BerandaTips & TrickMountaineering9 Hiking Safety Tips untuk Pendakian yang Lebih Aman

9 Hiking Safety Tips untuk Pendakian yang Lebih Aman

Akhir-akhir ini, cuaca di Indonesia cukup bersahabat untuk melakukan hiking. Jika Eigerian adalah salah satu orang yang berencana untuk mendaki di pertengahan tahun ini, pastikan kamu sudah memahami hiking safety tips

Pasalnya, medan di pendakian bisa berubah. Tidak hanya itu, mendaki membutuhkan stamina yang cukup. Jadi, sebelum kamu mendaki, cermati beberapa hiking safety tips berikut ini!

Hiking Safety Tips Checklist yang Perlu Dicatat

Hiking Safety Tips Checklist yang Perlu Dicatat

Keamanan harus menjadi prioritas nomor satu ketika mendaki, terlebih jika kamu adalah pendaki pemula. Mendaki tidak hanya sekadar menyusuri alam dan menikmati pemandangan hijau di depan mata. Berikut adalah safety hiking tips yang perlu dicatat dan dipahami sebelum berangkat mendaki:

1. Pelajari Medan dan Rute

Tips yang pertama adalah mempelajari medan dan rute. Kamu bisa mengumpulkan data soal tingkat kesulitan, ulasan, dan jenis medannya, seperti berbatu, berlumpur, atau berpasir. 

Data-data tersebut bisa kamu gunakan untuk membawa persiapan yang tepat serta menggunakan perlengkapan yang mendukung. 

2. Periksa Ramalan Cuaca

Kamu tentunya tidak mau terjebak hujan badai di tengah pendakian, kan? Oleh karena itu, kamu perlu memeriksa ramalan cuaca pada hari kamu mendaki. Kamu juga bisa membawa jas hujan jika masih belum yakin dengan cuaca yang tak menentu. 

Tidak hanya ramalan cuaca, kamu juga harus bisa membaca pola angin, awan, dan cuaca. Hal ini membantumu untuk memprediksi cuaca beberapa waktu ke depan dan berlindung di waktu yang tepat. 

3. Hindari Melewati Rute yang Tidak Umum

Di alam, kamu mungkin akan bertemu dengan sejumlah rute. Namun, pastikan kamu melewati rute yang umum atau sudah ditetapkan oleh pengelola gunung. Selain itu, hindari melewati rute tertutup.

Alasannya adalah, pertama, memotong jalan pintas yang tidak umum dapat mengikis lereng dan merusak jalan setapak. Kedua, risiko tersesat dan terluka lebih besar ketika melewati rute yang tidak umum.

Baca juga: 12 Istilah Naik Gunung, Mulai dari Summit hingga Hipo  

4. Persiapkan Perlengkapan dan Pakaian yang Tepat

Kamu tidak disarankan untuk mendaki dengan pakaian kasual karena di alam, cuaca bisa sangat panas, dingin, berangin, atau bahkan berubah hujan. Beberapa pakaian dan perlengkapan yang bisa kamu bawa adalah sebagai berikut:

  • Jaket antiair.
  • Jaket puffer jika mendaki saat cuaca dingin. 
  • Baju untuk layering
  • Pelindung dari sinar matahari (tabir surya dan topi). 
  • Hiking boots yang kuat. 
  • Trekking poles untuk membantu menanjak. 
  • Pakaian yang cepat kering.
  • First-aid kit.
  • Alat navigasi, seperti peta dan kompas. 
  • Sumber cahaya, seperti headlamp atau senter. 
  • Alat-alat serbaguna. 
  • Peluit gawat darurat. 
  • Makanan dan minuman yang cukup.

5. Bersiap Menghadapi Matahari

Selain cuaca, terik matahari juga menjadi tantangan bagi pendaki. Jika kamu berencana mendaki di pagi hari, pastikan kamu memerhatikan beberapa tips ini:

  • Pilih rute yang memiliki pohon rimbun agar bisa sedikit menghalau sinar matahari. 
  • Mulai lebih cepat sebelum cuaca semakin terik. 
  • Gunakan pakaian panjang, tabir surya SPF 50, dan topi. 
  • Minum air mineral yang cukup agar tidak dehidrasi. 
  • Tambahkan minuman elektrolit untuk menjaga stabilitas cairan tubuh. 

6. Hindari Berinteraksi dengan Hewan Liar

Pegunungan biasanya menjadi habitat bagi sejumlah hewan liar. Jika bertemu di jalan, hindari berinteraksi dengan hewan, meskipun sedang terluka. Apabila bertemu hewan yang terluka, informasikan kepada petugas pengelola. 

7. Tahu Kapan Matahari Tenggelam

Kamu perlu mengetahui kapan Matahari tenggelam dan tanda-tandanya. Hal ini dikarenakan risiko tersesat lebih besar ketika alam sudah gelap. Jika kamu melakukan tektok, tentukan waktu putar balik ketika sore telah tiba.

