar Puncak Mandala Papua. Sumber: beritapapua.id<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung di Papua yang ditetapkan sebagai puncak tertinggi kedua di Indonesia adalah Puncak Mandala dengan ketinggian 4.760 mdpl. Lokasinya masih satu kawasan dengan Gunung Jayawijaya tepatnya di Kabupaten Pegunungan Bintang, Provinsi Papua Pegunungan.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Puncak yang juga dikenal dengan nama Julianna Top ini memiliki trek pendakiannya yang cukup sulit dengan medan yang cukup terjal dan bersalju. Dengan kondisi gunung yang cukup ekstrem, hanya pendaki mahir dan berpengalaman saja yang sudah sukses menaklukkan puncak ini.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Rute pendakian diawali dengan melewati Desa Dime yang dilanjutkan ke sisi utara Gunung Jayawijaya. Pendakian di Puncak Mandala harus direncanakan dan dipersiapkan dengan baik, membawa peralatan yang mumpuni, mengantongi izin dan lapor, serta membawa bekal dan logistik yang cukup.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Puncak Trikora (4.750 mdpl)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"640\" height=\"427\" class=\"wp-image-19357\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-3.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-3.png 640w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-3-300x200.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-3-150x100.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 640px) 100vw, 640px\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Gamba Puncak Trikora. Sumber: indonesiabeautifulnature.blogspot.com<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Posisi ketiga puncak tertinggi yaitu Puncak Trikora yang ada di Provinsi Papua Barat dengan dengan ketinggian 4.750 mdpl. Nama lain Puncak Trikora adalah Gunung Wilhelmina yang mencakup beberapa kawasan hutan seperti Hutan Ericaceous, Hutan Montane, dan Hutan Dipterokarp.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Titik awal pendakian menuju Puncak Trikora tepatnya di kota Dani di Lembah Baliem Wamena.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Puncak Ngga Pilimsit (4.717 mdpl)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"600\" height=\"450\" class=\"wp-image-19356\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-2.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-2.png 600w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-2-300x225.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-2-150x113.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunung Ngga Pilimsit. Sumber: www.travellingizzy.com<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Bergeser gunung di Papua berikutnya yaitu Gunung Ngga Pilimsit yang secara geografis berada di barisan Pegunungan Maoke, Provinsi Papua dan Papua Barat.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung dengan nama lain Idenburg (zaman kolonial) memiliki ketinggian mencapai 4.717 mdpl. <em>Fun fact, <\/em>puncak gunung terdekat dari Ngga Pilimsit adalah Cartenzs Pyramid yang berjarak sekitar 13 mil di barat laut.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Trek pendakian Ngga Pilimsit bervariasi, mulai dari yang mudah hingga sulit. Selama pendakian, pendaki akan dimanjakan dengan indahnya pemandangan pepohonan dan tumbuh-tumbuhan di Gunung Ngga Pilimsit yang masih terjaga keasriannya.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Puncak Yamin (4.535 mdpl)<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1024\" height=\"768\" class=\"wp-image-19355\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1.png\" alt=\"\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1.png 1024w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1-300x225.png 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1-768x576.png 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1-696x522.png 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-1-150x113.png 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 1024px) 100vw, 1024px\" \/>\r\n<figcaption class=\"wp-element-caption\">Gunung Yamin. Sumber: www.santaiarea.com<\/figcaption>\r\n<\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berada di kawasan Pegunungan Bintang, gunung tertinggi di Papua berikutnya adalah Puncak Yamin. Ketinggian puncak yang juga dikenal dengan nama Prinks Hendrik Top ini mencapai 4.535 mdpl. Dulunya, di Puncak Yamin terdapat es abadi, namun kini telah mencair dan hilang.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Masyarakat lokal banyak yang menamai puncak Yasmin sebagai Oslo Vamin atau Gunung Lim. Gunung yang juga memiliki kontur batu kapur ini secara administratif terletak di dua kabupaten, yaitu Pegunungan Bintang dan Yakuhimo.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cermati Tips Persiapan Pendakian di Gunung Papua<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Berikut beberapa tips untuk mendaki gunung di Papua:<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<ol class=\"wp-block-list\">\r\n<li>Pastikan Eigerian telah mengurus dan mendapatkan semua izin pendakian yang dipersyaratkan sebelum mendaki. Beberapa gunung, termasuk Gunung Jayawijaya, memerlukan izin khusus pendakian dan bantuan dari <em>guide <\/em>lokal.<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Persiapkan diri secara fisik dan mental sebelum menghadapi pendakian yang menantang. Lakukan latihan fisik jauh-jauh hari dan baca segala informasi tentang pendakian di Papua.<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Persiapkan dan bawa semua peralatan pendakian yang sesuai, termasuk pakaian hiking, sepatu hiking, tas carrier, peralatan tidur, bekal makanan yang cukup, alat navigasi (map, kompas, GPS), dan <em>survival kit.<\/em><\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Lakukan aklimatisasi selama beberapa hari secara bertahap di ketinggian sebelum memulai pendakian yang menantang. Aklimatisasi penting untuk menyesuaikan diri dengan udara yang lebih tipis, mencegah risiko hipotermia, <em>acute mountain sickness, <\/em>dan lainnya.\u00a0<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Mematuhi aturan setempat dan hormat terhadap budaya lokal. Ini termasuk tidak membuang sampah sembarangan, tidak merusak lingkungan, dan menghormati penduduk lokal.\u00a0<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Bergabung dengan tur atau menggunakan <em>guide <\/em>lokal yang berpengalaman sangat diperlukan untuk gunung yang membutuhkan izin khusus.<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Memeriksa kondisi cuaca sebelum memulai pendakian. Cuaca di gunung dapat berubah dengan cepat dan jadi faktor penting dalam keberhasilan pendakian. Siapkan perlengkapan hujan, <em>extra layer, <\/em>dan <em>sun protection <\/em>(topi, kacamata hitam, tabir surya) untuk bersiap menghadapi segala kondisi cuaca.\u00a0<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Pastikan tubuh tetap ternutrisi terhidrasi karena dehidrasi dapat terjadi lebih cepat di datran tinggi. Minumlah banyak air dan bawa makanan atau snack berenergi tinggi.