{"id":6661,"date":"2022-07-15T10:07:00","date_gmt":"2022-07-15T03:07:00","guid":{"rendered":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/?p=6661"},"modified":"2022-10-03T14:24:19","modified_gmt":"2022-10-03T07:24:19","slug":"cara-menjaga-kelestarian-alam","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/","title":{"rendered":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki: Bawa Sampahmu Turun!"},"content":{"rendered":"\n<p>Banyak orang yang tertarik untuk mendaki gunung. Namun, tidak semuanya memiliki kesadaran untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam saat mendaki. Faktanya, sudah terjadi banyak sekali kasus dari para pendaki yang lupa untuk membawa turun kembali sampah-sampah yang mereka bawa. Padahal ini merupakan sebuah tindakan yang sebenarnya bisa dicegah. Perlu diingat pula kalau bukan kita yang memulai untuk menjaga kebersihan dari gunung-gunung yang kita daki, siapa lagi yang akan memulainya? Maka dari itu, kita perlu memahami beberapa cara menjaga kelestarian alam, termasuk saat mendaki gunung.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sampah menjadi masalah bersama bagi semua orang, termasuk saat mendaki gunung. Tanpa disadari, meninggalkan sampah akan membuat gunung tidak lagi indah, bahkan mengganggu ekosistem. Padahal, ekosistem dan peranan gunung terhadap keberlangsungan kehidupan manusia wajib dijaga.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Keberadaan sampah di gunung akan berpengaruh pada perilaku satwa, di mana satwa seperti monyet dan babi hutan akan mudah keluar karena merasa mudah mendapatkan makanan dari sampah. Lama kelamaan, satwa akan mengganggu pengunjung dan bisa membahayakan. Selain itu, banyaknya tumpukan sampah di lokasi tertentu juga akan berpengaruh pada perilaku pendaki di kemudian hari. Pasalnya, saat melihat ada tumpukan sampah, maka seolah-olah tempat itu memang disediakan sebagai tempat sampah.<\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Cara Menjaga Kelestarian Alam di Gunung<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-1.jpg\" alt=\"cara menjaga kelestarian alam\" class=\"wp-image-6662\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-1.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-1-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-1-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><figcaption>Sumber: Freepik<\/figcaption><\/figure>\n\n\n\n<p>Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak&nbsp; melakukan perusakan dalam bentuk apapun, mematuhi kebijakan dan aturan yang mendukung dalam pelestarian lingkungan di gunung sebagai objek wisata. Mari simak ulasan selengkapnya di bawah ini.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">1. Siapkan Kondisi Fisik Prima<\/h3>\n\n\n\n<p>Banyak sekali kasus utama yang menyebabkan menumpuknya sampah di gunung, salah satunya adalah karena alasan lelah jika harus membawa kembali sampahnya. Perlu diketahui pula, sebenarnya sampah itu bukanlah benda yang berat, namun perasaan malas lah yang biasanya menjadi persoalan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Biasanya perasaan malas itu datang dari kondisi fisik yang sudah lelah karena sudah kehabisan tenaga saat mendaki. Maka dari itu, memiliki kondisi fisik yang kuat juga bisa menjadi salah satu faktor yang akan membuat kita mampu untuk membawa turun kembali sampah.<\/p>\n\n\n\n<p>Sebenarnya sudah banyak peringatan yang diberikan kepada para pendaki untuk selalu menjaga kebersihan sekitar. Namun kenyataannya, masih saja banyak sampah yang tertinggal di <em>camp <\/em>pendakian. Ingat, gunung bukan tempat sampah. Jadi, sebagai upaya dan cara melestarikan alam saat mendaki, pastikan pastikan bawa sampahmu turun.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">2. Siapkan <em>Trash Bag<\/em> yang Baik<\/h3>\n\n\n\n<p>Setelah memastikan kondisi fisik yang prima, hal berikutnya yang bisa kita lakukan sebagai cara menjaga kelestarian alam saat mendaki gunung adalah menyiapkan <em>trash bag<\/em> yang baik. Dengan membawa <em>trash bag<\/em>, maka kita bisa dengan mudah membuang sampah dan membawanya turun. Sampah kering sering kali dibiarkan karena bentuknya yang terkadang tidak muat masuk ke dalam tas plastik yang di bawa.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Sering juga terjadi kasus sampah yang tercecer karena <em>trash bag<\/em> yang terlalu tipis sehingga mudah robek karena tersangkut atau tergesek. Maka dari itu, pastikan kita memilih <em>trash bag<\/em> dengan kondisi yang baik, karena hal tersebut juga bisa mempermudah kita untuk selalu menjaga kebersihan di gunung.