{"id":4916,"date":"2026-03-16T11:25:00","date_gmt":"2026-03-16T04:25:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=4916"},"modified":"2026-03-16T23:00:46","modified_gmt":"2026-03-16T16:00:46","slug":"gunung-kembang-dan-faktanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/","title":{"rendered":"Ini Dia 7 Fakta Unik Gunung Kembang yang Jarang Orang Ketahui!"},"content":{"rendered":"\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Kembang merupakan salah satu gunung yang berada di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung ini cukup populer di kalangan pendaki karena memiliki jalur yang menantang serta panorama alam yang indah dari puncaknya.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Kembang memiliki ketinggian sekitar 2.340 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada di kawasan pegunungan Dieng.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Karena lokasinya yang berada tepat di samping Gunung Sindoro, gunung ini sering dijuluki oleh para pendaki sebagai anak Gunung Sindoro.<\/span><\/p>\r\n<p>Baca Juga : <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-burangrang\/\">3 Jalur Gunung Burangrang Yang Ramah Bagi Pendaki<\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 id=\"informasi-umum-gunung-kembang\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Informasi Umum Gunung Kembang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" title=\"gunung kembang\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/7ufQm6j2wSwgsm93nHjGTOeq5UoWA3JADrB5IfYpLruI-9K8R3LOFwZFdrQqLcQNSiwSqZEnR1cCGQuAoco5NIUHZBv2ocJ-_AiH-I1ukog430BiRjahelRm1pk9Cg\" alt=\"\" \/><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung Kembang terletak di Wonosobo, Jawa Tengah. Area ini juga dikenal sebagai area yang memiliki banyak opsi gunung untuk pendakian, antara lain gunung Sumbing, gunung Sindoro, gunung Sikunir, gunung Bismo, hingga gunung Prau.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung yang satu ini tepatnya terletak di dukuh Blembem Kaliurip, desa Damarkasihan, kecamatan Kreteg. Pendakian awal sudah tercatat pada tahun 1993, namun baru pada 1 April 2018 lalu gunung Kembang resmi dibuka untuk pendakian umum.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk jalur pendakian sendiri, setidaknya ada dua jalur yang bisa digunakan. Jalur Blembem dan Jalur Lengkong, keduanya terletak di kecamatan yang berbeda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk biaya tiketnya sendiri, dua jalur ini juga memiliki tarif yang berbeda. Jalur Blembem, biaya registrasi dan fasilitas adalah sekitar Rp25.000, kemudian parkir kendaraan sekitar Rp10.000, dan biaya transportasi dari <em>basecamp<\/em> hingga ke Pos 1 adalah Rp25.000.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk pendakian via Lengkong, registrasi akan dikenakan tarif Rp20.000, kemudian parkir Rp5.000 untuk motor dan Rp10.000 untuk mobil. Jika diperlukan jasa ojek motor, tarifnya adalah Rp20.000, sedangkan ojek mobil adalah Rp100.000.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 id=\"persiapan-pendakian\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Persiapan Pendakian<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" title=\"gunung kembang\" src=\"https:\/\/lh5.googleusercontent.com\/bIHjHucZmnHhdRz9Q5dBg55-vvXgV1Eg2CCT69JxfjSFsZA45xqAGcSFNgw0y3tcnQrmsz3ncr-Y0FpBZBqcsG3MCH3YpG5WVRGaUhrca0uqxXMl6a7JX-TzhQ0fMQ\" alt=\"\" \/><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Gunung Kembang memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl, menjadikannya salah satu gunung dengan ketinggian di atas 2.000 mdpl di wilayah Wonosobo. Meskipun tidak setinggi gunung lain di Jawa Tengah, jalur pendakiannya dikenal cukup menantang karena banyak tanjakan curam dan jalur hutan yang rapat. Maka dari itu, kamu bisa menemukan informasi ini di bagian selanjutnya dari artikel singkat yang kamu baca sekarang.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Persiapan fisik dan mental jadi hal utama yang harus Eigerian lakukan untuk menghadapi medan yang cukup menantang. Selain itu pastikan juga Eigerian menggunakan peralatan dan perlengkapan berkualitas saat mendaki, sehingga semua urusan bisa dilakukan dengan mudah.<\/span><\/p>\r\n<p><span style=\"font-weight: 400;\">Selanjutnya yang harus disiapkan adalah mengetahui informasi seputar gunung Kembang. Poin ini, bisa Eigerian dapatkan di bagian selanjutnya.