{"id":1997,"date":"2021-10-19T12:45:00","date_gmt":"2021-10-19T05:45:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=1997"},"modified":"2021-10-21T13:04:43","modified_gmt":"2021-10-21T06:04:43","slug":"belajar-teknik-fotografi-sederhana","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/","title":{"rendered":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat merasa kesulitan dalam menguasai teknik fotografi yang rumit, jangan menyerah dulu! Menjadi fotografer yang profesional memang menguras waktu, jam terbang, dan perlu banyak latihan. Ada banyak sekali kursus untuk fotografi yang ditawarkan. Tapi, sebenarnya kita juga dapat mempelajari teknik fotografi sederhana secara mandiri.<\/p>\n\n\n\n<p>Nah, berikut ini ada ulasan mengenai prosedur dan teknis mengoperasikan kamera,mulai dari mengenal <em>exposure<\/em>, cara memegang kamera, mengendalikan mode kamera, dan lain sebagainya. Eigerian bisa mencobanya secara perlahan dan belajar secara otodidak. Yuk, kita simak penjelasan dan memahami secara perlahan jenis-jenis teknik fotografi di bawah ini.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Memegang Kamera yang Tepat<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-2.jpg\" alt=\"teknik fotografi\" class=\"wp-image-1999\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-2-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera. Cara memegang kamera yang tepat adalah posisi yang mampu mengurangi guncangan pada kamera, dan terhindar dari foto yang buram pada saat kamera mengambil gambar, rana atau shutter naik dan sensor terisi cahaya. Jika kita bergerak saat rana terbuka, maka cahaya lampu akan menodai sensor, dan foto akan tampak buram. Cara mengatasi hal ini adalah dengan mendekatkan tangan ke badan supaya stabil. Cara ini juga dapat mengurangi guncangan dan mendapatkan hasil foto yang tajam. Pastinya, kita juga bisa menggunakan alat bernama tripod jika ingin memotret dengan <em>long exposure<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Perhatikan Komposisi Foto<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-1.jpg\" alt=\"teknik fotografi\" class=\"wp-image-1998\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-1.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-1-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-1-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sebenarnya tidak ada aturan yang baku dalam teknik komposisi di bidang fotografi. Bahkan fotografer hebat seperti Steve McCury mengatakan, bahwa untuk mendapatkan sesuatu yang kreatif, aturan yang ada malah harus dilanggar. Namun begitu, ada beberapa panduan yang bisa kita pelajari untuk memperbaiki komposisi foto agar foto terlihat lebih menarik dan kreatif.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Komposisi Foto <em>Rule of Third<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Rule of third<\/em> adalah salah satu komposisi foto paling mendasar dan wajib diketahui oleh fotografer. Dalam <em>rule of third<\/em> ini, fotografer cukup membagi bidang foto menjadi 9 kotak yang sama besar dan meletakkan POI (<em>point of interest<\/em>) pada titik atau garis pada bidang yang terbagi menjadi 3 x 3 tersebut. <em>Interesting point <\/em>(IP) ada 4 titik, sedangkan <em>interesting lines <\/em>terdiri dari 2 garis horizontal dan 2 garis vertikal.<em> Point of interest<\/em> yang diletakkan pada keempat titik atau garis di atas dapat berupa objek atau bagian mata dari objek foto. Ada banyak kamera digital saat ini yang telah memberikan fitur <em>rules of third (grid)<\/em> ini, baik pada layar mode<em> live view <\/em>ataupun pada <em>viewfinder<\/em>-nya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Komposisi Foto <em>Golden Shape<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Golden shape<\/em> adalah komposisi foto dengan membagi bidang foto baik bertepi garis nyata, atau bertepi maya menjadi positif-negatif. Sehingga akan tampak seperti adanya kontras antara kedua bidang tersebut sehingga membentuk satu kesatuan yang harmonis. Prinsip<em> golden shape<\/em> ini adalah dengan membagi bidang positif-negatif dengan pas dan seimbang maka foto akan tampak terkomposisi dengan baik. Pembagian bidang antara positif dan negatif ada yang menggunakan perbandingan 50 : 50, 30 : 50, atau tergantung selera.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Komposisi Foto Simetris (<em>Centred Composition<\/em>)<\/h3>\n\n\n\n<p>Komposisi foto ini meletakkan objek dan membagi bidang foto sama rata antara kanan dan kiri, sehingga terlihat simetris.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Komposisi Foto <em>Repetition <\/em>dan <em>Pattern<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Secara naluriah, manusia sangat tertarik dengan pattern ataupun pola yang harmonis. Itulah mengapa foto dengan komposisi berpola atau perulangan ini bisa menjadi sebuah karya foto yang bagus. Sebuah pola (<em>pattern<\/em>) dan perulangan (<em>repetition<\/em>) bisa didapatkan dengan cara pemilihan angle foto yang tepat, serta pemilihan jarak antara lensa dengan objek sedemikian rupa.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/mengenal-macam-macam-hobi-luar-ruang-ini-jenisnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Mengenal Macam-Macam Hobi Luar Ruang, Ini Jenisnya!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Komposisi Foto Perspektif<\/h3>\n\n\n\n<p>Perspektif merupakan sebuah teknik pengambilan gambar dengan memanfaatkan efek jauh dekat yang dihasilkan oleh lensa, sehingga menimbulkan suatu dimensi yang sangat menawan. Prinsip dalam komposisi perspektif ini adalah memanfaatkan efek proporsi dan dimensi yang ditimbulkan untuk memperkuat dan mengarahkan mata kita ke POI, atau menampilkan perspektif yang berdiri sendiri sebagai bentuk keindahan komposisi. Hal ini bisa kita peroleh dengan pengaturan <em>angle <\/em>dan jarak yang tepat sehingga bisa mendapatkan foto yang berdimensi.