{"id":26098,"date":"2025-08-27T12:01:15","date_gmt":"2025-08-27T05:01:15","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=26098"},"modified":"2025-09-24T05:20:23","modified_gmt":"2025-09-23T22:20:23","slug":"crimp-climbing","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/","title":{"rendered":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing"},"content":{"rendered":"\n<p>Dalam dunia panjat tebing, terdapat beberapa <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/jenis-jenis-dan-teknik-climbing-bagi-pemula\/\"><strong>teknik <\/strong><strong><em>climbing<\/em><\/strong><strong> <\/strong><\/a>yang perlu Eigerian kuasai, salah satunya <em>crimp climbing<\/em>. Teknik ini banyak dihindari oleh pemanjat karena sering dianggap memiliki risiko cedera jari tinggi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Namun, kamu sebenarnya bisa melakukan teknik panjat tebing ini dengan aman dan optimal jika kamu mengetahui cara tepat melakukannya. Artikel ini membahas teknik <em>crimping <\/em>pada <em>climbing<\/em>. Jadi, pelajari tekniknya berikut ini!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu <\/strong><strong><em>Crimp Climbing<\/em><\/strong><strong>?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"594\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing.jpg\" alt=\"Apa Itu Crimp Climbing\" class=\"wp-image-26104\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-566x420.jpg 566w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-265x198.jpg 265w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/Apa-Itu-Crimp-Climbing-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><em>Crimp climbing<\/em> adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Umumnya, <em>crimping <\/em>dilakukan pada lekuk batu atau pegangan yang hanya bisa memuat satu ruas bagian jari, atau bahkan kurang dari itu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah mengapa teknik ini memerlukan kekuatan <em>grip<\/em> jari yang optimal. Selain itu, lekuk batu yang Eigerian temui juga mungkin terlalu sempit, tajam, atau terlalu datar. Oleh karena itu, kamu perlu menguasai teknik ini agar bisa memegang lekuk batu tanpa <em>slip<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wall-climbing\/\"><strong>Panduan Wall Climbing: Manfaat, Teknik, dan Perlengkapan<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis <\/strong><strong><em>Crimp Climbing<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Secara umum, terdapat tiga jenis <em>crimping <\/em>yang bisa kamu pelajari, yaitu <em>open hand crimp, half crimp<\/em>, dan <em>full crimp<\/em>. Adapun penjelasan selengkapnya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. <\/strong><strong><em>Open Hand Crimp<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Teknik <em>open hand crimp<\/em> adalah teknik <em>crimping <\/em>yang cocok digunakan di medan yang cukup mudah dicengkeram serta ketika kamu ingin menghemat energi. Tidak hanya itu, kamu juga bisa menggunakan teknik ini ketika hendak mengganti posisi tangan atau metode <em>gripping<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk melakukannya, kamu bisa meletakkan jari telunjuk, tengah, dan manis di pegangan atau lekuk batu. Teknik jenis ini memiliki cengkeraman yang lebih pasif dibandingkan <em>half crimp<\/em> dan kamu mungkin akan merasa ototmu lebih tegang.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. <\/strong><strong><em>Half Crimp<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Half crimp<\/em> sering digunakan pada panjat tebing. Biasanya, teknik ini diterapkan pada pegangan yang datar, terpotong, atau miring. Cara menerapkan teknik ini adalah kamu bisa menempatkan jari telunjuk, tengah, dan manis di lekuk batu atau pegangan dengan ditekuk 90 derajat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, biarkan kelingking tegak dan ibu jari mengawang. Atau, kamu juga bisa sedikit memberikan kekuatan pada ibu jari untuk bisa menyentuh bagian tepi lekuk batu atau pegangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam<em> half crimp climbing<\/em>, kamu mungkin akan mendengar teknik <em>chisel <\/em>atau <em>campus crimp<\/em>. Teknik ini adalah variasi <em>half crimping <\/em>yang menempatkan jari telunjuk tetap tegak, sedangkan jari tengah, manis, dan kelingking ditekuk 90 derajat pada pegangan. Alhasil, jari telunjuk akan lebih pasif.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, pemanjat pemula lebih disarankan menguasai <em>half crimp<\/em> daripada <em>chisel <\/em>karena ketika jari sudah terbiasa <em>half crimping<\/em>, kamu mungkin akan bisa melakukan <em>chisel<\/em>. Namun, ketika kamu terbiasa menggunakan <em>chisel<\/em>, di mana jari telunjukmu lebih pasif, kamu mungkin akan kesulitan menguasai <em>half crimp<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3.<\/strong><strong><em> Full Crimp<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p><em>Full crimp<\/em> adalah teknik crimp climbing yang melibakan semua jari. Untuk melakukannya, kamu bisa melakukan <em>half crimp<\/em> terlebih dahulu, dan letakkan ibu jari di atas jari telunjuk seakan-akan tanganmu \u201cmembungkus\u201d pegangan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Dalam melakukan teknik ini, kamu harus lebih peka terhadap kekuatan tanganmu karena jika kamu terlalu banyak melakukan <em>full crimp climbing<\/em>, risiko cedera tangan menjadi lebih tinggi akibat penggunaan tenaga yang lebih banyak dibandingkan teknik <em>crimping <\/em>lainnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Tips Berlatih<\/strong><strong><em> Crimp Climbing<\/em><\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Cara mudah untuk bisa menguasai teknik <em>crimp hold climbing<\/em> adalah dengan terus berlatih teknik ini, baik di rintangan <em>wall climbing <\/em>atau <em>fingerboard<\/em>. Kemudian, kamu bisa membiasakan tubuhmu untuk <em>crimping <\/em>dan mempelajari kemampuan otot tangan dalam menahan tubuh di situasi ini. Selain itu, berikut adalah beberapa tips latihan <em>crimping <\/em>yang bisa kamu ikuti:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Hindari terlalu lama bergelantungan agar kamu tidak mudah lelah. Sebagai gantinya, kamu bisa membagi latihan teknik <em>crimping <\/em>ke beberapa set.