<\/span><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/daftar-perlengkapan-naik-gunung\/\">10 Daftar Perlengkapan Naik Gunung, Pemula Wajib Tau!<\/a><\/strong><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h2 id=\"fakta-dan-hal-menarik-seputar-gunung-kembang\" class=\"wp-block-heading\"><strong>Fakta dan Hal Menarik Seputar Gunung Kembang<\/strong><\/h2>\r\n\r\n\r\n\r\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" title=\"gunung kembang\" src=\"https:\/\/lh3.googleusercontent.com\/FlZ_FRzCYGy8_77K7Vz2S0I8dnNgL3hJHE77_vmkQdTrn7YqRPaNUoDUT2FQsqPhgNzEiAxv-A2f3D-qSedLyyQ5TkunrNy6D4EYTy-XmMucX6gAOhUlPe3v_rxfrg\" alt=\"\" \/><\/figure>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terkait dengan fakta dan hal menarik seputar gunung Kembang, yang menjadi alasan mengapa gunung ini jadi rekomendasi, bisa Eigerian lihat di bawah ini.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"1-jalur-unik\" class=\"wp-block-heading\"><strong>1. Jalur Unik<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung Kembang memiliki dua jalur pendakian yang berbeda, yaitu via Blembem dan via Lengkong. Masing-masing jalur menawarkan karakteristik dan tantangan tersendiri.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h4><strong>a. Jalur Pendakian via Blembem<\/strong><\/h4>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jalur Blembem terletak di Area Blembem, Desa Damarkasiyan, Kecamatan Kertek, Wonosobo, Jawa Tengah. Lokasi <em>basecamp<\/em> di Blembem tergolong strategis karena berada di pinggir jalan dan dikelilingi oleh pemandangan perkebunan teh.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Karakteristik jalur Blembem adalah vegetasinya yang lebih rapat di awal pendakian, menyuguhkan suasana hutan yang asri dan teduh. Jalur ini memiliki tanjakan yang cukup konsisten, namun memiliki beberapa titik yang cukup ekstrem, terutama pada area selepas hutan hingga mendekati puncak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jalur Blembem memiliki tujuh pos, yaitu Istana Katak, Pintu Hutan Kandang Celeng, Liliput, Simpang Tiga, Akar, Sabana, dan Tanjakan Mesra. Pendakian dari <em>basecamp<\/em> di Blembem hingga puncak dapat memakan waktu sekitar 4 jam.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h4><strong>b. Jalur Pendakian via Lengkong<\/strong><\/h4>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Jalur pendakian gunung Kembang via Lengkong terletak di Dusun Salaman, Desa Lengkong, Kecamatan Garung, Wonosobo, Jawa Tengah. Jalur Lengkong seringkali dianggap memiliki tanjakan yang lebih bervariasi dan terkadang lebih menantang dibanding jalur Blembem.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Terdapat lima pos pendakian di jalur Lengkong, yaitu <em>basecamp<\/em> Lengkong, Pos 1 (Hutan Pinus), Pos 2 (Tanah Lapang), Pos 3 (Puncak Bayangan), dan Puncak Gunung Kembang. Walau memiliki jumlah pos yang lebih sedikit, estimasi waktu pendakian kurang lebih sama dengan jalur Blembem.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"2-anak-gunung-sindoro\" class=\"wp-block-heading\"><strong>2. Anak Gunung Sindoro<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Mungkin banyak dari Eigerian yang asing dengan nama gunung Kembang, namun tak asing dengan nama gunung Anak Sindoro. Faktanya keduanya adalah gunung yang sama karena gunung Kembang berlokasi tepat di sebelah gunung Sindoro.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"3-kenaikan-ketinggian-setiap-tahun\" class=\"wp-block-heading\"><strong>3. Kenaikan Ketinggian Setiap Tahun<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Gunung Sindoro sendiri merupakan gunung berapi aktif yang hingga sekarang masih memiliki aktivitas magma yang tinggi. Akibatnya, gunung Kembang mengalami pertambahan ketinggian setiap tahun. Dikabarkan 10 tahun lalu ketinggiannya masih 1.200 mdpl saja.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"4-aturan-pendakian-ketat\" class=\"wp-block-heading\"><strong>4. Aturan Pendakian Ketat<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tidak seperti kebanyakan gunung yang biasa didaki, gunung ini memiliki aturan yang ketat yang ditetapkan oleh pengelolanya. Contoh paling sederhana adalah pendataan barang setiap pendaki di pos keberangkatan.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Semua barang harus didata secara detail untuk memastikan tak ada barang yang dilarang. Kemudian bahan makanan dalam kemasan plastik juga harus dibuka, dan dimasukkan ke dalam satu wadah, sehingga bisa meminimalisir jumlah sampah plastik yang mungkin tercecer.