{"id":3633,"date":"2021-12-05T10:22:00","date_gmt":"2021-12-05T03:22:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=3633"},"modified":"2021-12-24T17:23:08","modified_gmt":"2021-12-24T10:23:08","slug":"gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/","title":{"rendered":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya"},"content":{"rendered":"\n<p><\/p>\n\n\n\n<p><\/p>\n\n\n\n<p>Gunung Lawu, menjadi salah satu gunung yang sepertinya \u2018wajib\u2019 didaki oleh siapa saja yang mengaku menyukai aktivitas pendakian. Bukan hanya soal keindahan alam yang sudah terkenal, namun mitos dan legenda yang ada di saja juga jadi daya tarik luar biasa.<\/p>\n\n\n\n<p>Kamu sendiri, Eigerian, sudah pernah mendaki di gunung yang satu ini?<\/p>\n\n\n\n<p>Jika kamu belum pernah, atau sebelumnya sudah pernah mendaki gunung ini, mungkin kamu juga harus mencermati aturan baru yang diterapkan sebagai penyesuaian pada kondisi pandemi.<\/p>\n\n\n\n<p>Berikut coba kami kumpulkan informasi terbaru dari berbagai sumber, terkait cerita gunung Lawu, opsi jalur pendakian, serta pantangan dan aturan yang diberlakukan.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Gunung Lawu, Stratovolcano dengan Ketinggian 3.265 mdpl<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/m86y1C82uW6HNVX5_WTovwHJN26mc1LGMD__VUpBfSEzLDLB70m6NBsHAWLOqmvIvElxb8tSMJ6Cf8OG0TAf7Gw99pCJhPUEVhvmmdOx8eUp9ImAsqFoNeILir0nAN7XYPVjjTr2\" alt=\"gunung-lawu\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Gunung Lawu sendiri menjadi salah satu gunung terkenal yang ada di Jawa Tengah dan Jawa Timur. Tepatnya, berlokasi di kabupaten Karanganyar, kabupaten Ngawi, dna kabupaten Magetan. Demikian besarnya gunung ini sehingga memiliki wilayah yang besar.<\/p>\n\n\n\n<p>Dengan jenis gunung stratovolcano, bentuk dan lanskap yang dimiliki memiliki ciri unik tersendiri. Status resminya adalah tidak aktif, dan memiliki beberapa rute pendakian yang bisa digunakan saat kamu ingin mendaki ke sana.<\/p>\n\n\n\n<p>Setidaknya ada rute Cemoro Sewu, Cemoro Kandang, Candi Cetho, dan Singolangu. Kabarnya untuk pendaki yang belum memiliki pengalaman terlalu banyak, rute Cemoro Sewu akan jadi opsi paling menarik untuk digunakan.<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk mencapai semua rute tersebut sendiri bisa digunakan transportasi darat seperti bus atau kereta, yang berasal dari berbagai daerah. Untuk rute Cemoro Sewu misalnya, kamu bisa menggunakan bis dan kereta dari masing-masing kota asal, untuk mencapai Karanganyar.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/daftar-peralatan-camping-lengkap-dan-terbaik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Daftar Peralatan Camping: Kualitas adalah Kunci!<\/strong><\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Syarat Mendaki Gunung Lawu<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<p>Untuk biaya masuk dari jalur pendakian sendiri kisarannya adalah Rp20.000 per orang, dan kamu bisa mulai masuk dari pukul 08.00 WIB sampai pukul 15.00 WIB.<\/p>\n\n\n\n<p>Yang menarik adalah syarat baru yang diterapkan, khususnya pada pendakian dari rute Cemoro Sewu. Secara detail berikut beberapa syarat yang harus dipahami dan ditaati semua pendaki.<\/p>\n\n\n\n<p>1. Membawa kartu identitas<\/p>\n\n\n\n<p>2. Berusia 18 tahun ke atas dan memiliki pengalaman mendaki untuk pendaki <em>solo<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>3. Jika berusia di bawah 18 tahun dan tidak memiliki pengalaman pendakian setidaknya tiga kali, maka wajib didampingi oleh profesional atau orang yang berpengalaman<\/p>\n\n\n\n<p>4. Tidak menggunakan bahan jeans untuk pakaian<\/p>\n\n\n\n<p>5. Tidak membawa tisu basah<\/p>\n\n\n\n<p>6. Memiliki suhu badan normal setelah diukur<\/p>\n\n\n\n<p>7. Membawa surat keterangan sehat, hasil tes antigen dengan hasil negatif<\/p>\n\n\n\n<p>8. Membawa dan memakai masker serta <em>hand sanitizer<\/em><\/p>\n\n\n\n<p>9. Tetap menjaga jarak dan menerapkan protokol kesehatan ketat selama pendakian<\/p>\n\n\n\n<p>Untuk syara usia sendiri, sebenarnya baru pada awal tahun 2021 ini diterapkan. Hal ini dimaksudkan untuk mengurangi resiko&nbsp; terjadinya hal tidak diinginkan pada pendaki yang belum cukup umur, karena pendakian gunung Lawu memerlukan kedewasaan dan kesiapan mental.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\"><strong>Pantangan yang Harus Dipahami dalam Pendakian<\/strong><\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/epxhH89CRX9t1vDPZ_NYWwrRD5tVvi0wDZ0mlW-Pt6T9xwAEWabiNpO3xpuQsgvJ6lg8bjw5YdZz8-s4K24fF-RDfUedfd0PYLxePdYtACTWpn48vjPlC36hoRKewNQ-Fj5s4b9x\" alt=\"gunung lawu\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Jika syarat dan aturan di poin sebelumnya bersifat legal dan formal, maka pantangan yang akan disampaikan ini sifatnya lebih kepada menghormati adat dan gunung Lawu itu sendiri. Secara lebih jelas, berikut poin-poinnya dalam penjelasan singkat.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Pendakian Diawali Niat Baik<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Mengingat gunung Lawu sendiri pada dasarnya memang memiliki aura spiritual yang demikian kental, maka setiap pendaki, termasuk juga kamu, harus mengawali setiap aktivitas dengan niat baik. Jangan sampai ada satu nia buruk yang ada di pikiran atau hati saat melakukan pendakian.<\/p>\n\n\n\n<p>Hal ini juga berangkat dari gunung Lawu yang sebenarnya merupakan jalur pendakian spiritual. Jadi idealnya, setiap orang yang mendaki gunung ini harus berniat baik agar juga dilancarkan perjalanannya.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Tidak Bercanda Berlebihan dan Mengeluh<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Sebagai bentuk menghormati gunung dan alam di gunung Lawu, maka kamu juga tidak diperbolehkan bercanda berlebihan. Secara praktis, bercanda berlebihan memang bisa menurunkan konsentrasi dan meningkatkan resiko tersesat. Jadi tetap fokus, dan jalani setiap langkah dengan konsentrasi.