{"id":27195,"date":"2025-09-11T19:45:33","date_gmt":"2025-09-11T12:45:33","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=27195"},"modified":"2026-01-18T23:15:35","modified_gmt":"2026-01-18T16:15:35","slug":"trekking-cisadon","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/","title":{"rendered":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota"},"content":{"rendered":"\n<p>Pernahkah Eigerian mengetahui tentang <em>trekking <\/em>Cisadon? Cisadon adalah salah satu trek di perbukitan Bogor yang sering dilalui untuk <em>trekking, trail running, <\/em>dan <em>hiking<\/em>. Jika kamu berencana <em>trekking <\/em>di Cisadon Bogor, kamu perlu mengetahui <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/persiapan-trekking\/\"><strong>perlengkapan <\/strong><strong><em>trekking<\/em><\/strong><\/a> dan jalurnya dengan baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini membahas seluk-beluk <em>trekking <\/em>Cisadon, Bogor. Untuk menemukan informasi selengkapnya, simak artikel ini hingga akhir!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Jalur Cisadon Menjadi Rute Favorit?<\/strong><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"594\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1.jpg\" alt=\"Mengapa Jalur Cisadon Menjadi Rute Favorit\" class=\"wp-image-27200\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-566x420.jpg 566w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-265x198.jpg 265w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Mengapa-Jalur-Cisadon-Menjadi-Rute-Favorit-1-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><em>Trekking <\/em>di Cisadon memang menjadi salah satu \u201cpelarian\u201d masyarakat Ibukota setelah seminggu bekerja. Lokasinya yang berada di Bogor, dekat dengan Ibukota, membuatnya populer di kalangan masyarakat Jakarta.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, inilah beberapa alasan mengapa jalur Cisadon menjadi rute <em>hiking<\/em> atau <em>trekking<\/em> favorit:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jalurnya Ramah Pemula<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jika kamu baru terjun di dunia <em>trekking, hiking<\/em>, atau <em>trail running<\/em>, Gunung Cisadon bisa menjadi pilihan pertamamu. Jalur <em>trekking <\/em>Cisadon terbilang sangat ramah pemula. Medannya pun bervariasi, mulai dari turunan ringan, tanjakan landai, hingga jalur yang melewati sungai.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu pun akan dimanjakan dengan pemandangan alam persawahan yang menyegarkan sehingga penat setelah bekerja seminggu bisa hilang. Jika kamu menyusuri jalur datar di dekat sungai, kamu akan mendengar gemericik air yang menenangkan.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Akses yang Mudah dari Jakarta<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cisadon terletak di Kecamatan Babakan Madang, Kabupaten Bogor. Dari Jakarta, kamu mungkin akan membutuhkan 1\u20132 jam untuk sampai ke jalur <em>trekking <\/em>Cisadon, tergantung kondisi jalan dan kecepatan berkendara. Bahkan, kamu bisa menuju Cisadon melalui tol sehingga kamu tidak perlu khawatir terlalu lama terjebak macet.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Spot Foto <\/strong><strong><em>Instagrammable<\/em><\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jalur <em>trekking <\/em>Cisadon memiliki spot-spot foto yang menarik di sepanjang rutenya. Kamu bisa berfoto dengan latar pemandangan sawah, kebun teh, hutan pinus, danau Cisadon, sungai, dan perbukitan. Jadi, jika kamu sedang mendaki ringan di jalur ini, jangan lupa mengabadikan pemandangan alam yang menyegarkan itu, ya!<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Suasananya yang Asri<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Cisadon berlokasi jauh dari pusat kota Bogor, tepatnya di pedesaan yang ada di Kecamatan Babakan Madang. Alhasil, kamu bisa menikmati suasana pedesaan yang asri, segar, dan menyejukkan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bahkan, kamu bisa mendengar gemerisik pepohonan dan gemericik air selama pendakianmu. Hal ini tentu akan membuatmu semakin nyaman dan rileks setelah bekerja seharian di Ibukota.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Fasilitas Kegiatan yang Memadai<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Saat <em>trekking <\/em>di Cisadon, kamu tidak perlu kebingungan harus membeli makanan atau membersihkan diri di mana, karena di beberapa pos pendakian, kamu bisa menemukan toilet dan kedai makan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, kamu juga bisa mendaki bersama pemandu lokal jika kamu masih pemula. Biasanya, pemandu lokal akan menunjukkan rute pendakian serta informasi terkait Cisadon yang sayang untuk dilewatkan. Mereka juga memastikan rombonganmu mendaki dengan aman selama di Cisadon.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/naik-gunung-untuk-pemula\/\"><strong>12 Tips Penting Naik Gunung untuk Pemula, Siapkan Dirimu!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong><em>Trekking <\/em><\/strong><strong>Cisadon Berapa KM?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Umumnya, kamu mungkin menempuh jarak 6\u20137 kilometer untuk <em>trekking <\/em>di Cisadon. Namun, jaraknya bervariasi tergantung titik awal kamu memulai pendakian. Medan pendakian di Cisadon juga cukup ramah pemula karena merupakan kombinasi antara jalan berbatu, jalan tanah, dan akar pohon. Beberapa kali, kamu akan menemukan tanjakan yang cukup menantang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Medan dan jarak tempuh Cisadon ini juga cocok untuk <em>trail runner<\/em> yang ingin melatih teknik dan kekuatan diri. Menariknya, jalur Cisadon sudah ditata rapi oleh komunitas dan masyarakat setempat sehingga Eigerian tidak perlu khawatir kesulitan melaluinya walau masih pemula.