{"id":28391,"date":"2025-10-21T16:28:58","date_gmt":"2025-10-21T09:28:58","guid":{"rendered":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?p=28391"},"modified":"2025-10-21T16:29:00","modified_gmt":"2025-10-21T09:29:00","slug":"apa-itu-barometer","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/","title":{"rendered":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya"},"content":{"rendered":"\n<p>Saat mendaki gunung, Eigerian tidak hanya perlu membawa <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/mengenal-alat-alat-navigasi-darat\/\"><strong>alat navigasi darat<\/strong><\/a>, tetapi juga barometer. Barometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur tekanan udara atau atmosfer sehingga kamu bisa memprediksi perubahan cuaca.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Artikel ini membahas apa itu barometer, termasuk fungsi, jenis, dan cara menggunakannya. Jadi, baca artikel ini hingga akhir!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Apa Itu Barometer?<\/strong><\/h2>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"800\" height=\"594\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer.jpg\" alt=\"Apa Itu Barometer\" class=\"wp-image-28397\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer.jpg 800w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-300x223.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-768x570.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-566x420.jpg 566w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-80x60.jpg 80w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-485x360.jpg 485w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-696x517.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-265x198.jpg 265w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Apa-Itu-Barometer-150x111.jpg 150w\" sizes=\"auto, (max-width: 800px) 100vw, 800px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara dengan satuan <em>pascal<\/em> (Pa) atau milibar (mb). Tersusun atas kata <em>baros<\/em> yang berarti berat<em> <\/em>dan <em>metron<\/em> yang berarti ukuran, barometer dapat memberikan informasi adanya perubahan keadaan atmosfer.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Perubahan ini dapat menandakan adanya cuaca buruk dalam waktu dekat, sedangkan tekanan udara yang stabil menunjukkan cuaca yang baik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Alhasil, barometer juga menjadi salah satu alat yang perlu dikuasai pendaki untuk bisa memprediksi tekanan atmosfer selama pendakian dan memutuskan untuk melanjutkan atau berhenti ketika cuaca buruk diprediksi akan datang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Meski begitu, untuk memprediksi cuaca secara tepat dan akurat, Eigerian juga memerlukan alat lainnya juga, seperti termometer, pengukur angin, hingga <em>hygrometer<\/em>. Lebih lanjut, barometer harus terus dikalibrasi agar memberikan angka yang akurat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Mengapa Barometer Penting?<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Fungsi barometer dalam kegiatan mendaki adalah untuk memantau cuaca karena penurunan tekanan udara yang tajam dapat mengindikasikan perubahan cuaca ekstrem atau bahkan badai yang mendekat. Sementara itu, tekanan yang tinggi dapat menandakan cuaca yang kering atau cerah.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kemudian, barometer juga bisa digunakan untuk mengukur ketinggian di atas permukaan laut. Dalam hal ini, kamu akan melihat perubahan tekanan atmosfer dengan ketinggian sehingga bisa memperkirakan ketinggian suatu titik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Selain untuk pendakian, barometer juga kerap digunakan untuk navigasi penerbangan, khususnya memantau tekanan udara di sekitar pesawat, serta melakukan penelitian terhadap cuaca dan lingkungan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-membaca-kompas\/\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Jangan Asal, Pahami Cara Membaca Kompas yang Benar!<\/mark><\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Jenis-Jenis Barometer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Setelah mengetahui apa itu barometer dan fungsinya, mari pelajari jenis-jenis barometer berikut ini:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li><strong>Barometer aneroid:<\/strong> Barometer ini tidak menggunakan cairan dan bekerja dengan mengukur deformasi ruang logam yang disebabkan oleh tekanan atmosfer.<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barometer gas:<\/strong> Barometer yang mengukur tekanan atmosfer mellaui pemampatan atau mengembangnya gas.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barometer cairan:<\/strong> Barometer ini menggunakan kolom cairan, seperti air atau air raksa (merkuri). Carian yang berada di dalam tabung tertutup akan meninggi atau menurun sesuai dengan kondisi tekanan udara.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li><strong><em>Barograph<\/em><\/strong><strong>: <\/strong>Alat yang mengindikasikan perubahan tekanan udara pada kertas grafis atau menyimpan data pada versi elektronik.\u00a0<\/li>\n\n\n\n<li><strong>Barometer digital:<\/strong> Barometer modern yang mengubah tekanan udara menjadi angka-angka bernilai dan ditampilkan secara digital.\u00a0<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Cara Menggunakan Barometer<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya, barometer perlu dikalibrasi agar memberikan hasil yang akurat. Selain itu, penempatannya juga harus tepat agar hasilnya sesuai. Berikut adalah cara menggunakan barometer yang bisa kamu ikuti:&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Memasang Barometer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Dalam memasang barometer, pastikan kamu menentukan tempat yang tepat karena alat ini sangatlah sensitif. Ketika sudah dipasang di tempat yang diinginkan, hindari terlalu sering memindahkannya agar hasilnya tidak terdistraksi.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lebih lanjut, hindari mengocok barometer ketika jarum atau angkanya tidak tepat. Sebagai gantinya, kamu bisa mengetuknya beberapa kali dengan lembut. Tips menggunakan barometer lainnya adalah hindari meletakkan barometer di dekat sumber panas (misalnya api unggun) dan pastikan kamu memasangnya di medan yang rata.