{"id":4787,"date":"2022-03-24T17:28:53","date_gmt":"2022-03-24T10:28:53","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=4787"},"modified":"2022-03-31T17:03:37","modified_gmt":"2022-03-31T10:03:37","slug":"jenis-tanaman-hidroponik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/","title":{"rendered":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah"},"content":{"rendered":"\n<p>Menanam berbagai jenis tanaman di rumah merupakan salah satu bentuk aktivitas yang menyenangkan. Kita bisa mencurahkan pikiran pada tanaman, dan sekaligus mengurangi tingkat stress karena pekerjaan yang melanda. Namun, apabila di rumah tidak terdapat lahan yang mencukupi, maka kita bisa mencoba menanam jenis tanaman dengan sistem hidroponik.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pada umumnya, berkebun akan dilakukan pada media tanah. Media tanah sering digunakan karena di dalamnya terdapat banyak kandungan nutrisi yang baik bagi tanaman. Selain itu, media tanah juga merupakan cara yang paling mudah untuk menanam karena tanaman akan bisa tumbuh dengan cepat. Akan tetapi, nyatanya tidak semua orang mempunyai kesempatan untuk menanam pada media tanah karena terdapat keterbatasan lahan. Tidak perlu khawatir, karena masih ada cara lain yang bisa kita gunakan untuk menanam berbagai jenis tanaman dengan mudah yaitu dengan menggunakan sistem hidroponik.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"jenis-tanaman-hidroponik\">Jenis tanaman hidroponik<\/h2>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"apa-saja-keunggulan-berkebun-dengan-sistem-hidroponik\">Apa Saja Keunggulan Berkebun dengan Sistem Hidroponik?&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-3.jpg\" alt=\"jenis tanaman hidroponik\" class=\"wp-image-4805\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-3.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-3-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-3-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Sistem hidroponik pada dasarnya merupakan cara pemberian larutan nutrisi sebagai sumber air dan nutrisi untuk tanaman. Ada 3 macam sistem hidroponik, yaitu:<\/p>\n\n\n\n<ol class=\"wp-block-list\"><li>Sistem sirkulasi, yaitu larutan nutrisi akan dialirkan dari reservoir ke perakaran tanaman dan dibuang lagi ke reservoir. Di mana sistem sirkulasi ini ditandai dengan adanya sirkulasi air.&nbsp;<\/li><li>Sistem semi sirkulasi, yaitu perpaduan antara sistem sirkulasi dan non sirkulasi. Contohnya adalah Aquaponic.<\/li><li>Sistem non sirkulasi, di mana larutan nutrisi tidak akan dialirkan dan ditandai dengan adanya substrat atau media tanam. Misalnya, pada fertigasi autopot dan hidroponik substrat atau media.<\/li><\/ol>\n\n\n\n<p>Lantas, apa saja keunggulan berkebun dengan sistem hidroponik?&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<ul class=\"wp-block-list\"><li>Budidaya tanaman dengan sistem hidroponik itu lebih bersih dan steril. Sebab, media tanam hidroponik tidak menggunakan tanah (<em>soilless<\/em>), melainkan dengan larutan nutrisi dan substrat. Media ini harus steril agar tanaman dapat tumbuh dengan subur dan terhindar dari hama maupun penyakit.&nbsp;<\/li><li>Pemberian air dan nutrisi pada tanaman lebih efisien karena diukur sesuai dengan kebutuhan tanaman.<\/li><li>Perawatan tanaman tidak perlu menyiram, mencangkul, serta menyiangi gulma.<\/li><li>Dalam kondisi yang terkontrol, maka tanaman akan jarang terserang hama dan penyakit.<\/li><li>Beberapa jenis tanaman dapat ditanam di luar musim, seperti anggur, tomat, cabai, dan lain sebagainya.<\/li><li>Budidaya tanaman dapat dilakukan di lahan yang sempit atau terbatas sekalipun.&nbsp;<\/li><li>Produksi dan kualitas tanaman yang dihasilkan lebih tinggi dan berkelanjutan.