{"id":3299,"date":"2021-11-18T21:33:41","date_gmt":"2021-11-18T14:33:41","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=3299"},"modified":"2026-03-03T11:48:58","modified_gmt":"2026-03-03T04:48:58","slug":"memahami-layering-system-jaket-outdoor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/","title":{"rendered":"Pentingnya Memahami Layering System Saat Pakai Jaket Outdoor"},"content":{"rendered":"\n<p>Eigerian mungkin sudah pernah mendengar istilah<em> layering system <\/em>untuk pakaian mendaki gunung atau penggunaan jaket <em>outdoor<\/em>? <em>Layering system<\/em> pada dasarnya adalah sistem lapisan pakaian yang digunakan pada saat berkegiatan di luar ruang, untuk menjaga agar suhu tubuh tetap hangat, nyaman, dan kering pada saat beraktifitas. Pada umumnya, lapisan yang dibutuhkan terdiri dari 3 lapisan yaitu lapisan dasar (<em>base layer<\/em>), lapisan tengah (<em>mid layer<\/em>), dan lapisan luar (<em>outer layer<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Lapisan dasar (<em>base layer<\/em>) berfungsi untuk menjebak panas tubuh agar tetap hangat dan untuk menyerap keringat namun cepat kering. Bahan yang digunakan biasanya adalah <em>polyester <\/em>(sintetis) atau <em>morino wool <\/em>(alami). Sementa itu, lapisan tengah (<em>mid layer<\/em>) berfungsi sebagai penghangat, bahan yang digunakan antara lain <em>fleece<\/em>, lapisan penghangat sintetis (<em>synthetic down<\/em>), dan lapisan penghangat alami (<em>organic down<\/em>) seperti bulu angsa. Sedangkan lapisan luar (<em>outer layer<\/em>) berfungsi melindungi dari cuaca seperti hujan (contohnya <em>raincoat<\/em>), berangin (<em>windbreaker<\/em>), dan di kondisi lainnya (jaket jenis <em>hardshell <\/em>dan jaket <em>outdoor<\/em> <em>waterproof<\/em>).<\/p>\n\n\n\n<p>Sederhananya, pemakaian lapisan harus disesuaikan dengan kondisi cuaca dan suhu sekitar. Yang perlu diperhatikan adalah, ketahui kondisi cuaca dan suhu yang akan dituju, supaya perlengkapan yang dibawa tidak <em>over<\/em> kapasitas atau<em> under<\/em> kapasitas. Nah, supaya pengetahuanmu soal<em> layering system<\/em> saat pakai jaket <em>outdoor<\/em> lebih luas lagi, simak artikel ini sampai habis ya!<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Manfaat Penggunaan Jaket <em>Outdoor<\/em> untuk Mendaki Gunung<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-2.jpg\" alt=\"jaket outdoor\" class=\"wp-image-3306\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-2-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Bagi Eigerian yang menyukai kegiatan di luar ruangan, terutama yang hobi mendaki gunung, jaket adalah kebutuhan yang sangat penting. Memakai jaket ketika berada di luar atau saat mendaki gunung akan melindungi kulit dari sengatan matahari secara langsung,dan melindungi tubuh dari hawa dingin. Jadi dengan kata lain, jaket merupakan <em>item<\/em> yang wajib kita punya saat melakukan perjalanan ataupun pendakian gunung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Penting untuk memahami <em>layering system<\/em> dalam berpakaian ketika melakukan kegiatan pendakian. Sistem pelapisan pada jaket <em>outdoor<\/em> ini memungkinkan kita untuk mengatur temperatur tubuh dengan menyesuaikan lapisan yang dikenakan. Jadi, sebenarnya Eigerian tidak perlu bawa jaket tebal yang terlalu besar seperti mau ke kutub utara.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Memahami Struktur Layering System pada Jaket Outdoor<\/h2>\n\n\n\n<p>Layering system adalah teknik berpakaian berlapis untuk menjaga suhu tubuh tetap stabil saat beraktivitas di alam terbuka. Sistem ini membantu tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman dalam berbagai kondisi cuaca.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut struktur dasar layering yang perlu dipahami:<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">1. Base Layer (Lapisan Dasar)<\/h2>\n\n\n\n<p>Base layer adalah lapisan pertama yang langsung bersentuhan dengan kulit. Fungsi utamanya adalah mengatur kelembapan dengan menyerap dan menguapkan keringat agar tubuh tetap kering.