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"5-pilihan-area-camp\" class=\"wp-block-heading\"><strong>5. Pilihan Area Camp<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk area <em>camping<\/em> sendiri, sebenarnya terdapat dua tempat berbeda. Pertama di Pos Sabana 2, dan juga di area puncak. Keduanya memiliki karakter yang berbeda, sehingga Eigerian bisa menentukan mana yang lebih sesuai dengan kondisi pendakian.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk Pos Sabana 2 sendiri kamu bisa melewati jalur menanjak dan turunan. Nantinya kamu akan melewati jalan menurun untuk mengambil air sebagai persediaan. Area <em>camping<\/em> ini terletak di area kaldera, dan tidak terlalu luas seperti di puncak.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Area puncak sendiri merupakan tanah lapang dan luas, sehingga bisa menampung cukup banyak orang. Tenang, pendakian di gunung ini idealnya dilakukan selama 5 sampai 7 jam, tergantung dengan kecepatan dan cuaca. Jadi rasanya tak akan sulit untuk pendaki yang cukup berpengalaman sampai puncak sebelum membuka tenda.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Baca Juga : 5 <a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/5-manfaat-mendaki-gunung-bagi-kesehatan-terbukti-kurangi-stress\/\">Manfaat Mendaki Gunung Terbukti Atasi Stress <\/a><\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"6-waspadai-keunikan-gunung-kembang-serangan-babi-hutan\" class=\"wp-block-heading\"><strong>6. Waspadai Keunikan Gunung Kembang, Serangan Babi Hutan<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Menjadi keunikan sekaligus peringatan, banyaknya populasi babi hutan akan jadi hal yang kamu hadapi saat mendaki. Terlebih ketika pendakian malam, kesempatan kamu bersinggungan dengan hewan penghuni hutan gunung Kembang ini semakin tinggi.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Untuk menghindarinya, pastikan kamu tak menyisakan makanan di perjalanan. Bungkus makanan rapat sehingga tidak mengeluarkan bau, dan tidak memancing babi hutan mendatangi lokasimu.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Selain itu, ada baiknya untuk sisa makanan tidak dibuang sembarangan. Masukkan ke dalam satu tempat atau kantong plastik, dan bawa turun untuk dibuang di bawah.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<h3 id=\"7-gunung-kembang-kaya-akan-spesies-bunga\" class=\"wp-block-heading\"><strong>7. Gunung Kembang, Kaya akan Spesies Bunga<\/strong><\/h3>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tak hanya sebagai nama saja, namun gunung Kembang memang benar-benar merupakan gunung yang memiliki banyak spesies bunga. Dikabarkan sedikitnya adalah 100 jenis bunga anggrek yang hidup dan berkembang di sini.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Tentu ini akan jadi pengalaman tersendiri, yakni pendakian dengan pemandangan bunga anggrek dan bunga lain di area gunung hingga ke puncaknya.<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p><strong>Baca Juga : <\/strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/tips-memilih-outfit-naik-gunung-untuk-wanita-hijab-maupun-non-hijab\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\"><strong>Tips Memilih Outfit Naik Gunung untuk Wanita Hijab maupun Non Hijab<\/strong><\/a>\u00a0<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>Itu tadi informasi mengenai gunung Kembang untuk Eigerian, dan beberapa hal unik yang bisa jadi daya tariknya. Tentu saja, dalam merencanakan perjalanan, peralatan dari <strong><a href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/?utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eigeradventurestore\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Eiger Adventure<\/a><\/strong> akan jadi opsi terbaik. Temukan semua yang kamu butuhkan di laman produk, dan rencanakan pendakianmu sekarang juga!