&nbsp;&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Apabila kamu ingin <em>trekking <\/em>di Cisadon, kamu bisa mulai di titik Desa Karang Tengah atau Sentul Selatan. Untuk menjangkau titik awal tersebut dari Jakarta, kamu mungkin membutuhkan 1\u20131,5 jam perjalanan berkendara.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mendapatkan sensasi mendaki yang <em>memorable<\/em>, kamu bisa datang di pagi hari ketika Cisadon masih berkabut dan bersuhu sejuk.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Saja yang Harus Disiapkan Saat <\/strong><strong><em>Trekking <\/em><\/strong><strong>di Cisadon?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Jalur <em>trekking <\/em>Cisadon mungkin terbilang cukup landai dan ramah pemula. Namun, bukan berarti Eigerian bisa pergi mendaki di sini tanpa persiapan. Oleh karena itu, simak beberapa tips yang bisa kamu lakukan untuk menyiapkan <em>trekking <\/em>di Cisadon berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Mengenakan Kacamata Hitam dan Topi<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jalur ini didominasi dengan area terbuka sehingga sinar matahari di siang hari mungkin akan cukup menyengat. Oleh karena itu, kamu bisa menggunakan tabir surya, topi, dan kacamata hitam agar bisa mendaki dengan nyaman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Menggunakan Sepatu yang Tepat<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Jalur <em>trekking <\/em>Cisadon umumnya digunakan sebagai jalur <em>trekking<\/em>, <em>hiking<\/em>, dan <em>trail running<\/em>. Rute ini terkadang berbatu atau bertanah. Oleh karena itu, kamu perlu menyesuaikan sepatu dengan aktivitas yang kamu jalani.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Misalnya, jika kamu mendaki ringan di jalur ini, kamu perlu menggunakan <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/rekomendasi-sepatu-gunung\/\"><strong>sepatu <\/strong><strong><em>hiking<\/em><\/strong><\/a><em> <\/em>yang yang antiselip, empuk, dan dapat mencengkram kaki dengan baik sehingga kamu tidak mudah tergelincir saat mendaki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Membawa Air Minum yang Cukup<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Meskipun terdapat banyak kedai makan di beberapa pos di Cisadon, kamu tetap harus membawa air minum yang cukup agar lebih mudah daat hendak minum. Kamu juga bisa berhemat dengan membawa air minum sendiri selama mendaki.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tempat-trekking-di-bandung\/\"><strong>5 Tempat Trekking di Bandung yang Wajib Dikunjungi<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Peralatan yang Harus Dibawa Saat <\/strong><strong><em>Trekking <\/em><\/strong><strong>di Cisadon<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Selain mengetahui medan, Eigerian juga perlu menyiapkan peralatan <em>trekking <\/em>Cisadon. Adapun beberapa perlengkapan <em>hiking<\/em> dari EIGER yang bisa kamu bawa adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Harrier<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER.jpeg\" alt=\"Harrier\" class=\"wp-image-27198\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER.jpeg 500w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER-300x300.jpeg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER-150x150.jpeg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER-420x420.jpeg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/HARRIER-96x96.jpeg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Sepatu <strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/harrier?color=red&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=harrier&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Harrier<\/a><\/strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/harrier?color=red\"><strong> <\/strong><\/a>dari EIGER Mountaineering dapat menemanimu <em>trekking<\/em> di Cisadon. Dengan konstruksi Flexeleton, kamu bisa bergerak bebas dan fleksibel. Selain itu, <em>insole<\/em> Ortholite pada sepatu ini empuk dan dapat menjaga kakimu tetap kering meski berkeringan sehingga kamu bisa <em>trekking <\/em>dengan nyaman.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p><em>Midsole<\/em> Phylon sepatu ini dapat meredam getaran dan <em>outsole<\/em> Vibram-nya memberikan cengkeraman yang kuat untuk mendukung gerak aktifmu.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Alcove 20<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"720\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20.jpg\" alt=\"Alcove 20\" class=\"wp-image-27197\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20.jpg 720w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Alcove-20-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Untuk tas <em>trekking<\/em> Cisadon, kamu bisa menggunakan <strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/alcove-20?color=black&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=alcove_20&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Alcove 20<\/a><\/strong> dari EIGER Mountaineering. Tas berkompartemen 20 liter ini dapat menyimpan perbekalanmu selama <em>trekking<\/em>. Tas ini juga dilengkapi dengan teknologi <em>water repellent<\/em> yang bisa melindungi tasmu dari gerimis ringan dan cipratan air.