<\/p>\n\n\n\n<p>Karakteristik base layer yang baik:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Cepat kering<\/li>\n\n\n\n<li>Mampu mengalirkan keringat (moisture wicking)<\/li>\n\n\n\n<li>Ringan dan nyaman dipakai<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Material yang umum digunakan antara lain polyester, merino wool, atau bahan sintetis khusus outdoor. Hindari katun karena menyerap keringat dan lama kering, sehingga membuat tubuh mudah kedinginan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">2. Mid Layer (Lapisan Insulasi)<\/h2>\n\n\n\n<p>Mid layer berfungsi sebagai lapisan penghangat. Tugasnya adalah menahan panas tubuh agar tidak mudah hilang ke udara luar.<\/p>\n\n\n\n<p>Contoh mid layer:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Fleece jacket<\/li>\n\n\n\n<li>Jaket down<\/li>\n\n\n\n<li>Jaket sintetis insulasi<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Pemilihan mid layer tergantung suhu lingkungan. Untuk suhu sangat dingin, gunakan insulasi lebih tebal. Untuk aktivitas dengan intensitas tinggi, pilih mid layer yang tetap breathable agar tidak terlalu panas.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">3. Outer Layer (Lapisan Pelindung)<\/h2>\n\n\n\n<p>Outer layer adalah lapisan terluar yang melindungi dari angin, hujan, dan kondisi cuaca ekstrem.<\/p>\n\n\n\n<p>Fungsinya:<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\">\n<li>Tahan angin (windproof)<\/li>\n\n\n\n<li>Tahan air (waterproof atau water resistant)<\/li>\n\n\n\n<li>Melindungi dari gesekan atau kondisi alam<\/li>\n<\/ul>\n\n\n\n<p>Outer layer biasanya berupa jaket shell dengan membran khusus yang tetap memungkinkan sirkulasi udara agar tubuh tidak pengap.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Kesalahan Umum dalam Layering<\/h2>\n\n\n\n<p>Meskipun terlihat sederhana, masih banyak kesalahan yang sering terjadi saat menerapkan layering system:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\">\n<li>Menggunakan katun sebagai base layer sehingga tubuh mudah lembap.<\/li>\n\n\n\n<li>Menggunakan jaket tebal tanpa sistem layering, sehingga sulit menyesuaikan suhu saat cuaca berubah.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak membawa outer layer saat cuaca terlihat cerah, padahal kondisi gunung bisa berubah cepat.<\/li>\n\n\n\n<li>Terlalu banyak layer tanpa memperhatikan sirkulasi udara, membuat tubuh mudah berkeringat berlebihan.<\/li>\n\n\n\n<li>Tidak menyesuaikan layering dengan tingkat aktivitas (misalnya summit attack vs trekking santai).<\/li>\n<\/ol>\n\n\n\n<p>Dengan memahami struktur layering yang benar, kamu bisa menyesuaikan pakaian dengan kondisi medan dan cuaca sehingga aktivitas outdoor menjadi lebih aman dan nyaman.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Tips Memilih Jaket <em>Outdoor<\/em><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-3.jpg\" alt=\"jaket outdoor\" class=\"wp-image-3307\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-3.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-3-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-3-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Karena jaket dipastikan akan dipakai selama perjalanan, maka banyak orang yang memilih jaket <em>outdoor<\/em> dengan <em>style<\/em> yang menarik agar penampilan mereka semakin keren. Apalagi saat ini <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-jenis-jaket-gunung\/\">jaket gunung<\/a> sudah memiliki desain, model, bahan dan juga warna yang beragam. Namun ada satu hal yang harus diingat, ketika memilih jaket jangan sampai hanya mempertimbangkan dari sisi desainnya saja karena yang lebih penting dari sebuah jaket gunung adalah memberikan rasa nyaman dan melindungi kita selama dalam perjalanan. Beberapa tips di bawah ini mungkin akan membantumu dalam <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/macam-macam-jaket\/\">memilih jaket <em>outdoor<\/em> terbaik<\/a>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Sesuaikan dengan ukuran badan<\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagus apapun sebuah jaket, jika tidak nyaman maka hanya akan membuat pemakainya risih. Oleh karena itu, pilihlah jaket yang nyaman dipakai. Salah satu tolak ukur kenyamanan dalam berpakaian adalah ukurannya yang pas di badan. Pasalnya, jaket yang terlalu kecil atau ketat akan membuatmu sesak dan tidak leluasa untuk bergerak. Sebaliknya, jaket dengan ukuran yang kebesaran akan membuatmu terlihat aneh. Saat membeli jaket, pastikan Eigerian &nbsp;mencobanya terlebih dahulu apakah jaket tersebut pas di badan dan memberikan kenyamanan untuk ruang gerakmu atau tidak.