<\/p>\n\n\n\n<h3 class=\"wp-block-heading\">3. Kurangi Membawa Barang yang Berpotensi Sampah<\/h3>\n\n\n\n<p>Hal lain yang bisa kita lakukan sebelum mendaki gunung adalah dengan mengurangi benda-benda yang berpotensi sampah. Tentunya hal ini akan membantu untuk menjaga kebersihan dan kelestarian alam di gunung. Jika diperhatikan, biasanya semua yang menjadi sampah adalah jenis-jenis benda yang instan.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Bukan berarti hanya mie instan saja, namun lebih pada benda yang tidak perlu proses lama dari membuka hingga menikmatinya. Seperti bungkus mie, botol air mineral, bungkus permen, bungkus tisu, serta sampah-sampah yang sering kita jumpai lainnya.<\/p>\n\n\n\n<p>Kita bisa mengganti itu semua, misalnya mengganti botol kemasan air mineral dengan <em>tumbler<\/em>, atau memasukkan mie instan yang telah dikeluarkan dari bungkusnya ke dalam kotak makanan yang kedap udara. Sedangkan untuk cemilan, bisa juga diakali dengan memasukkannya ke dalam kotak makanan yang ada tutupnya.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Beberapa waktu yang lalu, EIGER berhasil <em>launching <\/em>Program <em>Zero Waste Mountain <\/em>di Gunung Kembang yang ada di Wonosobo, Jawa tengah. Tujuan dari program ini adalah untuk mengurangi sampah plastik di gunung. Program <em>Zero Waste Mountain<\/em> nantinya akan diterapkan di seluruh gunung di Indonesia. Mari ambil peran, dan bersama-sama untuk mendobrak budaya pendakian gunung di Indonesia untuk menjaga kelestarian alam di gunung.<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/7-tips-mendaki-gunung-untuk-pemula-kamu-bisa-lihat-di-sini\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">7 Tips Mendaki Gunung untuk Pemula, Kamu Bisa Lihat Di Sini!<\/a><\/p>\n\n\n\n<h2 class=\"wp-block-heading\">Pilih Tas Gunung Ramah Lingkungan!&nbsp;<\/h2>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image size-full\"><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" width=\"700\" height=\"500\" src=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-2.jpg\" alt=\"cara menjaga kelestarian alam\" class=\"wp-image-6663\" srcset=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-2.jpg 700w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-2-300x214.jpg 300w, https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam-2-696x497.jpg 696w\" sizes=\"auto, (max-width: 700px) 100vw, 700px\" \/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dalam rangka turut serta menjaga kelestarian alam saat naik gunung, kita bisa menggunakan tas gunung dengan kapasitas besar yang <em>eco friendly<\/em>. <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/ecosavior-45?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=eiger_ecosavior_45_rucksack&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">EIGER ECOSAVIOR 45 RUCKSACK<\/a> adalah solusinya! Ecosavior 45 ini adalah <em>hiking backpack<\/em> berkapasitas 45 liter yang mengusung konsep produk <em>eco<\/em> dan <em>sustainability<\/em>.\u00a0<\/p>\n\n\n\n<p>Diperlukan kurang lebih sebanyak 50 botol plastik PET 500 ml yang diolah dan didaur ulang untuk membuat material kain dan aksesoris <em>buckle<\/em> pada tas ini, sehingga menjadikannya lebih ramah lingkungan. Tas carrier ini dilengkapi dengan teknologi backsystem <em>Ergo Comfort Eco<\/em> yang menggunakan <em>frame<\/em> bambu sebagai material alam yang <em>sustainable<\/em> yang memberikan kenyamanan saat membawa beban.<\/p>\n\n\n\n<p>Teknik penggabungan 3 lapis bambu, pembentukan dengan cetakan, pengeringan, dan laminasi, akan menjamin kekuatan bambu menopang beban, sekaligus berdaya tahan terhadap iklim dan cuaca.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Pengaturan praktis pada bagian punggungnya berguna untuk menyesuaikan ukuran torso sehingga memberikan kenyamanan agar pas dipakai sesuai dengan pengguna. Konsep ramah lingkungan yang diusung oleh tas ini pun telah mengantarkannya memenangkan penghargaan desain dari Indonesia <em>Good Design Selection<\/em> (IGDS) 2020 dan berhasil masuk dalam <em>Best 3<\/em> di kategori <em>Design Concept<\/em>, <em>lho<\/em>.&nbsp;<\/p>\n\n\n\n<p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/fungsi-dry-bag-dan-bagaimana-cara-memilihnya\/\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">Apa Sih Fungsi Dry Bag, dan Bagaimana Cara Memilihnya?<\/a><\/p>\n\n\n\n<p>Selain tas, kita pun memerlukan <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/mountaineering-activity?