{"id":4164,"date":"2022-02-13T20:57:33","date_gmt":"2022-02-13T13:57:33","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=4164"},"modified":"2022-02-18T11:09:31","modified_gmt":"2022-02-18T04:09:31","slug":"tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/","title":{"rendered":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula"},"content":{"rendered":"\n<p>Mengendarai motor kopling memang akan memberikan pengalaman berkendara yang berbeda, dibandingkan motor bebek (semi otomatis), dan <em>matic<\/em>. Tak dipungkiri bahwa motor dengan transmisi kopling, memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tipe lainnya. Jadi, seorang pengendara motor jenis ini harus paham benar mengenai fungsi dari tuas kopling dan tips mengendarai motor kopling yang baik dan benar.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"tips-mengendarai-motor-kopling\">Tips Mengendarai Motor Kopling<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-2.jpg\" alt=\"tips mengendarai motor kopling\" class=\"wp-image-4170\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-2-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Ada beberapa tips mengendarai motor kopling bagi pemula yang wajib diperhatikan seperti dilansir dari laman Astra Motor, di antaranya adalah sebagai berikut:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-memahami-sistem-kerja-kopling\">1. Memahami sistem kerja kopling<\/h3>\n\n\n\n<p>Tips mengendarai motor kopling bagi pemula yang pertama adalah memahami terlebih dahulu sistem dan cara kerja kopling. Tuas kopling yang terletak di sebelah kiri stang motor berfungsi untuk memindahkan transmisi gigi. Sedangkan rem berada di sebelah kanan. Ketika kita mulai menekan pedal kopling secara penuh, maka lempeng kopling akan ditahan oleh kampas rem hingga berhenti. Nah, pada saat itulah kita bisa memindahkan gigi transmisi pada motor kopling yang kita kendarai.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-melepaskan-kopling-secara-perlahan\">2. Melepaskan kopling secara perlahan<\/h3>\n\n\n\n<p>Tips mengendarai motor kopling berikutnya adalah memerhatikan dengan teliti sistem mekanisme dalam melepaskan kopling motor. Cara mengendarai motor kopling bagi pemula dengan halus adalah melepaskan kopling secara perlahan, sampai tenaga motor terasa bergerak. Jika kita melepaskan kopling dengan cepat, maka akan terjadi hentakan dan mesin akan mati.<\/p>\n\n\n\n<p>Ketika memindahkan gigi transmisi, kita perlu memerhatikan transmisi apa yang digunakan motor kita. Saat ini, sebagian besar motor kopling menggunakan transmisi jenis percepatan 5 dan 6, sementara gigi yang digunakan adalah posisi gigi (1-N-2-3-4-5-6) atau gigi (1-N-2-3-4-5). Ketika menurunkan atau menaikkan gigi transmisi, kita perlu menekan tuas kopling. Kemudian, lepaskan tuas tersebut secara perlahan dan sembari melepaskan kopling, lakukan penarikan tuas gas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-mengenali-karakter-motor-kopling\">3. Mengenali karakter motor kopling<\/h3>\n\n\n\n<p>Walaupun mekanisme konsep dan cara penggunaan motor kopling semuanya sama, namun kita tetap perlu memerhatikan karakteristik motor kopling yang kita kendarai. Semakin besar kapasitas mesin motor, maka hentakannya juga akan berbeda. Maka dari itu, penting untuk memahami karakter motor sebagai penyesuaian diri terhadap cara berkendara kita.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-memahami-sistem-kerja-engine-brake\">4. Memahami sistem kerja <em>engine brake<\/em><\/h3>\n\n\n\n<p>Motor kopling sangat unggul dalam sistem kerja <em>engine brake<\/em>, di mana laju motor akan perlahan berhenti karena terjadi pengereman yang dilakukan mesin. Hal ini sangat membantu saat kita berjalan dengan kecepatan tinggi. Namun, masih banyak pengendara yang tidak paham penggunaan <em>engine brake<\/em>. Bagi yang awam, biasanya <em>engine brake<\/em> akan dilakukan dengan menekan kopling. Padahal hal ini sangat berbahaya karena laju motor akan <em>lost<\/em> atau blong.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus membiasakan diri untuk tidak menekan pedal kopling saat ingin berhenti atau pada kecepatan rendah, kecuali untuk perpindahan gigi. Jika sudah berada pada gigi yang sesuai dengan yang diinginkan, maka bisa lepas kopling.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-pindah-kopling-pada-torsi-tepat-dan-atur-penggunaan-gas\">5. Pindah kopling pada torsi tepat dan atur penggunaan gas<\/h3>\n\n\n\n<p>Tips mengendarai motor kopling yang baik dan optimal, kita harus mengusahakan mengganti gigi pada putaran torsi maksimal. Lakukan penggantian gigi pada 2.500-3.000 rpm untuk pengendalian halus agar motor tidak rusak. Perpindahan gigi dalam rpm yang tinggi akan merusak mesin dan membuat motor menjadi boros. Selain itu, penggunaan gas pada motor kopling juga sangat penting untuk kehalusan laju berkendara. Jangan biasakan untuk melepaskan kopling secara perlahan, bersamaan dengan bukaan gas yang cukup dalam. Pasalnya, hal itu akan memicu hentakan keras yang pastinya akan berbahaya jika kita belum menguasai secara benar.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/tips-berkendara-di-jalan-banjir\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Tips Berkendara Sepeda Motor di Jalan Banjir Supaya Tetap Aman<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"persiapan-sebelum-naik-motor-kopling\">Persiapan Sebelum Naik Motor Kopling<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-3.jpg\" alt=\"tips mengendarai motor kopling\" class=\"wp-image-4171\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-3.