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Pilih warna yang terang<\/h3>\n\n\n\n<p>Kebanyakan pendaki cenderung lebih suka memilih jaket dengan warna yang gelap dengan alasan agar tidak mudah kotor. Alasan ini tentu saja logis, namun memilih jaket dengan warna terang akan membuat kita tidak terlalu kepanasan saat siang terik. Karena warna terang tidak mudah menyerap panas. Memakai jaket dengan warna terang juga akan membuat kita lebih mudah untuk dikenali. Ketika kita berada di hutan dan pada malam hari atau cuaca sedang mendung, warna terang ini akan membuat kita lebih mudah terlihat dan dikenali.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Pertimbangkan pelindung kepala dan leher<\/h3>\n\n\n\n<p>Cuaca di alam bebas bisa saja berubah sewaktu-waktu. Memilih jaket dengan kerah dan <em>hoodie<\/em> dapat membantu kita melindungi kepala ketika hujan deras atau panas yang menyengat. Kerah yang tinggi dan <em>hoodie<\/em> juga dapat berfungsi sebagai penutup telinga dari tiupan angin kencang. Dan melindungi leher agar terasa lebih hangat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">4. Pilih jaket yang tahan air<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal penting yang harus dimiliki oleh sebuah jaket <em>outdoor<\/em> adalah ketahanannya terhadap penetrasi cairan, terutama air. Kondisi alam pegunungan yang tidak dapat ditebak dan basah pula karena lembab, memungkinkan risiko basah menjadi tinggi. Berjalan mendaki gunung dengan pakaian yang basah tentunya tidak akan nyaman, selain juga membuat resiko untuk terserang hipotermia menjadi meningkat. Pada beberapa merk jaket <em>outdoor<\/em> <em>waterproof<\/em> populer dunia, lapisan anti air ini kadang mendapatkan perhatian yang ekstra dan diberikan nama secara khusus. Dunia petualangan mengenal apa itu GORE-Tex&nbsp; sebagai salah satu <em>layering<\/em> <em>system<\/em> yang <em>waterproof guarantee<\/em>, atau ada juga teknologi Hyvent, dan lain sebagainya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">5. Pilih jaket yang ringan dan <em>breathable<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Jaket <em>outdoor<\/em> yang berat sudah pasti tidak akan efektif dan efisien untuk aktivitas <em>hiking<\/em>. Atas dasar itulah, <em>performance<\/em> jaket yang baik untuk aktivitas luar ruang adalah <em>lightweight<\/em> atau ringan. Jaket yang ringan akan membuat pergerakan menjadi lebih bebas dan juga lebih leluasa saat bertualang. Beberapa produk telah mampu membuat sebuah jaket <em>outdoor<\/em> dengan konstruksi yang <em>lightweight<\/em>, namun juga mampu menahan penetrasi angin serta hujan hingga pada temperatur tertentu.<\/p>\n\n\n\n<p>Selain ringan, jaket <em>outdoor<\/em> yang baik haruslah memiliki fitur <em>breathable, <\/em>yang berfungsi memberikan kenyamanan pada penggunanya. Sirkulasi yang baik pada sistem jaket ini juga berpengaruh pada kesehatan dan ketahanan tubuh kita. Fungsi <em>breathable<\/em> pada jaket biasanya ditempatkan pada <em>inner layer<\/em> berupa <em>mesh<\/em> atau jaring. Secara umum, fungsi dari bahan-bahan ini adalah untuk memberikan sirkulasi yang baik pada sistem jaket. Dan juga memberi kenyamanan pada penggunanya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Ada banyak pilihan jaket <em>outdoor<\/em> yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Seperti <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/heatwave-insulation-jacket.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Heatwave Insulation Jacket<\/strong><\/a> yang dilengkapi dengan fitur teknologi <em>Tropic Warm<\/em>. Lapisan dalam bahan <em>nylon<\/em> pada jaket ini akan menjaga suhu tubuh kita tetap hangat di cuaca dingin. Jaket ini juga dilengkapi dengan gasket di bagian ujung lengan untuk mencegah udara dingin masuk ke dalam. Sehingga dapat memaksimalkan fungsi insulasinya dengan baik.