<\/li><\/ul>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/jenis-tanaman-dalam-rumah-yang-aman-dan-bermanfaat\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis Tanaman Dalam Rumah yang Aman dan Bermanfaat<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\" id=\"jenis-tanaman-hidroponik-yang-mudah-dibudidayakan\">Jenis Tanaman Hidroponik yang Mudah Dibudidayakan<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-2.jpg\" alt=\"jenis tanaman hidroponik\" class=\"wp-image-4804\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-2-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption>Sumber: Freepik <\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Keberhasilan hidroponik salah satunya adalah dipengaruhi oleh jenis tanaman hidroponik yang dibudidayakan. Berbagai jenis tanaman bisa dibudidayakan dengan sistem ini, tapi yang paling mudah antara lain adalah:<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"1-selada\">1. Selada<\/h3>\n\n\n\n<p>Selada adalah jenis tanaman hidroponik yang cepat panen, di mana usianya cukup pendek yaitu hanya sekitar 30-45 hari. Ada banyak jenis selada, namun yang paling sering dibudidayakan yaitu selada daun hijau dan daun merah. Tanaman ini biasanya dikonsumsi sebagai lalap, salad, atau jenis olahan makanan lain. Rasanya yang segar ditambah dengan tekstur renyah membuat sayuran ini memang banyak dibudidayakan di rumah.<\/p>\n\n\n\n<p>Bagi para petani hidroponik, selada adalah komoditas yang bernilai ekonomis tinggi. Karena pada umumnya, tanaman ini dijual di supermarket dengan target pasar masyarakat menengah ke atas.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"2-kangkung\">2. Kangkung<\/h3>\n\n\n\n<p>Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan. Merawat tanaman ini cukup mudah, kita hanya perlu memberikan nutrisi yang cukup dan kangkung bisa tumbuh dengan baik. Kangkung juga bisa dipanen dalam waktu yang relatif singkat, yaitu di umur tanam 4 minggu saja, kangkung sudah tampak besar dan siap untuk dipanen. Keunggulan lainnya dari tanaman ini adalah bisa dipanen berulang kali. Jadi, saat kita memanen kangkung, cukup potong bagian atasnya tanpa membuang akar tanaman ini. Biarkan beberapa minggu, lalu tanaman kangkung ini akan tumbuh kembali. Setidaknya, tanaman ini bisa dipanen hingga dua kali dalam satu kali masa tanam.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"3-seledri\">3. Seledri<\/h3>\n\n\n\n<p>Seledri biasanya digunakan untuk tambahan sup. Aroma yang khas ditambah manfaat seledri yang beragam membuat banyak orang menyukai tanaman ini. Seledri ternyata bisa juga ditanam dengan sistem hidroponik, bahkan kita bisa menanam seledri menggunakan sistem <em>wick<\/em> atau sumbu. Tanaman ini cukup mudah dan sangat cocok untuk berbagai jenis sistem pertanaman. Jika ingin mencoba menanam tanaman hidroponik, seledri tentunya bisa menjadi salah satu pilihan yang tepat.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"4-pakcoy\">4. Pakcoy<\/h3>\n\n\n\n<p>Jenis tanaman hidroponik lainnya yang biasa dibudidayakan di rumah yaitu pakcoy. Tanaman ini mengandung banyak sekali vitamin dan mineral. Selain itu, pakcoy juga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan yang menyehatkan. Sama seperti kangkung, pakcoy juga relatif mudah untuk dibudidayakan dengan sistem hidroponik. Biasanya, menanam pakcoy secara hidroponik dapat dilakukan dengan menggunakan media <em>rockwool<\/em>. Pakcoy juga memiliki umur tanam yang cukup singkat. Usia satu bulan saja, ukurannya sudah cukup besar dan siap untuk dipanen, <em>lho<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/penghijauan\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Manfaat Penghijauan dan Cara Sederhana Memulainya<\/a><\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\" id=\"5-strawberry\">5. Strawberry<\/h3>\n\n\n\n<p>Buah yang rasanya masam ini juga bisa dibudidayakan menggunakan sistem hidroponik, <em>lho<\/em>. Sistem budidaya buah ini dirasa lebih praktis dan mudah dibandingkan budidaya strawberry secara konvensional. Jenis hidroponik yang biasanya digunakan untuk menanam strawberry adalah hidroponik sistem tetes.