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=perlangkapan_naik_gunung&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">perlengkapan naik gunung<\/a> lainnya. Pastikan memilih produk dengan kualitas terbaik. EIGER menyediakan berbagai produk yang bisa kita pilih sesuai kebutuhan. Cek koleksi terbarunya dan langsung <a href=\"https:\/\/eigeradventure.com\/?&amp;utm_source=tc_blog&amp;utm_medium=artikel&amp;utm_campaign=belanja_online_di_website_eiger_adventure_official&amp;utm_content=mountaineering\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\">belanja <em>online<\/em> di <em>website<\/em> Eiger Adventure <em>Official<\/em><\/a>.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Banyak orang yang tertarik untuk mendaki gunung. Namun, tidak semuanya memiliki kesadaran untuk turut serta dalam menjaga kelestarian alam saat mendaki. Faktanya, sudah terjadi banyak sekali kasus dari para pendaki yang lupa untuk membawa turun kembali sampah-sampah yang mereka bawa. Padahal ini merupakan sebuah tindakan yang sebenarnya bisa dicegah. Perlu diingat pula kalau bukan kita [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":6664,"comment_status":"open","ping_status":"open","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"footnotes":""},"categories":[12,1],"tags":[387,424,110,347,379,386,109],"class_list":{"0":"post-6661","1":"post","2":"type-post","3":"status-publish","4":"format-standard","5":"has-post-thumbnail","7":"category-mountaineering","8":"category-tips-trick","9":"tag-aturan-pendakian","10":"tag-expedition","11":"tag-hiking","12":"tag-mountain-climbing","13":"tag-outdoor-ethics","14":"tag-tips-hiking","15":"tag-trekking"},"yoast_head":"<!-- This site is optimized with the Yoast SEO plugin v26.2 - https:\/\/yoast.com\/wordpress\/plugins\/seo\/ -->\n<title>Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki<\/title>\n<meta name=\"description\" content=\"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.\" \/>\n<meta name=\"robots\" content=\"index, follow, max-snippet:-1, max-image-preview:large, max-video-preview:-1\" \/>\n<link rel=\"canonical\" href=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\" \/>\n<meta property=\"og:locale\" content=\"id_ID\" \/>\n<meta property=\"og:type\" content=\"article\" \/>\n<meta property=\"og:title\" content=\"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki\" \/>\n<meta property=\"og:description\" content=\"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.\" \/>\n<meta property=\"og:url\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\" \/>\n<meta property=\"og:site_name\" content=\"Blog\" \/>\n<meta property=\"article:publisher\" content=\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\" \/>\n<meta property=\"article:published_time\" content=\"2022-07-15T03:07:00+00:00\" \/>\n<meta property=\"article:modified_time\" content=\"2022-10-03T07:24:19+00:00\" \/>\n<meta property=\"og:image\" content=\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:width\" content=\"700\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:height\" content=\"500\" \/>\n\t<meta property=\"og:image:type\" content=\"image\/jpeg\" \/>\n<meta name=\"author\" content=\"Admin RM\" \/>\n<meta name=\"twitter:card\" content=\"summary_large_image\" \/>\n<meta name=\"twitter:creator\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:site\" content=\"@eigeradventure\" \/>\n<meta name=\"twitter:label1\" content=\"Ditulis oleh\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data1\" content=\"Admin RM\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:label2\" content=\"Estimasi waktu membaca\" \/>\n\t<meta name=\"twitter:data2\" content=\"5 menit\" \/>\n<script type=\"application\/ld+json\" class=\"yoast-schema-graph\">{\"@context\":\"https:\/\/schema.org\",\"@graph\":[{\"@type\":\"Article\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#article\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\"},\"author\":{\"name\":\"Admin RM\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\"},\"headline\":\"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki: Bawa Sampahmu Turun!