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Eigerian mungkin sudah pernah mendengar istilah layering system untuk pakaian mendaki gunung atau penggunaan jaket outdoor? Layering system pada dasarnya adalah sistem lapisan pakaian yang digunakan pada saat berkegiatan di luar ruang, untuk menjaga agar suhu tubuh tetap hangat, nyaman, dan kering pada saat beraktifitas. Pada umumnya, lapisan yang dibutuhkan terdiri dari 3 lapisan yaitu [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":3305,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[11,1],"tags":[393,396,397,394,395,398],"class_list":{"0":"post-3299","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-lifestyle","8":"category-tips-trick","9":"tag-jaket-outdoor","10":"tag-jaket-untuk-naik-gunung","11":"tag-jenis-jaket-outdoor","12":"tag-sistem-layering-jaket-outdoor","13":"tag-tips-memakai-jaket-outdoor","14":"tag-tips-memilih-jaket-outdoor"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-11-18T14:33:41+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-03T04:48:58+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"Pentingnya Memahami Layering System Saat Pakai Jaket Outdoor\",\"datePublished\":\"2021-11-18T14:33:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-03T04:48:58+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\"},\"wordCount\":1274,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg\",\"keywords\":[\"Jaket outdoor\",\"jaket untuk naik gunung\",\"jenis jaket outdoor\",\"sistem layering jaket outdoor\",\"tips memakai jaket outdoor\",\"tips memilih jaket outdoor\"],\"articleSection\":[\"Lifestyle\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\",\"name\":\"Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg\",\"datePublished\":\"2021-11-18T14:33:41+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-03T04:48:58+00:00\",\"description\":\"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"jaket outdoor\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Pentingnya Memahami Layering System Saat Pakai Jaket Outdoor\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian","description":"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian","og_description":"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2021-11-18T14:33:41+00:00","article_modified_time":"2026-03-03T04:48:58+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"Pentingnya Memahami Layering System Saat Pakai Jaket Outdoor","datePublished":"2021-11-18T14:33:41+00:00","dateModified":"2026-03-03T04:48:58+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/"},"wordCount":1274,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","keywords":["Jaket outdoor","jaket untuk naik gunung","jenis jaket outdoor","sistem layering jaket outdoor","tips memakai jaket outdoor","tips memilih jaket outdoor"],"articleSection":["Lifestyle","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/","name":"Memahami Layering System Jaket Outdoor untuk Pendakian","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","datePublished":"2021-11-18T14:33:41+00:00","dateModified":"2026-03-03T04:48:58+00:00","description":"Kenali layering system pada jaket outdoor agar tubuh tetap hangat, kering, dan nyaman saat mendaki atau beraktivitas di alam terbuka.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","width":700,"height":500,"caption":"jaket outdoor"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/memahami-layering-system-jaket-outdoor\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Pentingnya Memahami Layering System Saat Pakai Jaket Outdoor"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/11\/jaket-outdoor-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3299","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3299"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3299\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":32799,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3299\/revisions\/32799"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3305"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3299"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3299"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3299"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}