Jika kamu ingin mendaki sambil berkemah, pelajari jarak tempuh dan durasi perjalanan agar kamu bisa beristirahat dan memasang tenda sebelum Matahari tenggelam.

8. Peka Terhadap Sekitar

Kamu harus sensitif terhadap lingkungan sekitar agar tetap aware ketika mendengar atau melihat sesuatu, seperti hewan atau pendaki lainnya. Hindari menyumpal kedua telinga dengan earphone, terlebih sambil memutar lagu, agar tetap peka terhadap keadaan. 

9. Pelajari Pertolongan Pertama

Banyak kemungkinan terjadi di tengah alam. Itulah mengapa kamu harus memahami pertolongan pertama agar bisa menyelamatkan diri atau rekan sesama pendaki ketika terluka. 

Beberapa metode yang perlu kamu pelajari adalah metode untuk menghadapi hipotermia, terkilir, demam, luka terbuka, dan lain-lain. Lalu, bawa selalu kotak P3K lengkap dan emergency blanket di tasmu. 

Baca juga: Jenis-Jenis Tali Gunung & Perlengkapan Hiking dari EIGER 

Referensi Hiking Gear dari EIGER Adventure

Bagaimana? Siap untuk mendaki ke gunung-gunung impian di Indonesia? Sebelum itu, persiapkan hiking gear terbaikmu! Berikut ini adalah referensi perlengkapan mendaki dari EIGER Adventure yang bisa kamu miliki:

1. Kalimara Cargo Pants

Kalimara Cargo Pants merupakan Hiking Gear dari EIGER Adventure

Kalimara Cargo Pants adalah celana kargo panjang yang terbuat dari kombinasi bahan rayon dan poliester yang ringan, sejuk, dan kuat. Celana ini dilengkapi dengan banyak saku, kancing, zip fly, gusset di selangkangan, articulated knee, dan lubang untuk ikat pinggang. 

BELI KALIMARA CARGO PANTS DI SINI

2. X-WS Pallium Short Gaiters 

X-WS Pallium Short Gaiters merupakan Hiking Gear dari EIGER Adventure

X-WS Pallium Short Gaiters adalah pelindung kaki yang mencegah lumpur, pasir, dan kerikil masuk ke dalam sepatu saat mendaki. Gaiter ini menutupi pergelangan kaki dan dilengkapi dengan tali elastis di bagian atas dan bawahnya. 

BELI X-WS PALLIUM SHORT GAITERS DI SINI

3. Guentheri MD

Guentheri MD merupakan Hiking Gear dari EIGER Adventure

Guentheri MD adalah sepatu hiking yang terbuat dari bahan breathable antiair sehingga kaki tetap kering dan sejuk meski melewati medan berlumpur. Sepatu ini dilengkapi dengan insole Ortholite dan outsole Vibram yang memberikan daya cengkeram tinggi dan kenyamanan maksimal. 

BELI GUENTHERI MD DI SINI

4. Spyros Hybrid Vest

Spyros Hybrid Vest merupakan Hiking Gear dari EIGER Adventure

Spyros Hybrid Vest adalah rompi dari EIGER Mountaineering yang terbuat dari bahan polyester fleece yang lembut dan hangat. Tidak hanya itu, bagian luarnya terbuat dari nilon yang tahan angin. Rompi ini dilengkapi dengan saku fungsional.

BELI SPYROS HYBRID VEST DI SINI

5. Women Abbey Half Gloves 

Women Abbey Half Gloves merupakan Hiking Gear dari EIGER Adventure

Women Abbey Half Gloves adalah sarung tangan yang terbuat dari kombinasi bahan poliester spandeks dan nilon neoprene yang fleksibel, stabil, dan nyaman. Sarung tangan ini dilengkapi dengan pull tab yang memudahkanmu untuk memakai dan melepas sarung tangan. 

BELI WOMEN ABBEY HALF GLOVES DI SINI

Demikian informasi tentang hiking safety tips yang bisa dipelajari. Mendaki tidak hanya soal menyusuri alam. Kamu harus mempersiapkan diri dan perlengkapan agar bisa menaklukkan puncak-puncak dalam keadaan prima. 

Jika kamu berencana untuk mendaki, jangan lupa untuk melengkapi perlengkapanmu! Kunjungi EIGER Adventure Store terdekat untuk melihat detail bahan sekaligus mencobanya secara langsung.

Kalau lebih suka cara praktis, kamu juga bisa belanja melalui website EIGER Adventure Official atau aplikasi EIGER di  App Store dan Play Store. Selain transaksi yang mudah, ada banyak promo menarik yang bisa kamu manfaatkan.

Yuk, mendaki dengan aman dan nyaman bersama EIGER Adventure!

Baca juga: 5 Gunung di Malang yang Populer Untuk Hiking

RELATED ARTICLES

Most Popular