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-3-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-3-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada beberapa persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Hal pertama yang perlu disiapkan untuk mengendarai motor kopling adalah menyiapkan kondisi fisik dan peralatan berkendara. Pastikan motor kopling dalam kondisi prima. Jangan lupa periksa kembali komponen-komponen motor untuk menghindari kecelakaan. Sebaiknya, kita mencoba motor kopling terlebih dahulu di tanah lapang dengan mengatur tuas kopling. Sebab, bisa saja mesin motor mati karena kita salah dalam mengatur tuas ketika akan berpindah gigi.<\/p>\n\n\n\n<p>Tahapan selanjutnya adalah memastikan bahwa gigi transmisi berada pada posisi netral. Hal ini sangat penting, karena motor kopling saat ini sulit distarter ketika posisi gigi masuk. Setelah itu, ketika menghidupkan mesin, kopling perlu ditarik supaya memudahkan dalam prosesnya. Setelah mesin motor hidup, kita bisa menekan tuas kopling dengan menekan pedal transmisi ke arah depan. Hal ini perlu dilakukan ketika akan memasukkan gigi transmisi ke posisi satu. Untuk pengendara pemula, sebaiknya menggunakan gigi transmisi pada posisi tiga agar dapat berkendara secara stabil. Selain itu, dengan posisi gigi tiga ini, tuas kopling juga dapat diturunkan dan dinaikkan dengan mudah.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/rekomendasi-jaket-windbreaker-untuk-touring\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Butuh Jaket Windbreaker untuk Touring? Cek Rekomendasinya di Sini!<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Ketika kita sudah memahami tips mengendarai motor kopling seperti yang telah dijelaskan di atas, sebenarnya ada tugas satu lagi, yaitu memaksimalkan gaya berkendara. Nantinya akan terjadi penyesuaian dan <em>feeling<\/em> yang pas antara pengendara dan motor. Selain itu, jangan lupa untuk selalu mematuhi peraturan lalu lintas dan berkendaralah dengan <em>safety riding<\/em> yang aman!&nbsp;Segala macam <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/riding-activity\/accessories.html\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">perlengkapan <em>riding<\/em><\/a> bisa didapatkan di Eiger Adventure Website. Kini, belanja segala kebutuhan bisa dilakukan dengan aman dan nyaman melalui <em>online<\/em>. Ingat, kualitas dan kenyamanan perlengkapan <em>riding<\/em> adalah nomor satu! Dan Eiger menjamin semuanya.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mengendarai motor kopling memang akan memberikan pengalaman berkendara yang berbeda, dibandingkan motor bebek (semi otomatis), dan matic. Tak dipungkiri bahwa motor dengan transmisi kopling, memiliki tingkat kesulitan yang lebih tinggi dibandingkan dengan tipe lainnya. Jadi, seorang pengendara motor jenis ini harus paham benar mengenai fungsi dari tuas kopling dan tips mengendarai motor kopling yang baik [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4169,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[14,1],"tags":[310,312,311,328,266],"class_list":{"0":"post-4164","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-riding","8":"category-tips-trick","9":"tag-aman-naik-motor","10":"tag-anak-motor","11":"tag-aturan-berkendara","12":"tag-riding-gear","13":"tag-safety-riding"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-02-13T13:57:33+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-02-18T04:09:31+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"4 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula\",\"datePublished\":\"2022-02-13T13:57:33+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-18T04:09:31+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\"},\"wordCount\":832,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg\",\"keywords\":[\"aman naik motor\",\"anak motor\",\"aturan berkendara\",\"riding gear\",\"safety riding\"],\"articleSection\":[\"Riding\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\",\"name\":\"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-02-13T13:57:33+00:00\",\"dateModified\":\"2022-02-18T04:09:31+00:00\",\"description\":\"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"tips mengendarai motor kopling\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula","description":"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula","og_description":"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2022-02-13T13:57:33+00:00","article_modified_time":"2022-02-18T04:09:31+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"4 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula","datePublished":"2022-02-13T13:57:33+00:00","dateModified":"2022-02-18T04:09:31+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/"},"wordCount":832,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","keywords":["aman naik motor","anak motor","aturan berkendara","riding gear","safety riding"],"articleSection":["Riding","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/","name":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","datePublished":"2022-02-13T13:57:33+00:00","dateModified":"2022-02-18T04:09:31+00:00","description":"Selain mengetahui tips mengendarai motor kopling, ada persiapan sebelum naik motor yang perlu diperhatikan. Yaitu menyiapkan kondisi fisik.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","width":700,"height":500,"caption":"tips mengendarai motor kopling"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-mengendarai-motor-kopling-yang-aman-untuk-pemula\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Tips Mengendarai Motor Kopling yang Aman untuk Pemula"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/02\/tips-mengendarai-motor-kopling-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4164"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4200,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4164\/revisions\/4200"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4169"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4164"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4164"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4164"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}