<\/p>\n\n\n\n<p>Pendaki di gunung Lawu juga tak boleh mengeluarkan keluhan, seperti lelah, atau dingin, dan sebagainya. Selain bisa membuat pendaki lain merasa perjalanan lebih berat, hal ini juga menjadi pantangan di sana. Nikmati perjalanan yang dilakukan, ketika lelah, kamu bisa istirahat sejenak.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Tentang Pakaian yang Digunakan<\/strong><\/h3>\n\n\n\n<p>Adalah motif <em>mrutu sewu<\/em> dan pakaian berwarna hijau pupus, yang tidak boleh dikenakan dalam aktivitas pendakian gunung Lawu. Jika dilihat secara praktis hak ini masuk akal, karena pakaian jenis ini mudah tersamar di antara tumbuhan dan dedaunan.<\/p>\n\n\n\n<p>Namun secara adat, sudah sejak jaman dahulu kedua motif ini tidak diperbolehkan. Menghormati adat yang sudah terlebih dahulu ada harus dilakukan, oleh siapapun pendaki yang ingin mendaki gunung Lawu.<\/p>\n\n\n\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/ini-lho-5-tempat-camping-di-bandung-yang-recommended\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Ini Lho 5 Tempat Camping Di Bandung yang Recommended!<\/strong><\/a><strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n\n\n\n<p>Pada akhirnya semua informasi pendakian, gunung, aturan, serta pantangan di atas ditujukan agar Eigerian dapat melakukan pendakian dengan lancar dan minim resiko. Tentu, pendakian seperti ini juga wajib didukung dengan peralatan yang berkualitas dan handal.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/mountaineering-activity.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Eiger Adventure<\/strong><\/a>, akan jadi teman terbaik Eigerian dalam urusan ini. Berbagai alat siap digunakan, untuk mendaki gunung Lawu dan berbagai gunung lain. Rencanakan perjalanan dengan baik, persiapkan dengan matang, dan selamat melakukan pendakian!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Lawu, menjadi salah satu gunung yang sepertinya \u2018wajib\u2019 didaki oleh siapa saja yang mengaku menyukai aktivitas pendakian. Bukan hanya soal keindahan alam yang sudah terkenal, namun mitos dan legenda yang ada di saja juga jadi daya tarik luar biasa. Kamu sendiri, Eigerian, sudah pernah mendaki di gunung yang satu ini? Jika kamu belum pernah, [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":3635,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[424,110,347,382,379,109],"class_list":{"0":"post-3633","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-expedition","9":"tag-hiking","10":"tag-mountain-climbing","11":"tag-mountains","12":"tag-outdoor-ethics","13":"tag-trekking"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2021-12-05T03:22:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2021-12-24T10:23:08+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"666\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya\",\"datePublished\":\"2021-12-05T03:22:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-24T10:23:08+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\"},\"wordCount\":766,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg\",\"keywords\":[\"Expedition\",\"hiking\",\"mountain climbing\",\"Mountains\",\"outdoor ethics\",\"trekking\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\",\"name\":\"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg\",\"datePublished\":\"2021-12-05T03:22:00+00:00\",\"dateModified\":\"2021-12-24T10:23:08+00:00\",\"description\":\"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg\",\"width\":1000,\"height\":666,\"caption\":\"sumber : freepik.com (gambar hanya ilustrasi)\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog","description":"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog","og_description":"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2021-12-05T03:22:00+00:00","article_modified_time":"2021-12-24T10:23:08+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":666,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya","datePublished":"2021-12-05T03:22:00+00:00","dateModified":"2021-12-24T10:23:08+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/"},"wordCount":766,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","keywords":["Expedition","hiking","mountain climbing","Mountains","outdoor ethics","trekking"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/","name":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya - Blog","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","datePublished":"2021-12-05T03:22:00+00:00","dateModified":"2021-12-24T10:23:08+00:00","description":"Mendaki gunung Lawu tidak bisa dilakukan sembarangan, karena ada aturan dan pantangan yang wajib dipahami. Klik di sini untuk infonya!","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","width":1000,"height":666,"caption":"sumber : freepik.com (gambar hanya ilustrasi)"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-lawu-keindahan-mitos-dan-pantangannya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Gunung Lawu, Keindahan, Mitos, dan Pantangannya"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2021\/12\/gunung-lawu.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3633","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=3633"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3633\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3637,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/3633\/revisions\/3637"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/3635"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=3633"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=3633"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=3633"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}