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Berikan jarak istirahat di setiap sesinya agar energi tidak terkuras habis. Kamu bisa beristirahat sekitar 3 menit setiap set nya.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Pelajari efektivitas <em>crimping <\/em>untuk menemukan metode dan posisi yang pas.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li>Lakukan pemanasan sebelum latihan <em>crimping <\/em>agar tidak cedera. Pemanasan bisa dilakukan dengan menggenggam pensil dengan buku-buku jari dan <em>finger gliding<\/em>.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/mengenal-trad-climbing-mirip-dengan-sport-climbing\/\"><strong>Mengenal Trad Climbing, Mirip dengan Sport Climbing?<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rekomendasi Perlengkapan <\/strong><strong><em>Climbing <\/em><\/strong><strong>dari EIGER Adventure<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jika kamu ingin menekuni dunia panjat tebing, pastikan untuk mempersiapkan perlengkapan yang memadai, salah satunya dari EIGER Adventure! Perlengkapan <em>climbing <\/em>dari EIGER dapat kamu gunakan untuk berlatih panjat tebing atau mengikuti kompetisi panjat tebing, seperti EISCC.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>EISCC atau EIGER Independence Sport Climbing Competition adalah kompetisi <em>climbing<\/em> tahunan EIGER yang diadakan untuk merayakan Hari Kemerdekaan Indonesia. Di tahun 2025, terdapat beberapa kategori baru EISCC yang menarik untuk dicoba, yaitu Rockmaster, Lead Panjat Pinang, Kids Fun Climbing, dan Speed Rookie. Total hadiah EISCC 2025 sebesar 150 juta rupiah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk perlengkapan <em>climbing <\/em>yang bisa kamu gunakan, berikut kami berikan rekomendasinya:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Highpoint Heroes Short<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short.jpg\" alt=\"Highpoint Heroes Short\" class=\"wp-image-26103\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/1.-Highpoint-Heroes-Short-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/highpoint-heroes-short?color=brown\"><strong>Highpoint Heroes Short<\/strong><\/a> adalah celana pendek dari EIGER Mountaineering yang didesain khusus untuk kegiatan panjat tebing. Dengan bahan poliester dan spandeks, celana ini fleksibel sehingga dapat mendukung gerak aktifmu. Celana ini juga dilengkapi dengan <em>loop<\/em> untuk <em>chalk bag<\/em> dan tempat sikat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Women Neo Climb Shorts 1.0<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1.jpg\" alt=\"Women Neo Climb Shorts 1.0\" class=\"wp-image-26102\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/2.-Women-Neo-Climb-Shorts-1.0-1-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/women-neo-climb-shorts-1-0?color=black\"><strong>Women Neo Climb Shorts 1.0<\/strong><\/a> dari EIGER Women dapat mendukung aktivitas <em>bouldering <\/em>dan panjat tebing berkat kombinasi bahan katun dan spandeks yang nyaman dan elastis. Celana pendek wanita ini juga dilengkapi dengan banyak saku dan <em>loop<\/em> untuk membawa <em>chalk bag<\/em>.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Rockmaster 25L<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L.jpg\" alt=\"Rockmaster 25L\" class=\"wp-image-26101\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/3.-Rockmaster-25L-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Siap memanjat di alam bebas? Bawalah <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/rockmaster-25?color=olive\"><strong>Rockmaster 25L<\/strong><\/a> dari EIGER Mountaineering. Tas punggung berkapasitas 25 liter ini memiliki bukaan lebar sehingga kamu bisa menyimpan perlengkapan memanjat. Tas ini juga memiliki banyak saku untuk menyimpan perintilan selama panjat tebing.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Motion Chalk Bag 1.0<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0.jpg\" alt=\"Motion Chalk Bag 1.0\" class=\"wp-image-26100\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/4.-Motion-Chalk-Bag-1.0-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Memanjat tidaklah lengkap tanpa kehadiran <em>chalk<\/em>. Untuk menampung <em>chalk<\/em> selama memanjat, kamu bisa membawa <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/motion-chalk-bag-1-0?color=red\"><strong>Motion Chalk Bag 1.0<\/strong><\/a>. Tas ini dapat dikenakan secara menyilang pada pundak atau melingkar pada pinggang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Wall Wizards<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards.jpg\" alt=\"Wall Wizards\" class=\"wp-image-26099\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/5.