<\/li>\r\n\r\n\r\n\r\n<li>Bersikap realistis terhadap batasan diri dengan tidak memaksakan selama pendakian demi keselamatan.\u00a0<\/li>\r\n<\/ol>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/gunung-carstensz-papua-kilas-balik-ekspedisi-28-gunung-eiger\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Gunung Carstensz, Papua \u2013 Kilas Balik Ekspedisi 28 Gunung<\/strong><\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mendaki Aman di Gunung Bersama EIGER Adventure<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Nah, itulah daftar gunung di Papua yang dijadikan destinasi pendakian. Setelah mengenal karakteristik setiap gunung, memperhatikan aturan pendakiannya, dan risiko yang mungkin terjadi, jangan lupa untuk mempersiapkan perlengkapan saat akan <em>hiking <\/em>ya! Supaya perjalanan mendakimu tetap aman dan nyaman.\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Bagi Eigerian yang sedang mencari perlengkapan <em>mountaineering, <\/em>kamu bisa bisa dapatkan dengan berbelanja di EIGER. Barang-barang seperti tas, ransel, topi, kacamata, kaos, celana, serta aksesoris lainnya bisa kamu dapatkan di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">situs resmi EIGER Adventure Official.<\/a>\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain mengunjungi website resmi Eiger, Eigerian juga bisa langsung datang ke EIGER<em> Adventure Store<\/em> (EAS) terdekat di kotamu. Atau supaya lebih praktis dan mudah, Eigerian bisa belanja lewat aplikasi dari <em>smartphone.\u00a0<\/em><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><em>Install <\/em>sekarang <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>mobile apps<\/em> EIGER <em>Adventure<\/em><\/a> yang bisa didownload di Play Store untuk pengguna Android dan App Store untuk pengguna iOS. Di aplikasi <em>mobile <\/em>milik EIGER ini, Eigerian bisa melihat katalog produk dan belanja produk incaranmu!<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Produk <em>mountaineering<\/em> tersedia lebih lengkap, jaminan produk <em>original, <\/em>ada banyak promo menarik, banyak pilihan metode pembayaran, dan gratis ongkir ke seluruh wilayah Indonesia. Tak perlu pikir panjang, cek sekarang juga!<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Indonesia dikenal sebagai negara yang memiliki kekayaan alam yang indah dan beragam. Papua adalah pulau terbesar di Indonesia yang memiliki banyak pantai, sungai, air terjun, hutan tropis, dan gunung yang kokoh. Bahkan salah satu gunung di Papua, Jayawijaya yang berketinggian 4.884 mdpl, merupakan puncak tertinggi di Indonesia dan masuk dalam World Seven Summit. Jika Eigerian [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":17,"featured_media":19360,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[2961,115],"class_list":{"0":"post-19354","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-gunung-di-papua","9":"tag-mountaineering"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-04-17T03:14:24+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-04-21T07:42:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"696\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"517\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/png\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin YL\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin YL\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin YL\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\"},\"headline\":\"Deretan 5 Gunung di Papua &amp; Cermati Tips Aman Pendakiannya\",\"datePublished\":\"2025-04-17T03:14:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-21T07:42:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\"},\"wordCount\":1052,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png\",\"keywords\":[\"gunung di papua\",\"mountaineering\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\",\"name\":\"5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png\",\"datePublished\":\"2025-04-17T03:14:24+00:00\",\"dateModified\":\"2025-04-21T07:42:00+00:00\",\"description\":\"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png\",\"width\":696,\"height\":517,\"caption\":\"Sumber: EIGER Adventure\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Deretan 5 Gunung di Papua &amp; Cermati Tips Aman Pendakiannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364\",\"name\":\"Admin YL\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin YL\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya","description":"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya","og_description":"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-04-17T03:14:24+00:00","article_modified_time":"2025-04-21T07:42:00+00:00","og_image":[{"width":696,"height":517,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","type":"image\/png"}],"author":"Admin YL","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin YL","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/"},"author":{"name":"Admin YL","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364"},"headline":"Deretan 5 Gunung di Papua &amp; Cermati Tips Aman Pendakiannya","datePublished":"2025-04-17T03:14:24+00:00","dateModified":"2025-04-21T07:42:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/"},"wordCount":1052,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","keywords":["gunung di papua","mountaineering"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/","name":"5 Gunung di Papua Impian Pendaki, Ini Tips Aman Pendakiannya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","datePublished":"2025-04-17T03:14:24+00:00","dateModified":"2025-04-21T07:42:00+00:00","description":"Eigerian, tantang adrenalinmu dengan mendaki gunung di Papua yang ikonik! Kenali keunikan tiap puncak dan simak tips aman pendakian di sini.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","width":696,"height":517,"caption":"Sumber: EIGER Adventure"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-di-papua\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Deretan 5 Gunung di Papua &amp; Cermati Tips Aman Pendakiannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/a5bbd75c9e19949c901b1cdd1cb75364","name":"Admin YL","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/6966aa8f381d26980c6ec5ff57f2a0f96080d338a7e78780dcecdeef73f442b3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin YL"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminyl\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2024\/05\/image-6.png","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19354","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/17"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=19354"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19354\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":24928,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/19354\/revisions\/24928"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/19360"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=19354"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=19354"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=19354"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}