<\/p>\n\n\n\n<p><a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/jenis-tanaman-hidroponik\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Jenis tanaman hidroponik<\/a> di atas menarik untuk dibudidayakan di rumah. Menanam tanaman dengan sistem hidroponik sebenarnya tidaklah sulit. Namun, kita tetap harus memperhatikan syarat tumbuh dari setiap tanaman yang dibudidayakan. Yuk, lengkapi segala perlengkapan penunjang aktivitas harian dengan produk terbaik dari Eiger Adventure. Tak perlu repot beranjak dari rumah, karena kita bisa belanja <em>online<\/em> di <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=website+eiger+adventure+official&amp;utm_content=Lifestyle\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><em>website<\/em> Eiger Adventure <em>Official<\/em><\/a>. Jangan lewatkan penawaran terbaiknya, <em>ya<\/em>!<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Menanam berbagai jenis tanaman di rumah merupakan salah satu bentuk aktivitas yang menyenangkan. Kita bisa mencurahkan pikiran pada tanaman, dan sekaligus mengurangi tingkat stress karena pekerjaan yang melanda. Namun, apabila di rumah tidak terdapat lahan yang mencukupi, maka kita bisa mencoba menanam jenis tanaman dengan sistem hidroponik.&nbsp; Pada umumnya, berkebun akan dilakukan pada media tanah. [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":4803,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[9,1],"tags":[511,304,219,512],"class_list":{"0":"post-4787","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-green-healthy","8":"category-tips-trick","9":"tag-bercocok-tanam","10":"tag-cinta-lingkungan","11":"tag-gaya-hidup-sehat","12":"tag-tanaman"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-03-24T10:28:53+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-03-31T10:03:37+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah\",\"datePublished\":\"2022-03-24T10:28:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-31T10:03:37+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\"},\"wordCount\":849,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg\",\"keywords\":[\"bercocok tanam\",\"cinta lingkungan\",\"Gaya hidup sehat\",\"tanaman\"],\"articleSection\":[\"Green &amp; Healthy\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\",\"name\":\"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg\",\"datePublished\":\"2022-03-24T10:28:53+00:00\",\"dateModified\":\"2022-03-31T10:03:37+00:00\",\"description\":\"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"jenis tanaman hidroponik\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah","description":"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah","og_description":"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2022-03-24T10:28:53+00:00","article_modified_time":"2022-03-31T10:03:37+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah","datePublished":"2022-03-24T10:28:53+00:00","dateModified":"2022-03-31T10:03:37+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/"},"wordCount":849,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","keywords":["bercocok tanam","cinta lingkungan","Gaya hidup sehat","tanaman"],"articleSection":["Green &amp; Healthy","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/","name":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","datePublished":"2022-03-24T10:28:53+00:00","dateModified":"2022-03-31T10:03:37+00:00","description":"Kangkung adalah jenis tanaman hidroponik rumahan yang banyak dibudidayakan karena perawatannya yang cukup mudah.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","width":700,"height":500,"caption":"jenis tanaman hidroponik"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/jenis-tanaman-hidroponik\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"5 Jenis Tanaman Hidroponik Ini Mudah Ditanam di Rumah"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/jenis-tanaman-hidroponik-1.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4787","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4787"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4787\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":4937,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4787\/revisions\/4937"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4803"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4787"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4787"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4787"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}