-Wall-Wizards-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/wall-wizards?color=blue\"><strong>Wall Wizards<\/strong><\/a> adalah kaos climbing pria yang terbuat dari bahan yang cepat kering dan nyaman. Desainnya juga ergonomis sehingga mendukung gerak aktifmu saat <em>rock climbing <\/em>atau <em>wall climbing<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah seluk beluk teknik <em>crimp climbing <\/em>dan cara menguasai teknik ini. Teknik <em>crimping <\/em>mungkin menjadi tantangan tersendiri, tetapi dengan berlatih intens, kamu bisa menguasai teknik ini dengan optimal.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, jangan sampai kamu berlatih dengan peralatan <em>climbing <\/em>seadanya! Kamu bisa mengunjungi <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/daftar-flagship-store-eiger\/\"><strong>EIGER Adventure Store<\/strong><\/a> di kotamu dan memilih langsung perlengkapan <em>climbing <\/em>yang akan kamu gunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, kamu juga bisa mengakses <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/id\/\"><strong>situs resmi EIGER<\/strong><\/a> atau aplikasi EIGER yang bisa diunduh di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>App Store<\/strong><\/a> dan <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>Play Store<\/strong><\/a> agar berbelanja bisa semakin praktis. Hanya dengan klik-klik di ponsel, kamu bisa mendapatkan produk incaranmu yang diantarkan langsung ke rumah. Mudah, kan?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Yuk, belanja produk <em>outdoor <\/em>di EIGER dan nikmati promo menariknya!<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/sport-climbing-pengertian-jenis\/\"><strong>Pengertian, Jenis dan Perbedaannya dengan Rock Climbing<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":26105,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[4250,4251,4252,115,4253,146,4152,3349],"class_list":{"0":"post-26098","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-crimp-climbing","9":"tag-full-crimp-climbing","10":"tag-half-crimp-climbing","11":"tag-mountaineering","12":"tag-open-hand-crimp","13":"tag-panjat-tebing","14":"tag-perlengkapan-climbing","15":"tag-teknik-climbing"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-08-27T05:01:15+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-09-23T22:20:23+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin CM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\"},\"headline\":\"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing\",\"datePublished\":\"2025-08-27T05:01:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-23T22:20:23+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\"},\"wordCount\":1044,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg\",\"keywords\":[\"crimp climbing\",\"full crimp climbing\",\"half crimp climbing\",\"mountaineering\",\"Open Hand Crimp\",\"panjat tebing\",\"perlengkapan climbing\",\"teknik climbing\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\",\"name\":\"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg\",\"datePublished\":\"2025-08-27T05:01:15+00:00\",\"dateModified\":\"2025-09-23T22:20:23+00:00\",\"description\":\"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"crimp climbing\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\",\"name\":\"Admin CM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin CM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing","description":"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing","og_description":"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-08-27T05:01:15+00:00","article_modified_time":"2025-09-23T22:20:23+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/"},"author":{"name":"Admin CM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead"},"headline":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing","datePublished":"2025-08-27T05:01:15+00:00","dateModified":"2025-09-23T22:20:23+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/"},"wordCount":1044,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","keywords":["crimp climbing","full crimp climbing","half crimp climbing","mountaineering","Open Hand Crimp","panjat tebing","perlengkapan climbing","teknik climbing"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/","name":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","datePublished":"2025-08-27T05:01:15+00:00","dateModified":"2025-09-23T22:20:23+00:00","description":"Crimp climbing adalah salah satu teknik pegangan pada panjat tebing yang dilakukan ketika kamu hanya menemukan pegangan yang sempit. Simak di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","width":800,"height":594,"caption":"crimp climbing"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/crimp-climbing\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Crimp Climbing, Teknik Pegangan pada Panjat Tebing"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead","name":"Admin CM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin CM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/08\/crimp-climbing.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26098","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=26098"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26098\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":27486,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/26098\/revisions\/27486"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/26105"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=26098"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=26098"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=26098"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}