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Women Arona Triangle Hijab<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"480\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab.jpg\" alt=\"Women Arona Triangle Hijab\" class=\"wp-image-27196\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab.jpg 480w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/Women-Arona-Triangle-Hijab-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Jika Eigerian adalah wanita berhijab, Eigerian tidak perlu khawatir tidak nyaman dengan hijab saat mendaki karena kamu bisa menggunakan <strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/women-arona-triangle-hijab?color=black&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=women_arona_triangle_hijab&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Women Arona Triangle Hijab<\/a><\/strong>. Hijab dari EIGER Women ini dilengkapi dengan teknologi UV Shield yang melindungi kepalamu dari sinar matahari.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain itu, hijab ini terbuat dari poliester dan <em>spandex <\/em>yang lentur, ringan, dan cepat kering sehingga kamu tetap bisa bergerak aktif meski berkeringat atau di bawah terik matahari.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah informasi tentang <em>trekking <\/em>Cisadon yang bisa Eigerian pelajari. Jalur <em>trekking <\/em>Cisadon mungkin tidak seekstrem jalur pendakian lainnya dan lebih ramah untuk pendaki pemula. Meski begitu, kamu tetap harus menyiapkan peralatan mendaki yang memadai dengan menggunakan produk-produk berkualitas dari EIGER Adventure.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa mengunjungi <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/id\/\"><strong>situs resmi EIGER Adventure<\/strong><\/a> untuk mendapatkan perlengkapan <em>outdoor<\/em> incaranmu. Kemudian, jangan lupa untuk mengunduh aplikasi EIGER di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>App Store<\/strong><\/a> dan <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>Google Play Store<\/strong><\/a> untuk melihat <em>store <\/em>terdekat atau memesan produk EIGER secara langsung dari rumah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jungle-trekking\/\"><strong>Jungle Trekking Seru dan Menantang, Cek Panduannya!<\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pernahkah Eigerian mengetahui tentang trekking Cisadon? Cisadon adalah salah satu trek di perbukitan Bogor yang sering dilalui untuk trekking, trail running, dan hiking. Jika kamu berencana trekking di Cisadon Bogor, kamu perlu mengetahui perlengkapan trekking dan jalurnya dengan baik.&nbsp; Artikel ini membahas seluk-beluk trekking Cisadon, Bogor. Untuk menemukan informasi selengkapnya, simak artikel ini hingga akhir! [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":27201,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[],"class_list":{"0":"post-27195","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-09-11T12:45:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-01-18T16:15:35+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin CM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\"},\"headline\":\"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota\",\"datePublished\":\"2025-09-11T12:45:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-18T16:15:35+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\"},\"wordCount\":1062,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg\",\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\",\"name\":\"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg\",\"datePublished\":\"2025-09-11T12:45:33+00:00\",\"dateModified\":\"2026-01-18T16:15:35+00:00\",\"description\":\"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"trekking cisadon\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\",\"name\":\"Admin CM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin CM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota","description":"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota","og_description":"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-09-11T12:45:33+00:00","article_modified_time":"2026-01-18T16:15:35+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/"},"author":{"name":"Admin CM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead"},"headline":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota","datePublished":"2025-09-11T12:45:33+00:00","dateModified":"2026-01-18T16:15:35+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/"},"wordCount":1062,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/","name":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","datePublished":"2025-09-11T12:45:33+00:00","dateModified":"2026-01-18T16:15:35+00:00","description":"Jalur trekking Cisadon berlokasi di Kabupaten Bogor atau sekitar 1-1,5 jam perjalanan dari Jakarta. Intip persiapan yang perlu kamu lakukan di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","width":800,"height":594,"caption":"trekking cisadon"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/trekking-cisadon\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Mengenal Jalur Trekking Cisadon: Ramah Pemula &amp; Dekat Ibukota"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead","name":"Admin CM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin CM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/09\/trekking-cisadon.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=27195"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":31767,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/27195\/revisions\/31767"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/27201"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=27195"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=27195"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=27195"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}