\",\"datePublished\":\"2022-07-15T03:07:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-03T07:24:19+00:00\",\"mainEntityOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\"},\"wordCount\":911,\"commentCount\":0,\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg\",\"keywords\":[\"aturan pendakian\",\"Expedition\",\"hiking\",\"mountain climbing\",\"outdoor ethics\",\"tips hiking\",\"trekking\"],\"articleSection\":[\"Mountaineering\",\"Tips &amp; Trick\"],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"WebPage\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\",\"name\":\"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki\",\"isPartOf\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\"},\"primaryImageOfPage\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage\"},\"thumbnailUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg\",\"datePublished\":\"2022-07-15T03:07:00+00:00\",\"dateModified\":\"2022-10-03T07:24:19+00:00\",\"description\":\"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.\",\"breadcrumb\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#breadcrumb\"},\"inLanguage\":\"id\",\"potentialAction\":[{\"@type\":\"ReadAction\",\"target\":[\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/\"]}]},{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg\",\"contentUrl\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg\",\"width\":700,\"height\":500,\"caption\":\"cara menjaga kelestarian alam\"},{\"@type\":\"BreadcrumbList\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#breadcrumb\",\"itemListElement\":[{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":1,\"name\":\"Home\",\"item\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\"},{\"@type\":\"ListItem\",\"position\":2,\"name\":\"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki: Bawa Sampahmu Turun!\"}]},{\"@type\":\"WebSite\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"name\":\"Blog\",\"description\":\"Eiger Adventure\",\"publisher\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\"},\"potentialAction\":[{\"@type\":\"SearchAction\",\"target\":{\"@type\":\"EntryPoint\",\"urlTemplate\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}\"},\"query-input\":{\"@type\":\"PropertyValueSpecification\",\"valueRequired\":true,\"valueName\":\"search_term_string\"}}],\"inLanguage\":\"id\"},{\"@type\":\"Organization\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization\",\"name\":\"Eiger Adventure\",\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/\",\"logo\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"contentUrl\":\"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png\",\"width\":187,\"height\":187,\"caption\":\"Eiger Adventure\"},\"image\":{\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/\"},\"sameAs\":[\"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure\",\"https:\/\/x.com\/eigeradventure\"]},{\"@type\":\"Person\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164\",\"name\":\"Admin RM\",\"image\":{\"@type\":\"ImageObject\",\"inLanguage\":\"id\",\"@id\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/\",\"url\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"contentUrl\":\"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g\",\"caption\":\"Admin RM\"},\"url\":\"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/\"}]}<\/script>\n<!-- \/ Yoast SEO plugin. -->","yoast_head_json":{"title":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki","description":"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.","robots":{"index":"index","follow":"follow","max-snippet":"max-snippet:-1","max-image-preview":"max-image-preview:large","max-video-preview":"max-video-preview:-1"},"canonical":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/","og_locale":"id_ID","og_type":"article","og_title":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki","og_description":"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.","og_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/","og_site_name":"Blog","article_publisher":"https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","article_published_time":"2022-07-15T03:07:00+00:00","article_modified_time":"2022-10-03T07:24:19+00:00","og_image":[{"width":700,"height":500,"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","type":"image\/jpeg"}],"author":"Admin RM","twitter_card":"summary_large_image","twitter_creator":"@eigeradventure","twitter_site":"@eigeradventure","twitter_misc":{"Ditulis oleh":"Admin RM","Estimasi waktu membaca":"5 menit"},"schema":{"@context":"https:\/\/schema.org","@graph":[{"@type":"Article","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#article","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/"},"author":{"name":"Admin RM","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164"},"headline":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki: Bawa Sampahmu Turun!","datePublished":"2022-07-15T03:07:00+00:00","dateModified":"2022-10-03T07:24:19+00:00","mainEntityOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/"},"wordCount":911,"commentCount":0,"publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","keywords":["aturan pendakian","Expedition","hiking","mountain climbing","outdoor ethics","tips hiking","trekking"],"articleSection":["Mountaineering","Tips &amp; Trick"],"inLanguage":"id"},{"@type":"WebPage","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/","name":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki","isPartOf":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website"},"primaryImageOfPage":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage"},"thumbnailUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","datePublished":"2022-07-15T03:07:00+00:00","dateModified":"2022-10-03T07:24:19+00:00","description":"Cara menjaga kelestarian alam di gunung di antaranya adalah tidak membuang sampah sembarangan, tidak melakukan perusakan dalam bentuk apapun.","breadcrumb":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#breadcrumb"},"inLanguage":"id","potentialAction":[{"@type":"ReadAction","target":["https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/"]}]},{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#primaryimage","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","contentUrl":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","width":700,"height":500,"caption":"cara menjaga kelestarian alam"},{"@type":"BreadcrumbList","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/cara-menjaga-kelestarian-alam\/#breadcrumb","itemListElement":[{"@type":"ListItem","position":1,"name":"Home","item":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/"},{"@type":"ListItem","position":2,"name":"Cara Menjaga Kelestarian Alam Saat Mendaki: Bawa Sampahmu Turun!"}]},{"@type":"WebSite","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#website","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","name":"Blog","description":"Eiger Adventure","publisher":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization"},"potentialAction":[{"@type":"SearchAction","target":{"@type":"EntryPoint","urlTemplate":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/?s={search_term_string}"},"query-input":{"@type":"PropertyValueSpecification","valueRequired":true,"valueName":"search_term_string"}}],"inLanguage":"id"},{"@type":"Organization","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#organization","name":"Eiger Adventure","url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/","logo":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/","url":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","contentUrl":"https:\/\/blog.eigeradventure.com\/wp-content\/uploads\/2021\/07\/ICON@300x.png","width":187,"height":187,"caption":"Eiger Adventure"},"image":{"@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/logo\/image\/"},"sameAs":["https:\/\/www.facebook.com\/eigeradventure","https:\/\/x.com\/eigeradventure"]},{"@type":"Person","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/1707fa4226d44475a5f9608c1d39b164","name":"Admin RM","image":{"@type":"ImageObject","inLanguage":"id","@id":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/#\/schema\/person\/image\/","url":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","contentUrl":"https:\/\/secure.gravatar.com\/avatar\/16d61a836f6de3df5727b21c30fe6114754199f0e63742db132d056eac9aae8a?s=96&d=mm&r=g","caption":"Admin RM"},"url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/author\/adminrishnamaulinapratama\/"}]}},"jetpack_featured_media_url":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-content\/uploads\/2022\/07\/cara-menjaga-kelestarian-alam.jpg","_links":{"self":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6661","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=6661"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6661\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":6665,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/6661\/revisions\/6665"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media\/6664"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=6661"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=6661"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/www.eigeradventure.com\/blog\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=6661"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}