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Mengkalibrasi Barometer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Barometer perlu dikalibrasikan agar bisa bekerja dengan optimal, terlebih jika kamu baru menggunakannya pertama kali. Kamu bisa mengatur sekrup pada alat hingga jarum mengindikasikan nilai tekanan udara yang tepat (mintalah informasi terkait nilai tersebut ke pihak terkait terlebih dahulu).&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Membaca Barometer<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Biasanya barometer diukur dengan satuan <em>hectopascal<\/em> (hPa) atau <em>millibar<\/em> (mb) dengan rentang 960\u20131.060 hPa. Nah, cara membaca barometer adalah apabila jarum berada di bawah 1.013 hPa, artinya terdapat penuruan tekanan udara. Lalu, jika di atas 1.013 hPa, artinya tekanan udara meningkat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya, tim ahli akan menggunakan tekanan permukaan laut sebagai patokan, tetapi 1.013 hPa adalah rata-rata nilai patokan yang umumnya digunakan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Lantas, bagaimana jika jarum tidak bergerak? Hal ini dapat mengindikasikan bahwa tekanan udara memang tidak berubah, atau malah gangguan pada barometer.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Cobalah untuk memasukkan barometer ke dalam kantong plastik, lalu bungkus rapat dan tekan dengan kuat. Jika jarum tidak bergerak, artinya barometer mengalami gangguan. Dalam hal ini, kamu perlu mengkalibrasi ulang.<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/altimeter-adalah\/\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Apa Fungsi Altimeter dan Bagaimana Cara Membacanya?<\/mark><\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Rekomendasi Perlengkapan <\/strong><strong><em>Hiking <\/em><\/strong><strong>dari EIGER Adventure<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Kini, Eigerian sudah memahami apa itu barometer dan cara menggunakannya. Barometer adalah salah satu alat yang perlu dibawa untuk menilai tekanan udara di medan pendakian. Nah, selain barometer, Eigerian juga perlu membawa alat navigasi lainnya, seperti kompas, serta peralatan yang mendukung pendakian.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut ini adalah rekomendasi alat navigasi dan perlengkapan <em>hiking<\/em> dari EIGER Adventure:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Navigator Compass<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"500\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass.jpg\" alt=\"Navigator Compass\" class=\"wp-image-28396\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass.jpg 500w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Navigator-Compass-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/navigator-compass?color=black&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=navigator_compass&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Navigator Compass<\/strong><\/a><strong> <\/strong>dari EIGER Mountaineering adalah kompas dengan lensa pembesar, skala standar, dan cermin yang bisa kamu manfaatkan saat mendaki atau berkemah. Desainnya pun ringan dan ringkas sehingga mudah dibawa kemanapun.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Azimuth<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"720\" height=\"720\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass.jpg\" alt=\"Azimuth\" class=\"wp-image-28395\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass.jpg 720w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Azimuth-Compass-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 720px) 100vw, 720px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/azimuth?color=orange&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=azimuth&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Azimuth <\/strong><\/a>adalah kompas dengan jarum berpendar dan lensa pembesar yang bisa kamu manfaatkan di tengah pendakianmu. Kompas ini memiliki tali pengikat yang membuatnya lebih praktis dan fleksibel saat digunakan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Cincocero<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero.jpg\" alt=\"Cincocero\" class=\"wp-image-28394\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Cincocero-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p>Apabila kamu sedang mendaki di tengah hujan atau malam hari, kamu bisa memanfaatkan <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/cincocero?color=blue&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=cincocero&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Cincocero<\/strong><\/a><strong> <\/strong>dari EIGER Mountaineering. Senter kepala ini dapat menghasilkan pencahayaan maksimum hingga 500 lumen dengan 5 mode pencahayaan.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Lalu, senter kepala ini juga memiliki tudung lampu, fitur tahan air, dan sensor gerak sehingga lebih fleksibel. Kamu bisa menyalakannya dengan baterai isi ulang.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Qualla<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"1000\" height=\"1000\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla.jpg\" alt=\"Qualla\" class=\"wp-image-28393\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla.jpg 1000w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-768x768.jpg 768w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-696x696.jpg 696w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Qualla-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 1000px) 100vw, 1000px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/qualla?color=olive&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=qualla&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Qualla<\/strong><\/a><strong> <\/strong>adalah topi rimba dari EIGER Mountaineering yang terbuat dari bahan nilon dan tali dagu yang <em>adjustable. <\/em>Topi ini bisa melindungimu dari paparan sinar matahari sekaligus menjaga sirkulasi udara di kepala tetap lancar.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Trimestre 250 Torch<\/strong><\/h3>\n\n\n<div class=\"wp-block-image\">\n<figure class=\"aligncenter size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"480\" height=\"480\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2.jpg\" alt=\"Trimestre 250 Torch\" class=\"wp-image-28392\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2.jpg 480w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2-300x300.