<\/p>\r\n\r\n\r\n\r\n<p>&nbsp;<\/p>\r\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Gunung Kembang merupakan salah satu gunung yang berada di Kabupaten Wonosobo, Jawa Tengah. Gunung ini cukup populer di kalangan pendaki karena memiliki jalur yang menantang serta panorama alam yang indah dari puncaknya. Gunung Kembang memiliki ketinggian sekitar 2.340 meter di atas permukaan laut (mdpl) dan berada di kawasan pegunungan Dieng. Karena lokasinya yang berada tepat [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":3,"featured_media":4917,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12],"tags":[110,347,382,109],"class_list":{"0":"post-4916","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"tag-hiking","9":"tag-mountain-climbing","10":"tag-mountains","11":"tag-trekking"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2026-03-16T04:25:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2026-03-16T16:00:46+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"1000\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"666\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin IM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin IM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin IM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\"},\"headline\":\"Ini Dia 7 Fakta Unik Gunung Kembang yang Jarang Orang Ketahui!\",\"datePublished\":\"2026-03-16T04:25:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-16T16:00:46+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\"},\"wordCount\":1070,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg\",\"keywords\":[\"hiking\",\"mountain climbing\",\"Mountains\",\"trekking\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\",\"name\":\"Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg\",\"datePublished\":\"2026-03-16T04:25:00+00:00\",\"dateModified\":\"2026-03-16T16:00:46+00:00\",\"description\":\"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg\",\"width\":1000,\"height\":666,\"caption\":\"gunung kembang\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Ini Dia 7 Fakta Unik Gunung Kembang yang Jarang Orang Ketahui!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211\",\"name\":\"Admin IM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin IM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!","description":"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!","og_description":"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2026-03-16T04:25:00+00:00","article_modified_time":"2026-03-16T16:00:46+00:00","og_image":[{"width":1000,"height":666,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin IM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin IM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/"},"author":{"name":"Admin IM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211"},"headline":"Ini Dia 7 Fakta Unik Gunung Kembang yang Jarang Orang Ketahui!","datePublished":"2026-03-16T04:25:00+00:00","dateModified":"2026-03-16T16:00:46+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/"},"wordCount":1070,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","keywords":["hiking","mountain climbing","Mountains","trekking"],"articleSection":["Mountaineering"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/","name":"Mau Mendaki Gunung Kembang? Pelajari 7 Fakta Uniknya!","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","datePublished":"2026-03-16T04:25:00+00:00","dateModified":"2026-03-16T16:00:46+00:00","description":"Gunung Kembang di Wonosobo memiliki ketinggian sekitar 2.340 mdpl dan jalur pendakian populer seperti Lengkong dan Blembem","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","width":1000,"height":666,"caption":"gunung kembang"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/gunung-kembang-dan-faktanya\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Ini Dia 7 Fakta Unik Gunung Kembang yang Jarang Orang Ketahui!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/82e9665d6abf081c0f059f119d160211","name":"Admin IM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/195476bd496325141d175bc7849c57e282878534d1e6e06e83fb14143f9f42f3?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin IM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminimet\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/03\/gunung-kembang.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4916","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/3"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=4916"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4916\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":33123,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/4916\/revisions\/33123"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/4917"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=4916"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=4916"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=4916"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}