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">6. Komposisi Foto <em>Frame in Frame<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Dengan teknik <em>frame in frame<\/em>, kita membuat sebuah komposisi foto dengan mengarahkan atau menuntun mata untuk memperhatikan apa yang ada di dalam sebuah \u201c<em>frame<\/em>\u201d dengan mengesampingkan apa yang ada di luar \u201c<em>frame<\/em>\u201d. <em>Frame <\/em>di sini bukan sebuah <em>frame <\/em>foto dalam bentuk fisik, tapi kita perlu mencari objek yang bisa dijadikan \u201c<em>frame<\/em>\u201d baik berbentuk garis nyata ataupun maya. Carilah elemen seperti jendela, pintu, koridor, spion, pilar gedung, lengkungan, atau objek apapun yang berbentuk geometris tertutup untuk membingkai POI. <em>Frame <\/em>juga tidak harus mengelilingi keseluruhan POI.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">7. Komposisi Foto<em> Leading Lines<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Leading lines <\/em>ini menjadi salah satu komposisi foto yang sangat menarik. <em>Line <\/em>atau garis bisa berbentuk maya atau nyata yang menuntun mata kita kepada objek yang menjadi POI, atau garis itu sendiri yang menjadi POI dalam foto. Jadi, kita bisa mencari objek seperti jalan, dinding, jembatan, atau apapun yang bisa membentuk sebuah garis maya dan mengarahkan mata ke objek sebenarnya (POI).<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">8. Komposisi Foto <em>Negative Space<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Komposisi <em>negative space<\/em> adalah salah satu komposisi kreatif yang membiarkan banyak ruang kosong atau <em>negative space <\/em>pada foto. Ruang kosong di sini bisa berupa langit, hamparan padang pasir yang luas, padang rumput, atau apapun yang bisa memberikan \u201cruang kosong\u201d pada foto. Dengan memberikan ruang kosong yang tepat, maka foto yang kita hasilkan bisa terlihat sangat menarik dan kreatif.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/tips-jalani-karier-digital-nomad\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Jalani Karier Digital Nomad yang Jadi Tren di Kalangan Millennials<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Bagaimana, sekarang sudah lebih mudah untuk mempelajari teknik fotografi sederhana dengan panduan di atas, bukan? Penting untuk diingat, bahwa untuk menjadi fotografer yang handal dan profesional, diperlukan latihan yang banyak. Jadi, jangan mudah menyerah, ya! Yuk, bergegas cari spot terbaik untuk mengasah kemampuan memotret. Eigerian juga bisa tampil gaya dengan memakai <strong>EIGER X-CRUISAGE CANVAS 20L BACKPACK<\/strong> untuk membawa semua perlengkapan yang dibutuhkan. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/eiger-x-cruisage-canvas-20l-backpack.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>Backpack <\/em>ini didesain ramping dan ringkas<\/a>,\u00a0 dilengkapi dengan lapisan<em> water repellent<\/em> yang mampu melindungi tas dari cipratan air atau hujan ringan. Jadi, <em>backpack <\/em>ini sangat cocok untuk menyimpan kamera serta aksesorisnya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Saat merasa kesulitan dalam menguasai teknik fotografi yang rumit, jangan menyerah dulu! Menjadi fotografer yang profesional memang menguras waktu, jam terbang, dan perlu banyak latihan. Ada banyak sekali kursus untuk fotografi yang ditawarkan. Tapi, sebenarnya kita juga dapat mempelajari teknik fotografi sederhana secara mandiri. Nah, berikut ini ada ulasan mengenai prosedur dan teknis mengoperasikan kamera,mulai [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":2000,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,1],"tags":[362,321,333],"class_list":{"0":"post-1997","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lifestyle","8":"category-tips-trick","9":"tag-hang-out","10":"tag-hobby","11":"tag-millennials"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-10-19T05:45:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-10-21T06:04:43+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic\",\"datePublished\":\"2021-10-19T05:45:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-21T06:04:43+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\"},\"wordCount\":922,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg\",\"keywords\":[\"hang out\",\"Hobby\",\"Millennials\"],\"articleSection\":[\"Lifestyle\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\",\"name\":\"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg\",\"datePublished\":\"2021-10-19T05:45:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-10-21T06:04:43+00:00\",\"description\":\"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"teknik fotografi\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic","description":"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic","og_description":"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2021-10-19T05:45:00+00:00","article_modified_time":"2021-10-21T06:04:43+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic","datePublished":"2021-10-19T05:45:00+00:00","dateModified":"2021-10-21T06:04:43+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/"},"wordCount":922,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","keywords":["hang out","Hobby","Millennials"],"articleSection":["Lifestyle","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/","name":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","datePublished":"2021-10-19T05:45:00+00:00","dateModified":"2021-10-21T06:04:43+00:00","description":"Teknik fotografi yang paling dasar adalah cara kita memegang kamera, yaitu posisi yang mampu mengurangi guncangan.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","width":700,"height":500,"caption":"teknik fotografi"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/belajar-teknik-fotografi-sederhana\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Belajar Teknik Fotografi Sederhana untuk Dapatkan Foto Aesthetic"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/10\/teknik-fotografi-3.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1997"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":2013,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1997\/revisions\/2013"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/2000"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1997"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1997"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1997"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}