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2-150x150.jpg 150w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2-420x420.jpg 420w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/Trimestre-250-Torch-2-96x96.jpg 96w\" sizes=\"auto, (max-width: 480px) 100vw, 480px\" \/><\/figure>\n<\/div>\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/d\/trimestre-250-torch?color=no+colour&amp;utm_source=cm_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=trimestre_250_torch&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Trimestre 250 Torch<\/strong><\/a><strong> <\/strong>adalah senter dari EIGER Mountaineering yang dapat memancarkan cahaya maksimum hingga 250 lumen selama 1,5 jam. Kemudian, senter ini juga tahan terhadap cipratan air berkat IPX4.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Itulah informasi tentang apa itu barometer dan cara membacanya. Barometer adalah alat yang cukup penting dalam pendakian karena bisa membantumu memperkirakan cuaca. Selain barometer, kamu juga perlu membawa peralatan mendaki lainnya, seperti kompas, sepatu, kantong tidur, dan lain-lain.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu bisa datang ke <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/daftar-flagship-store-eiger\/\"><strong>EIGER Adventure Store<\/strong><\/a> terdekat dan mencoba langsung peralatan mendaki yang kamu inginkan, seperti baju, celana, topi, tas, dan lain sebagainya,&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Tidak hanya ke toko, kamu juga bisa berbelanja praktis melalui <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/id\/\"><strong>situs resmi EIGER<\/strong><\/a> atau aplikasi resmi EIGER yang bisa diunduh di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>App Store<\/strong><\/a> atau <a href=\"https:\/\/eigeradventure.onelink.me\/Frj9\/2xy4tghg\"><strong>Play Store<\/strong><\/a>. Menariknya, di sini kamu bisa mendapatkan diskon dan promo <em>flash sale<\/em> yang sayang untuk dilewatkan. Yuk, mendaki bersama EIGER!<\/p>\n\n\n\n<p class=\"has-background\" style=\"background-color:#f9f4ea\"><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/cara-menggunakan-gps\/\"><strong><mark style=\"background-color:rgba(0, 0, 0, 0)\" class=\"has-inline-color has-vivid-cyan-blue-color\">Alat Navigasi, Ini Cara Menggunakan GPS Saat Pendakian<\/mark><\/strong><\/a><\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!<\/p>\n","protected":false},"author":25,"featured_media":28398,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[4340,115,1660,33],"class_list":{"0":"post-28391","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-apa-itu-barometer","9":"tag-mountaineering","10":"tag-perlengkapan-hiking","11":"tag-survival-kit"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2025-10-21T09:28:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2025-10-21T09:29:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"800\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"594\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin CM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin CM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin CM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\"},\"headline\":\"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya\",\"datePublished\":\"2025-10-21T09:28:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-21T09:29:00+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\"},\"wordCount\":1030,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg\",\"keywords\":[\"apa itu barometer\",\"mountaineering\",\"perlengkapan hiking\",\"Survival kit\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\",\"name\":\"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg\",\"datePublished\":\"2025-10-21T09:28:58+00:00\",\"dateModified\":\"2025-10-21T09:29:00+00:00\",\"description\":\"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg\",\"width\":800,\"height\":594,\"caption\":\"apa itu barometer\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead\",\"name\":\"Admin CM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin CM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya","description":"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya","og_description":"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2025-10-21T09:28:58+00:00","article_modified_time":"2025-10-21T09:29:00+00:00","og_image":[{"width":800,"height":594,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin CM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin CM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/"},"author":{"name":"Admin CM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead"},"headline":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya","datePublished":"2025-10-21T09:28:58+00:00","dateModified":"2025-10-21T09:29:00+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/"},"wordCount":1030,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","keywords":["apa itu barometer","mountaineering","perlengkapan hiking","Survival kit"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/","name":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","datePublished":"2025-10-21T09:28:58+00:00","dateModified":"2025-10-21T09:29:00+00:00","description":"Barometer adalah alat ukur tekanan atmosfer dan berat udara untuk memprediksi perubahan cuaca. Simak cara membaca dan fungsinya di sini!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","width":800,"height":594,"caption":"apa itu barometer"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/apa-itu-barometer\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Apa Itu Barometer, Fungsi dalam Pendakian, &amp; Cara Membacanya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/cffbb52596157a98d93fcc63faa97ead","name":"Admin CM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/0a96a744cef8700be99aeca49227a8ed9eb1919d2a9dbf812d8632455d2135a5?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin CM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/admincm\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2025\/10\/apa-itu-barometer-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28391","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/25"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=28391"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28391\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":28399,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/28391\/revisions\/28399"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/28398"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=28391"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=28391"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=28391"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}